Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Management of Natural Resources in 10 – 14 AD, The Hindu-Buddhist Era, based on Old Javanese Inscription in the Malang Highlands, East Java: Environmental Archeology Study Suprapta, Blasius
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v14i22020p120-141

Abstract

Abstract: Based on geological studies, the Malang Highlands, East Java, Indonesia is a former ancient lake that dried up and turned into a wide and fertile plateau. Such natural conditions allow the growth and development of Hindhu-Buddhist civilization in 10 - 14  AD, namely the socio-cultural life of a well-ordered community. This includes the structure of natural resource management by the state and society. Around 19 old Javanese Inscription certificates were issued by the king at that time. Some of these inscriptions contain the standard rules of the kingdom in relation to the management of natural resources, but so far there has not been an in-depth study of the rules of natural resource management in this region. In connection with this problem, the need to conduct a study of natural resource management based on Old Javanese Inscription through an environmental approach: Environmental Archeology. The study was conducted by literature study, toponymy analysis, geographical spatial analysis on topographical maps, and interpretation of natural resource management, through an environmental management approach. The results showed that there were rules for felling trees in primary forest areas, state forest management for the benefit of maintaining sacred buildings and there were rules for the sale and purchase of endemic plants, namely spices. Abstrak: Berdasarkan studi geologi, Dataran Tinggi Malang, Jawa Timur, Indonesia merupakan bekas danau purba yang mengering dan berubah menjadi dataran tinggi yang luas dan subur. Kondisi alam yang demikian memungkinkan tumbuh dan berkembangnya peradaban Hindhu-Budha pada 10 - 14 Masehi, yaitu kehidupan sosial budaya masyarakat yang tertata rapi. Ini termasuk struktur pengelolaan sumber daya alam oleh negara dan masyarakat. Sekitar 19 akte Prasasti Jawa kuno dikeluarkan oleh raja saat itu. Beberapa prasasti tersebut memuat aturan baku kerajaan dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya alam, namun sejauh ini belum ada kajian yang mendalam tentang aturan pengelolaan sumber daya alam di wilayah ini. Sehubungan dengan masalah tersebut, perlu dilakukan kajian pengelolaan sumber daya alam berbasis Prasasti Jawa Kuno melalui pendekatan lingkungan: Arkeologi Lingkungan. Penelitian dilakukan dengan studi literatur, analisis toponimi, analisis spasial geografis pada peta topografi, dan interpretasi pengelolaan sumber daya alam, melalui pendekatan pengelolaan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya aturan penebangan pohon di kawasan hutan primer, pengelolaan hutan negara untuk kepentingan pemeliharaan bangunan suci dan terdapat aturan jual beli tanaman endemik yaitu rempah-rempah.
Pelatihan Penyusunan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Media Mindmaple Pada Materi Relief Candi Jago Bagi Guru MGMP Sejarah SMA Se-Kabupaten Malang Nafi’ah, Ulfatun; Suprapta, Blasius; Negri Wijaya, Daya; Yudo Wahyud, Deny
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah menjadi hal yang sangat penting. Kurangnya kesadaran sejarah pada peserta didik juga dipengaruhi oleh kreatifitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran berwawasan karakter. Tujuan dari pelatihan penyusunan media pembelajaran bagi guru MGMP sejarah SMA Se-Kabupaten Malang adalah untuk memberi ketrampilan kepada guru sejarah SMA agar dapat menyusun berbagai macam media pembelajaran berbasis nilai - nilai pendidikan karakter pada materi relief candi Jago. Metode yang digunakan yiatu c eramah, pendampingan dan proyek penyusunan media pembelajaran. Hasil pelatihan penyusunan media pembelajaran berbasis MindMalpe yaitu seluruh guru dapat menyusun media pembelajaran sejarah berbasis afektif. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan maka 95% mengatakan kegitan penyusunan media pembelajaran bermanfaat.