Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Kinerja Recloser Pada Penyulang MK04 dan MK06 di ULP Meulaboh Kota Aulia Nanda, Hafidz; Muliadi, Muliadi; Syukri, Syukri; Asyadi, Teuku Murisal; Daili, Cut
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v3i2.641

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik merupakan bagian terpenting dalam menyalurkan energi listrik ke konsumen. Seiring berkembangnya zaman, pertumbuhan jumlah konsumen akan terus bertambah, maka dari itu harus dilakukannya perkembangan di jaringan distribusi listrik, Dalam jarigan distribusi sering terjadi gangguan yang dapat merugikan pengguna. Faktor yang mempengaruhi terjadinya gangguan ada berbagai macam, baik faktor internal maupun eksternal. Sistem distribusi pada jaringan banyak terjadi gangguan diantaranya gangguan arus hubung singkat. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan peralatan proteksi seperti recloser. Recloser merupakan suatu peralatan yang bekerja ketika ada arus gangguan dan memerintahkan operasi membuka atau menutup kepada pemutus aliran listrik secara otomatis sesuai waktu yang telah diatur. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui setting waktu dan arus serta untuk mengetahui kinerja pada recloser saat terjadi arus gangguan. Hasilnya pada saat terjadi gangguan arus hubung singkat sebesar 1847 A maka setting waktu tunda recloser akan semakin lama dan berbeda untuk kedua penyulang yaitu 0,3462 detik pada MK04 dan 0,3356 detik pada MK06 yang berarti selisih 0,0107 detik di antara kedua penyulang. Dan untuk setting waktu recloser tercepat yaitu 0,2800 detik pada MK04 dan 0,2720 detik pada MK06 dengan arus gangguan sebesar 4510 A yang berarti selisih 0,0080 detik di antara kedua penyulang. Kinerja recloser berdasarkan hasil perbandingan antara kedua penyulang dan nilai existing tidak berbeda jauh. Pada MK04 hanya berbeda 0,0044 detik, sedangkan pada MK06 yaitu berbeda 0,0165 detik.
Audit Energi Listrik Pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Herri Muliadi; Muliadi; Syukri; Teuku Murisal Asyadi; Nurlaila Amna
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v3i2.650

Abstract

Energi listrik sangat penting dalam aktifitas sehari-hari, hal ini sangat menunjang dalam operasional di gedung perkantoran dan membutuhkan ketersediaan energi yang besar. Energi listrik digunakan sebagai sumber energi untuk mendukung aktivitas pekerjaan seperti pencahayaan (lampu), tata udara (AC) dan juga alat elektronik seperti komputer dan elektronik lainnya. Berdasarkan hal tersebut, salah satu usaha yang bisa ditempuh untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik adalah dengan melakukan audit energi. Pelaksanaan audit energi listrik dilakukan pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh. Pengauditan energi tersebut bertujuan untuk menghitung kosumsi energi listrik serta menentukan peluang penghematan energi pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif berdasarkan data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil analisis efisiensi energi terhadap pencahayaan, tata udara dan alat elektonik yang telah dilakukan, diketahui bahwa tingkat penggunaan energi listrik di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh penggunaan tergolong sangat efisien. Dengan diperoleh Intesitas Konsumsi Energi (IKE) sebesar 84 kWh/????2/Tahun dan hasil penghematan energi (PPE) sebesar 38,98 kWh/hari. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi maupun menjadi bahan pertimbangan baik dari peneliti sendiri, dan bagi pihak instansi serta menjadi acuan bagi penelitian berikutnya dalam rangka mencapai efisiensi energi.
Analisis Sistem Pengaman Pada Gardu Ditribusi Penyulang BA-30 PT. PLN (Persero) Banda Aceh Murisal Asyadi, Teuku; Syukri, Syukri; Ammar, Faisal
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v4i1.796

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat membuat sistem distribusi pada Unit Layanan Pelanggan (ULP) Merduati Kota semakin bertambah disertai pertumbuhan pengguna energi listrik di wilayah tersebut. Gardu Hubung (GH) yang berada di wilayah kerja ULP Merduati Kota memiliki kapasitas transformator yang berbeda-beda mulai dari 50 kVA sampai dengan 1.250 kVA dan tegangan operasi pada sisi primer dan sisi sekunder transformator sebesar 20 kV/400 V. Berdasarkan data pembebanan yang direkap pada penyulang BA.30 terdapat beberapa GH atau transformator dengan pembebanan yang sudah melampui kapasitas maksimum transformator standar PLN sebesar 80 %. Kemudian pengaman tegangan rendah terdapat dalam PHB TR yaitu ada NH Fuse Breaker dan Pengaman lebur (Sekring) biasanya dipakai pelebur tabung tertutup (Tipe NH/NT Fuse). GH  tersebut meliputi (BAR 017-00, BAR 009-00 dan BAR 010-00) yang menjadi tujuan utama untuk mencari pengaman kapasitas transformator supaya dapat menjaga beban yang lebih dapat teratasi dengan baik. Oleh sebab itu perlu dilakukan metode untuk mengatasi beban lebih yang terjadi pada Gardu Distribusi  tersebut. Adapun metode yang digunakan yaitu dengan melakukan perhitungan matematis untuk sistem kapasitas pengaman pada ke-3 gardu tersebut. Hasilnya (BAR 017-00, BAR 009-00 dan BAR 010-00) memiliki kapasitas pengaman yang dapat mengurangi beban lebih (overload) yaitu diatas ±80 %. Dalam hal tersebut pada BAR 017-00 kapasitas pengaman yang dapat digunakan sebesar 59,98 A, maka NT Fuse yang dapat dipakai yaitu ukuran size 0 rating 35 A - 160 A.  Pada BAR 009-00 sebesar 66,78 A, maka NT Fuse yang dapat dipakai yaitu ukuran size 0 rating 35 A - 160 A.  Dan yang terakhir pada BAR 010-00 sebesar 117,63 A, maka NT Fuse yang dapat dipakai yaitu ukuran size 1 dengan rating 50 A - 250 A.
Rekonfigurasi Jaringan Untuk Mengurangi Losses Dan Jatuh Tegangan Pada Penyulang Krueng Cut Amna, Nurlaila; murisal; Muliadi; Muzafar
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v4i1.797

Abstract

Banda Aceh memiliki sistem distribusi dengan konfigurasi radial dan looping. dalam sistem pendistribusian energi listrik terdapat beberapa hambatan yang disebabkan oleh pemeliharaan atau pun gangguan yang menyebabkan pemadaman, selain itu kurangnya pasokan jaringan menyebabkan adanya jatuh tegangan yang dapat menganggu konsumen. Sistem dari GI Ulee Kareng penyulang Krueng Cut Terhubung dengan sistem 20 kV GI Banda Aceh melalui 5 Incoming Feeder pada keluaran GI Ulee Kareng yang membuat beban di GI Banda Aceh dapat terbagi. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah tersebut harus melakukan rekonfigurasi jaringan sistem distribusi. Pada penelitian ini, penulis menganalisa rugi-rugi daya dan jatuh tegangan sistem distribusi GI Ulee Kareng penyulang Krueng Cut yaitu pada sistem jaringan PT. PLN (Persero) UP3 Banda Aceh. Apabila terjadi gangguan dari salah satu GI, akan dapat mengubah rekonfigurasi jaringan GI Banda Aceh yang awalnya hanya sistem rekonfigurasi radial maka dengan adanya penambahan Energize GI Ulee Kareng dapat terintergrasi menjadi sistem jaringan Loop. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisa rekonfigurasi jaringan sistem tersebut menggunakan aplikasi ETAP 12.6. Berdasarkan hasil simulasi perubahan rekonfigurasi jaringan sistem distribusi GI Ulee Kareng menggunakan aplikasi ETAP, terlihat perubahan yang cukup signifikan pada kualitas daya dan jatuh tegangan. Tegangan sebelum adanya rekonfigurasi pada GI Ulee Kareng sebesar 19,11 kV dan sesudah adanya rekonfigurasi GI Ulee Kareng nilai rata-rata tegangan menjadi meningkat sebesar 19,48 kV. Sedangkan nilai rugi-rugi daya yang diperoleh sebelum adanya rekonfigurasi sebesar 177,7 kW dan setelah adanya rekonfigurasi GI Ulee Kareng di dapat rugi-rugi daya sebesar 14,5 kW adapun selisih yang terjadi sebesar 103,2 kW, hal ini dapat membuat penurunan rugi-rugi daya sebesar 87 %. Dan indeks keandalan yang dihasil pada tahun 2021 sebelum dilakukan rekonfigurasi, untuk  SAIDI yaitu sebesar 2,06 jam/pelanggan atau 124,152 menit/pelanggan dan SAIFI yaitu sebesar 2,42 jam/pelanggan atau 145,245 menit/pelanggan. Sedangkan nilai indeks pada tahun 2022 setelah dilakukan rekonfigurasi didapatkan untuk SAIDI hasilnya menjadi lebih baik sebesar 1,15 jam/pelanggan atau 69,54 menit/pelanggan dan SAIFI hasilnya sebesar 1,89 jam/pelanggan atau 113,245 menit/pelanggan.
Penentuan Kapasitas Transformator Sisip Untuk Mengatasi Beban Lebih Pada ULP Merduati Kota Martunis, Martunis; Muliadi, Muliadi; Syukri, Syukri; Asyadi, Teuku Murisal; ABD, Misswar
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 5, No 2 (2023): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v5i2.11051

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang terus bertambah membuat sistem distribusi dalam wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Merduati Kota semakin meningkat juga pengguna energi listrik (pelanggan) di wilayah tersebut. Gardu Hubung (GH) yang berada di wilayah kerja ULP Merduati Kota terdiri dari 66 buah GH dengan kapasitas trafo yang berbeda-beda mulai dari 50 kVA sampai dengan 1250 kVA dan tegangan operasi pada sisi primer dan sekunder trafo sebesar 20 kV/ 400 V. Berdasarkan data pembebanan yang direkap oleh PT. PLN (Persero) ULP Merduati Kota, pada penyulang BA. 30 terdapat beberapa GH atau transformator dengan pembebanan yang sudah melampaui kapasitas maksimum transformator standar PLN yaitu 80%, GH yang dimaksud adalah GH BAR009-00, GH BAR010-00, GH BAR 017-00, dan GH BAT083-00. Beban lebih yang terjadi pada semua GH tersebut dapat menyebabkan panas yang berlebih pada isolasi belitan transformator yang apabila dibiarkan dalam jangka waktu lama akan menyebabkan kerusakan pada transformator sehingga pelayanan terhadap pelanggan yang berada dalam jaringan GH tersebut menjadi terganggu. Oleh sebab itu perlu dilakukan metode untuk mengatasi beban lebih yang terjadi pada beberapa GH tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan kapasitas trasformator distribusi sisip untuk mengatasi beban lebih yang terjadi pada GH BAR009-00, GH BAR010-00, GH BAR 017-00, dan GH BAT083-00. Adapun metode yang digunakan yaitu dengan melakukan perhitungan matematis. Hasilnya, GH BAR009-00 dan GH BAT083-00 memiliki pembebanan berlebih (overload) paling tinggi yaitu masing-masing sebesar 12,54% dan 15,06% dan GH BAR010-00 dan GH BAR 017-00 masih dalam persentase kecil yaitu masing-masing sebesar 1,50% dan 3,12%. Persentase pembebanan yang paling tinggi terjadi pada GH BAT083-00 jika dibandingkan dengan GH BAR009-00, GH BAR010-00 dan GH BAR 017-00, yaitu sebesar 94,93%. Kapasitas trasformator yang ideal untuk mengurang terjadinya beban lebih pada transformator khususnya pada GH BAT083-00 adalah 160kVA dan 200kVA.
Analisis Pemakaian Beban Listrik Sebagai Upaya Penghematan Di Hotel Anggrek Banda Aceh Aulia, Ivan; Muliadi, Muliadi; Syukri, Syukri; Asyadi, Teuku Murisal
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v4i2.908

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang setiap waktu meninggkat maka energi listrik listrik yang dihasilkan harus langsung disalurkan ke konsumen. Kendala penyaluran energi listrik diakibatkan terjadinya ganguan baik itu permanen maupun sebaliknya sehingga tidak mempengaruh kebutuhan energi listrik untuk konsumen maka di perlukan audit energi dan langkah penghematannya, supaya sebagian yang komsumsi enenrgi lebih efisien. Audit energi merupakan teknik yang dipakai menghitung besarnya konsumsi energi dan mengenali cara-cara untuk pengehamatannya. Melalui audit energi dapat mengetahui distribusi energi, sehingga bagian yang mengkonsumsi energi terbesar dapat diketahui dan bisa memberikan peluang penghematan energi apabila dilakukan peningkatan efisiensi. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Berapakah nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) pada gedung Hotel Anggrek. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah: Untuk mengetahui besarnya nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) di Hotel Anggrek Banda Aceh. Untuk mengetahui peluang penghematan kosumsi beban listrik di Hotel Anggrek Banda Aceh. Dari hasil analisis efisiensi energi pada Hotel Anggrek Kota Banda Aceh perhitungan diketahui nilai intensitas konsumsi energi (IKE) adalah 18,4 kWh//tahun. Dengan penggunaan energi listrik perbulan IKE/bulan adalah sebesar 1.540,231 Wh//bulan dan tergolong sangat efisien. Berdasarkan perhitungan pada sistem tata udara (AC) dan lampu per hari adalah sejumlah sejumlah 90,32 kWh/hari, dari daya yang terpasang sebesar 126,46 kWh/hari. Berdasarkan total perhitungan beban pada penghematan daya pertahun di dapatkan penghematan daya sebesar 32.514.6 kWh/Tahun dari jumlah terpasang sebesar 45.477,6 kWh/Tahun dan didapat jumlah selisih penghematan daya sebesar 12.962,4 kWh/Tahun. Adapun saran dari penulis mengenai hasil penelitian ini yaitu: Untuk peluang penghematan energi dapat dilakukan dengan cara penggatian Lampu dengan daya 15watt menjadi lampu dengan (LED) daya 10 watt. Adapun manfaat dari penelitian ini yaitu agar penggunaan lampu pada Hotel Anggrek Kota Banda Aceh dapat dilakukan perubahan penggunaan daya yang sebelumnya menggunakan lampu dengan daya 15watt menjadi 10watt penggunaan energi daya Listrik di hotel Anggrek kota Banda Aceh menjadi lebih hemat.
Perencanaan Sistem PLTS di Perumahan Turki Gampong Lhoknga Murisal Asyadi, Teuku; Amna, Nurlaila; Muliadi, Muliadi
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v5i1.1005

Abstract

Energi Listrik adalah salah satu sumber kebutuhan dasar manusia yang perlu dipenuhi untuk mendukung aktivitas kehidupan, seperti digunakan untuk pencahayaan, fasilitas umum, kebutuhan rumah tangga, dan kebutuhan industri. Energi yang berasal dari sinar matahari tentunya dapat dijadikan pilihan energi dan dapat digunakan sebagai sumber daya dalam pembangkit listrik. Oleh sebab itu perlu dilakukan perhitungan daya dan biaya investasi yang diperlukan untuk pemasangan panel surya di perumahan Turki Gampong Lhoknga. Tujuannya adalah untuk mengetahui suplai daya listrik yang dibutuhkan dan biaya pemasangan panel surya menggunakan sistem off grid. Pada penelitian ini menganalisis dan serta melakukan suatu perencanaan panel surya berdasarkan kebutuhan energi listrik di perumahan turki gampong lhoknga dengan mempertimbangkan sisi ekonomisnya. Dimana total beban pemakaian kWh peralatan listrik yang terpakai selama 1 hari sebesar 13,95 kWh dan jika dijumlahkan total beban pemakaian selama 30 hari sebesar 418,5 kWh. Dari hasil penelitian yang akan dilakukan biaya investasi yang diperlukan agar dapat dilakukan pemasangan panel surya di perumahan turki gampong lhoknga dengan menggunakan sistem off grid adalah sebesar Rp. 35.850.000.
Analisa Kerja Recloser Pada Penyulang KB-04 Alue Ie Mirah PT. PLN (Persero) Asyadi, Teuku Murisal; Amna, Nurlaila; Muliadi, Muliadi; Syukri, Syukri
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 7, No 2 (2025): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v7i2.22636429

Abstract

Recloser merupakan perangkat penting dalam sistem distribusi tenaga listrik, yang berfungsi untuk mengamankan jaringan dari gangguan sementara dengan cara memutuskan aliran listrik dan menghubungkannya kembali secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui setting waktu dan arus serta untuk menganalisis sistem kerja recloser pada penyulang KB-04 di Alue Ie Mirah, yang dikelola oleh PT. PLN (Persero). Penelitian dilakukan dengan metode studi lapangan dan analisis gangguan hubung singkat yang terjadi pada penyulang KB-04. Hasil analisis menunjukkan bahwa arus gangguan arus hubung singkat 3 fasa, 2 fasa, dan 1 fasa ke tanah dengan jarak 3 km pada penyulang KB-04 adalah masing-masing sebesar 3,24 kA, 1,40 kA dan 1,18 kA dengan waktu kerja recloser selama 0,2 detik (Ihs 3fasa) dan 0,1 detik (Ihs 2fasa dan Ihs 1fasa ke tanah). Kerja recloser pada penyulang KB-04 sudah sesuai dengan standar IEC 6022 karena waktu setting recloser dari hasil analisis dengan nilai existing (nilai ketetapan yang ada di lapangan) sama-sama 0,2 detik. Semakin besar nilai impedansi, arus gangguan yang terjadi pada penyulang KB-04 akan semakin kecil begitu juga sebaliknya
Analisis Sistem Kerja Pompa Pada PDAM Tirta Daroy Banda Aceh Asyadi, Teuku Murisal; Muliadi , Muliadi
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v1i1.156

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan mutlak yang sangat dibutuhkan mayarakat dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat dikatakan bahwa air bersih sudah merupakan kebutuhan yang sangat besar untuk sebuah rumah didalam masyarakat. Dengan bertambahnya jumlah penduduk di Kota Banda Aceh maka mengakibatkan kebutuhan akan air bersih menjadi meningkat dari tahun ke tahun. Pada setiap daerah terdapat sebuah perusahaan pemerintah yang melayani kebutuhan air bersih yaitu Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Tirta Daroy Banda Aceh. Dimana perusahaan ini lah yang melakukan pengolahan air sungai menjadi air bersih sehingga dapat dikonsumsi. Pada PDAM terdapat pompa water intake yang berfungsi untuk menyedot air sungai kemudian mengubahnya menjadi air bersih yang selanjutnya di distribusikan pada masyarakat. Dalam penelitian ini membahas tentang persoalan head pompa dan daya pompa. Dimana hasil perhitungan nilai head pompa sebesar 5,62 m serta perbedaan perhitungan nilai daya pompa sebesar 1 kW dari standar pompa. Dalam penelitian ini didapat masih banyak kekurangan kebutuhan air bersih dimasyarakat. Kekurangan air ini terjadi karena banyak instalasi pipa yang bocor akibat galian C dan terjadi pencurian air karena kurangnya pengawasan dari petugas PDAM. Untuk mengatasi permasalahan ini maka penulis menyarankan agar dapat menambahkan beberapa unit pompa intake dengan kapasitas yang lebih besar dari pompa yang telah dioperasikan saat ini agar mampu memenuhi air bersih. Sehingga kekurangan air bersih dapat teratasi dengan baik sesuai dengan kebutuhannya.
Perencanaan Pemasangan Panel Surya Pada Komplek Perumahan PT. Pupuk Iskandar Muda Amna, Nurlaila; Asyadi, Teuku Murisal; Bailummi, Ladjar
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v4i2.913

Abstract

Dari hasil penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan, maka kebutuhan energi listrik yang digunakan untuk keperluan menyalakan lampu penerangan dan beban kecil dalam rumah rata-rata perhari memerlukan energi listrik sebesar 1,612 kWh dan harga per kWh sesuai dengan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang berlaku di Indonesia adalah Rp. 1.499,70/kWh, maka biaya untuk setiap hari sebesar Rp. 1.399.670/hari. Setelah diketahui biaya untuk pemakaian energi listrik setiap hari dan dalam 1 tahun rata-rata terdiri dari 365 hari, maka biaya listrik yang digunakan dalam kurun waktu 1 tahun adalah sebesar Rp. 1.399.670 x 365 hari = Rp. 510.879.550/tahun. Dengan biaya pengadaan perangkat solar cell untuk keperluan rumah tinggal yang sesuai dengan beban yang ada yaitu sebesar Rp. 88.350.000. Pada penelitian tugas akhir ini menganalisis dan serta melakukan suatu perencanaan panel surya berdasarkan kebutuhan energi listrik dikomplek perumahan PT. PIM Lhokseumawe dengan mempertimbangkan sisi ekonomisnya. Seluruh rumah di perumahan dibagi dalam 7 tipe sesuai bangunan dan kebutuhan listrik. Perancangan yang akan dilakukan pada sistem panel surya  dengan menggunakan sistem On-Grid dan Off-Grid yang diharapkan dapat melayani seluruh kebutuhan energi listrik di perumahan. Dari hasil penelitian yang akan dilakukan biaya investasi yang diperlukan agar dapat dilakukan pemasangan panel surya dengan menggunakan sistem Off-Grid adalah sebesar Rp. 88.350.000, sedangkan pemasangan panel surya dengan menggunakan sistem On-Grid adalah sebesar Rp. 51.900.000. BEP dalam pemasangan panel surya dengan sistem Off-Grid diperlukan waktu yang lebih lama adalah sebesar 172,93 tahun, sedangkan BEP dalam pemasangan panel surya dengan sistem On-Grid diperlukan waktu yang lebih cepat adalah sebesar 1,02 tahun.