Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

DAMPAK YANG TIMBUL PASCA PENGEMBANGAN OBJEK WISATA RELIGI PONDOK MENGAJI AZ-ZIKR Haryani; Rini Asmariati; Ezra Aditia
JURNAL REKAYASA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya pembangunan Pondok Mengaji Az-Zikr dan menjadikan salah satu objek wisata religi berbasis mitigasi bencana di Nagari kataping di Kabupaten Padang Pariaman, memberikan dampak kepada lingkungan kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. Melalui penyebaran kuisioner yang dilakukan pada 2 waktu yang berbeda kepada pengunjung dan penjual di sekitar kawasan dan pengolahan data menggunakan pendekatan pendekatan triangulasi. Didapat adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pembangunan objek wisata religi berbasis mitigasi bencana pondok mengaji AZ-Zikri. Perbedaan tersebut dilihat dari karakteristik pengunjung, Dampak ekonomi, Dampak Lingkungan dan Dampak Sosial Budaya. Secara ekonomi, meningkatan perekonomian warga. Secara lingkungan, tidak merusak lingkungan dan konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan. Secara sosial budaya, masyarakat disekitar objek wisata religi ini berjalan normal, masyarakat justru merasa senang karena tempat tinggal mereka makin banyak dikunjungi oleh pengunjung baik dari dalam maupun luar daerah.
ANALISIS SPASIAL JANGKAUAN FASILITAS PENDIDIKAN FORMAL DI KECAMATAN LUBUK ALUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN Aditia, Ezra; Asmariati, Rini; Triana, Era; Handoyo
JURNAL REKAYASA Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Lubuk Alung sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL) dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Padang Pariaman tahun 2020-2040. Lokasi penempatan dari fasilitas pendidikan formal (SD, SLTP dan SLTA) dengan tingkat yang sama di Kecamatan Lubuk Alung cenderung berdekatan, dengan kondisi seperti ini diindikasi bahwa jarak jangkauan pelayanan fasilitas pendidikan formal yang tidak optimal ke seluruh wilayah administrasi kecamatan sebagai PKL. Penelitian ini bertujuan untuk menilai jarak jangkauan fasilitas pendidikan formal berbasis geospasial di Kecamatan Lubuk Alung . Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan analisis komparatif digunakan untuk membandingkan analisis jaringan (Network Analysis) dan analisis buffering untuk mengetahui jarak jangkauan dengan menggunakan ArcGIS PRO, serta analisis geospasial lainnya. Data dalam penelitian ini di peroleh dari dokumen kajian, survei lapangan dan pemetaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terjangkaunya pelayanan pendidikan formal di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.
Tsunami Disaster Preparedness Among School Community: New Evidence From Emerging Country Haryani; Ezra Aditia; Friska Seftiyani; Rini Asmariati; Listy Vermana
Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Vol. 10 No. 1 (2026): Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education (June Edition)
Publisher : Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sjdgge.v10i1.668

Abstract

This study evaluates the tsunami preparedness levels of six schools in Nagari Kataping, Padang Pariaman Regency, West Sumatra—one of the world's most vulnerable regions. A quantitative survey was conducted involving 160 respondents, including students, teachers, and principals. Preparedness was assessed based on five parameters: knowledge and attitudes, policies and guidelines, emergency response plans, early warning systems, and resource mobilization. Non-parametric tests (Kruskal–Wallis and Mann–Whitney U) were used to analyze significant variations in preparedness among the schools, with overall scores ranging from "not ready" to "ready." The results showed that teachers had higher preparedness scores compared to students and principals, while male students demonstrated slightly better preparedness than females. The parameters for knowledge and attitudes and emergency response plans were relatively strong, whereas early warning systems and resource mobilization were weak. Theoretically, this study extends the Disaster Risk Reduction (DRR) framework by introducing a preparedness index that captures intra-school variations based on roles, demographics, and institutional capacity. Practically, the findings provide recommendations for integrating DRR into curricula, strengthening school leadership, and increasing investment in early warning systems. Policy implications emphasize the importance of safe school programs and gender-sensitive disaster education in rural areas.