Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Experiential Learning Pada Model Pembelajaran Ta’lim Yaumiyah Pendidikan Anak Usia Dini Nurul Hikmah; Nur Afif; Desy Ayuningrum
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i02.2183

Abstract

Penelitian ini membahas ta’lim yaumiyah pada pendidikan anak usia dini di RA Bait Qur’any.  ta’lim yaumiyah pada pendidikan anak usia dini di RA Bait Qur’any  menggunakan model belajar home learning dan experiental learning yang merupakan model pembelajaran holistik. Model ini bermaksud memberi penekanan pada aktifasi pengalaman belajar untuk mengonstruksi pengetahuan dan keterampilan hidup peserta didik PAUD. Tta’lim yaumiyah juga menerapkan type kerja sama  Joy Epstein, tipe kerjasama keluarga dan sekolah yang mencakup beberapa type yaitu: parenting, communicating dan decision making. Tipe kerjasama sekolah dan keluarga di RA Bait Qur'any belum ada yang berupa Collaborating with the comunity. Jadi ta’lim yaumiyah merupakan bagian dari bentuk kerjasama sekolah dan keluarga di RA Bait Qur’any dan merupakan program lanjutan dan penguatan pendidikan anak usia dini yang diselenggarakan di rumah oleh orang tua dalam arahan, bimbingan, kontrol dan evaluasi dari pihak sekolah
Inovasi Pengembangan Kurikulum dengan Pendekatan Saintifik Untuk RA/PAUD di Provinsi Banten Nur Afif; Desy Ayuningrum; Ali Imran; Agus Nur Qowim
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2244

Abstract

Inovasi pengembangan kurikulum yang dilakukan untuk anak usia dini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan anak. Pendekatan saintifik dapat menstimulasi pemikiran anak dalam kegiatan sains. Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengkaji proses inovasi kurikulum dan implementasi pendekatan saintifik dalam inovasi kurikulum untuk RA/PAUD di Banten. Metode penelitian adalah metode kualitatif. Penelitian dilakukan pada RA/PAUD di Banten. Hasil penelitian menjelaskan pengembangan inovasi kurikulum sesuai  dengan kebutuhan masyarakat dan isi kurikulum sebagai solusi peningkatan anak usia dini,. Implementasi pendekatan saintifik pada siswa RA/PAUD diterapkan dengan metode melalui mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengkomunikasikan pembelajaran pada anak usia dini.
Sekolah Orang Tua pada Pendidikan Anak Usia Dini Nur Afif; Baeti Rohman; Nurul Hikmah
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2268

Abstract

Anak usia dini merupakan fase yang unik dan disebut juga dengan fase Pra tamyiz. Utuk itu, maka pendidikan anak usia dini merupakan upaya membantu anak mengoptimalkan potensi dirinya untuk menghantarkannya masuk ke fase tamyiz, fase dimana anak dapat membedakan baik dan buruk aturan Tuha.  Orang tua merupakan pendidik dan pengasuh pertama dan utama dalam proses perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sekolah orang tua yang diselenggarakan oleh RA Bait Qur’any. Program yang bertujuan meningkatkan kualitas pengasuhan orang tua dengan meningkatkan kualitas pemahaman nya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif guna memperoleh informasi berkaitan denganpenelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan langkah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah orang tua di RA Bait Qur’any merupakan bentuk kerja sama antara sekolah dan orang tua dengan type parenting, communicating dan Keterlibatan (Parent Involepment).  Pada sekolah orang tua ada 2 bentuk program yait program kajian mingguan dan madrasah walidain. Sekolah orang tua di RA Bait Qur’any memberikan informasi tentang psikologi perkembangan anak dalam Islam, stimulant perkembangan anak berbasis al-Qur’an dan sunnah, pemahaman tentang metoda menghafal anak usia dini, dan metoda belajar, menghafal al-Qur’an dan mentarjamahkan Al-Qur’an. Selain itu juga sekolah orang tua tidak hanya menyelenggarakan parenting Al-Qur’an akan tetapi komunikasi dan diskusi timbal balik tentang perkembangan anak antara orang tua dan guru, melibat orang tua dalam kegiatan baik sebagai penyelenggara acara, mengadaan konsumsi, pembawa acara, dan pengisi acara berupa penampilan orang tua dan anak serta bazar sekolah.
Urgensi Dan Implementasi Kurikulum Pendidikan Al-Qur'an Ilma Sabila; Ibnu Safii; Ilyasa Malik; Nur Afif
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6591

Abstract

Pengembangan Kurikulum Berbasis Al-Qur'an telah menjadi fokus perhatian dalam dunia pendidikan Islam sebagai upaya untuk memperkuat identitas keagamaan dan spiritualitas siswa. Untuk mencapai tujuannya yang menyeluruh, pendidikan bergantung pada sejumlah faktor yang saling bergantung, tidak ada yang dapat dianggap berhasil secara terpisah. Kurikulum merupakan bagian integral dari program pendidikan apa pun, dan akan sangat membantu jika menganggapnya sebagai sistem yang bagian-bagiannya bekerja sama. Tujuan, kerangka kerja, program, dan teknik untuk mengimplementasikannya adalah bagian dari kurikulum. Ini termasuk sistem untuk menyajikan pelajaran, mengevaluasi hasil belajar, memberikan bimbingan dan konseling, dan mengawasi dan mengelola sistem pendidikan. Makalah ini menyelidiki konsep pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan ajaran Al-Qur'an dalam konteks pendidikan formal. Fokus utamanya adalah untuk memahami bagaimana kurikulum yang berbasis Al-Qur'an dapat dirancang, diimplementasikan, dan dievaluasi secara efektif. Berbagai metode pengembangan kurikulum dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses implementasi juga dieksplorasi. Dengan mempertimbangkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Al-Qur'an, tujuan akhir dari pendekatan ini adalah untuk membentuk individu yang berakhlak mulia, berpengetahuan luas, dan berkomitmen pada prinsip-prinsip keadilan dan kemanusiaan.
Inclusive Islamic Education in Indonesia: Challenges, Theological Foundations, and Institutional Reform Nur Afif
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7650

Abstract

Inclusive education remains a global challenge, particularly within faith-based institutions where religious values can both enable and inhibit inclusive practices. In Islamic education, principles such as rahmatan lil-‘alamin (mercy for all creation) and ‘adl (justice) offer a theological foundation for inclusivity. However, practical implementation often lags behind these ideals. This study investigates the challenges and opportunities of inclusive education in an Islamic schooling context through a case study at MA Jam’iyyah Islamiyyah in South Tangerang. A qualitative descriptive design was employed, involving classroom observations, document analysis, and semi-structured interviews with school leaders, teachers, and students with disabilities. Thematic analysis was used to identify patterns and barriers. Findings reveal persistent structural and pedagogical challenges, including limited institutional awareness of inclusion, inadequate teacher training, inaccessible facilities, and social segregation of students with disabilities. Although stakeholders express ethical commitment to Islamic values of compassion and justice, these values are often not operationalized in classroom practices or institutional policies. The study highlights the gap between theological ideals and educational realities in Islamic schools. It proposes a multi-level reform framework integrating Islamic ethical principles with inclusive pedagogical strategies, policy alignment, and teacher development. This framework positions inclusive education as both a spiritual obligation and a professional standard within Islamic schooling. By offering a contextual Islamic model for inclusive education, the study contributes to the broader discourse on equity and faith-based schooling. Further research is needed to expand the model across diverse Islamic educational settings.
Islamic Work Behavior: Antecedent Variables and Impact on Elementary School Teacher’s Performance in Banten Nur Afif
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2792

Abstract

Education requires optimal work behaviour and performance from teachers and schools. Islamic schools that are starting to develop a lot are also required to develop the quality of education, including from the aspect of education personnel. The aims of s study were 1) to analyse the effect of motivation and job satisfaction on the performance of elementary school teachers in Banten; 2) to analyse the effect direct and indirect of job satisfaction on the work behaviour and performance of elementary school teachers in Banten as well as to analyse the effect of Islamic behaviour work on the performance of elementary school teachers in Banten. The research design was a quantitative method. The population were elementary school teachers in the Banten area. The selected sample was 105 teachers. The analysis technique was path analysis. Based on the study results, it can be concluded that motivation and job satisfaction had a positive effect on teachers' Islamic behaviour and performance in elementary school teachers in Banten. Islamic behaviour of teachers in elementary school teachers in Banten positively affected teacher performance in elementary school teachers in Banten. Motivation and job satisfaction indirectly affected elementary school teachers' performance in Banten through Islamic behaviour.
Enhancing Student Motivation in Arabic Language Learning through the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Model: A Case Study in Islamic Schools of Banten Nur Afif
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 4 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i4.6003

Abstract

Arabic language proficiency is vital in Islamic education to understand religious texts and strengthen connections to Islamic heritage. Despite its importance, motivation in learning Arabic often remains low among students. This study aims to evaluate the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model’s effectiveness in enhancing student motivation in Arabic language learning. A quasi-experimental design with a pretest-posttest control group was employed, involving 60 students from Islamic schools in Banten. Participants were divided equally into an experimental group, taught using the CIRC model, and a control group, which followed conventional methods. Data were collected through validated motivation scales, classroom observations, and interviews. The experimental group demonstrated a significant increase in motivation scores, from an average of 62.5 to 80.3, compared to a smaller improvement in the control group (61.7 to 65.4). Observational data revealed greater student engagement, active participation, and collaborative efforts in the CIRC group. Interviews confirmed that the collaborative elements of the CIRC model fostered enthusiasm, peer interaction, and confidence among students. The findings underscore the CIRC model’s potential to create an engaging and interactive learning environment, enhancing student motivation in Arabic language classes. The collaborative framework of CIRC appears to address diverse student needs effectively. Implementing the CIRC model in Islamic schools could significantly improve Arabic language learning outcomes. Future studies should explore its long-term impact on language proficiency and application across various subjects and educational contexts.
An Analysis of the Impact of Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) Approach on the Learning Outcomes of Islamic Education among High School Students Nur Afif; Fatkhul Mubin
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 23, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v23i2.5269

Abstract

ENGLISH: An Analysis of the Impact of Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) Approach on the Learning Outcomes of Islamic Education among High School StudentsObjective: This study aims to analyze the impact of using the Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) approach on the learning outcomes of Islamic education (PAI) students at the Senior High School level. Methods: The research design used a survey approach. The sample was taken using a stratified random sampling technique, totaling 300 students. Data collection using questionnaires. Data analysis using analysis of variance (ANOVA). Results: The STEAM approach improves students' understanding of Islamic education materials and increases their motivation to learn. Conclusion: Applying the STEAM approach in Islamic education can improve learning outcomes and positively impact by creating a more relevant, interesting, and contextualized learning experience. Contribution: This research contributes to local governments and schools' formulation of educational policies toward the widespread use of the STEAM approach at the high school levelINDONESIAN: Analisis Dampak Pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam pada Siswa Sekolah Menengah AtasTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa di tingkat Sekolah Menengah Atas. Metode: Desain penelitian menggunakan pendekatan survei. Sampel diambil menggunakan teknik stratified random sampling, berjumlah 300 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan analysis of variance (Anova). Hasil: Pendekatan STEAM meningkatkan pemahaman siswa tentang materi pendidikan Islam dan meningkatkan motivasi mereka untuk belajar. Kesimpulan: Penerapan pendekatan STEAM dalam PAI dapat meningkatkan hasil belajar dan memberikan dampak positif dengan menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih relevan, menarik, dan kontekstual. Kontribusi: Penelitian ini berkontribusi sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan sekolah dalam merumuskan kebijakan pendidikan terhadap penggunaan pendekatan STEAM secara luas di tingkat SMA.