Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kejadian Kecacingan Pada Petugas Pengangkut Sampah Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Kota Kendari Nasrul Nasrul; Arimaswati Arimaswati; La Ode Alifariki
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v12i1.131

Abstract

Infeksi cacing terjadi pada orang yang kurang memperhatikan perilaku kebersihan diri, sanitasi lingkungan rumah dan kurangnya pengetahuan tentang kecacingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecacingan pada petugas pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Total sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 45 petugas pengangkut sampah. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan mikroskopis terhadap adanya infeksi cacing dari petugas pengangkut sampah. pada pemeriksaan sampel menunjukkan bahwa terdapat 6 responden dari 45 responden yang terinfeksi cacing. Uji statistic yang digunakan adalah chi square pada derajat kesalahan alfa 0,05.Cacing yang menginfeksi petugas pengangkut sampah adalah jenis cacing STH yaitu Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura. Faktor yang berhubungan dengan kejadian kecacingan adalah pengetahuan (ρ = 0,031), penyediaan air bersih (ρ = 0,031), sarana pembuangan tinja (ρ = 0,031), jenis tempat sampah (ρ = 0,031) dan jenis lantai rumah (ρ = 0,023). Dari Penelitian ini dapat disimpukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan,  perilaku dan sanitasi lingkungan rumah terhadap kejadian kecacingan pada petugas pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari
EVALUASI METODE PELAKSANAAN DAN PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PROYEK PEKERJAAN LPB DAN LPA PADA JALAN MADUSILA KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI Ahmad Loding; Nasrul Nasrul; Mappa Nashrun; Anafi Minmahddun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.146 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v7i1.27226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Metode dan Produktivitas Alat Berat Pada Proyek Jalan Madusila Kota Kendari pada item pekerjaan lapis pondasi agregat kelas B dan lapis pondasi agregat kelas A. Alat berat yang diteliti pada tugas akhir ini adalah wheel loader, dump truck, motor grader, vibrator roller dan water tank truck. Perhitungan Analisa produktivitas alat berat mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 28 Tahun 2016 Bidang Binamarga. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada pekerjaan Lapis pondasi agregat kelas B, 1 unit wheel loader bekerja selama 11 hari dan alat yang digunakan 7 unit alat dump truck, 1 unit alat motor grader, 1 unit alat vibrator roller, 1 unit alat water tank truck dan lapis pondasi agregat kelas A, 1 unit wheel loader bekerja selama 8 hari dan alat yang dugunakan  7 unit alat dump truck, 1 unit alat motor grader, 1 unit alat vibrator roller dan 1 unit alat water tank truck
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH KACA SEBAGAI BAHAN TAMBAH FILLER PADA LAPIS PERMUKAAN AC-BC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Nasrul Nasrul; La ode Muhammad Fadil; Rini Sriyani
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v10i2.29970

Abstract

Pada campuran perkerasan aspal membutuhkan bahan pengisi filler untuk mendukung kinerja konstruksi lapis perkerasan agar mampu untuk menahan beban lalu lintas. Pada penelitian ini memanfaatkan limbah kaca yang memiliki sifat mengikat yang cukup tinggi sebagai bahan substitusi filler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan filler kaca dan tanpa filler kaca terhadap karakteristik marshall. Penetapan variasi filler kaca sebesar 0% 1%, 2%, 3%, 4%, 5% terhadap total berat filler. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan limbah kaca dengan variasi 1%, 2%, 3%, 4%, 5%  menghasilkan nilai stabilitas, marshall quotient, dan VFA yang lebih rendah dibandingkan dengan campuran 0% filler kaca. Sebaliknya terjadi peningkatan nilai flow, VMA, dan VIM seiring bertambahnya filler kaca dengan kadar filler 1%, 2%, 3%, 4%, 5%  sedangkan pada variasi 0% memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan filler kaca. Hal ini dikarenakan filler kaca tidak bereaksi terhadap aspal dimana filler added kaca tidak dapat mengabsorpsi aspal yang mengakibatkan persentase rongga menjadi meningkat sehingga ikatan antara aspal dan agregat dalam campuran menjadi lemah dan lebih lentur.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR WALIKOTA KENDARI Nasrul Nasrul; Septy Marlina Putri Sari; Nini H Aswad; Romy Talanipa; Muh. Thahir Azikin
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v10i3.31252

Abstract

Studi penerapan pelaksanaan Alat Pelindung Diri dan identifikasi bahaya pada proyek Pembangunan Kantor Walikota Kendari menggunakan jenis penelitian kualitatif berupa data primer yang diperoleh dengan melakukan penelitian langsung di lokasi proyek dan memberikan interview kepada petugas K3 di lokasi, serta data sekunder berupa Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) dari manajemen proyek. Berdasarkan hasil observasi lapangan, wawancara pekerja dan hasil penilaian prosedur, penerapan SMK3 pada proyek Pembangunan Kantor Walikota Kendari dapat dikatakan terorganisir, tetapi masih kurang dalam hal penerapan dan pengendalian. Karena masih terdapat beberapa pekerja yang tidak menerapkan APD dengan baik serta terjadi beberapa kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek. Persentase yang di dapat dari hasil observasi yaitu dengan nilai 67%, dimana perlu adanya pembinaan kembali serta penerapan K3 harus dilaksanakan sesuai perencanaan, aturan, pedoman, komitmen dan kebijakan, sehingga tidak terjadi kecelakaan kerja. 
Metode Pelaksanaan Lapis Pondasi Agregat Kelas A “Studi Kasus Rekonstruksi Jalan Lingkar Wawonii” Andhika Ulil Amri; Nasrul Narul; La Welendo
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 4 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v6i4.28748

Abstract

Lapis Pondasi Agregat Kelas A (LPA) adalah campuran agregat dengan berbagai fraksi dan material yang digunakan untuk pondasi perkerasan aspal maupun perkerasan beton. Lapis Pondasi Agregat Kelas A pada Proyek Rekonstruksi Jalan Lingkar Wawonii meliputi pekerjaan penghamparan, pemadatan, dan pengujian material. Adapun tujuan dari penulisan dan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pelaksanaan Lapis Pondasi Agregat Kelas A pada proyek rekonstruksi jalan lingkar Wawonii. Dimana pembuatan jalan ini bermaksud untuk mengatasi permasalahan lalulintas. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa metode pelaksanaan di lapangan sudah sesuai dengan spesifikasi Jalan dan Jembatan 2018, pelaksanaan pekerjaan terkendala dengan instensitas hujan yang tinggi di lokasi pekerjaan dan harus menunggu sampai cuaca kembali normal untuk melanjutkan pekerjaan.
Potential Erosion in Mining, Oil Palm Plantations, and Watersheds Reforestation Areas Ahmad Syarif Sukri; M. Saripuddin; . Nasrul; Romy Talanipa
Civil Engineering Journal Vol 9, No 9 (2023): September
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2023-09-09-07

Abstract

Erosion forecasting is a complex issue generated by numerous causes, the extent of which varies based on the unique area and conditions. Changes in rainfall, land cover, and watershed function are the primary causes of increased erosion. This study aims to scrutinize the actual and potential erosion in the mining area (MA), oil palm plantations (OPP), and watersheds reforestation (WR) in Asoloe, South Konawe, Indonesia. We utilized qualitative research methods and surveys with the USLE model. MA shares the highest actual erosion with 332.30 tons/ha/year, with an average erosion of 27.69 tons/ha/year from 2011 to 2022. Meanwhile, the potential erosion is 4747.19 tons/ha/year, with an average of 395.60 tons/ha/year. In terms of current conditions, 44.6% of rainfall engenders erosion with more than 0.5 t/ha and 33.9% with more than 1 t/ha. This study successfully demonstrates that for given location and area characteristics, high amounts of rainfall and changes in land function eminently affect soil erosion and that the potential erosion changes that occur in the Asoloe watershed every year are exceptionally influenced by changes in land use and land function. Therefore, some mitigation strategies and policies must be taken to reduce the risk of future erosion. Doi: 10.28991/CEJ-2023-09-09-07 Full Text: PDF
Evolution and Implications of Changes in Seismic Load Codes for Earthquake Resistant Structures Design Abdul Kadir; Ahmad Syarif Sukri; Nini Hasriani Aswad; . Masdiana; . Nasrul
Civil Engineering Journal Vol 10, No 1 (2024): January
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2024-010-01-04

Abstract

Seismic load is a critical load that can trigger damage or collapse of structures, especially in earthquake-prone areas. The susceptibility of structures to seismic loads is influenced by factors related to soil characteristics and structural behavior. This paper comprehensively examines the development of Indonesian seismic code design parameters and their comparison with the current seismic code. The results of the analysis showed that the design spectral acceleration of short-period AD and long-period A1 SKBI 1987 and SNI 2002 increased with increasing PGA values, with a consistent pattern of SC < SD < SE. Unlike the previous two codes, design spectral acceleration AD and A1 SNI 2012 and SNI 2019 experience fluctuations in all types of soil. The ratio design spectral acceleration of AD and A1 SNI 2019 to KBI 1987 and SNI 2002 varies; there are up, fixed, and down for SC, SD, and SE soil conditions. The ratio of design spectral acceleration AD and A1 SNI 2019 to SNI 2012 designs also varies; this condition is due to changes in site coefficients. There were significant changes to the SKBI 1987 and SNI 2002 structural systems, especially the low and medium seismic levels. The increase in the seismic influence coefficient ratio of some cities varies for each type of soil and code. The increase in the 1970 PMI seismic coefficient was < 30% for all soil types, and the highest percentage increase occurred in SC soil types. The increase in seismic coefficient in SKBI 1987, SNI 2002, and SNI 2012 is more dominant in SE soil types. Doi: 10.28991/CEJ-2024-010-01-04 Full Text: PDF
Analisis Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Pengguna Jalan Dan Lingkungan Jalan Belimbing-Anduonohu, Kota Kendari Siti Nurjanah Ahmad; Muh. Thahir Azikin; Agustan; Nasrul; Anafi Minmahddun
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i3.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi dampak kerusakan jalan, seperti ketidaknyamanan, peningkatan risiko kecelakaan, dan kerugian ekonomi pada pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Metode penelitian ini menggunakan survei langsung  dengan mengukur/mendidentifikasi kerusakan jalan dan metode menggunakan kuesioner dengan beberapa pertanyaan yang diajukan dalam kuesioner ini mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 3 Tahun 2006 dan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan Penelitian ini menggunakan kuisioner yang dibagikan kepada 60 responden untuk mengetahui perspektif/persepsi responden sebagai pengguna dan masyarakat sekitar ruas  jalan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa macam kerusakan yang terjadi. Jenis kerusakannya adalah retak kulit buaya, retak memanjang, retak sambungan, beda tinggi badan jalan dan bahu jalan, tambalan, dan lubang yang nantinya sangat berdampak pada ketidaknyamanan dan kurangnya rasa aman bagi pengendara/pengemudi dan masyarakat sekitar. Berdasarkan analisis dampak dari kerusakan jalan yang terjadi ditinjau dari tiap aspek kenyamanan didapatkan faktor yang berpengaruh seperti: 1). kecelakaan kendaraan merupakan aspek keamanan yang paling berpengaruh bagi pengguna jalan dan masyarakat, 2). efektifitas perjalanan merupakan faktor yang berpengaruh bagi aspek kenyamanan pengguna jalan dan pencemaran udara merupakan faktor berpengaruh bagi aspek kenyamanan masyarakat sekitar.
Evaluasi Kinerja Proyek dengan Metode Earned Value pada Proyek Jalan Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara (Ruas Jalan Wolo-Bts Kota Kolaka II) Widya Nyoman; Nasrul; Abdul Kadir; La Welendo; Siti Nurjannah Ahmad; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Try Sugiyarto Soeparyanto
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v10i1.98

Abstract

Pekerjaan konstruksi berkembang pesat yang terlihat dari semakin banyaknya pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat hingga pemerintah daerah dengan tujuan dapat berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi. Hal itu memberikan tuntutan kepada pelaksana pembangunan infrastruktur untuk terus menerus meningkatkan layanan mutu dan kualitas pekerjaan serta mengoptimalisasi biaya pelaksanaan dan waktu pelaksanaan agar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja proyek pembangunan jalan nasional di Provinsi Sulawesi Tenggara. Objek penelitian dalam studi ini adalah proyek Preservasi Jalan Wolo – Bts. Kota Kolaka II, yang dilaksanakan mulai tanggal 9 November 2022 sampai 1 Mei 2024.Metode yang akan digunakan dalam mengevaluasi kinerja proyek jalan nasional di Provinsi Sulawesi Tenggara dalam penelitian adalah Earned Value Management (EVM). Hasil penelitian menunjukkan nilai varians jadwal (SV) bernilai Rp. 34.173.266.742,58 dan nilai indeks kinerja jadwal (SPI) = 0,59<1 yang berarti bahwa proyek mengalami keterlambatan dari jadwal rencana. Sedangkan dari aspek biaya menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek pembangunan jalan memperoleh keuntungan, hal ini ditunjukkan dari nilai varians biaya (CV) bernilai Rp. 8.059.644.682,48 dengan nilai indeks kinerja biaya (CPI) = 1,11>1. 
Evaluasi Penyebab Kerusakan Jalan Dan Upaya Penanganan Pada Ruas Jalan Tawarombadaka – Solewatu (Bundaran) Kec. Tinodo, Kab. Kolaka Timur Nasrul; Siti Nurjannah Ahmad; Romy Suryaningrat Edwin Tamburaka; Abdul Kadir; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Kadir Ramadan
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v10i1.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan dan penyebab kerusakan pada struktur perkerasan lentur di ruas jalan Tawarombadaka – Solewatu (Bundaran), Kecamatan Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah Pavement Condition Index (PCI) dan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kerusakan sebagian besar ruas jalan berada dalam kondisi buruk hingga sangat buruk, dengan mayoritas kerusakan berupa retak kulit buaya sebesar 88.54% dan amblas sebesar 24.99%. Dari total panjang ruas jalan 3000 meter yang dibagi menjadi 30 segmen, nilai rata-rata PCI keseluruhan segmen jalan adalah 67.94, termasuk dalam kategori baik. Penyebab kerusakan ruas jalan ini berdasarkan hasil analisis laboratorium menunjukkan adanya perbedaan antara job mix design dan hasil uji laboratorium terutama kadar aspal. Selain itu, analisis saringan menunjukkan gradasi agregat pada beberapa nomor saringan berada di bawah spesifikasi job mix design, menandakan kurangnya penggunaan agregat halus dalam campuran beton aspal, yang mengakibatkan banyak rongga atau ruang kosong antar agregat. Kekurangan agregat halus ini dapat menyebabkan berbagai masalah yang memengaruhi kinerja dan umur layanan jalan. Upaya penanganan yang dilakukan adalah dengan melaukan penambalan permukaan dan rehabilitasi atau penambalan.