Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Partisipasi Masyarakat dan Permasalahannya pada Kampung Markisa di Kota Tangerang Rahmat Budi Setiawan; Damanhuri Damanhuri; Ria Yuni Lestari
Journal of Civic Education Vol 5 No 4 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v5i4.771

Abstract

The involvement of the community is needed in every development in the thematic villages. This study wants to show community participation in Kampung Markisa. The researcher uses descriptive qualitative method by using purposive sampling technique according to the criteria that have been made. Then for data analysis, researchers used data collection models, data reduction, data presentation, and conclusions. Meanwhile, the validity of the research data used source triangulation and technical triangulation. The results of this study shows that the participation of the people of Kampung Markisa are quite good that reflects from decision making, implementation, and evaluation. However, taking advantage of the benefits has not been maximized from the economic aspect, although from the environmental aspect there have been positive impacts. Regarding the responsibility in participating, the people of Kampung Markisa are disciplined in obeying regulations related to development, namely environmental change. Besides that the community is committed to the success of all development and maintaining the results of development in the future.
Pengembangan Media Pembelajaran Google Site Dalam Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Apriani Kusuma Ayu; Ria Yuni Lestari; Reza Mauldy Raharja
Journal of Civic Education Vol 5 No 4 (2022): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v5i4.881

Abstract

In today's digital age, the use of innovative learning media is on the rise, and one such media that has proven to be effective is Google site. This platform offers a plethora of interactive features such as videos and quizzes that can be customized to meet specific learning objectives. This study focuses on the use of Google site as a teaching aid for Pancasila Education in class VII at SMP 4 Serang, Banten, where students have expressed a lack of interest in the subject. Employing a Research and Development (R&D) methodology, this study aims to develop an effective teaching tool that fosters creativity in students. Results indicate a significant improvement in students' creativity levels, as evidenced by pretest and posttest scores. Furthermore, the response from 36 students who used Google site in class VII SMPN 4 Kota Serang was overwhelmingly positive, scoring 120.7, with a percentage of 80.5%, indicating a "High" rating.
PELESTARIAN KESENIAN TARI BUAYA PUTIH SEBAGAI UPAYA MENJAGA NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL (Studi Deskriptif di Kampung Curugdahu Kab. Serang) Umiyah; Dinar Sugiana Fitrayadi; Ria Yuni Lestari
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.963 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam kesenian tari buaya putih di kampung Curugdahu Kabupaten Serang, (2) strategi bentuk pelestarian kesenian tari buaya putih di kampung Curugdahu Kabupaten Serang, (3) tantangan dalam melestarikan kesenian tari buaya putih di kampung Curugdahu Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi serta keabsahan data menggunaka triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam kesenian tari buaya putih yaitu nilai religi, nilai estetika, nilai gotong royong dan nilai moral. Berbagai nilai tersebut menjadi sesuatu hal yang sangat penting di kesenian tari buaya putih karena nilai-nilai tersebut dapat dimaknai dengan baik apabila para anggota kesenian menjalankan kesenian tari buaya putih ini secara rutin dilakukan dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam setiap tahapan dari persiapan, pelaksanaan dan penutupan. Selain itu, dibutuhkan sebuah strategi untuk melestarikan kesenian tari buaya putih yaitu dengan cara adanya sebuah fasilitator, koordinar dan dinamisator dalam pelestarian baik dari pengelola sanggar maupun dari pemerintah. Terdapat pula sebuah tantangan baik secara internal maupun internal yang dihadapi dalam proses pelestarian kesenian tari buaya putih yang mana faktor internal dipengaruhi oleh dalam diri misalnya motivasi dalam diri dalam melestarikannya, sedangkan untuk faktor internal yang dihadapi ialah adanya budaya luar, perkembangan teknologi serta sarana dan prasarana kurang memadai.
Sinergitas Peran Pemerintah Daerah dan Masyarakat Adat dalam Menjaga Kearifan Lokal Siti Padia Hijriyana; Ria Yuni Lestari; Ronni Juwandi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.15699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinergitas peran pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menjaga kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi serta keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan suatu kearifan lokal di Kampung Adat Urug yang dilihat dari sistem kepercayaan, budaya, tradisi, norma dan mitos masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat adat Urug. Terdapat pula sebuah tantangan secara internal dan eksternal yang dihadapi masyarakat adat Urug dalam menjaga kearifan lokal yang ada di lingkungannya yang didorong oleh adanya era digitalisasi. Guna melestarikan kearifan lokal tersebut peranan pemerintah daerah khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor sebagai fasilitator, koordinator dan dinamisator dalam melestarikan nilai-nilai kearifan lokal di kampung adat khususnya Kampung Adat Urug tersebut telah ditemukan adanya suatu sinergitas dengan masyarakat adat Urug dalam pelestarian nilai-nilai budaya serta tradisi di Kampung Adat Urug sebagai upaya menjaga kearifan lokal namun dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sinergitas yang ada belum terbangun secara optimal.
Development Digital Comic Using Pixton Based Of Model Problem Based Learning (PBL) On PPKn Material In Class VII Junior High School 10 At Serang City Desi Ardianti; Ria Yuni Lestari; Wika Hardika Legiani
Journal Civics and Social Studies Vol 7, No 1 (2023): Vol 7 no 1 Tahun 2023
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/civicos.v7i1.2901

Abstract

Abstrak This research was conducted to develop digital comic learning media in the subject of Pancasila and Citizenship Education which was carried out at SMP Negeri 10 Kota Serang. The purpose of developing digital comics is to help teachers in facilitating teachers in learning activities in the classroom and to attract students' attention. This research was conducted using the research and development (R&D) method using the Borg & Gall model which has been modified by Sugiono into 5 stages of development. Expert validation aims to determine the feasibility of the media carried out by two experts, namely media experts and material experts, obtaining a score of 80.00% from media experts who are categorized as feasible and obtaining a value of 81.33% from material experts who are included in the very feasible category. Trials were held to find out the responses and assessments of students which were carried out on 54 respondents who obtained a score of 83.22% which can be categorized as very feasible learning media.Keywords: Development, Digital Comic, Pancasila and Civic Education. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan media pembelajaran komik digital pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang dilakukan di SMP Negeri 10 Kota Serang. Tujuan dilakukan pengembangan komik digital yaitu untuk memembantu guru dalam memudahkan guru dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas dan untuk menarik perhatian siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan {R&D) menggunakan model Borg & Gall yang telah dimodifikasi oleh Sugiono menjadi 5 tahap pengembangan. Validasi ahli bertujuan untuk mengetahui kelayakan media yang dilakukan oleh dua orang ahli yaitu ahli media dan ahli materi memperoleh nilai 80,00% dari ahli media yang dikategorikan layak dan memperoleh nilai 81,33% dari ahli materi yang termasuk dalam kategori sangat layak. Uji coba diadakan untuk mengetahui respon dan penilaian dari peserta didik yang dilakukan pada 54 responden yang memperoleh nilai 83,22% yang dapat dikategorikan bahwa media pembelajaran sangat layak.Kata Kunci:  Pengembangan, Komik Digital, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
EKSISTENSI MOTIF BATIK KHAS DAERAH DIKALANGAN MASYARAKAT KOTA SERANG SEBAGAI CIVIC CULTURE Sukmawati Sukmawati; Damanhuri Damanhuri; Ria Yuni Lestari
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi motif batik khas Daerah dikalangan masyarakat Kota Serang sebagai civic culture. Penelitian dilakukan di Kota Serang menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber adalah DINKOPUKMPERINDAG Kota Serang, produsen batik pusaka Banten, dan masyarakat Kota Serang. Hasil penelitian menunjukan batik khas Kota Serang sudah eksis dikalangan masyarakat Kota Serang, walaupun terdapat beberapa masyarakat belum mengetahui dan menggunakan batik khas Kota Serang, namun keberadaannya sudah diketahui oleh masyarakat. Pemerintah Kota Serang sudah melakukan upaya dengan promosi serta memberikan dukungan kepada produsen batik pada kegiatan pameran dan acara kebudayaan yang diselenggarakan, meskipun dalam proses sosialisasinya belum dilaksanakan secara menyeluruh disemua kalangan masyarakat. Pada proses produksi batik khas Kota Serang terdapat hambatan di skill para pengrajin dan harga bahan baku yang tidak stabil serta awamnya masyarakat terhadap pengetahuan jenis-jenis batik sehingga berdampak masyarakat masih memilih menggunakan batik khas dari Kota lain.
The Role of the Center for Community Learning Activities in Providing Educational Rights to Prisoners Assisted Class IIB Serang Prison Yulyanti Saparina Ria Yuni Lestari; Wika Hardika Legiani
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.776

Abstract

The purpose of this study was to determine the role of the Center for Community Learning Activities (Pkbm) in providing educational rights to prisoners inmates. This research was conducted at PKBM Bina Pengayoman Rutan Class IIB Serang using a qualitative approach. Collecting data using observation, interviews, and documentation. The results of the study found that PKBM plays a very important role in giving education rights to Correctional Families by holding teaching and learning activities for package A, B, and C equality programs. In addition to teaching and learning activities, skills training is also held by making handicrafts and training in the arts of music. The role of PKBM cannot be separated from the supporting factors from the Serang City Education Office and the Serang City Library and Archives Service which always provide learning resources for PKBM students. However, there are inhibiting factors in PKBM activities in providing educational rights to Correctional Assisted Residents, namely Correctional Assisted Residents do not understand the rights they must obtain while serving their detention period.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Membentuk Profil Peserta Didik sebagai Pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Kota Serang Setia Susanti Indriani; Ria Yuni Lestari; Ronni Juwandi
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v11i3.11360

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana implementasI projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam membentuk profil peserta didik sebagai pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Kota Serang.  Metode yang digunakan adalah deskriptif melalui pendekatan kualitatif, dilakukanya pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Saat observasi berlangsung peran peneliti sebagai pengamat sehingga menjadi instrument kunci pada penelitian ini. Perihal wawancara, peneliti menentukan informan sebagai narasumber yang dianggap mengetahui hal yang dimaksud peneliti selama penelitian, informan yang telah ditentukan ialah Kepala Sekolah, Wakasek Kurikulum dan Kesiswaan, Guru sebagai Koordinator Projek dan Peserta didik kelas VII. .Analisis data yang dipergunakan yaitu reduksi data, selanjutnya penyajian data, terakhir menarik kesimpulan, keabsahan data yang diperoleh atas metode triangulasi data. Hasil yang  ditemui dari penelitian ini adalah 1) Kegiatan projek yang berjalan sesuai dengan gambaran pelaksanaan P5 yang ditetapkan Kemendikbudristek, 2)  Peserta didik yang terbentuk karakter pada dimensi Profil pelajar Pancasila tercermin pada perilaku peserta didik SMP Negeri 1 Kota Serang. 3) Dapat menghadapi tantangan yang ada dengan melakukan beberapa upaya yang tepat. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini bahwa SMP Negeri 1 Kota Serang sudah dengan baik dan sesuai harapan berdasarkan pada tujuan pendidikan dan pedoman untuk pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
Analisis Tradisi Ritual Adat Seren Taun Kasepuhan Cisungsang Dalam Upaya Pelestarian Budaya Aldi Septiyansah; Dinar Sugiana Fitrayadi; Ria Yuni Lestari
MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 1, No 2 (2023): November 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v1i2.1325

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan ritual adat seren taun di Kasepuhan Cisungsang, untuk mengetahui nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam pelaksanaan ritual adat seren taun di Kasepuhan Cisungsang, dan untuk mengetahui bagaimana upaya pelestarian budaya pada generasi muda melalui ritual adat seren taun di Kasepuhan Cisungsang. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan dengan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini, di antaranya observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini, di antaranya rangkaian ritual adat sebelum sampai setelah Seren Taun terdiri atas Nibakeun Sri Ka Bumi (Menurunkan Padi Ke Tanah (Ngamitkeun Sri Ti Bumi (Padi yang Sudah di Panen di Periksa Kembali (Rasul Pare Ti Leuit (Mengatur Kembali Padi yang Sudah ada di Leuit/Lumbung (Seren Taun (Menyerahkan Hasil Panen (dan Cacah Jiwa (Pendataan Ulang Penduduk Kesepuhan). Nilai-nilai yang terkandung dalam Ritual Adat Seren Taun di Kasepuhan Cisungsang, yaitu nilai gotong royong, nilai spiritual atau nilai keterikatan dengan leluhur, dan nilai menjaga dan melestarikan alam. Upaya-upaya yang dilakukan untuk melestarikan budaya melalui ritual adat Seren Taun, di antaranya mempertahankan, menjaga, melestarikan, serta mewarisi budaya kasepuhan cisungasang, menyadarkan kepada para generasi muda agar bisa menghargai warisan budaya, menggunakan pakaian adat, dan ikut serta dalam kegiatan pentas seni budaya.
Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dengan Menggunakan Media Web Sanggar Belajar (Studi Deskriptif pada kelas XI di SMA Negeri 8 Kota Serang) Ma’rifah Tuddiniyah; Damanhuri Damanhuri; Ria Yuni Lestari
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.2981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menggunakan media web Sanggar Belajar di SMA Negeri 8 Kota Serang, serta untuk mengetahui bagaimana kendala yang dihadapi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menggunakan media web Sanggar Belajar di SMA Negeri 8 Kota Serang, dan untuk mengetahui bagaimana solusi yang dilakukan dalam mengatasi kendala pembelajaran pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menggunakan web Sanggar Belajar di SMA Negeri 8 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dengan cara menggunakan observasi wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dikemukakan bahwa dalam media web Sanggar Belajar telah dimanfaatkan dan digunakan dengan baik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMA Negeri 8 Kota Serang sebagai media penunjang pembelajaran. Guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan telah mengikuti dan diberikan pelatihan pembelajaran berbasis web yang diberi nama web Sanggar Belajar untuk proses pembelajaran. Sehingga peserta didik dapat dengan mudah menggunakan media web Sanggar Belajar dalam pembelajaran karena materinya dapat dikases dan digunakan dimana saja dan kapan saja sehingga pembelajaran lebih mudah digunakan oleh peserta didik. Kendala yang dihadapi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menggunakan web Sanggar Belajar yaitu jaringan internet, sistem server yang bermasalah, selain itu terdapat beberapa peserta didik yang kurang fokus dalam pembelajaran. Adapun solusi untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menggunakan media web Sanggar Belajar adalah dengan memperhatikan dan meningkatkan 1) kebijakan dan perencanaan, 2) Kepemimpinan, 3) Infastruktur dan sumber daya, 4) Manajemen, 5) kemampuan dan kompetensi mengajar dari guru, dan 6) tingkat dukungan teknis