Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Strategi Sekolah dalam Mempertahankan Harmonisasi Sosial Ade Rizka Tanjung; Emizal Amri; Lia Amelia
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 6 No 2 (2024): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2024)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v6i2.176

Abstract

Indonesia salah satu negara yang majemuk terdiri dari berbagai ras, etnik, dan agama. Keberagaman yang ada pada masyarakat Indonesia dapat memicu terjadi konflik. SMA Sultan Iskandar Muda salah satu sekolah yang mempunyai siswa dari latar belakang yang beragam dari etnik, agama, bahkan status sosial ekonomi.Namun keberagaman maupun perbedaan yang ada tidak pernah memicu terjadi konflik antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan strategi yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam mempertahankan terjalin harmonisasi sosial antar siswa di SMA Sultan Iskandar Muda. Penelitian dianalisis dengan memanfaatkan teori struktural fungsionalisme dari Talcott Parson dengan skema AGIL. Penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Pemilihan informan dalam penelitian memakai teknik purposive sampling, dalam penelitian ini informan berjumlah 23 orang yang diantaranya, Kepala Keguruan, Kepala Sekolah, Guru, serta siswa SMA Sultan Iskandar Muda. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara secara mendalam, dan studi dokumen. Analisis data penelitian terdiri dari beberapa langkah yaitu pengumpulan data, reduksi, penyajian data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat beberapa strategi yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam mempertahankan harmonisasi sosial antar siswa seperti menerapkan doa lintas agama, kelas religiusitas, pengintegrasian pendidikan multikultural dalam mata pelajaran yang relevan.
Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Sebagai Upaya Pengembangan Pariwisata Sehat di Nagari Sungai Pinang, Pesisir Selatan Sumatera Barat Lia Amelia; Nora Susilawati; Eka Asih Febriani; Delmira Syafrini; Fadilla Saputri; Adri Febrianto
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i4.446

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pengembangan pariwisata sehat di Nagari Sungai Pinang, Sumatera Barat. Masalah ini menarik karena Nagari Sungai Pinang termasuk kedalam kawasan wisata di Sumatera Barat dengan jumlah wisatawan yang cukup banyak baik lokal maupun mancanegara. Pengembangan pariwisata sehat belum diiringi oleh kesiapan masyarakat setempat. Salah satu indikatornya adalah minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pariwisata sehat serta kurangnya minat masyarakat mengolah potensi alam yang ada di daerah mereka. Padahal daerah ini memiliki peluang besar mengembangkan pariwisata sehat dengan menghasilkan produk kesehatan seperti Virgin Coconut Oil (VCO), dimana buah kelapa bahan utama produk mudah didapatkan serta tumbuh subur di sepanjang pesisir pantai Nagari Sungai Pinang. Hal ini menjadi alasan pentingnya diadakan pembinaan terhadap masyarakat, sebagai solusi permasalahan pada mitra dengan melaksanakan pelatihan pembuatan produk pariwisata sehat Virgin Coconut Oil (VCO). Melalui pelatihan tersebut masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya pengembangan pariwisata sehat dan mengenalkan berbagai produk-produk pariwisata sehat yang dapat dibuat dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di Nagari Sungai Pinang. Bentuk kegiatan yang diberikan adalah sosialisasi, pelatihan pembuatan dan pengemasan produk pariwisata sehat Virgin Coconut Oil (VCO). Hasil kegiatan ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam membuat inovasi dari pengolahan kelapa, yaitu Virgin Coconut Oil (VCO) yang dapat menjadi icon pariwisata sehat dan mendukung peningkatan perekonomian masyarakat di Nagari Sungai Pinang.
Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial dan Sosialisasi Agrowisata di Nagari Batu Bajanjang Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok Sumatera Barat Lia Amelia; Nora Susilawati; Muhammad David Hendra; Delmira Syafrini; Bunga Dinda Permata; Fadilla Saputri; Adri Febrianto
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1019

Abstract

Nagari Batu Bajanjang memiliki potensi pertanian yang cukup strategis di Sumatera Barat. Realita tersebut menjadikan nagari ini sebagai daerah yang terkenal akan pariwisatanya, terkhusus pada agrowisata. Namun, perkembangan komiditi pertanian yang sudah menjadi destinasi wisata belum dikenal dan diketahui secara menyuluruh oleh masyarakat luar. Beberapa permasalahan yang mendasari pentingnya Pengabdian ini adalah kurangnya pengembangan pariwisata berbasis agrowisata di Nagari Batu Bajanjang, kurangnya pengetahuan mitra dalam membuat konten media sosial sebagai promosi agrowisata di Nagari Batu Bajanjang, serta belum adanya konten video cinematik, foto dan tulisan yang berkaitan dengan agrowisata pada Media Sosial nagari. Urgensi dari pengabdian ini mengarah kepada optimalisasi perkembangan pariwisata di Sumatera Barat, termasuk Nagari Batu Bajanjang. Destinasi wisata yang sudah ada tentu tidak dapat dikenal luas oleh masyarakat tanpa adanya proses pengenalan ataupun promosi. Penting untuk memberikan pengetahuan terkait pemanfaatan media sosial sebagai media promosi pariwisata di Nagari Batu Bajanjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang cara mempromosikan potensi agrowisata nagari melalui konten media sosial yang kreatif dan menarik, sehingga di masa yang akan datang tersebut dapat berkembang menjadi desa agrowisata di Sumatera Barat.
Paradoks Performativitas Digital: Bacaruik di TikTok dan Transformasi Otoritas Budaya Minangkabau Rio Putra Winanda; Ahmad Ismail Guntur; Lia Amelia
Jurnal Perspektif Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Perpsketif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i2.1563

Abstract

Fenomena bacaruik penggunaan ujaran tabu pantek oleh kreator Minangkabau di TikTok menampilkan paradoks performativitas kultural yang mendalam. Penelitian ini menggunakan kerangka teori performativitas Judith Buthler untuk menganalisis bagaimana ujaran tabu berfungsi sebagai Tindakan komunikatif yang membentuk identitas digital, serta konsep ekonomi atensi untuk memahami logika viralitas di platform tiktok. Melalui etnografi digital terhadap 50 konten TikTok dan 10 artikel berita (periode Juni-Agustus2025) dan analisis wacana kritis terhadap 10 artikel berita daring, penelitian ini mengungkap tiga fungsi bacaruik yang saling bertautan: (1) luapan emosional spontan (2) pirana humor ; serta (3) strategi komodifikasi diri yang terukur untuk meraih viralitas. Analisis terhadap respons audiens memetakan spektrum reaksi multidimensional, di mana beyond dikotomi dukungan dan penolakan, terdapat resistensi halus melalui mekanisme sindiran satir. Simpulan studi menegaskan bahwa bacaruik merepresentasikan paradoks performativitas digital: sebuah tindakan yang secara simultan optimal dalam logika algoritmik namun problematik dalam tata kelola kultural. Generasi muda Minangkabau dalam konteks ini bukan penghancur tradisi, melainkan editor budaya yang aktif menulis ulang naskah identitas di ruang digital.