Claim Missing Document
Check
Articles

Real-time classification of Pasaman oranges using Mamdani fuzzy inference system and ESP32 microcontroller Fahmi Fitrio Fauzi; Ifmalinda Ifmalinda; Azrifirwan Azrifirwan
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 24, No 3: June 2026
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v24i3.27407

Abstract

Manual classification of Pasaman oranges based on visual assessment of size and color often produces inconsistent results due to human subjectivity. This study develops an automatic classification system using a Mamdani fuzzy inference system (FIS) implemented on an ESP32 microcontroller. Fruit diameter is measured using a high-frequency sound wave ranging module (HC-SR04) ultrasonic sensor, while surface color is detected using a TAOS color sensor 3200 (TCS3200) color sensor. The obtained data are processed through fuzzification, inference, and defuzzification to classify oranges into three quality grades (A, B, and C). System performance evaluation shows strong agreement between the developed system and matrix laboratory (MATLAB) simulation, with a coefficient of determination (R²) value of 0.9855, indicating reliable and consistent classification performance for automated agricultural grading applications.
ANALISISVARIASI SUHUPENGERINGAN TERHADAP SIFAT FISIKA DAN KIMIA TEPUNG BATANG PEPAYA (Carica papaya L.) Ifmalinda; Rizka Putri Indramora Nasution; Khandra Fahmy
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.2.200-213

Abstract

Pepaya merupakan tanaman yang digunakan sebagai sumber pangan. Tanaman pepaya yang sudah mencapai umur di atas 4 tahun akan mengalami penurunan dalam memproduksi buah dan harus ditebang untuk tanaman baru. Bahan baku industri dari batang pepaya memiliki potensi untuk dikembangkan dan dapat diolah menjdi tepung. Tepung batang pepaya dengan mutu yang baik dapat dijadikan campuran dalam pembuatan makanan ringan seperti kuedan dapat juga sebagai pengganti dari tepung terigu. Batang papaya harus dikeringkan terlebih dahulu sebelum dijadikan tepung. Hal ini bertujuan untuk mengeluarkan airyang berada dalam bahan sehingga bisa diproses lebih lanjut dan umur simpan bahan bisa diperpanjang.Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan suhu pengeringan terbaik terhadap mutu tepung batang pepaya dengan menggunakan alat pengering tipe rak sumber panas berasal dari gas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu suhu pengeringan 50ºC, 60ºC, dan 70ºC. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan perlakuan terbaik pada suhu pengeringan 70ºC dengan laju pengeringan 0,13877 kg/jam, dan fineness modulus(FM) 2,500.