Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Optimization of Tannic Acid Polymerization to Improve the Efficiency of Dye-Sensitized Solar Cells: Effect of Temperature and Monomer Concentration Agustini, Dwi; Hardeli, Hardeli; Oktavia, Budhi; Permatasari, Putri
Jurnal Riset Kimia Vol. 16 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrk.v16i2.823

Abstract

This study investigates the effects of temperature and monomer concentration on tannic acid polymerization to enhance dye-sensitized solar cell (DSSC) efficiency. Tannic acid was polymerized using Trimethylolpropane Triglycidyl Ether (TMPGDE) as a crosslinker, with monomer concentrations of 2, 2.5, and 3 grams and temperatures ranging from 30°C to 110°C. UV-Vis analysis revealed a bathochromic shift in poly-tannic acid, indicating increased light absorption in the 200-800 nm range. FTIR confirmed the formation of new ether groups, signifying successful polymerization. The highest DSSC efficiency (8.984%) was achieved with 2.5 grams of monomer at 50°C, significantly outperforming unpolymerized tannic acid (1.35%). The optimal poly-tannic acid has an average molecular weight of 32,610.1568 and a polymerization degree of 19.182. This research demonstrates the potential of tannic acid polymerization for improving DSSC performance, paving the way for more efficient and cost-effective organic solar cells.
Validity of E-Module Based on Problem Based Learning Integrated Demonstration Video and Science Literacy Aulia, Annisa; Hardeli, Hardeli
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 4, No 1 (2022): January 2022
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v4i1.6497

Abstract

The time of mechanical insurgency 4.0 is a period of digitalization in different areas particularly within the field of instruction so it takes educating fabric that can increment understudy movement in learning. This type of research is educational design research using the Plomp model. This model consists of three steps: (1) preliminary research, (2) prototyping, and (3) assessment phase. The research instrument used observation sheets, questionnaires, and learning outcomes tests. The e-module was validated by six construct experts and three content experts. This inquires about points to create an e-module of electrolyte and nonelectrolyte solutions based on problem-based learning integrated demonstration videos and scientific literacy and decide the level of validity of created e-module. This sort of investigation is instructive plan inquire about utilizing the plomp model. The appraisal rebellious utilized were perceptions sheets, surveys, and learning results tests. The e-module was approved by five validators, to be specific the build validator and the substance validator. The comes about of the validity of the e-module develop gotten Aiken’s V normal esteem of 0.85 with a substantial category, and the validity of the e-module substance gotten a normal CVI esteem of 1 with a substantial category. Based on the results of the study, it was concluded that the problem-based learning e-module of electrolyte and nonelectrolyte solutions integrated with demonstration videos and scientific literacy developed was valid.
Peningkatan Efisiensi Poli Tanin Sebagai Dye Pada Dye Sensitized Solar Cell Menggunakan Crosslinker Glutaraldehyde Subriadi, Hanifah Putri Indah; Hardeli, Hardeli
REACTOR: Journal of Research on Chemistry and Engineering Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/reactor.v4i1.72

Abstract

Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) is the latest generation of solar cells with dyes as absorbers of photons from sunlight. At this time, the DSSC efficiency obtained is still relatively low so that research on DSSC is still being developed to produce DSSC with higher efficiency. One of the methods used to increase the efficiency of DSSC is polymerization of dyes. Polymerization of dyes aims to increase conjugated double bonds. The more conjugated double bonds, the more photons will be absorbed so that more electrons will flow. In this study, tannins were used as dyes. In the tannin polymerization process, crosslinking agents are used to bind tannin monomers with other tannin monomers. the variable in this study was the volume of the glutaraldehyde crosslinking agent (1.5 mL, 2.5 mL, 3 mL). The results of this study obtained the highest DSSC efficiency of 12.20% at a volume of 2.5 mL of crosslinking agent.
Pengaruh Waktu Kontak dan Kecepatan Pengadukan dengan Metode Batch Terhadap Penyerapan Zat Warna Methyl Orange Pada Biji Kelengkeng Frista, Nada; Kurniawati, Desy; Dewata, Indang; Hardeli, Hardeli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14250

Abstract

Methyl orange merupakan salah satu zat warna yang sering dimanfaatkan dalam industri tekstil maupun kegiatan laboratorium, Zat warna ini tergolong kedalam zat warna anionik dengan ambang batas berkisar 5-10 mg/L dalam perairan, untuk mengurangi limbah zat warna ini perlu dilakukan beberapa upaya, salah satunya yaitu adsorpsi dengan metode batch. Pada pengujian ini memanfaatkan biji kelengkeng sebagai adsorbenya yang telah teraktivasi dengan HNO3 0,01 M untuk menyerap zat warna Methyl orange. Pemilihan biji kelengkeng sebagai adsorben ini didasarkan karena mengandung gugus fungsi yang telah terindentifikasi pada hasil spektrum FTIR seperti O-H, C-H, C=O, dan C-O gugus fungsi ini yang dapat mengikat zat warna Methyl orange. Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai kapasitas penyerapan sebesar 4,63 mg/g dalam keadaan optimum proses adsorpsi pada pH 3, konsentrasi larutan Methyl Orange 80 ppm, ukuran partikel 150 ?m, waktu kontak 150 menit dan kecepatan putaran pengadukan 200 rpm yang terukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 465 nm.
Validasi E-Modul Larutan Penyangga Berbasis PBL dalam Menunjang Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Kelas XI Fase F SMA/MA Afifah Novita Sri Lathifah; Hardeli, Hardeli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi larutan penyangga merupakan materi yang sulit dipahami sehingga peserta didik memerlukan suatu bahan ajar yang dapat membuat peserta didik belajar sesuai dengan gaya belajarnya. Salah satu bahan ajar yang dapat dikembangkan berupa e-modul dengan menggunakan model PBL. Model PBL digunakan agar dapat membantu peserta didik untuk dapat berpikir secara kritis dan kreatif dalam memecahkan permasalahan yang ditemuinya di dunia nyata. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan bahan ajar yang dapat menjadikan peserta didik berpikir kreatif dan kritis serta menunjang gaya belajar peserta didik. Sehingga dikembangkan e-modul materi larutan penyangga berbasis PBL dalam menunjang pembelajaran berdiferensiasi untuk fase f SMA/MA dengan menggunakan model pengembangan plomp. Pada uji validasi e-modul didapatkan validasi e-modul sebesar 0,91 masuk dalam kategori valid.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning pada Materi Nanoteknologi Fase E SMA/MA Al Hamdi, Fuad; Hardeli, Hardeli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanoteknologi merupakan materi pembelajaran baru pada kurikulum merdeka fase E SMA/MA semester ganjil. Berdasarkan penyebaran angket kepada peserta didik dan wawancara kepada guru di 3 SMA negeri di Kota Padang didapat permasalahan bahwa peserta didik sulit memahami materi kimia khususnya materi nanoteknologi dan bahan ajar untuk materi nanoteknologi masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran berbasis problem based learning pada materi nanoteknologi fase E SMA/MA yang valid dan praktis untuk memudahkan peserta didik memahami materi nanoteknologi. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian Educational Design Research (EDR) model plomp. Subjek penelitian ini adalah dosen kimia UNP, guru kimia SMA N 2 Padang dan Peserta didik SMAN 2 Padang. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer dan dikumpulkan menggunakan angket validitas dan lembar praktikalitas. Data hasil validitas dianalisis menggunakan rumus Aiken’s V, sedangkan data praktikalitas dianalisis dengan menentukan presentase praktikalitas dari perbandingan jumlah skor responden dengan jumlah skor maksimal.
Validasi LKPD Berbasis GDL pada Materi Termokimia untuk Fase F SMA/MA Imelda, Fitria; Hardeli, Hardeli; Suryani, Okta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi termokimia adalah salah satu topik pembelajaran yang sulit untuk dipelajari peserta didik sehingga diperlukan bahan ajar yang dapat membantu peserta didik untuk menguasai materi ini. Salah satu bahan ajar yang bisa dikembangkan yaitu Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis GDL. Model GDL diterapkan untuk melatih peserta didik dalam menemukan konsep secara mandiri dan membantu peserta didik dalam memperoleh keterampilan berpikir tingkat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar dalam bentuk LKPD yang diharapkan mampu meningkatkan antusiasme peserta didik dalam belajar dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka. Dengan menggunakan model pengembangan plomp, dikembangkan LKPD berbasis GDL pada materi termokimia untuk mendukung proses pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka pada fase F kelas XI SMA/MA. Uji validitas yang dilakukan pada LKPD didapatkan nilai validitas LKPD sebesar 0,9 dengan kategori valid.
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Etnosains Materi Hidrokarbon Fase F SMA Novita, Rani; Riga, Riga; Hardeli, Hardeli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi Hidrokarbon merupakan materi yang berisfat abstrak dan dianggap sulit oleh peserta didik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis problem based learning terintegrasi etnosains materi hidrokarbon fase F SMA dan menentukan validitas dan praktikalitas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model 4D. Subjek penelitian validitas ini terdiri dari 3 dosen kimia FMIPA UNP dan 2 guru kimia SMA N 1 Tanjung Mutiara. Berpedoman pada data hasil penelitian, menggunakan rumus Aiken’s V didapatkan rata – rata validasi sebesar 0,85 dengan kategori valid. Berdasarkan dari uji praktikalitas oleh 2 guru dan 10 peserta didik diperoleh persentase sebesar 99% dan 94% dengan kategori sangat praktis. Kesimpulan penelitian ini LKPD berbasis problem based learning terintegrasi etnosains fase F SMA telah valid dan sangat praktis.
Deskripsi Proses Pembelajaran dan Hasil Belajar Kimia Fase F Pada Materi Laju Reaksi di SMAN 9 Padang Putri, Ike Erlanda; Hardeli, Hardeli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa pada materi laju reaksi di kelas XI SMA Negeri 9 Padang. Materi laju reaksi dipilih karena memiliki konsep-konsep abstrak yang sering kali sulit dipahami siswa, seperti faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan reaksi dan cara pengukurannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi menggunakan lembar penelitian, wawancara, dan studi dokumensi. Proses pembelajaran kimia fase F di kelas ini mencakup penerapan berbagai metode pembelajaran, termasuk diskusi kelompok, dan eksperimen laboratorium untuk membantu siswa memahami konsep laju reaksi secara lebih konkret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Rendahnya hasil belajar ini disebabkan oleh beberapa komponen proses pembelajaran yang belum terlaksana secara optimal. Perencanaan pembelajaran yang kurang matang serta proses pembelajaran yang kurang efektif menjadi kendala utama dalam mencapai hasil belajar yang diharapkan. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya perbaikan dalam perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran.
Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Laju Reaksi Fase F Meilan, Adinda; Hardeli, Hardeli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan modul yang berbasis problem-based learning pada materi laju reaksi fase F yang memiliki validitas dan praktikalitas tinggi. Penelitian ini menggunakan research and development Model Plomp dan berlangsung hingga tahap prototyping dalam small group, dengan tujuan untuk menilai validitas dan praktikalitas modul yang dikembangkan. Subjek dalam penelitian ini meliputi Dosen Kimia FMIPA Universitas Negeri Padang, guru kimia, serta siswa kelas XI MIPA di SMAN 09 Padang. Analisis data dilakukan menggunakan Rumus Aiken's V dan Rumus Purwanto untuk mengevaluasi tingkat praktikalitas modul. Temuan penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan terbukti valid dan praktis.