Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

APLIKASI BUNGKIL INTI SAWIT MELALUI PEMBERIAN ENZIM RUMEN DAN FERMENTASI SEBAGAI BAHAN PAKAN IKAN NILA BEST (Oreochromis niloticus) Nadisa Theresia Putri; Limin Santoso; Reza Samsudin
AQUASAINS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.177 KB)

Abstract

An important factor on tilapiaaquaculture (Oreochromis niloticus) isthe availability of food in sufficient quantity,unfortunetely soybean meal and fishoil as feed ingredients are imported. Alternativefeedstuffs needed to solve the problemof limited soybean meal. Indonesia isthe largest producer of palm oil by-productcalled palm kernel meal (PKM). The studywas conducted to determine the effect ofthe addition of rumen enzyme and fermentationon nutrient digestibility determinesthe level of PKM and PKM as a feed ingredientfor tilapia growth. This research usedcompletely randomized design with 7 treatmentsand 3 replications. BEST tilapia withtotal weight of 23.83 ± 1.39 g / fish wereused. Data were analyzed using analysis ofvariance and followed by Duncan test. Thestudy shows that the use of BIS fermentedwith rumen enzymes and Trichoderma reeseiprovide the best nutrition and digestibilitycompared to other treatments. Nutrientcontent and digestibility of total protein(83.73%), carbohydrate (65.46%), energy(77.77%) and total digestibility (58%).
BIMTEK PROCESSING LEFT RICE INTO SEMPOL NUGETS FOR PKK WOMEN'S GROUP IN SUKA BANDUNG VILLAGE NEGARA RATU VILLAGE, NATAR LAMPUNG SELATAN. Vitra, Vitratin; Yuliana, Yuliana; Harahap, Aderina K; Eliyana, Rahmi; Rahayu, Eka Ningsih Puji; Puspita, Elfa Verda; Putri, Nadisa Theresia
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v4i2.3000

Abstract

Kebutuhan Rumah Tangga dari hari ke hari semakin bertambah, apalagi dimasa pasca pendemi Covid 19 menjadi kehawatiran tersendiri bagi para Ibu Rumah Tangga untuk lebih pandai dalam mengatur ekonomi keluarga, dan mencari alternatif untuk penyediaan konsumsi Rumah Tangga nya. Dalam Rangka menangkap peluang dan memenuhi kebutuhan Rumah Tangga Tim Pengabdian mengajak kelompok Ibu PKK Dusun Suka Bandung membuat kegitan Tambahan Rumah Produksi kreatif yang dipilih produknya adalah Nuget/Sempol yang terbuat dari sisa Nasi, kenapa memilih produk ini dikarenakan kebiasaan yang ada di Dusun tersebut apabila ada sisa Nasi hanya digunakan untuk makanan ternak, bagi yang tidak memiliki ternak hanya dibuang begitu saja, atau dimanfaatkan menjadi karak. Inovasi yang diusulkan oleh Tim Pengabdian di terima dengan atunsias karena selain dapat menjadi peluang usaha juga bisa menjadi lauk bagi masing-masing Rumah tangga nya atau bekal sekolah anak. Kegitan ini dilaksanakan dengan tujuan: Meningkatkan pengetahuan Kelompok PKK Dusun Suka Bandung, memunculkan Jiuwa Wirausaha, dan Meningkatkan pendaopatan Rumah Tangga. Pelatihan ini menggunakan metode yaitu: bimbingan Teknis membuat sempol/nuget dari nasi sisa, pelatihan strategi memasarkan produknya, dan pembuatan pembukuan sederhana. Hasil kegiatan ini meningkjatkan kemandirian Ibu Rumah Tangga di Dusun tersebut dan meningkatnya pengetahuan Ibu PKK bagaiaman mengatur keuangan Rumah Tangga dengan pembukuan sederhana.
IDENTIFIKASI PARASIT PADA IKAN KERAPU BEBEK DI LABORATORIUM PENGUJI KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG Elfa Verda Puspita; Dwi Agung Saputra; Nadisa Theresia Putri
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6405

Abstract

Kerapu bebek adalah jenis ikan yang hidup di perairan berkarang sehingga sering dikenal sebagai ikan karang (coral reef fish). Kerapu bebek (Cromileptes altives) merupakan ikan hias sewaktu masih berukuran benih, setelah dewasa menjadi ikan konsumsi. Terdapat beberapa jenis ikan Kerapu yang dibudidayakan di Indonesia, salah satunya yang paling diminati adalah ikan kerapu bebek (Cromileptes altives). Ikan kerapu bebek merupakan jenis ikan yang memiliki harga jual paling tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yaitu pengumpulan data primer dengan pengamatan langsung dan identifikasi ektoprasit pada ikan kerapu bebek (Cromileptes altives) di laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan serta wawancara dan data sekunder di peroleh dari Balai Budidaya Perikanan Laut Lampung. Hasil penelitian ini adalah di temukan jenis parasit pada ikan kerapu bebek (Cromileptes altives) yaitu parasit Benedenia sp dan Uronema marinum. Rata-rata parameter air pada ikan kerapu bebek (Cromileptes altives) yaitu suhu 29,9oC, salinitas 35 ppt, pH 7,78 dan DO 0,4 (mg/l).
PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA MELALUI PELATIHAN OLAHAN TAHU DI RAJABASA JAYA RT 009 KOTA BANDAR LAMPUNG Eliyana, Rahmi; Puspita, Elfa Verda; Agustiani, Kristina; Putri, Nadisa Theresia
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v5i2.3784

Abstract

Pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan pembuatan makanan olahan tahu pada ibu- ibu rumah tangga di lingkungan RT 009 Rajabasa Jaya. Adapun tujuan dari pelatihan ini agar dapat menciptakan jiwa wirausaha para ibu-ibu rumah tangga, meningkatkan keterampilan dalam bidang pengolahan pangan, terutama dalam hal pembuatan olahan tahu, sehingga mampu memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga. Olahan tahu cukup prospektif karena makanan favorit di masyarakat. Tahu mengandung protein yang cukup tinggi, sehingga berpotensi diolah menjadi produk pangan yang bergizi. Bahan dan cara pembuatan olahan tahu mudah diperoleh dan dipraktekkan. Metode pelaksanaan pelatihan dengan metode langsung praktek. Hasil evaluasi pelatihan membuat pangan olahan tahu ini terlaksana dengan baik dan peserta ibu ibu rumah tangga sudah mempunyai kreatifitas dan inovasi dalam membuat olahan tahu.
Potential use of green algae Caulerpa lentillifera as feed ingredient in the diet of Nile tilapia Oreochromis niloticus Putri, Nadisa Theresia; Jusadi, Dedi; Setiawati, Mia; Sunarno, Mas Tri Djoko
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3341.699 KB) | DOI: 10.19027/jai.16.2.184-192

Abstract

ABSTRACT The high composition of import raw material of fish diet in Indonesia causes feed price expensively and should be replaced using local materials such as green macro algae. It is, therefore, this study aimed to evaluate effect of diet containing the Caulerpa lentillifera, as feed ingredient in the diet of Nile tilapia Oreochromis niloticus. This study consisted of two experiments which were C. lentillifera digestibility test for raw material feed for tilapia and growth performance test of tilapia. C. lentillifera digestibility test was done by using Cr2O3 as indicators and analysis of faecal tilapia. The second experiment is growth performance test using a completely randomised design with four diets were formulated at variuos rates of C. lentillifera meal of 0 (control), 10, 20, and 30%. A number of 240 tilapia fingerlings of 3.41±0.10 g in mean weight were randomly stocked in 12 aquaria and fed on diet test for growth performanced of rearing period. C. lentillifera digestiility test result showed a good value as a raw material feed tilapia, the digestibility of C. lentiliifera and protein digestibility amounted to 68.81% and 86.31%. Growth performance parameters showed the use of 10% and 20% is not significantly different from the control (P>0.05), to the final body weight, protein efficiency ratio, protein retention, specific growth rate, and feed efficiency. But, the diet test at 30% performed the lowest growth performance and feed utilization as well of tilapia fingerlings. This study, therefore, concludes that C. lentillifera meal could be used up to 20% in the tilapia diet. Keywords: Caulerpa lentillifera, Nile tilapia, feed utilization, growth performance  ABSTRAK Tingginya jumlah bahan baku impor dalam pakan ikan di Indonesia menyebabkan harga pakan yang tinggi dan harus diganti menggunakan bahan alternatif lokal seperti makro alga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengunaan dari pakan yang mengandung Caulerpa lentillifera sebagai bahan baku pakan ikan nila Oreochromis niloticus. Tahapan penelitian terdiri atas uji kecernaan C. lentillifera sebagai bahan baku dan uji kinerja pertumbuhan ikan nila. Metode uji kecernaan menggunakan Cr2O3 sebagai indikator pakan dan analisis feses ikan nila. Tahap penelitian kedua adalah kinerja pertumbuhan menggunakan rancangan acak lengkap dengan pakan diformulasikan dengan inklusi 0 (kontrol), 10, 20, dan 30% tepung C. lentillifera. Ikan nila sebanyak 240 ekor, dengan berat rata-rata 3,41±0,1g dibagi kedalam 12 akuarium dan diberi pakan perlakuan untuk melihat kinerja pertumbuhan. Hasil uji kecernaan C. lentillifera menunjukkan nilai yang baik sebagai bahan baku pakan ikan nila, yaitu kecernaan bahan sebesar 68,81% dan kecernaan protein sebesar 86,31%. Parameter kinerja pertumbuhan menunjukkan perlakuan penambahan 10% dan 20% tepung C. lentillifera tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan kontrol, yang terdiri atas: bobot tubuh akhir, pertumbuhan mutlak, protein efisiensi rasio, retensi protein, laju pertumbuhan spesifik dan efisiensi pakan. Namun, pakan perlakuan 30% menghasilkan kinerja pertumbuhan dan efisiensi pakan yang lebih rendah pada ikan nila. Penelitian ini memberikan hasil, penggunaan tepung C. lentillifera dapat digunakan sampai 20% dalam pakan ikan nila.   Kata kunci: Caulerpa lentillifera, nila, pemanfaatan pakan, kinerja pertumbuhan
Bimtek Teknologi Minapadi Pada Lahan Sawah Kelompok Tani Jaya Makmur Desa Sumber Agung, Lampung Selatan marlina, eulis; Rakhmawati, Rakhmawati; Faturrohman, Kurnia; Theresia Putri, Nadisa
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 1 No 2 (2024): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v1i2.3930

Abstract

Kelompok Tani Maju Makmur terletak di Dusun Margomulyo Desa Sumber Agung Kecamatan Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan. Jarak lokasi desa PKM ini adalah kurang lebih 41 km dari kampus Politeknik Negeri lampung. Mayoritas penduduk desa Sumber Agung dari suku Jawa dengan mata pencaharian sebagai sebagai petani. Pertanian sawah menjadi kegiatan yang utama di desa ini. Kecamatan Way Sulan memiliki jumlah penduduk 98.611 jiwa dengan mata pencharian petani.Secara geografis merupakan wilayah yang kaya akan sumber air yang melimpah dengan di kelilingi aliran tiga sungai daerah, sehingga menjadi salah satu kecamatan penghasil padi yang cukup Kurangnya pengetahuan untuk mekasimalkan potensi sumberdaya air, kelompok tani mengajukan kepada ketua kelompok untuk memnita akademisi menndapingi didalam bimtek mina padi di lahan sawah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan, meningkatkan hasil produki sawah dengan teknologi minapadi. Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah pembuatan demplot sawah sistem mina padi dengan menggunakan bibit padi strain ciherang dan ikan lele sangkuriang. Peserta terdiri dari kelompok tani jaya Makmur yang merespon positif kegiatan ini. Kegiatan ini telah meningkatkan hasil panen dengan dua komditas yaitu padi dan ikan.
PENERAPAN TEKNOLOGI SEX REVERSAL IKAN NILA PADA KELOMPOK MINA HARAPAN JAYA LAMPUNG TENGAH: PENERAPAN TEKNOLOGI SEX REVERSAL IKAN NILA PADA KELOMPOK MINA HARAPAN JAYA LAMPUNG TENGAH Noor, Nuning Mahmudah; Dwi Puji Hartono; Nur Indariyanti; Nadisa Theresia Putri; Muliawati Handayani; Anita Kusuma Dewi; Epro Barades; Linuwih Aluh Pratitis; Nurul Fatimah
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/y642qk28

Abstract

Sex reversal merupakan salah satu teknologi inovatif dalam budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) yang bertujuan meningkatkan efisiensi produksi melalui pembentukan populasi monoseks jantan. Penelitian ini dilaksanakan pada Kelompok Mina Harapan Jaya, Lampung Tengah, dengan tujuan mengaplikasikan teknologi sex reversal berbasis bahan alami sebagai alternatif yang ramah lingkungan. Metode penelitian mencakup survei pendahuluan, kegiatan penyuluhan dan pelatihan teknis, aplikasi hormon alami melalui teknik perendaman, serta evaluasi terhadap pertumbuhan, rasio kelamin, dan tingkat kelulusan ikan budidaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi sex reversal berbahan alami mampu meningkatkan proporsi ikan jantan secara signifikan, mendukung pertumbuhan optimal, serta berkontribusi pada peningkatan pendapatan mitra. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi sex reversal berbahan alami berpotensi menjadi strategi efektif untuk mendorong keberlanjutan usaha budidaya ikan nila di tingkat komunitas.
Penyuluhan Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Ikan Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Klas II A Bandar Lampung Yanti, Indar; Febriani, Dian; Verdian, Aldi Huda; Putri, Nadisa Theresia
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 2 No 2 (2025): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v2i2.4652

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Bandar Lampung terletak di Desa Way Hui Kabupaten Lampung Selatan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) ini untuk memasyarakatan warga binaan yang belum ataupun sudah divonis bersalah dalam tindakan pidana dan diperuntukan khusus untuk wanita. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagian besar berusia produktif, sehingga perlu mendapatkan perhatian dalam transfer teknologi atau keterampilan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemberdayaan WBP dengan pemberian pelatihan pengolahan aneka produk berbasis ikan (abon, bakso, nugget dan bandeng presto) sehingga berdaya untuk berwirausaha setelah kembali kepada masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan melalui pelatihan dan demonstrasi pembuatan produk olahan berbasis ikan serta memberikan stimulan bantuan alat pengolahan ikan. Hasil kegiatan secara keseluruhan menunjukan manfaat dan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan WBP. Hal ini dapat dilihat dari antusias dan semangat peserta dalam mengikuti kegiatan. Peserta penyuluhan sudah dapat membuat produk berbagai olahan abon, bakso, dan bandeng presto. Nilai evaluasi pada kegiatan penyuluhan yaitu dari 49,81% menjadi 87,50% atau meningkat sebesar 37,69%. Dengan demikian penyuluhan yang dilakukan diserap dengan cukup baik oleh peserta dan dapat menambah pengetahuan, dan keterampilan.
Pembesaran Lobster Pasir (Panulirus Homarus) Dengan Sistem Shelter Di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung Elfa Verda Puspita; Dwi Agung Saputra; Nadisa Theresia Putri; Nurfanni Fadhilah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2210

Abstract

Lobster pasir atau Panulirus homarus merupakan salah satu komoditas laut ekonomis penting di Indonesia karena permintaan yang tinggi dan harga jual yang tinggi. Menurut Kementerian Perikanan dan Kelautan Indonesia, salah satu kendala dalam proses budidaya adalah adanya kanibalisme, sehingga dianggap sebagai salah satu tantangan terpenting dalam budidaya lobster. Pada kegiatan pembesaran Lobster pasir (Panulirus homarus) bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan panjang, bobot, SR, FCR, kualitas air, dan laju pertumbuhan harian lobster pasir dengan sistem shelter melalui pemantauan langsung di lapangan di bak pemeliharaan meliputi monitoring pemeliharaan, pemberian pakan, parameter kualitas air pada bak pemeliharaan, dan pengamatan penyakit yang ditemukan pada lobster. Pertumbuhan panjang selama pemeliharaan mencapai 4.8 cm, pertumbuhan bobot mencapai 54g, dengan tingkat kelangsungan hidup 100%, FCR yang didapat selama masa pemeliharaan sebesar 1,13kg. Nilai rata-rata Kadar Oksigen dalam monitoring Kualitas Air yang didapat pada bak pemeliharaan (DO) 5,41 mg/L, dengan Suhu air rata-rata pada kolam pemeliharaan mencapai 28,4°C, nilai rata-rata salinitas pada bak pemeliharaan bernilai 31%, nilai pH yang terlarut pada bak pemeliharaan dengan rata-rata 7,09% kadar Nitrit pada bak pemeliharaan sebesar 0,089 mg/L, dan kadar Amoniak sebesar 0,0412 mg/L, serta laju pertumbuhan harian sebesar 0,34%.
Optimization of EM4 Probiotic Supplementation in Feed to Improve the Health and Growth of Sangkuriang Catfish (Clarias Gariepinus Var.Sangkuriang) In an Intensive Cultivation System Saputra, Dwi Agung; Puspita, Elfa Verda; Sangra, Kalpri; Putri, Nadisa Theresia
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 4 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i4.4664

Abstract

Catfish farming is currently a promising business to pursue. The high market demand for fish provides opportunities for entrepreneurship in the aquaculture sector. The stable fish market makes catfish cultivation particularly attractive. Catfish are easy to grow, which is one of the supporting factors for the progress of catfish farming. In addition, their resistance to weather changes supports rapid development and allows farmers to choose catfish cultivation as the right business opportunity. However, there are still obstacles in catfish rearing, including diseases caused by bacteria, water quality issues, and feed quality problems. Therefore, alternative solutions are needed to overcome these challenges. One such solution is the use of probiotics, as they can optimize fish growth. A common example of probiotics used in aquaculture is EM4. This study aims to determine the best dosage of probiotics to enhance catfish growth and to examine the effect of probiotics on the growth performance of sangkuriang catfish (Clarias gariepinus). The research was conducted using an experimental method with four treatments: control (4 ml/kg), P1 (6 ml/kg), P2 (8 ml/kg), and P3 (10 ml/kg).