Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Tentang Radikalisme Agama (Studi di Kecamatan Mpunda Kota Bima) Nurmawadah Rahmah; Muh. Zubair; Bagdawansyah Alqadri
PALAPA Vol 10 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : LP2M STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/palapa.v10i2.1985

Abstract

This study aims to determine the public's perception of religious radicalism and the role of religious leaders in anticipating religious radicalism in Mpunda District, Bima City. This study uses a qualitative approach with the type of research is descriptive. This research was conducted in Mpunda District, Bima City for one month, the subjects of this research were the people in Mpunda District, Bima City, and the research informants were government officials, community leaders, and religious leaders. Data collection techniques used in this study were observation, structured interviews, and documentation. To analyze the data using 3 methods according to Miles and Huberman, including data reduction (Data Reduction), data presentation (Data Display), Verification/Conclusion Drawing. The results showed that people's perceptions of religious radicalism: (1) Religious radicalism arises because of a lack of understanding of religion, (2) The view that only Islam adheres to radical movements is wrong because radicalism can potentially be carried out by all religions. The role of religious leaders in anticipating religious radicalism is to provide counseling to the public about the dangers of radicalism.
Peran Orang Tua dalam Mendorong Motivasi Belajar Anak Selama Pembelajaran Daring Pada Mata Pelajaran PPKn (Studi di Lingkungan Tolotongga) Muliati Muliati; Muh. Zubair; Basariah Basariah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.821

Abstract

Pandemi COVID -19 menyebabkan segala aktivitas harus dilakukan dari rumah termasuk pada bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran orang tua dalam mendorong motivasi belajar anak selama pembelajaran daring pada mata pelajaran ppkn. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Lingkungan Tolotongga Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima, dengan subjek 9 anak dan 9 orang tua siswa. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran orang tua dalam mendorong motivasi belajar anak selama pembelajaran daring yaitu subjek pertama orang tua memiliki peran yang tinggi di dalam mendorong motivasi belajar anak. Subjek kedua, orang tua memiliki peran motivasi belajar anak sedang. Subjek ketiga, peran orang tua dalam mendorong motivasi belajar anak rendah. Anak memiliki motivasi belajar terbilang rendah.. Hasil tersebut membuktikan bahwa orang tua mempunyai peran yang sangat penting dalam mengasah dan mengembangkan kemampuan sang anak. Orang tua merupakan orang pertama dan pendidik utama di keluarga. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya secara maksimal supaya anak terdidik di semua aspek dan mengembangkan peran orang tua sebagai pendidik dikeluarga. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak baik bagi orang tua dalam mendorong motivasi belajar anak-anak.
Analisis Kebutuhan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) dalam Pembelajaran PPKn Muh. Ismail; Muh. Zubair; Bagdawansyah Alqadri; Basariah Basariah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1027

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan zaman. Saat ini perkembangan teknologi dan informasi sudah sangat pesat sehingga sangat memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi. Akan tetapi dalam prakteknya masih banyak terdapat proses pembelajaran PPKn yang belum didasarkan pada pemanfaatan teknologi dan informasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk melakukan analisis kebutuhan guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis TPACK tingkat SMA kota Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subyek penelitian ini adalah guru MGMP PPKn kota Mataram. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik Focus Group Discussion (FGD) dan mengisi penilian diri. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% telah melakukan pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi. Dari data tersebut sebanyak 25% subyek telah melaksanakan pembelajaran PPKn dengan menggunakan pendekatan TPACK. Sebanyak 100% subyek menyatakan beberapa kebutuhan yang diperlukan dalam pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan TPACK adalah ketersediaan fasilitas seperti jaringan internet yang bisa diakses sampai ke kelas-kelas, ketersediaan computer yang bisa digunakan siswa, LCD untuk menampilkan materi di kelas, dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa masih terdapat beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi untuk dapat mewujudkan pembelajaran berbasis TPACK. Oleh sebab itu, pemenuhan kebutuhan untuk pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi itu difasilitasi oleh pihak sekolah maupun guru itu sendiri.
Problematika Guru PPKn Menggunakan Media Audio Visual dalam Proses Pembelajaran di Kelas VII SMPN 1 Praya M. Zulfakar Pratama; Muh. Zubair; Hariyanto Hariyanto
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i1.1863

Abstract

Media audio visual merupakan salah satu hal yang paling penting dalam proses kegiatan belajar mengajar yang didalamnya terdapat pesan yang akan diterima oleh siswa, baik berupa bahan ajar dan isi materi yang disajikan menggunakan alat audio visual. Selain itu juga media pembelajarn juga dapat memancing interaksi siswa lebih aktif dan efektif. Oleh sebab itu media pembelajaran sangat perlu diterapkan. Dengan tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui problematika guru PPKn dalam kegiatan pembelajaran di kelas VII SMPN 1 Praya, (2) mengetahui cara menggunakan media audio visual dalam pembelajaran pada mata pelajaran PPKn di kelas VII SMPN 1 Praya, (3) mengetahui problematika guru PPKn menggunakan media audio visual di kelas VII SMPN 1 Praya, (4) mengetahui dampak problematika guru PPKn menggunakan media audio visual dalam proses pembelajaran di kelas VII SMPN 1 Praya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu guru mata pelajaran PPKn. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan dengan reduksi data dan penyajian data, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat problematika guru PPKn dalam kegiatan pembelajaran di kelas yaitu terdapat kendala atau kesulitan saat memproduksi, (2) dalam menggunakan media audio visual terdapat kendala yaitu kurangnya alat media, (3) terdapat kendala guru saat menggunakan media audio visual yaitu saat pembuatan, pelaksanaan dan pengevaluasian, (4) terdapat dampak positif dan negative dari guru dan dari peserta didik.
Civic Culture dalam Ritual Bebubus Batu Pada Masyarakat Suku Sasak Nila Sari; Muh. Zubair; Sawaludin Sawaludin; Bagdawansyah Alqadri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1217

Abstract

Kajian Civic Culture dalam Ritual Bebubus Batu pada masyarakat suku sasak dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kepada para generasi muda untuk selalu menjaga dan melestarikan budaya ini agar para generasi selajutnya bisa menikmati budaya ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pelaksanaan Ritual Bebubus Batu di Desa Sapit; (2) Nilai-nilai yang terdapat dalam pelaksanaan Ritual Bebubus Batu sebagai Civic Culture di Desa Sapit. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Ritual Bebubus Batu terbagi menjadi tiga tahapan dalam proses pelaksanaannya yaitu tahap Persiapan, tahap Pelaksanaan dan tahap Penutup. Tahap Persiapan meliputi musyawarah dan penyiapan bahan dan alat ritual. Tahap pelaksanaan terdiri dari ngatong dulang (membawa sampak), nyampang (menaruh makanan di atas sampang), nyandang (menaruh makanan di dalam kampu). Tahap Penutup terdiri dari zikir, doa dan begibung (makan bersama). Nilai-nilai yang terdapat dalam Ritual Bebubus Batu sebagai Civic Culture di Desa Sapit yaitu nilai Demokratis, Religius, Gotong Royong, Kebersamaan, Tolong Menolong dan Cinta Damai, Disiplin dan Taat Aturan serta nilai Kebersihan.
Tradisi Maulid Nabi Masyarakat Suku Sasak: (Studi di Dusun Gubuk Barat Desa Mamben Daya Kabupaten Lombok Timur) Dina Aulia; Lalu Sumardi; Bagdawansyah Alqadri; Muh. Zubair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1230

Abstract

Maulid nabi adalah salah seremonial keagamaan yang dilaksanakan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Salah satu daerah yang rutin dalam memperingati perayaan tradisi maulid nabi Muhammad SAW yakni Dusun Gubuk Barat Desa Mamben Daya yang terletak di Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Tujuan diadakannya penelitian ini untuk mengetahui proses pelaksanaan dan nilai nilai yang terkandung dalam perayaan Maulid nabi di Dusun Gubuk Barat Desa Mamben Daya Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perayaan tradisi maulid nabi di Dusun Gubuk Barat Desa Mamben Daya memiliki dua tahapan yakni pra acara dan acara puncak. Masing-masing tahapan memiliki beberapa rangkaian. Perayaan tradisi maulid nabi di Dusun Gubuk Barat ini dilaksanakan mulai dari tanggal 1 hingga 12 Rabiul Awwal. Puncak acara wajib dilaksanakan pada tanggal 12 Rabiul Awwal dari pagi hingga sore hari. Keunikan tradisi ini terdapat pada sanganan yang hanya ada pada perayaan maulid nabi.  Selain itu pada perayaan tradisi Maulid nabi ini memiliki beberapa nilai yang terkandung di dalamnya. Nilai tersebut antara lain; nilai keagamaan, nilai kebersamaan, nilai tolong menolong, nilai keindahan dan nilai budaya.
Upaya Guru PPKn dalam Mengatasi Kenakalan Siswa di SMPN 5 Mataram Ego Saputra; Dahlan Dahlan; Edy Kurniawansyah; Muh. Zubair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1234

Abstract

Kenakalan siswa menjadi masalah nasional yang sering terjadi di Indonesia. Kenakalan siswa merupakan semua tingkah laku atau tindakan tidak baik yang dilakukan siswa dan dapat melanggar norma serta hukum yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui upaya guru PPKn dalam mengatasi kenakalan siswa di SMPN 5 Mataram dan kendala yang dihadapi guru PPKn dalam mengatasi kenakalan siswa di SMPN 5 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus (case study). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil peneltian menunjukkan bahwa upaya guru PPKn dalam mengatasi kenakalan siswa di SMPN 5 Mataram yakni (a) upaya preventif: membuat kontrak belajar dan sosialisasi/penyuluhan dengan pihak terkait, (b) upaya refsesif: memberikan teguran secara lisan/tulisan, kerjasama dengan guru BP/BK dan guru mata pelajaran, memberikan sanksi, dan buku kasus, (c) upaya kuratif: absen khusus dan pemberian siraman rohani. Adapun kendala guru PPKn dalam mengatasi kenakalan siswa yaitu kurangnya perhatian orang tua, adanya guru yang cuti, pengaruh lingkungan/media massa, dan kurangnya minat belajar siswa.
Peranan Pemuda dalam Membentuk Civic Culture Melalui Sanggar Tari Rahayu Lombok Tengah Karenina Aulia Hidayat; Edy Herianto; Sawaludin Sawaludin; Muh. Zubair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1236

Abstract

Kajian peranan pemuda dalam membentuk civic culture melalui Sanggar Tari Rahayu Lombok Tengah dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya generasi muda bahwa pentingnya menjaga civic culture agar tidak berubah dan tergeser oleh zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan pemuda dalam membentuk civic culture dan faktor-faktor yang mempengaruhi peranan pemuda dalam membentuk civic culture melalui Sanggar Tari Rahayu Lombok Tengah. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan metode deskriptif. Subyek dan informan penelitian ini diidentifikasi dengan menggunakan teknik purposif. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi data.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima macam peranan pemuda dalam membentuk civic culture dan terdapat dua faktor yang mempengaruhi perananpemuda dalam membentuk civic culture melalui Sanggar Tari Rahayu Lombok Tengah. Kesimpulan penelitian ini yaitu pemuda memiliki beberapa peranan yang mengandung nilai-nilai positif yang dapat membentuk civic culture diantaranya yaitu peranan aktif, peranan pasif, peranan partisipasif, peranan yang diharapkan dan peranan yang disesuaikan. Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi peranan pemuda dalam membentuk civic culture melalui Sanggar Tari Rahayu Lombok Tengah dibagi menjadi dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
MENINGKATKAN KESADARAN DIRI MASYARAKAT DESA BATUYANG TENTANG PENTINGNYA MENJAGA KEBERSIHAN DIRI DAN LINGKUNGAN Muh. Zubair; Pieter Umbu Resi Ndapamede; Pratiwi Pratiwi; Ramadhania Nur Fadhila; Muhammad Dia’ul Asfani; Novita Sintia Dewi; Muhammad Yazid Zidane Akbar; Mahraen Mahraen; Aryndi Adrashaofy Flolya; Novia Anggraini; Muh. Faturahman
Jurnal Pepadu Vol 3 No 4 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i4.1996

Abstract

Karya tulis ini mengambil tema tentang kebersihan diri dan lingkungan. Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi lapangan, dokumentasi dan studi pustaka yang diolah dan dianalisis sehingga pada akhirnya dapat ditarik kesimpulan. Kebersihan merupakan cara manusia untuk menjaga diri dan lingkungannya agar tercipta kehidupan yang nyaman dan sehat. Menjaga diri dan lingkungan tetap bersih akan memberikan dampak yang positif untuk ke depannya. Namun, masalah tentang kebersihan diri dan lingkungan tidak ada habisnya. Di Desa Batuyang, kesadaran masyarakat akan hal tersebut masih minim. Oleh karena itu, KKN-T Universitas Mataram berupaya untuk meningkatkan dan membentuk mindset pentingnya kebersihan diri dan lingkungan melalui sosialisasi kebersihan diri dan lingkungan di SDN 2 Batuyang, edukasi tentang kebersihan diri pada anak-anak, dan melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan sampah.
Implementasi Program Kampus Mengajar Angkatan 4 dan Dampaknya Terhadap Budaya Literasi Siswa di SDN 43 Cakranegara Hesti Andriyani; Muh. Zubair; Bagdawansyah Alqadri; Mohammad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1200

Abstract

Kampus Mengajar merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk membantu meningkatkan literasi, numerasi, adaptasi teknologi dan administrasi sekolah. Hadirnya program kampus mengajar ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa di seluruh indonesia untuk meningkatan kemampuan soft skill dan hard skill  nya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk implementasi program kampus mengajar, hambatan yang dihadapi serta dampak dari program kampus mengajar terhadap budaya literasi siswa di SDN 43 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan penedekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, Wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan data yang telah diambil menunjukkan bahwa bentuk implementasi program kampus mengajar angkatan 4 di SDN 43 Cakranegara  berupa pembuatan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), pembuatan media Pojok Baca, Pengaktifan perpustakaan, Tarik tali keberuntungan, dan Peta Literasi. Hambatan yang dihadapi dalam pegimplementasian program kampus mengajar yakni kurangnya koordinasi pemerintah pusat dengan daerah/sekolah serta sarana dan prasarana yang tidak memadai. Adapun dampak dari Implementasi program kampus mengajar angkatan 4 terhadap Budaya Literasi Siswa dapat dilihat dari hasil tes kemampuan literasi siswa dengan menggunakan portal MBKM yang menunjukkan adanya perubahan sebesar 25,64% dari rentan 0-100%. Jadi program-program yang di implementasikan oleh mahasiswa kampus mengajar dapat memberikan dampak terhadap budaya literasi siswa, meskipun sedikit jika di ukur dari rentang yang ditentukan.