Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Kader Kesehatan Dengan Kinerja Kader Kesehatan Dalam Upaya Penanganan penyakit Tb Paru Di Puskesmas Dedi Kurnia; Wildan setiawan; Nur Damayanti
Healthy Journal Vol. 12 No. 1 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v12i1.1472

Abstract

Tuberculosis paru merupakan suatu penyakit infeksi yang di sebabkan oleh mycrcobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru serta termasuk penyakit menular. Angka kejadian kasus tuberculosis terus meningkat secara drastis di seuruh dunia setiap tahunnya. Indonesia dilaporkan pada tahun 2015 sebagai Negara ke-2 kasus TBC terbanyak. Salah satu upaya dalam memutuskan angka penularan TBC yaitu dengan melakukan pencegahan penularan, khususnya yang di lakukan pasien TBC kepada anggota keluarganya, dengan keluarga berperan aktif dalam memberi dukungan kepada pasien dalam mencegah penularan kepada anggota keluarga. Penelitian ini menggunakan korelasi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien TBC yang sedang menjalani pengobatan dan tercatat di UPT Yankes Kecamatan Pameungpeuk, dengan jumlah populasi 53 orang. Jumlah kuesioner keseluruhan dalam penelitian ini yaitu 61 item soal yang di bagi kedalam 2 varibel diantaranya, pada variabel dukungan keluarga memiliki jumlah soal sebanyak 33 item soal, pada variabel perilaku memiliki 28 item soal. Dengan tekhnik sampling total sampling dan uji rank spearman, di dapat hasil koefisien sebesar 0.538 dengan nilai p value = 0,001 dimana hasil tersebut menunjukan adanya hubungan yang positif, dengan kategori tingkat hubungan sedang. Semakin meningkatnya dukungan keluarga, maka semakin baik perilaku pasien dalam pencegahan penluran TBC paru.
Kepatuhan Minum Obat Dengan Kejadian Kekambuhan Hipertensi Primer Di Desa Padaulun Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung Dedi Kurnia; Nandar Wirawan; Nur Damayanti
Healthy Journal Vol. 13 No. 1 (2024): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v13i1.1489

Abstract

Kekambuhan hipertensi disebabkan oleh perubahan gaya hidup, seperti konsumsi makanan berkolesterol, diet tinggi garam, kurang berolahraga, dan pengobatan yang kurang optimal. Kurangnya kepatuhan penderita hipertensi dalam pengobatan bisa menimbulkan dampak buruk, antara lain seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Tujuan riset ini ialah mengetahui hubungan kepatuhan pengobatan dengan kejadian kekambuhan hipertensi primer. Riset ini memanfaatkan desain slot deposit 5000 riset korelasional, dengan jumlah sampel sebanyak 56 responden yang terdiagnosis hipertensi tanpa penyakit penyerta. Riset dilakukan di Desa Padaulun. Metodologi pengumpulan data yang dimanfaatkan dalam riset ini ialah pemberian kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji statistik Spearman Rank. Ada harapan bahwa keluarga penderita hipertensi untuk ikut berpartisipasi dalam program pengobatan antihipertensi, dengan tujuan akhir mencapai hasil kesehatan yang lebih baik dan mengurangi kemungkinan kambuhnya hipertensi.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gastritis Pada Mahasiswa Ilmu Kesehatan Universitas Bale Bandung Dedi Kurnia; Monesha Aulia Shaleha
Healthy Journal Vol. 12 No. 2 (2023): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/asrexc87

Abstract

World Health Organitation (WHO) 2018, menilai prevalensi pasien gastritis di banyak negara di dunia Amerika, Hongkong, Australia, China dan sekitar 583.635 orang di Asia Tenggara menderita gastritis setiap tahun. Angka kejadian gastritis di Puskesmas di Jawa Barat masih cukup tinggi dari 21 besar penyakit setelah Nasoparingitis dan Hipertensi Primer. Sejauh ini belum ada perubahan yang signifikan dari tahun 2009 hingga sekarang. Gastritis atau yang lebih sering kita sebut penyakit maag, merupakan penyakit yang sangat mengganggu aktivitas dan bisa berakibat fatal jika tidak dikelola dengan baik. Biasanya gastritis terjadi pada orang yang memiliki gaya hidup tidak sehat dan pola makan tidak teratur sehingga dapat merangsang sekresi asam lambung. Beberapa infeksi mikroba juga dapat menyebabkan gastritis. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui adakah Hubungan Antara Pola Makan Dengan Kejadian Gastritis Pada Mahasiswa Ilmu Kesehatan Universitas Bale Bandung. Desain dalam penelitian ini adalah studi kolerasi dengan menggunakan metode pendekatan cross-sectional. Sampel diambil dalam penelitian ini berjumlah 120 seluruh Mahasiswa Ilmu Kesehatan Universitas Bale Bandung dari tingkat 1 - 4. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner melalui google form. Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan 61,6% Mahasiswa memiliki pola makan yang sehat dan 60,8% Mahasiswa tidak mengalami gastritis. Uji Chi-square menunjukan hasil p-value= 0,000 < (0.05). Artinya secara statistik bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Pola Makan dan Kejadian Gastritis pada Mahasiswa Ilmu Kesehatan Bale Bandung.