Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Sistem Analisis Beban Kerja Berbasis Elektronik (E-ABK) di Kecamatan Pakal Kota Surabaya Dhea Roesita Rahmasari; Eva Hany Fanida
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v3i2.3161

Abstract

Implementation of an Electronic-Based Workload Analysis System (E-ABK) in Pakal District, Surabaya City aims to increase the efficiency and effectiveness of employee workload management in supporting public services. This research aims to determine the implementation of the Electronic Based Workload Analysis (E-ABK) system in Pakal District, Surabaya City. This research uses a descriptive method with a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The research focus uses four factors for the success of E-Government implementation: coordination, cooperation, responsibility sharing, communication. The research results show that although the E-ABK website helps in managing and calculating workload analysis, there are still obstacles in its use. Coordination, coordination is quite good but still less effective due to differences in the level of understanding of employees which hinders the coordination process. Cooperation, cooperation between related parties has been going well. Responsibility sharing, the division of responsibilities or workload is in accordance with each task. Communication, open communication regarding the implementation of the E-ABK website still has obstacles, especially in the ineffective delivery of information and differences in the level of employee understanding.
Efektivitas Aplikasi “Sayang Warga” dalam Meningkatkan Pelayanan Pendataan Warga oleh Kader Surabaya Hebat (KSH) di Kelurahan Sememi Kota Surabaya Grescia Alfita Miryana; Eva Hany Fanida
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v3i2.3163

Abstract

The implementation of e-government is an important step in public service innovation. The Surabaya City Government created the Sayang Warga (ASW) Application as a solution to the development of public service technology. This type of research uses descriptive qualitative research. This study measures the effectiveness of digital-based public services according to Pedrosa et al. (2020). The results of the study showed that ASW was considered effective in relation to citizen data collection services carried out by the Great Surabaya Cadres in Sememi Village, Surabaya City. In terms of ease of use, ASW makes it easier to record and report citizen problems in real time. Useful, this application provides benefits in accelerating the work of cadres. Simple, user-friendly application design makes it easier to record citizen data. Trustworthy, the application has good security measures. Available, this application faces technical obstacles such as internet disruptions that affect work efficiency. Understandably, the application design is easy to understand, but the survey menu is quite confusing. Consistent, this application maintains a simple design. Fast, this application supports fast and efficient data collection, even though there is overlapping of village employee duties.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PENGUJIAN KELAYAKAN KENDARAAN BERMOTOR MELALUI SISTEM PELAYANAN ELEKTRONIK (E-KIR) DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SIDOARJO Rachmadini Rizqillah; Eva Hany Fanida
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i9.12102

Abstract

Perkembangan teknologi mendorong pemerintahan untuk memberikan layanan yang efisien melalui e-government. Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo meluncurkan aplikasi E-KIR untuk mempermudah layanan administrasi uji kelayakan kendaraan bermotor. Namun, pelaksanaannya menghadapi kendala seperti prosedur online yang kurang maksimal, gangguan aplikasi, dan keterbatasan akses di beberapa ponsel. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pelayanan E-KIR menggunakan teori efektivitas e-government Savinatunazah (2019) dengan indikator prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, biaya pelayanan, produk pelayanan, sarana prasarana, dan kompetensi petugas. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi E-KIR cukup efektif, mempermudah masyarakat lebih efisien, tersedianya jadwal uji, terdapat alur uji yang jelas, pendaftran bisa dari rumah, tanpa harus antri teralalu lama di lokasi, dan mengurangi calo. Namun, Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo perlu meningkatkan efektivitas dengan mengintegrasikan seluruh tahapan dalam satu fitur yang efisien, memperbaiki stabilitas jaringan, serta memastikan kompatibilitas sistem dengan berbagai perangkat, agar pelayanan dapat diakses lebih luas oleh masyarakat uji kendaraan bermotor.
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Petani Tambak oleh Pemerintah Desa Tambak Kalisogo Kabupaten Sidoarjo Khusherawati, Naprillia; Melda Fadiyah Hidayat; Harmanto, Harmanto; Eva Hany Fanida
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7969

Abstract

Daerah di provinsi Jawa Timur yang memiliki banyak potensi tambak adalah Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Wilayah desa yang 70% berupa tambak menjadikan mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani tambak. Pengelolaan tambak dilakukan oleh petani tambak dengan metode tradisional atau ilmu turun temurun yang dipelajari secara otodidak. Kondisi tersebut mengakibatkan adanya keterbatasan kemampuan budidaya yang dimiliki. Oleh karenanya, diperlukan adanya peran pemerintah desa dalam melakukan pemberdayaan terhadap kelompok petani tambak untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal yakni budidaya perikanan tambak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah desa terhadap kelompok petani tambak di Desa Tambak Kalisogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis dilakukan menggunakan kerangka teori pemberdayaan masyarakat menurut Scheyvens yang terdiri atas pemberdayaan ekonomi, psikologis, sosial, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan yang dilakukan pemerintah desa masih memerlukan peningkatan signifikan, khususnya pada aspek pemberdayaan psikologis dan sosial. Minimnya keterlibatan pemerintah desa dalam aktivitas kelompok petani tambak menjadi kendala dalam tercapainya pemberdayaan yang maksimal. Maka dari itu, penelitian ini menyarankan perlunya perbaikan dalam pola interaksi antara pemerintah desa dan kelompok petani tambak, serta penguatan kapasitas kelompok melalui pendekatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk mencapai pemberdayaan yang optimal.
Inovasi Aplikasi Sistem Data dan Layanan Sejahtera Bersama Bupati (SIDAYA SEHATI) dalam Optimalisasi Penyaluran Bantuan Sosial di Kabupaten Bangkalan Royhan Hidayat; Eva Hany Fanida
Jembatan Hukum : Kajian ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Jembatan Hukum : Kajian ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/jembatan.v2i2.1636

Abstract

In improving the quality of public services in the social sector, the Social Service Office of Bangkalan Regency introduced an innovation called the SIDAYA SEHATI Application (Prosperous Data and Service System with the Regent) to address various challenges related to the distribution of social assistance in the region. The study seeks to describe the SIDAYA SEHATI Application contributes to improving the effectiveness of social aid distribution, using a qualitative descriptive method with the analysis framework based on the innovation criteria outlined in Permen PAN-RB No. 91 of 2021, which includes 5 key aspects: having novelty, effectiveness, usefulness, ease of dissemination, and sustainability. Data were collected through observations, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed that the innovation of the SIDAYA SEHATI Application in optimizing the distribution of social assistance in Bangkalan Regency has met the criteria of having good novelty, but socialization still needs to be improved. Effective criteria have been achieved well, but the account verification process is still less effective. Useful criteria have been well realized, but the unavailability of password recovery options is still an obstacle for the community. The criterion of being easy to disseminate has been well realized, but server stability still needs to be addressed. Sustainable criteria have been well implemented, but unfortunately this innovation is still not available on the Play Store or App Store.
Efektivitas Strategi Pemerintah Desa Sendang, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban dalam Mengelola APBDes Riyan Nur Fitri Pratama; Noviana Eka Widyastuti; Innama Dwi Wahyunarni; Novi Dwi Arianti; Ghina Ardlillah; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida; Muhammad Farid Ma'ruf
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11178

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami strategi Pemerintah Desa Sendang dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2024. Lokasi penelitian berada di Desa Sendang, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, dengan pengumpulan data berlangsung dari April hingga Juni 2025. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci seperti Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara, Ketua BPD, dan tokoh masyarakat, serta data sekunder dari dokumen resmi seperti laporan realisasi APBDes, RKPDes, dan dokumen Musrenbangdes. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, sementara analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengelolaan APBDes 2024 menunjukkan capaian realisasi sebesar Rp1.676.547.601 dari total anggaran Rp1.725.041.775,63, atau sekitar 97,19%. Meski mencerminkan pelaksanaan anggaran yang cukup tinggi, efektivitasnya perlu ditinjau dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan, dokumen RKPDes menjadi acuan utama, dengan musyawarah desa sebagai wadah partisipasi masyarakat, meskipun keterlibatan warga masih bersifat simbolik. Efektivitas pengelolaan APBDes ditopang oleh kepemimpinan komunikatif, peran aktif aparatur desa, serta penggunaan Siskeudes. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya pengawasan, serta ketergantungan pada dana pusat masih menjadi kendala yang harus diatasi melalui penguatan mekanisme musyawarah dan peningkatan kapasitas aparatur desa.