Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

HUBUNGAN KINERJA PERAWAT TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN PENGGUNA YANKESTIS DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN DI RSUD SYECH YUSUF KAB.GOWA Hafid, Muhammad Anwar
Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat sebagai profesi yang berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan sehingga tidak jarang pelayanan keperawatan menjadi sasaran dari rasa tidak puas pasien tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan terhadap kinerja perawat dengan kepuasan pasien pengguna yankestis.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 30 responden, analisa data yang digunakan adalah analisa data univariat dan bivariat dengan chi-Square.Hasil uji statisytik didapatkan nilai P – Value sebesar 0,008, hasil uji statistic tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan antara kinerja perawat dengan kepuasan pasien, karena nilai hitung P< Alpha  0,05 dapat disimpulkan bahwa kinerja perawat mempunyai hubungan terhadap kepuasan pasien pengguna kartu yankestis dalam pelayanan keperawatan diRSUD Syech Yusuf kab. Gowa. Dari hasil kesimpulan  diharapkan bagi kepala bagian keperawatan dan SDM perlu ditingkatkan kualits kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan kepada pasien yankestis, diharapkan pihak rumah sakit meningkatkan kinerja perwat dengan cara rutin melaksanakan pelatihan agar tercipta perawat yang handal dan professional. Kata kunci: kinerja perawat,tingkat kepuasan pasien
Effectiveness of Virgin Coconut Oil in The Provision of Injury Pressure Sores Stroke Patients: Systematic Review Sya'bani, Nurul Indah; Hafid, Muhammad Anwar; Putra, Andi Budiyanto Adi
Journal Of Nursing Practice Vol. 3 No. 2 (2020): Journal Of Nursing Practice
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v3i2.86

Abstract

Background: VCO is an oil made from fresh coconuts and processed naturally or do not require heating and do not add other chemicals. The fatty acids contained in the VCO has the added benefit of making your skin soft. VCO is effectively applied as a moisturizer to the skin so that it can improve skin hydration and promotes healing of the skin. Decubitus is damage to the skin caused by friction or pressure on the skin located bony section.Purpose: This literature review aimed to determine the effectiveness of the VCO in reducing the risk of decubitus sores.Method: This research method Quantitative descriptive approach Systematic Review through some journals that are relevant to this article. This research article search by using keywords 1 "prevention of decubitus sores" keyword 2 "VCO" search database sources used in this study is Portal Garuda, ISJD and Google Scholar were published from 2015 to 2019 year.Results: The results of this study identified include the use of VCO prevent decubitus sores, that VCO is effective in prevention of decubitus sores in patients with stroke or bedrest.The use of VCO as decubitus sores preventive therapy has many benefits. Substances that are contained in the VCO can provide benefits or nutrients to keep the skin moist.Conclusion: Nurses as nursing care providers are expected to use the VCO to prevent decubitus sores in patients with stroke or bedrest as an intervention in a hospital or as therapy can do at home community.
HUBUNGAN KINERJA PERAWAT TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN PENGGUNA YANKESTIS DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN DI RSUD SYECH YUSUF KAB.GOWA Muhammad Anwar Hafid
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v7i2.56

Abstract

Perawat sebagai profesi yang berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan sehingga tidak jarang pelayanan keperawatan menjadi sasaran dari rasa tidak puas pasien tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan terhadap kinerja perawat dengan kepuasan pasien pengguna yankestis.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 30 responden, analisa data yang digunakan adalah analisa data univariat dan bivariat dengan chi-Square.Hasil uji statisytik didapatkan nilai P – Value sebesar 0,008, hasil uji statistic tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan antara kinerja perawat dengan kepuasan pasien, karena nilai hitung P< Alpha  0,05 dapat disimpulkan bahwa kinerja perawat mempunyai hubungan terhadap kepuasan pasien pengguna kartu yankestis dalam pelayanan keperawatan diRSUD Syech Yusuf kab. Gowa. Dari hasil kesimpulan  diharapkan bagi kepala bagian keperawatan dan SDM perlu ditingkatkan kualits kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan kepada pasien yankestis, diharapkan pihak rumah sakit meningkatkan kinerja perwat dengan cara rutin melaksanakan pelatihan agar tercipta perawat yang handal dan professional. Kata kunci: kinerja perawat,tingkat kepuasan pasien
HUBUNGAN RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN STROKE DI RSUP Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR 2012 Muh. Anwar Hafid
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v7i1.941

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian nomor tiga dan penyebab kecacatan nomor satu di seluruh dunia, sebanyak 80-85% stroke non hemoragik. Dari situs WHO stroke memasuki sepuluh top penyakit penyebab kematian di dunia, dimana stroke menempati urutan ketujuh.Tujuan penelitian ini unutk mengetahui hubungan riwayat hipertensi dengan kejadian stroke di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.Penelitian dengan rancangan case control. Populasi semua pasien stroke dengan jumlah sampel 20 sampel untuk kelompok kasus dan kontrol. Analisa data menggunakan Odd Ratio dan Mantel dan Haenszel.Hasil Penelitian dengan uji dengan odd ratio Cochran & Mantel Haenszel didapatkan hasil X2 hitung (4.977) > X2 Tabel (3,841) atau p (0,026) > α (0,050) dan CI (1.120; 3.571). Orang dengan Riwayat hipertensi lebih berisiko mengalami stroke 2.000 lebih besar dibandingkan orang yang tidak memiliki riwayat hipertensi. Hipertensi faktor utama yang menyebabkan stroke ditunjukkan hasil uji signifikansi chi square Cochran Mantel dan Haenszel didapatkan hasil X2 Mantel dan Haenszel sebesar 4.977 dengan p = 0.026.Kata Kunci : Riwayat Hipertensi, Kejadian Stroke
PENGARUH TINGKAT KELELAHAN AKIBAT AKTIVITAS FISIK MALAM DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA OLAHRAGAWAN FUTSAL MAHASISWA UIN ALAUDDIN MAKASSAR TAHUN 2016 Muh Anwar Hafid
Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v1i2.4386

Abstract

Olahraga pada malam hari dapat menyebabkan kondisi insomnia, dari 24 orang pemain futsal HMJ Keperawatan UIN Alauddin Makassar mengeluh adanya gangguan pola tidur setelah melakukan latihan futsal di malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah ada pengaruh antara tingkat kelelahan akibat aktivitas fisik malam dengan kejadian insomnia pada olahragawan futsal?”. Metode penelitian yang digunakan adalah design One- Shoot Case Study (Studi kasus satu tembakan) dimana dalam desain penelitian ini terdapat suatu kelompok diberi treatment (perlakuan) dan selanjutnya di observasi hasilnya, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen (kelelahan akibat aktivitas fisik) terhadap variabel dependen (insomnia). Populasi dalam penelitian ini adalah Club Futsal HMJ Keperawatan UIN Alauddin Makassar yang beranggotakan 24 orang dan Sampel sejumlah anggota yang dipilih atau diambil dari suatu populasi. Analisis hasil penelitian menggunakan Uji statistik mann- whithney. Hasil penelitian menunjukkan tingkat signifikansi yang diperoleh nilai p<0,05(p=0,003), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh bermakna terhadap tingkat kelelahan akibat aktivitas fisik malam dengan kejadian insomnia pada olahragawan futsal.
BUERGER ALLEN EXERCISE REVIEW ON PERIPHERAL CIRCULATION IN DIABETES MELLITUS PATIENTS: A LITERATURE REVIEW La Ode Agustino Saputra; Muhammad Anwar Hafid; Ani Auli Ilmi; Hasnah Hasnah
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v13i1.14441

Abstract

Introduction: Diabetes mellitus is metabolic dysfunction that increasing the number of blood glucose with enhancement incidences. Increasing blood glucose levels for a long time causes chronic microvascular and neuropathic complications, and impaired peripheral circulation of the lower extremities. The actions that can be done in form of leg exercise, such as Buerger Allen exercise. Objectives: the study aim is to find out the effect of the Buerger Allen exercise on peripheral circulation of the lower extremity in patients with diabetes mellitus. Method: descriptive qualitative design with a literature review approach. The databases used are PubMed, Pro-Quest, DOAJ, and Google Scholar. Result: 86 articles were found. After the identification, screening, and eligibility process, 12 articles were obtained. The indicators are ABI values (9 articles), HbO2 and HbT concentrations (2 articles), and capillary refill time (1 article). Conclusion: Buerger Allen exercise significantly increases the level of peripheral perfusion pressure due to postural changes, modulation of gravity, and the application of muscle pump that increases the ABI values, increases HbO2 and HbT concentrations, and decreases the capillary refill time. Further study can examine the frequency and duration that is most appropriate in providing intervention, comparing Buerger Allen exercise with other foot exercise methods, and using a randomized control trial research method.
The Difference Between the Conventional Warm Compress and Tepid Sponge Technique Warm Compress in the Body Temperature Changes of Pediatric Patients with Typhoid Fever Aaulya Kartini Dg Karra; Muh Aswar Anas; Muhammad Anwar Hafid; Rosdianah Rahim
Jurnal Ners Vol. 14 No. 3 (2019): Special Issue
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.63 KB) | DOI: 10.20473/jn.v14i3.17173

Abstract

Introduction: The use of warm compresses and warm sponge techniques as a modality therapy for the management of fever in typhoid children has a good influence. The purpose of this research was to learn of the differences between conventional warm compress and the tepid sponge technique as related to the body temperature changes of pediatric patients with typhoid fever. A fever that does not get a good standard of treatment can cause dehydration, neurological damage and febrile seizures.Methods: The research design was quasi-experiment with two groups pre-post test. The population was taken from the Kampili Community Health Center while the 20 samples were taken using the purposive sampling technique. Conventional warm compresses were placed on the forehead, while warm tepid sponges were compressed and placed on the forehead, armpits and the folds of the thighs simultaneously.Results: . The data of the results were significance tested using the General linear model repeated measure (p value 0.03 for conventional warm compresses and p value 0.01 on a warm compress tepid sponge technique).Conclusion: Statistically, the warm compress tepid sponge technique is more meaningful and qualitatively, the temperature change is better after the compression.
EFEKTIVITAS IMAJINASI TERBIMBING (GUIDED IMAGERY) TERHADAP PENURUNAN NYERI PASIEN POST OPERASI : A LITERATUR REVIEW M. Nur Faizal Darmadi; Muh Anwar Hafid; Patima Patima; Risnah Risnah

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v1i1.16615

Abstract

ABSTRAKPembedahan dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien karena tindakan pembedahan dapat menyebabkan trauma pada jaringan yang dapat menimbulkan nyeri. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan dengan teknik non farmakologi salah satunya dengan terapi guided imagery.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui efektivitas imajinasi terbimbing terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi . Metode yang digunakan digunakan dalam ‘Literatur review diawali dengan pemilihan topik, kemudian ditentukan keyword  untuk pencarian jurnal menggunakan bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris melalui beberapa database antara lain Pubmed, Springer link, dan Google Scholar. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah artikel tahun 2010 sampai 2020, Fulltext artikel yang sesuai dengan topik literature dan fokus pada artikel yang menggunakan skala nyeri sebagai alat ukur.Hasil review artikel membuktikan bahwa terdapat efektivitas terapi imajinasi terbimbing penurunan skala nyeri pada pasien post operasi. Lima dari artikel menemukan secara statistik bahwa terjadi penurunan rasa nyeri pada pasien setelah diberikan terapi imajinasi terbimbing. Terapi imajinasi terbimbing juga dapat memberi kepuasan, kenyamanan, dan menurunkan kecemasan pada pasien post operasi. Terapi imajinasi terbimbing sebagai penatalaksanaan non- farmakologi dapat menurunkan nyeri post operasi. Terapi ini tidak menimbulkan efek samping, tidak memerlukan biaya, dan merupakan kegiatan non invasive yang mendukung model keperawatan holistik. Hasil Penelitian ini dapat dijadikan rujukan untuk penelitian berikutnya.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN PREVALENSI HIPERTENSI DI PUSKESMAS KASSI-KASSI KABUPATEN BANTAENG TAHUN 2014 Muh Anwar Hafid
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v3i1.2178

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolic sedikitnya 90 mmHg. Penyakit hipertensi sangat dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat. Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya penyakit hipertensi, diantaranya mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, tidak melakukan aktivitas fisik dan berolahraga secara teratur, tidak dapat mengendalikan stress dan adanya kebiasaan merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan prevalensi hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Cara penarikan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Adapun instrument penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikan (α=0,05).Hasil penelitian menunjukkan pola makan didapat nilai signifikan (p)=0.014, dengan demikian Ha diterima. Merokok didapat nilai signifikan (p)=1.000, dengan demikian Ho diterima. Aktivitas fisik didapat nilai signifikan (p)=0.029, dengan demikian Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, maka perlu diadakan penyuluhan tentang hipertensi dan hubungan gaya hidup dengan hipertensi agar masyarakat dapat tahu cara penanggulangan hipertensi dan mengetahui bahwa gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan terjadinya hipertensi
EFEKTIFITAS SENAM ZUMBA TERHADAP TERKONTROLNYA TEKANAN DARAH DI KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA Muh Anwar Hafid
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v3i2.2209

Abstract

Aktivitas masyarakat yang kekurangan gerak dalam waktu lama akan memiliki peluang lebih besar mengalami penyakit hipokinetik, yang berdampak terhadap munculnya penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi. Hal ini menjadikan peneliti ingin mengetahui cara mengontrol tekanan darah dalam tubuh. Senam zumba  merupakan salah satu upaya untuk mengontrol tekanan darah sekaligus untuk mencapai tingkat kesegaran jasmani yang baik serta dapat meningkatkan kemampuan fungsional. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatanPreexperimental Design dengan menggunakan rancanganpretest-posttest one group design. Dalam desain ini  satu kelompok objekdiukur sesudah mendapat perlakuan dengan senam zumba pada hari pertama dan pada hari kesembilan dengan membandigkan dengan pengukuran sebelum perlakuan.Data diolah denganmenggunakan program komputer SPSS release 18.0 for Windows.Adapun tujuan penelitian ini adalah diketahui adanya efektivitas senam zumba terhadap terkontrolnya tekanan darah pada penduduk kelurahan Romang Polong.Dari uji WilcoxonSigned Ranks Testdiketahui bahwa senam zumbaber­pengaruh secara signifikan terhadap terkontrolnya tekanan darah sistol dan diastol karena nilai p value sistole 0.016 < (0.05) dan nilai p value diastole 0.014< (0.05).Terjadi perubahan terhadap tekanan darah sistol maupun diastol setelah perlakuan.Pada tekanan darah sistol, responden terbanyak sebelum perlakuan yaitu tidak terkontrol sebesar 70% kemudian setelah perlakuan responden terbanyak yaitu terkontrol sebesar 60%.Begitu pula dengan diastol, sebelum perlakuan jumlah responden terbanyak tidak terkontrol sebesar 90% kemudian setelah perlakuan terbanyak yaitu terkontrol sebesar 50%. Senam zumba secara teratur selama 3 minggu dengan frekuensi 9 kali pada penduduk kelurahan Romang Polong Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa menyebabkan terkontrolnya tekanan darah yang bermakna.Sehingga diharapkan kepada pelayanan kesehatan dapat menjadikan senam zumba sebagai salah satu intervensi dalam menangani dan mencegah terjadinnya hipertensi.