Claim Missing Document
Check
Articles

COMMUNITY PARTICIPATION IN INSURANCE OWNERSHIP SOCIAL HEALTH TO UNIVERSAL HEALTH COVERAGE (UHC) IN JAMBI CITY Dwi Noerjoedianto; Andi Subandi; Andy Amir
International Journal Of Health Science Vol. 2 No. 3 (2022): November: International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v2i3.561

Abstract

Introduction: Universal Health Coverage (UHC) is a health financing system that ensures every individual has equitable access, quality and financially affordable health services. BPJS as the organizing body has made efforts to encourage the achievement of UHC but in it’s implementation there are many obstacles.Method: This research is an analytical qualitative research. Result: Public knowledge about health insurance is still low, the availability of health facilities and coverage of health services are in accordance with standards.Discussion: There are still many people who do not know the importance of being a participant in health insurance.
THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE, ATTITUDES, AND TRAINING OF FOOD HANDLERS WITH GOOD FOOD PRODUCTION METHODS IN FOOD HOUSEHOLD INDUSTRIES IN KOTA BARU SUB-DISTRICT, JAMBI CITY Andy Amir; Andi Subandi
International Journal Of Health Science Vol. 3 No. 1 (2023): March : International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v3i1.1517

Abstract

Background : In this world, food safety management was poor. In addition it has increasing every year and it would be food poisoning. A way to good food production for the household industry (CPPB-IRT) really need to be considered, because they can be dangerous for consumers. The aim this studi to analyze knowledge, attitude, and trainning with CPPB-IRT. The purpose of the study was to determine whether there was a relationship between knowledge, attitude, training of food handlers and CPPB in the home industry industri.Method : The type of this stiudy is quantitative with cross sectional design. Sample in this research are 60 respondents were selected using the Total Sampling method. The dependent variable is CPPB and independent variable are knowledge, attitude, and training participation in good and correct food production methods. Data was collected by means of interviews. Analysis using Chi Square.Research result : The results of this study indicate that 44 out of 60 (73.3%) respondents with bad CPPB and 16 (26.7%) respondents with good CPPB. There are significancy relation between knowledge (P-value=0,038; POR=4,1) and attitude (P- value=0,015; POR=5,2) with CPPB. There is no relation with training with CPPB.Conclusion: There are significancy relation between knowledge and attitude with CPBB. There should be training to increase the knowledge of employees that have an impact on a positive attitude for CPBB accomplished      
Identifikasi Hubungan Tingkat Restless Legs Syndrome (RLS) dengan Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Reda Evinta; Nurhusna Nurhusna; Andi Subandi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30017

Abstract

Restless Legs Syndrome (RLS) merupakan komplikasi pada pasien GGK yang menjalani HD. Keluhan yang dirasakan berupa keinginan untuk menggerakkan kaki akibat sensasi tidak nyaman seperti nyeri, kesemutan, ditarik, dan kepanasan yang terjadi selama istirahat. Gejala ini memburuk pada malam hari sehingga mengganggu kualitas tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat RLS dengan kualiatas tidur pada pasien GGK yang menjalani HD di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan teknik total sampling. Sampel pada penelitian ini sejumlah 34 responden yang mengalami RLS. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara terpimpin, analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi. Analisa bivariat menggunakan uji Kendalls Tau. Instrumen penelitian menggunakan International Restless Legs Syndrome Study Group (IRLSSG) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian didapatkan korelasi antara tingkat RLS dengan kualitas tidur pada pasien GGK yang menjalani HD yang mengalami RLS dengan p-value sebesar 0,002 dan r = 0,516. Hasil penelitian bermanfaat dalam memberikan asuhan keperawatan bagi tenaga kesehatan khususnya memperhatikan kualitas tidur pada pasien GGK yang menjalani HD yang mengalami RLS.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Persepsi Pasien Tuberkulosis Dalam Kepatuhan Minum Obat Di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Ayu Prasetya Pratiwi; Putri Irwanti Sari; Andi Subandi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang dapat menyerang paru dan organ lainnya, yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis.Pengetahuan terkait penyakit TB paru dapat mempengaruhi persepsi seseorang dalam pengobatan dan upaya pengendalian penyakit tersebut. Persepsi penderita merupakan peran penting dalam mendorong kepatuhan berobat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan persepsi pasien tuberkulosis paru dalam kepatuhan minum obat. Penelitian bertempat di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi, dilakukan dari bulan Februari – Maret 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional menggunakan teknik total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dengan jumlah responden 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan pengetahuan baik rerata 26 orang (65%) dan responden dengan persepsi positif rerata 30 orang (80%). Hal ini tingkat pengetahuan dengan persepsi pasien tuberkulosis dalam kepatuhan minum obat. Upaya promosi kesehatan mengenai pengetahuan pasien terkait TB perlu ditingkatkan agar dapat meningkatkan persepsi pasien dalam kepatuhan minum obat.