Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

TINJAUAN STYLE INTERIOR KOSAKU COFFEE LAB TERHADAP PENGALAMAN KONSUMEN Zahran, Talitha Annora; Nastiti, Ratna Andriani
Waca Cipta Ruang Vol. 11 No. 1 (2025): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v11i1.15779

Abstract

Banyaknya kafe bermunculan di Surabaya merupakan pengaruh dari berkembangnya industri hiburan dan gaya hidup di Indonesia. Sebagai bagian dari tren ini, styleinterior kafe menjadi semakin penting dalam menarik perhatian konsumen dan menciptakan pengalaman yang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh styleinterior terhadap pengalaman konsumen. Metode yang akan digunakan penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis hasil penelitian. Adapun pengambilan data pada penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur, sehingga diperoleh data yang sesuai dengan penelitian. Hasil penelitian menjelaskan adanya perbedaan pada masing-masing persepsi konsumen terhadap styleKasoku coffee lab. Namun secara umum persepsi konsumen terhadap café berfokus pada aspek visual baik dari style, warna, pencahayaan hingga sirkulasi pada desain interior Kosaku coffee lab. Studi ini diharapkan dapat memberikan panduan dan inspirasi bagi pengusaha kafe atau restoran dalam mengembangkan desain interior yang menarik dan bisa memberikan pengalaman yang berkesan dan mendorong loyalitas konsumen untuk datang kembali.   Kata Kunci:, Interior kafe, Kosaku Coffee Lab, pengalaman konsumen., style interior, warna,pencahayaan
Eksplorasi Limbah Kertas Melalui Pelatihan Pembuatan Lamp Shade pada PKK Desa Bhinor hadina hasya, astrini; Wulandari, Sri; Nastiti, Ratna Andriani; Nuruddin, Muhammad Helmi; Ayuningrum, Agnes Athalia; Setiyoko, Devin Eka
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bhinor di Kabupaten Probolinggo menghadapi permasalahan sampah kertas yang belum terkelola dengan optimal. Sampah kertas yang menumpuk di lingkungan sekitar sangat mencemari lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Berbekal dari kondisi ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menginisiasi kegiatan utama pembuatan kerajinan tangan berupa lamp shade dari limbah kertas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi kreatif dalam mengelola sampah kertas sekaligus meningkatkan nilai ekonomisnya. Ibu-ibu PKK Desa Bhinor yang diketuai oleh Ibu Hasti Retno Dewi dilibatkan sebagai pelaku utama dalam kegiatan ini, karena mereka memiliki potensi besar untuk menciptakan inovasi baru dalam pemanfaatan limbah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyalurkan ilmu dan keterampilan baru kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini tidak hanya mengurangi volume sampah kertas di Desa Bhinor, tetapi juga membuka peluang baru bagi sirkular ekonomi warga. Dengan demikian, pengabdian masyarakat ini tidak hanya sekadar kegiatan pelatihan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan desa yang mandiri, kreatif, dan berkelanjutan.
Persepsi Wisatawan Lokal pada Interior Onshore Floating Resort Nastiti, Ratna Andriani; Ayuswantana, Alfian Candra; Tanadda, Onna Anieko; Fata, Ibrahim; Herwina, Nevlin Cresentia; Dini, Mazaya Islami
Waca Cipta Ruang Vol. 10 No. 1 (2024): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v10i1.11424

Abstract

The concept of healing has gained significant popularity in Indonesia, particularly in light of the recent surge in Covid-19 cases. The term "healing" has gained popularity in Google searches as a replacement for the term "traveling". An intriguing therapeutic retreat is the Bee Jay Bakau Resort, located in Probolinggo. One notable coastal destination with promising potential is the floating resort. In general, floating resorts offer distinctive accommodations that provide a unique experience of being on the sea. Tourists can immerse themselves in the oceanic lifestyle, enjoying panoramic views and the company of marine fauna. The aforementioned experience can be imparted to tourists through the aid of a captivating and unforgettable floating interior design. The objective of the research is to identify visual elements that can impact tourists' perception while inside the floating resort. The study will utilize a qualitative descriptive method, employing the snowball sampling approach to recruit participants. Data acquisition is accomplished through the utilization of the semi-structured interview technique to get information from respondents. The study findings revealed variations in the perspective of individual tourists, with a predominant emphasis on the visual elements of the interior. Moreover, the outcomes of this study are anticipated to serve as a standard for developing interior designs for floating resorts, particularly in the context of a post-pandemic environment.
Pelatihan pembuatan visual branding berupa logo desa wisata agro Lembah Kecubung Widyasari, Widyasari; Setiawan, Bayu; Nastiti, Ratna Andriani; Kamal, Musthofa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34304

Abstract

Abstrak Sejalan dengan pengembangan Desa Wisata Agro Lembah Kecubung yang digagas oleh BUMDES Ki Ageng Arya, visual branding berupa logo sangat diperlukan untuk memperkenalkan potensi dan citra positif Desa Wisata Agro Lembah Kecubung kepada konsumen. Namun, pihak BUMDES Ki Ageng Arya belum memiliki wawasan dan pengetahuan terkait pembuatan logo. Berangkat dari permasalahan ini, tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur mengadakan kegiatan pelatihan dengan topik Visual Branding Desa Wisata dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan pendampingan dalam rangka mengoptimalkan visual branding berupa logo Desa Wisata Agro Lembah Kecubung. Kegiatan pelatihan ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi, dengan menggunakan metode presentasi, diskusi dan praktik. Rangkaian kegiatan pelatihan ini adalah pemberian wawasan dan pengetahuan terkait visual branding desa wisata, diskusi penyusunan potensi Desa Wisata Agro Lembah Kecubung,  pembuatan konsep visual dan sketsa logo, praktik pembuatan logo digital. Selama kegiatan pelatihan berlangsung, peserta mengapresiasi kegiatan pelatihan ini dengan baik, memiliki semangat dan antusias dalam membut logo Desa Wisata Agro Lembah Kecubung. Peserta pelatihan juga memahami dan menyerap materi pelatihan serta aktif melakukan diskusi dua arah, sehingga respon positif ini nampak dari terciptanya logo Desa Wisata Agro Lembah Kecubung yang baru. Kata kunci: desa wisata; Lembah Kecubung; logo; visual branding Abstract In line with the development of the Agro Tourism Village of Lembah Kecubung initiated by BUMDES Ki Ageng Arya, visual branding design as a logo is considered essential to promote the village’s potential and cultivate a positive image among prospective visitors. However, BUMDES Ki Ageng Arya currently lacks sufficient insight and expertise in logo design. Responding to this issue, a Community Service Team from the Faculty of Architecture and Design, Universitas Pembangungan Nasional “Veteran” Jawa Timur, organized a training program entitled Visual Branding for Tourism Villages. The program aimed to provide knowledge and guidance in the creation of visual branding, specifically the logo for the Agro Tourism Village of Lembah Kecubung. The training activities encompassed three stages: preparation, implementation and evaluation, employing methods such as presentations, group discussions and hands-on practice. The series of activities included: delivering conceptual knowledge on visual branding for tourism villages, facilitating discussions to identify the unique potentials of Lembah Kecubung, developing visual concepts and logo sketches and practicing digital logo design. Throughout the training, participants showed high levels of enthusiasm and appreciation for the program. The actively engaged in the learning process, absorbed the material effectively and participated in two-way discussions. This positive response was reflected in the successful design of a new logo for the Agro Tourism Village of Lembah Kecubung. Keywords: tourism village; Lembah Kecubung; logo, tourism village; visual branding
Pelatihan Pembuatan Elemen Dekorasi Interior Berbahan Limbah Sendok Plastik di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik Krisnawatie, Aloysia; Nastiti, Ratna Andriani; Yuanditasari, Aldila
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i3.19994

Abstract

Disposable or single-use plastic spoons are a type of household waste often found because of their extensive use in food or snack packaging marketed in the culinary industry. Its contribution is very large to environmental damage because it is difficult for waste to decompose for hundreds or even thousands of years. To overcome this, the effort that can be made is to process plastic spoon waste into decorative products. Based on these conditions, this community service activity aims to introduce interior decoration products using waste plastic spoons. The methods of community service activities are counseling, discussion, and independent practice. This activity showed that the participants were enthusiastic during the training and interested in developing the results into decorative products with economic value. The participants who were housewives gained knowledge about the dangers of using plastic in food, as well as gained knowledge about crafts made from plastic spoon waste. This interior decoration training activity not only adds to the skills of homemakers, but mothers who have social activities outside the environment can socialize with other neighborhoods, villages, and communities.
Pengembangan Citra Produk Teriyami Melalui Strategi Branding di Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep Arifianto, Pungky Febi; Chidtian, Aileena Solicitor Costa Rica El; Nastiti, Ratna Andriani
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i1.26917

Abstract

Pengembangan citra produk penting untuk meningkatkan daya saing di pasar. Teriyami, olahan ikan teri khas Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, memiliki potensi besar melalui strategi branding yang tepat. Perpaduan ikan teri dengan bumbu manis, gurih, dan sedikit pedas menjadikannya menarik, namun kurang dikenal karena lemahnya branding. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat citra Teriyami agar mampu bersaing dan memperluas pasar. Kegiatan mencakup analisis situasi, perancangan strategi branding, implementasi, dan evaluasi. Observasi dan wawancara mengungkap kelemahan pada visual branding, kemasan, dan pemasaran digital. Solusi meliputi pembuatan identitas visual, desain kemasan, foto produk, dan konten promosi media sosial. Implementasi dilakukan melalui pelatihan pemanfaatan media sosial, fotografi, dan storytelling, serta optimalisasi kemasan agar menarik dan sesuai standar. Pemanfaatan Instagram dan Facebook meningkatkan visibilitas. Melalui pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kemasan, fotografi, dan pemasaran digital berhasil memperkuat citra Teriyami, menarik minat beli, memperluas pasar, dan membuka peluang bersaing di tingkat nasional.
Implementasi Konsep Local Wisdom pada Desain Interior Pendidikan Anak Usia Dini Ratna Andriani Nastiti; R. Ayu Firdausi Novira Rachman; Fairuz Mutia
Rachana Interior Vol. 1 No. 01 (2024): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i01.10

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini mengajarkan hal-hal dasar yang menjadi bekal anak seperti kemandirian dan adaptasi dengan lingkungan. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan mengemas materi pembelajaran secara fun dan playfull sesuai dengan kebutuhan pendidikan pada usia dini. Sejalan dengan kegiatan pembelajaran yang ada, pengenalan local wisdom pada anak kerap menjadi fokus utama beberapa tahun terakhir. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak terhadap lingkungan serta memupuk rasa cinta tanah air. Dalam hal tersebut lingkungan kelas yang menunjang pembelajaran memiliki peranan penting terhadap keberlangsungan kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan konsep local wisdom pada desain interior kelas. Studi kasus yang dijadikan topik pada penelitian ini adalah PAUD Teratai, yang terletak di kawasan pesisir Desa Bhinor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengadaptasi metode design thinking. Hasil penelitian ini berupa gagasan kreatif desain interior ruang kelas dengan mengusung konsep local wisdom sebagai konsep utama. Gagasan kreatif tersebut berupa desain elemen dinding dan alternatif desain furnitur untuk mendukung pembelajaran anak usia dini. Selanjutnya hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam mendesain ruang kelas yang mengadaptasi local wisdom, khususnya di kawasan pesisir.
Analisis Peran Warna terhadap Psikologis Pendonor Darah Pada Desain Interior Ruang Unit Transfusi Darah Ines Firstyarma Kaban; Ratna Andriani Nastiti
Rachana Interior Vol. 2 No. 01 (2025): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v2i01.37

Abstract

Donor darah adalah pengambilan darah secara sukarela dari seseorang, yang disimpan di bank darah sebagai persediaan untuk transfusi di masa mendatang. Hal ini memerlukan prosedur medis, seperti memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah untuk memindahkan darah ke dalam kantong darah. Efek samping yang umum terjadi pada pendonor adalah rasa sakit yang disebabkan oleh penyisipan jarum. Bagi sebagian orang, membayangkan rasa sakit yang terkait dengan pengambilan darah dapat menyebabkan kecemasan dan stres. Untuk mengurangi stres dan ketegangan sebelum dan selama proses donor, suasana yang menenangkan harus diciptakan di unit transfusi darah. Salah satu cara untuk mencapai hal ini adalah melalui desain interior yang mempertimbangkan aspek psikologis, termasuk penggunaan warna. Warna memiliki pengaruh psikologis terhadap emosi manusia, yang dapat membantu menciptakan suasana santai dan menenangkan bagi para pendonor darah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Tujuan dari tinjauan literatur adalah untuk memberikan panduan dalam mengembangkan konsep desain. Hasil wawancara akan digunakan untuk penelitian lapangan mengenai karakteristik pengguna. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan warna coklat, biru dan hijau pada interior unit transfusi darah yang dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi pendonor darah serta mengurangi ketegangan dan kecemasan pada saat mendonor darah.
"Penerapan Konsep "Harmony With Nature" Pada Perancangan Interior Floating Resort Di Probolinggo" Ayu Sabhaniyah; Ratna Andriani Nastiti
Rachana Interior Vol. 2 No. 02 (2025): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v2i02.61

Abstract

Fenomena staycation yang semakin populer mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap pengalaman liburan yang dekat dengan alam. Hal ini mendorong pengembangan destinasi wisata berkelanjutan yang menarik bagi pengunjung lokal maupun internasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Bryan Lawson, yang berfokus pada proses berpikir kreatif desainer dari perumusan masalah hingga verifikasi solusi. Metode ini cukup sistematis dan cocok untuk memadukan masalah staycation dan stres dengan solusi desain floating resort dengan konsep “Harmony With Nature”. Gagasan kreatif yang dihasilkan menekankan integrasi elemen alam, terutama elemen air seperti laut, ke dalam bangunan untuk mendukung kesehatan kedalam desain interior melalui pendekatan biophilic design dan blue space theory. Elemen-elemen alami seperti kayu, pencahayaan alami, serta desain ruang yang efisien digunakan untuk menciptakan suasana yang menenangkan dan menyatu dengan alam. Penataan ruang juga dirancang agar selaras dengan lingkungan sekitar, mendukung kenyamanan dan relaksasi. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam penerapan konsep harmony with nature pada desain interior floating resort, khususnya di kota Probolinggo. Selain itu, pendekatan ini dapat membantu memperkuat karakter destinasi wisata yang berkelanjutan dan memberikan pengalaman liburan yang lebih bermakna dan menyegarkan bagi wisatawan.
POSITIVE DISTRACTION AS A MEDIUM FOR MENTAL HEALTH REFRESHMENT FOR HOUSEWIVES IN SIDOARJO Nastiti, Ratna Andriani; Hasya, Astrini Hadina; Musa, Hammam Bara Abu; Destiara, Cindi Cahya
Community Service Journal of Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Community Service Journal of Indonesia
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v7i2.866

Abstract

Mental health has become a prominent concern, particularly in the post-pandemic era. The aftermath of last year's lockdowns and the widespread adoption of work-from-home practices have led to increased feelings of monotony during indoor activities. This phenomenon is also evident among housewives, particularly within the Merpati Kehutanan Sidoarjo Housing Complex, where the repetitive nature of household chores can significantly impact quality of life. In response, community service initiatives introduced positive distraction activities aimed at revitalizing the mental well-being of housewives. These activities were based on the therapeutic benefits of art, specifically the collage technique. The program was strategically aligned with the routine activities of the housing complex, particularly the reuse of discarded cardboard. A total of 17 female participants actively engaged in the activity, ensuring its smooth implementation. The evaluation results indicated that artistic engagement serves as an effective form of mental therapy, contributing to psychological well-being and providing a refreshing experience for the participants.