Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Guru Sekolah Dasar dalam Menciptakan Kelas Inklusif yang Ramah bagi Anak Berkebutuhan Khusus Guesa Maiwinda; Dini Susanti; Ridania Ekawati; Vini Wela Susanti; Sekar Harum Pratiwi; Jepri Naldi; Nurasna Harahap; Aulia Rahmi
Menara Pengabdian Vol 6, No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v6i1.8198

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman dan keterampilan guru sekolah dasar dalam mengelola kelas inklusif yang ramah bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Fokus kegiatan adalah penguatan kapasitas guru melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik penyusunan strategi pembelajaran inklusif. Pokok bahasan meliputi konsep pendidikan inklusif, identifikasi karakteristik ABK, pengelolaan kelas yang ramah, adaptasi pembelajaran, serta pengembangan lingkungan belajar yang mendukung keberagaman peserta didik. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru dalam menciptakan kelas yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan ABK. Metode yang digunakan berupa pelatihan partisipatif, diskusi kelompok, studi kasus, dan pendampingan implementasi di kelas. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang pendidikan inklusif, kemampuan merancang pembelajaran yang adaptif, serta terciptanya lingkungan kelas yang lebihramah, aman, dan mendukung perkembangan seluruh peserta didik.
Profile of Social Cohesion Ability of SDN 15 Pamatang Panjang Students, Sijunjung Regency Fadil Maiseptian; Erna Dewita; Mezia Kemala Sari; Dini Susanti; Nurhamsi Deswila
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 13 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/soshum.v13i1.76-87

Abstract

The importance of developing students' social cohesion attitudes cannot be separated from the heterogeneous conditions of Indonesian society. Cultural diversity, ethnicity, language, race, religion, and customs can cause differences in understanding and perspective on an object so this has the potential to cause divisions between members of the community. The purpose of this study was to determine the social cohesion ability of elementary school students from the aspect of belonging, mutual openness, recognition/award, and participation/goal. This type of research uses a quantitative descriptive approach. The data collection technique used a social cohesion questionnaire with a total sampling of 53 people as research subjects. The data analysis technique used the percentage formula P=f/N x 100%. The condition of students' social cohesion from the aspect of belonging, mutual openness, recognition/award, and participation/goal is in the high category. Therefore, students need to develop themselves through various study group activities, to be able to take valuable lessons for their future. Student study groups will help hone various student abilities, including a sense of belonging, mutual openness, recognition/awards, and participation goal.
Integration of Character Values in Cultural Arts Learning in Elementary Schools Yulia Septi Wahyuni; Yesika Novita Rahmi; Nurhanifa Tamba; Dini Susanti
Journal of Learning Improvement and Lesson Study Vol. 5 No. 2 (2025): JLILS (December Edition)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jlils.v5i2.183

Abstract

This study analyzes the integration of character values in Cultural Arts learning in elementary schools, teacher strategies for instilling these values, and students’ behavioral responses and development. A descriptive qualitative approach was used with 3 Cultural Arts teachers and 78 fourth- and fifth-grade students, purposively selected. Data were collected through 12 observation sessions using a character values observation sheet, semi-structured interviews, and documentation including lesson plans (RPP), activity photos, and student artworks. Data were analyzed thematically through reduction, presentation, and conclusion drawing, with validity strengthened by source triangulation and member checking. The results indicate that the integration of character values—discipline, responsibility, cooperation, and cultural appreciation—consistently appeared in classroom activities. The most effective teacher strategies included group art projects, reflective discussions, introduction of local artifacts, and teacher role modeling. Empirical evidence showed an increase in students’ ability to appreciate peers’ work (78%), participation in discussions on local cultural symbols (70%), and student responsibility (66%), along with a decrease in disciplinary issues. These findings confirm that character-based Cultural Arts learning provides meaningful learning experiences and can serve as a model for character education implementation in elementary schools.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Pada Guru MIN 1 Tanah Datar Yufi Latmini Lasari; Desty Ayu Anastasha; Ridania Ekawati; Vini Wela Septiana; Dini Susanti; Nisaul Mardhiyah; Mardella Putri; Putri Maharani
Menara Pengabdian Vol 5, No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i2.7477

Abstract

Studi pendahuluan melalui wawancara di MIN 1 Tanah Datar menunjukkan bahwa guru masih mengalami keterbatasan dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang inovatif  karena masih belum optimalnya penguasaan keterampilan teknis dan minimnya pelatihan. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis Android. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) yang meliputi peletakan prinsip dasar, perencanaan, pengumpulan dan analisis data, serta aksi berbasis pembangunan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru, dengan seluruh aspek pelatihan berada pada kategori baik hingga sangat baik. Selain itu,terbangun juga jaringan kerja sama antar guru dalam pembelajaran digital, serta tumbuhnya semangat kolaboratif yang mendukung keberlanjutan program