Claim Missing Document
Check
Articles

Pilihan Rasional Petani Padi Miskin di Kabupaten Ngawi Pada Musim Paceklik Sukma, Panggih Setyaning; Handoyo, Pambudi; Agustin, Dewien
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 5 (2025): Volume 3, Nomor 5, June 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15590957

Abstract

This research analyzes the rational choices of impoverished rice farmers in Ngawi Regency during paceklik, a critical period with no income from harvests. Using qualitative methods and James Coleman's Rational Choice Theory, this study identifies the farmers' strategies in extreme limitations. Farmers are proven to be rational actors who prioritize survival, manifested in: 1) tight spending control and personal food reserves; 2) seeking supplementary work; 3) taking on "pay-one-debt-with-another" loans for urgent needs and production capital; and 4) utilizing social capital from family networks. These choices, though often risky and perpetuating the cycle of poverty, are the farmers' optimal decisions for survival amidst structural constraints. This research affirms that rationality must be understood from the actor's perspective, not an external one, and emphasizes the importance of relevant policies to enhance the resilience of impoverished farmers.
Penguatan Teknologi dan Manajemen Kopi Kelud sebagai Produk Unggulan dan Produk Pendukung Inisiasi Agro-Eduekowisata di Kabupaten Kediri Handoyo, Pambudi; Nurjannah, Ika; Wibawa, Rindu Puspita; Mulyaningtyas, Ratna Dewi
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v8i2.719

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kopi Kelud sebagai produk unggulan yang berdaya saing dengan jangkauan pemasaran yang luas. Metode yang digunakan meliputi rancang bangun, pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh meliputi peningkatan produktifitas tanaman kopi melalui teknik sambung untuk menghasilkan bibit sesuai induknya. Introduksi mesin huller jenis mobile kapasitas 100 kg/jam menggunakan penggerak motor 5,5 PK dengan transmisi 4 pulley dan 2 v-belt dirancang untuk memperkuat proses pengupasan kering kopi. Sedangkan penguatan manajemen dilakukan melalui transformasi pemasaran dari mouth to mouth menjadi digital marketing berbasis web yang terintegrasi dengan media sosial instagram. Efektifitas kegiatan ini dilihat dari perbandingan nilai pre- dan post test terkait pengetahuan peserta dimana diperoleh untuk pelatihan produktifitas tanaman kopi Robusta dari rata-rata skor 62 menjadi sebesar 96, maintenance & operational huller dari skor 67 menjadi sebesar 98, dan digital marketing dari skor 35 menjadi sebesar 83.
PENGEMBANGAN RANTAI NILAI KOPI LOKAL KABUPATEN MAGETAN MELALUI INTERVENSI BUDIDAYA, TEKNOLOGI, DAN MANAJEMEN KEUANGAN Novitasari, Handini; Handoyo, Pambudi; Mulyaningtiyas, Ratna Dewi
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i2.962

Abstract

Kegiatan pemberdayaan petani kopi di Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan sebagai respon atas rendahnya produktivitas, lemahnya manajemen usaha, dan minimnya teknologi pascapanen pada petani kopi lokal. Mitra kegiatan terdiri dari UKM Java Lawu, 19 petani kopi, dan Karang Taruna desa. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani sebagai supplier kopi melalui pelatihan Good Agricultural Practices (GAP), teknik sambung pucuk, manajemen hama, penggunaan mesin sortasi, dan pencatatan keuangan. Tim pelaksana menggunakan metode rancang bangun teknologi, pelatihan, dan pendampingan partisipatif berbasis komunitas. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra pada setiap tahapan, dengan rerata peningkatan skor post- test sebesar 38–45% dibandingkan pre- test. Karang Taruna berhasil menjalankan operasional mesin sortasi dan sebagian petani mulai menggunakan pencatatan digital sederhana. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif dan kontekstual mampu memperkuat keberdayaan petani sebagai pelaku agribisnis kopi. Kegiatan ini memberikan dasar kuat bagi pengembangan sistem pertanian berkelanjutan dan berbasis komunitas di wilayah perdesaan.
INTEGRASI TEKNOLOGI ROASTING DAN LITERASI FINANSIAL DALAM PENGUATAN USAHA TANI KOPI RAKYAT Handoyo, Pambudi; Nurjannah, Ika; Wibawa, Rindu Puspita; Mulyaningtiyas, Ratna Dewi
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v9i2.965

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan dengan kontribusi penting bagi perekonomian masyarakat di lereng Gunung Wilis, Kabupaten Kediri. Namun, tahap pascapanen, khususnya pada proses penyangraian, masih menghadapi sejumlah kendala. Sebagian besar petani menggunakan mesin roasting berkapasitas besar yang tidak sesuai dengan volume produksi, sehingga menimbulkan inefisiensi energi, ketidakstabilan mutu hasil sangrai, serta tingginya biaya operasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani kopi melalui penerapan mesin roasting kapasitas kecil yang lebih sesuai kebutuhan, disertai edukasi manajemen usaha berbasis literasi keuangan sederhana. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan partisipatif, pendampingan teknis, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi teknis roasting dengan rata-rata skor naik dari 53,1 menjadi 81,4, serta peningkatan kemampuan manajerial dari 48,6 menjadi 79,3. Dari sisi ekonomi, terjadi kenaikan pendapatan petani; Gapoktan Subur Makmur meningkat dari Rp27,6 juta menjadi Rp31,2 juta per musim, sedangkan Gapoktan Harapan Jaya naik dari Rp25,9 juta menjadi Rp29,1 juta. Selain itu, lebih dari 65% petani mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Program ini tidak hanya memperkuat daya saing produk kopi rakyat, tetapi juga berpotensi direplikasi di kelompok tani lain sebagai strategi penguatan ekonomi berkelanjutan.
Pengaruh Window Shopping Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Sosiologi (Studi Kasus: Siswa Kelas XI-11 SMAN 13 Surabaya Pada Materi Konflik Sosial & Kekerasan) Eka , Desak Gede Ayu; Handoyo, Pambudi; Hidajat, Tauchid Sjarief; Izzati, Alfisyahr; Lestari, Mutiara Dwi; Baity, Noik Cahya; Arbangisah, Risal; Arrifah, Zilla Nur
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v4i3.3017

Abstract

This study aims to examine the effect of the Window Shopping learning method on improving student learning outcomes in Sociology, particularly on the topic of social conflict and violence. The background of this research is rooted in the low levels of student participation and understanding due to the dominance of less interactive lecture-based methods. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed, involving students from class XI-11 at SMAN 13 Surabaya as research subjects. The study was conducted in two cycles: the first cycle used the lecture method, while the second cycle implemented the Window Shopping method. The results indicated an increase in the average learning outcomes from 50.59 to 82.94, with a difference of 32.35 points. The normality test confirmed that the data were normally distributed, and the paired sample t-test revealed a statistically significant difference (p < 0.05). These findings demonstrate that the Window Shopping method effectively enhances student learning, particularly for abstract and complex material.
Konstruksi Mahasiswa Terhadap Kesenjangan Sosial Ekonomi di Lingkungan Kampus Kota Surabaya Shafwa, Ailsa Fitri; Handoyo, Pambudi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.6957

Abstract

Kesenjangan sosial merupakan suatu keadaan dimana tidak seimbang dari masyarakat untuk menerima akses yang terdapat didalam suatu masyarakat. Dalam lingkungan kampus, kesenjangan sosial seringkali dirasakan oleh mahasiswa yang memiliki tingkat ekonomi rendah. Dimana sering mendapatkan perlakuan yang tidak adil didalam sebuah pergaulan atau pertemanan. Pada masa ini, dimana era teknologi informasi yang semakin memadai, membuat banyak dari mahasiswa mulai mengerti fashion atau merk-merk dari barang branded yang dari situ menandakan status sosial mereka. Status sosial tersebut yang kemudian menentukan segalanya sehingga membuat pola dari pergaulan mahasiswa melekat pada status sosial yang kemudian dapat menyebabkan kesenjangan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat stastus sosial ekonomi mahasiswa yang dapat mempengaruhi pola pergaulan atau pertemanan sehingga menyebabkan kesenjangan sosial. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitataif. Yang dimanan teknik pengumpulan datta berasal daru penelitian ini berasal dari dua sumber, yaitu dari data primer yang didapat dari sumber pertama secara langsung dan dari data sekunder yang diperoleh dari berita, jurnal, tesis dan skripsi. Penelitian ini menggunakan teori Max Weber mengenai stratifikasi sosial tau yang biasa dapat disebut kelas, ststus, dn kekuasaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa yang berada di Kota Surabaya memiliki persepsi bermacam-macam terkait adanya kesenjangan sosial yang ada di lingkungan kampus. 
Pola Adaptasi Mahasiswa Rantau Luar Surabaya Dalam Menghadapi Cuture Shock Prayoga, Abim Prima; Handoyo, Pambudi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.6974

Abstract

Indonesia memiliki ribuan pulau yang membentang dari sabang hingga ke merauke. Masing-masing pulau tersebut memiliki perbedaan baik dalam kebubudayaan, perekonomian, dan mata penceharian. Adaptasi merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Setiap individu harus berinteraksi dengan individu lainnya dengan berbagai perbedaan latar belakang budaya. Hal tersebut menjadi tantangan bagi individu untuk mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui lebih dalam bagaimana pola adaptasi mahasiswa rantau luar suarabaya dalam menghadapi culture shock. Peneliti menggunakan salah satu jenis pendekatan dari beberapa jenis penelitian, yaitu menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori ernometodologi sebagai landasan untuk menetahui lebih dalam tema penelitian ini. Adapun culture shock yang dialami mahasiswa atau narasumber dalam penelitian ini adalah kemacetan, cuaca, pola pengaturan keuangan, dan pola pertemanan yang ada di Surabaya. Setelah berhasil beradaptasi dengan lingkungan baru, kedua narasumber merasakan lebih nyaman dan tenang untuk tinggal di Surabaya.
Stratifikasi Sosial dan Implikasinya pada Sistem Bagi Hasil Masyarakat Petani Leilani, St Sarah; Handoyo, Pambudi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 11, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.57427

Abstract

Stratifikasi merupakan suatu sistem bertingkat yang membagi masyarakat menjadi beberapa lapisan dengan tingkatan yang berbeda-beda. Pada masyarakat petani, stratifikasi sosial terlihat jelas terutama terkait dengan perbedaan struktur ekonomi. Perbedaan tersebut terlihat dari kepemilikan tanah, penguasaan alat produksi, tingkat skala penanaman modal usaha, dan pola hubungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur kelas pada masyarakat petani dan mengkaji sistem bagi hasil yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dan menerapkan analisis dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur masyarakat petani terdiri dari pemilik tanah dan pemilik tanah yang terbentuk berdasarkan kedudukan dan peran. Sistem bagi hasil pada masyarakat petani pada umumnya melibatkan maro, mertelu, dan merpat, tergantung pada jenis komoditas yang dihasilkan.
Dynamics of Social Interaction and Survival Strategies in the Prostitute Community in Bungurasih Surabaya ALFARISI, M. SALMAN; Nugroho, Agung; Handoyo, Pambudi
Jurnal Paradigma Vol 28 No 2 (2024): July 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/paradigma.v28i2.12499

Abstract

The prostitute industry has long been a subject of research interest in the social, economic, and cultural contexts of various regions around the world. In Indonesia, especially in the Bungurasih area of Surabaya, the existence of the prostitute community raises various important questions regarding social dynamics, survival strategies, and the welfare conditions of the individuals involved in it. Therefore, the aim of this research is to understand the dynamics of socio-economic life and to find out the survival strategies of prostitutes in Bungurasih Surabaya. This research uses the theory of symbolic interactionism proposed by George Herbert Mead. This research uses qualitative research methods, with data collection techniques in the form of literature studies and field studies, which contain two techniques, namely observation and interviews. The results of this research show that the dynamics of social interactions in the prostitute community are very complex and involve various parties, including fellow prostitutes, pimps, law enforcement officers, and the surrounding community. These relationships can be cooperative or competitive and are often influenced by economic factors and social controls. The prostitutes must overcome significant social stigma and discrimination, which can impact their psychological and emotional well-being.
Transformasi Peran Perempuan Desa dalam Belenggu Budaya Patriarki Iqbal, Muhammad Falih; Harianto, Sugeng; Handoyo, Pambudi
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 20 No. 1 (2023): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v20i1.13

Abstract

Studi dan diskusi mengenai marginalisasi perempuan masih banyak berkutat pada bentuk- bentuk ketidaksetaraan dan diskriminasi gender. Artikel berupa hasil kajian literatur yang berusaha mengisi kekosongan studi mengenai bagaimana transformasi peran perempuan desa sebagai bentuk perlawanan dalam belenggu budaya patriarki yang masih kental. Tujuan kajian adalah mengidentifikasi transformasi peran perempuan desa pada beberapa aspek yang masih terbelenggu oleh budaya patriarki. Dokumen kepustakaan yang digunakan berupa buku, jurnal, tesis, dan skripsi yang relevan. Hasil kajian menjelaskan kedudukan dan peran perempuan di dalam kehidupan masyarakat desa telah mengalami perubahan pada beberapa aspek, yakni politik, pendidikan, ekonomi dan keluarga, maupun sosial dan budaya. Kedudukan dan peran perempuan desa tidak dapat dimarginalisasi dengan kekuasaan dan dominasi laki-laki. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menuntun perempuan menuju derajat yang setara di dalam sistem sosial masyarakat desa, meskipun faktor ekonomi dan budaya masih menghambat mobilitas sosial perempuan di desa. Temuan itu sejalan dengan hakikat perempuan sebagai makhluk sosial yang memiliki hak untuk bebas berekspresi, berpendapat, mengembangkan potensi, dan lain-lain.