Claim Missing Document
Check
Articles

Plumbing leakage detection system with water level detector controlled by programmable logic controller type Omron CPM2A Sri Hartanto; Desmayadi Desmayadi
Journal of Mechatronics, Electrical Power, and Vehicular Technology Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.mev.2022.v13.137-146

Abstract

There is a chance of leakage in the plumbing caused by water pressure in the pipes, improper installation of pipe connections, or external influences, such as earthquakes. Plumbing leakage that is detected too late can cause damage to other systems. It is necessary to have a plumbing leakage detection system to detect a leak in the plumbing. Therefore, in this research, a plumbing leakage detection system is designed with a water level detector (WLD) controlled by a programmable logic controller (PLC) type Omron CPM2A. The method used in this research is designing the optimal model form of the system, which is distinguished by designing hardware and software, testing the devices, such as power supply, WLD, and channel relay module (CRM), and making conclusions. From the results of this research, it was found that the system works well in detecting leakage of plumbing, as indicated by all transistors' ability to work well where the electrodes (E1 and E2) are connected by water. The transistor in the WLD module will work as a switch or transistor in the saturation position. In this research, it can be seen that even though there is a leakage from the relay contacts of 1.8 VDC, it is still considered in a safe condition because to provide a trigger to the 3B3D Module, a minimum of 12 VDC is required. In addition, when the relay is not working or off, the measurement at the normally closed (NC) terminal is 12 VDC.
IMPLEMENTASI NEXT GENERATION DIGITAL LOOP CARRIER DALAM JARINGAN LOKAL AKSES FIBER Sri Hartanto
TEKNOKRIS Vol 24 No 1 (2021): Jurnal Teknokris Edisi Juni
Publisher : Fakultas Teknik Unkris Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan lokal akses fiber merupakan teknologi yang menggabungkan dua teknologi jaringan, yaitu jaringan kabel tembaga (termasuk jaringan kabel koaksial) dan jaringan kabel serat optik. Untuk membangun jaringan lokal akses fiber pada suatu area tertentu diperlukan adanya konfigurasi jaringan yang menjamin adanya interoperability jaringan. Di antara sistem konfigurasi jaringan yang diimplementasikan pada jaringan lokal akses fiber adalah: Digital Loop Carrier (DLC). Sistem konfigurasi jaringan DLC diimplementasikan pada suatu area dengan pelanggan yang terkumpul di gedung tinggi dan disesuaikan dengan perkiraan pertumbuhan kebutuhan pelanggan dan pertimbangan investasi.Pengembangan sistem konfigurasi jaringan DLC adalah Next Generation Digital Loop Carrier (NGDLC). Sistem konfigurasi jaringan NGDLC berdasarkan pada pengembangan teknologi semikonduktor Very Large Scale Integration (VLSI) dan dioptimalkan untuk jumlah pelanggan yang tinggi. Pada sisi jaringan, sistem ini merupakan sistem komunikasi serat optik, namun pada prakteknya, beberapa sistem ini dapat berpindah ke saluran kabel tembaga karena kabel serat optik yang tidak selalu tersedia dalam jaringan lokal. Dalam tulisan ini, pembahasan dibatasi pada implementasi Next Generation Digital Loop Carrier (NGDLC) dalam jaringan lokal akses fiber, yang mengkaji perbedaan antara sistem konfigurasi jaringan DLC dengan sistem konfigurasi jaringan NGDLC melalui pengamatan terhadap konfigurasi jaringan lokal akses fiber dan menghitung kapasitas jaringan lokal akses fiber.
PENGUJIAN KINERJA PMT 20 kV PADA KUBIKEL NETTO GARDU INDUK PLTMG SENAYAN Sri Hartanto; Reza Pahlavi; Tri Ongko Priyono
TEKNOKRIS Vol 26 No 1 (2023): Jurnal Teknokris Edisi Juni
Publisher : Fakultas Teknik Unkris Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/teknokris.v26i1.259

Abstract

Pemutus Tenaga (PMT) merupakan suatu sakelar mekanis yang mampu membuka untuk mengalirkan arus dalam kondisi normal dan menutup ketika terjadinya gangguan pada kondisi abnormal, seperti gangguan arus hubung singkat. erusakan pada PMT memiliki pengaruh yang cukup besar dalam pengoperasian sistem tenaga listrik sehingga mengakibatkan kerugian dan sistem operasi tenaga listrik menjadi terganggu. Untuk itu perlu dilakukan pengujian kinerja PMT secara berkala agar dapat memenuhi standar operasi dan meningkatkan kehandalan, menjamin mutu dan menjaga kontinuitas penyaluran tenaga listrik. Penelitian ini dibatasi pada pengujian sebelum dan sesudah operasionalisasi PMT 20 kV Kubikel Netto yang berlokasi di Gardu Induk PLTMG Senayan selama bulan Februari 2023 berupa pengujian tahanan kontak, pengujian tahanan isolasi, pengujian keserempakan, dan pengujian trip relay. Dengan pengujian kinerja PMT ini diharapkan dapat menghindarkan kegagalan fungsi yang berakibat pada kerusakan PMT dan komponen lainnya di Gardu Induk Senayan PLTMG.
OPTIMALISASI KLASIFIKASI KENDARAAN OTOMATIS DENGAN SISTEM KONTROL ARAH KENDARAAN BERBASIS SENSOR INFRAMERAH Sri Hartanto; Trio Sasmito
JURNAL ELEKTRO Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Elektro Edisi Januari 2021
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebelum digunakan Gardu Tol Otomatis (GTO) pada jalan tol, terdapat petugas yang memasukkan data jenis kendaraan secara manual pada mesin transaksi untuk mengeluarkan tarif tol sesuai dengan jenis kendaraan. Setelah penggunaan GTO, pekerjaan petugas tersebut digantikan dengan peranti elektronik Automatic Vehicle Classification (AVC) untuk mengklasifikasikan jenis kendaraan secara otomatis sehingga dapat dikeluarkan tarif tol sesuai dengan jenis kendaraan. Untuk mengatasi masalah ini, pada peranti AVC ditambahkan sensor inframerah sebagai sistem kontrol arah kendaraan yang bergerak mundur. Sensor inframerah tambahan ini terdiri dari modul pemancar dan penerima sebagai pendeteksi arah kendaraan yang dipasang dengan jarak 50 cm dari sensor profile scanner. Dari hasil pengujian yang dilakukan, hasil sampel data transaksi menunjukkan bahwa persentase kesalahan maksimum sebelum penambahan sensor inframerah rata-rata adalah 0,302% dan persentase kesalahan maksimum setelah penambahan sensor inframerah rata-rata adalah 0,100% sehingga terjadi penurunan kesalahan sebesar 0,202%. Dengan demikian, optimalisasi klasifikasi kendaraan otomatis dapat tercapai.
RANCANG BANGUN SISTEM ABSENSI DENGAN PEMERIKSAAN SUHU TUBUH BERBASIS ARDUINO ATmega2560 Sri Hartanto; Andre Dwi Prabowo
JURNAL ELEKTRO Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Elektro Edisi Juli 2021
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan pembangunan gedung bertingkat yang cukup pesat di Indonesia saat ini, membuat banyak tantangan yang muncul pada setiap gedung yang dapat dibangun maupun gedung bertingkat yang telah beroperasional. Dimasa pandemi ini banyak karyawan yang beraktifitas di kantor untuk memudahkan pemeriksaan suhu tubuh, bagaimana memastikan jika suhu tubuh tidak di atas 37˚C pada saat absensi. Kemudian tantangan membuat sistem absensi menggunakan pemeriksaan suhu tubuh untuk memastikan pada saat masuk ketempat kerja dalam keadaan sehat tidak terpapar covid-19. Pada Kesempatan ini, penulisan membuat suatu rancangan sistem absensi menggunakan cek suhu tubuh untuk memastikan karyawan dalam keadaan sehat dari covid-19. Pada perancangan ini dengan menggabungkan antara absensi dengan pemeriksaan suhu tubuh. Yang menggunakan Radio Frequency Identification (RFID). Sensor Suhu, Sensor Infrared, Arduino ATmega2560, Real Time Clock (RCT), NodeMCU dan Liquid Crystal Display (LCD). Penelitian ini menggunakan arduino ATmega2560 yang berfungsi untuk pengendali micro single-board yang bersifat open-source dan data dapat di tampilkan oleh LCD yaitu untuk mengetahui hasil pengecekan suhu tubuh yang dapat memberi infomasi kepada karyawan. Hasil data absensi yang masuk kedalam sistem pada saat suhu 37˚C maka arduino ATmega2560 memberi informasi bahwa karyawan dalam keadaan sehat, jika lebih dari 37˚C maka absensi tidak bisa masuk dan dapat menolak absen
RANCANG BANGUN SISTEM PENERANGAN JALAN UMUM DENGAN SOLAR CELL 50WP DAN SOLAR TRACKING Sri Hartanto; Guntoro
JURNAL ELEKTRO Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Elektro Edisi Januari 2022
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya saat ini menjadi alternatif Penerangan Jalan Umum yang belakangan sempat ramai diperbincangkan tentang penggunaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS). Dengan perkembangan teknologi yang semakin modern dan canggih maka dibuatlah penelitian Rancang Bangun Sistem Penerangan Jalan Umum yang menggunakan Solar Cell 50WP dan Solar Tracking agar dapat menjangkau terik panas surya matahari yang terbarukan dari arah mata angin timur hingga ke arah mata angin barat agar energi panas surya matahari lebih banyak diserap oleh sebuah panel solar. Dengan menggunakan motor sinkron 220 volt sebagai penggerak panel solar cell tersebut yang dapat menghasilkan tegangan sebesar 12,86 volt dan arus sebesar 5,26 Ampere sehingga lampu penerangan dapat menyala selama 5,5 jam. Meskipun harga alat dan komponen dengan PJU konvensional lebih mahal, namun Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya dengan Solar Tracking ini dibandingkan dengan PJUTS statis yang ada didunia pasar yang sudah beredar menjadi salah satu investasi jangka panjang dan juga penghematan energi listrik, karena energi listrik untuk penerangan dihasilkan dari panel solar yang langsung dapat digunakan untuk penerangan di jalan raya
TEGANGAN MOTOR DC TERHADAP BERAT BARANG PADA BAN BERJALAN Sri Hartanto
JURNAL ELEKTRO Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Elektro Edisi Juli 2022
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor DC adalah suatu motor listrik yang berfungsi untuk mengubah tenaga listrik arus searah menjadi tenaga gerak. Pada saat motor DC digunakan untuk mengangkut barang pada ban berjalan, berat barang mempengaruhi gerakan motor DC yang berakibat pada penurunan kinerja motor DC. Untuk mengetahui kinerja motor DC terhadap pengangkutan barang pada ban berjalan, dalam penelitian ini, ban berjalan diberi beban barang dengan variasi berat berbeda, sehingga dapat diketahui perubahan tegangan motor DC
ANALISA SISTEM PEMBAYARAN NON TUNAI DI RUAS TOL CINERE JAGORAWI Sri Hartanto; Pahrudin
JURNAL ELEKTRO Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Elektro Edisi Juli 2020
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulan Oktober 2017 merupakan titik awal diberlakukannya pembayaran non tunai melalui Kartu Tol Elektronik secara serentak di Indonesia. Tidak tangung-tanggung penggunaan pembayaran di jalan tol dengan sistem ini dipercaya mencapai target 100% terimplementasi. Hal ini sebenarnya bukan hal baru mengingat program Gerakan Nasional Non Tunai sudah dicetuskan sejak tahun 2014. Namun demikian, sebagai negara yang sedang menikmati perkembangan teknologi informasi ke arah digital, peranan metode pembayaran di ruas tol dengan kartu ini masih perlu dikaji tidak hanya dari segi manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat, namun juga pada dampak kemudahan penggunannya pada tiap ruas tol. analisa ini bertujuan untuk menjelaskan alur transaksi Uang Elektronik dari mulai transaksi pengguna jasa jalan tol (front end) sampai dengan dana di terima BUJT dari hasil transaksi Uang Elektronik tersebut.
RANCANG BANGUN ANTENA SLOT ½λ PADA FREKUENSI 407 MHZ Sri Hartanto
JURNAL ELEKTRO Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Elektro Edisi Januari 2020
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis antena yang umum digunakan pada penerima komunikasi radio VHF/UHF adalah antena slot ½λ dengan bentuk fisiknya yang mudah disesuaikan. Antena slot ini dapat dilipat sehingga berbentuk tabung atau persegi, yang berpengaruh terhadap sifat kapasitif dan induktifnya pada saat resonansi. Dalam penelitian yang dilakukan, antena slot ½λ dirancang untuk bekerja pada frekuensi 407 MHz dan dibuat dengan dimensi panjang slot antena sebesar 35 cm, lebar slot antena sebesar 4 cm, panjang antena sebesar 52,3 cm dan lebar antena sebesar 17,7 cm. Dari hasil pengukuran dan pengujian antena yang sudah dibuat, didapat nilai VSWR sebesar 1,0; nilai daya pantul adalah 0,08 watt yang relatif kecil dibandingkan dengan daya yang dipancarkan sebesar 0,2 watt. Antena slot ½λ merupakan jenis antena ke semua arah (omnidirectional) yang ditunjukkan pada pola radiasi yang dihasilkan dimana besarnya tegangan sinyal yang dipancarkan hampir sama di semua arah, dari rentang 0,538 volt DC hingga 0,765 volt DC.
The Impact of Smurf Attack on Web Server In Communication Network And Its Preventions Sri Hartanto
International Journal of Sustainable Applied Sciences Vol. 1 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijsas.v1i1.138

Abstract

The Smurf Attack is a type of Distributed Denial of Service (DDoS). Generally, DDoS attacks that paralyze the Web server computer as the target of the attack so that it cannot provide services. Smurf Attacks send a Gropher Communication Packet request (PING Request) to all addresses in a communication network by broadcast. All computers within the broadcast address will answer the PING request. If a network system has many computers (devices) and PING is broadcast continuously, the network system can be met by responses from PING requests, which results in the bandwidth of the communication network being reduced or even exhausted, so that the communication network becomes slow and paralysed. In order to identify how a Smurf Attack occurs on a Web Server computer, in this research, a simulation of a Smurf Attack is carried out on a Web Server computer in a Local Area Network (LAN) and observes the number of packets received by a Web Server computer to determine the performance of the Web Server computer after receiving a Smurf Attack.