Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penggunaan Augmented Reality dan Perilaku Konsumen dalam Berbelanja Kosmetik Selama Pandemi Covid-19 Farhah Izzah Dinillah; Janti Gunawan; Puti Sinansari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60520

Abstract

Industri kosmetik di Indonesia saat ini masih terus mengalami perkembangan, meskipun terjadi penurunan minat penggunaan kosmetik di awal kemunculan pandemi virus Covid-19. Perkembangan ini masih terjadi akibat sifat dasar yang melekat pada seseorang untuk tetap tampil menawan baik karena naluri dari dalam diri mereka maupun karena tuntutan dari pekerjaan. Pandemi Covid-19, membuat perubahan perilaku masyarakat yang sebelumnya cenderung melakukan pembelanjaan kosmetik secara offline menjadi sebagian besar online. Karena perubahan perilaku tersebut, semakin besar pelaku kosmetik offline yang merubah strategi penjualan mereka dengan melakukan penjualan online terutama dengan menggunakan e-commerce. Karena tingginya pelaku industi kosmetik maka beberapa perusahaan melakukan inovasi dengan memanfaatkan penggunaan AR (Augmented Reality) pada e-commerce untuk melakukan penjualan. Oleh karena itu, pada penelitian ini penulis ingin mengetahui bagaimana perilaku konsumen dalam menggunakan Augmented Reality dalam bidang kosmetik saat pandemi covid-19 serta bagaimana perilaku konsumen dalam berbelanja kosmetik saat pandemi covid-19 di Indonesia. Penulis menggunakan e-commerce Shopee dalam penelitian yang dilakukan dan mendapatkan 3 brand kosmetik yang memenuhi syarat yang menerapkan Augmented Reality dalam menawarkan produk kosmetik brand tersebut adalah Loreal, Maybelline dan NYX. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan survei online pada pengguna kosmetik diatas 18 tahun yang pernah menggunakan Augmented Reality pada e-commerce Shopee saat pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari 2021 terhadap 172 responden. Selanjutnya data diolah menggunakan analisis demografi, usage dan crosstab.
CSR untuk Pembangunan Pendidikan Berkelanjutan: Studi Kasus Solar Schools (Sekolah Energi Surya) dI SMK Prakarya Internasional Bandung Janti Gunawan, Agnes Tuti Rumiati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.611 KB)

Abstract

Banyak negara berkembang menghadapi permasalahan seperti terbatasnya infrastruktur, kesempatan pendidikan, dan ketidaksetaraan diantara masyarakat. Sebagai negara kepulauan seperti Indonesia, dengan lebih dari 6.000 pulau berpenghuni, tantangan negara adalah menyediakan kebutuhan dasar, yang meliputi infrastruktur dan pendidikan yang merata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Bermitra antara pemerintah danperusahaan memungkinkan untuk tercapainya tujuan ini, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bagi perusahaan di bidang energi terbarukan, Indonesia menawarkan pasar yang menarik dengan sumber energi terbarukan yang berlimpah seperti energi matahari, air dan angin, serta jumlah penduduk yang besar. Namun, potensi pasar ini sering berada di daerah terpencil dan terbelakang, dengan infrastrukturyang sangat terbatas dan biaya logistic yang mahal, serta kemampuan ekonomi masyarakat yang masih minim. Pengembang energi terbarukan melihat hal ini sebagai proyek dengan risiko dan potensi ekonomi yang tinggi. Salah satu langkah yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk mengurangi resiko adalah dengan melakukan kegiatan CSR di bidang edukasi energi terbarukan. Paper ini mempresentasikan contoh CSR dibidang edukasi energi terbarukan di Selandia Baru yang diadopsi di Indonesia, di SMK Prakarya Internasional Bandung. Masih perlu upaya bersama untuk mendukung pendidikan, infrastruktur dan kesenjangan di Indonesia, dan CSR di bidang energi terbarukan merupakan alternative yang membutuhkan kemitraan strategis antara pemerintah dan swasta dan sekolah, maupun antar swasta dan sekolah.
Investigasi Karakteristik Demografi dan Perilaku Bepergian Wisatawan Domestik di Masa Pandemi COVID-19 Vilar Kusumo Adhi; Janti Gunawan; Nabila Silmina Hakim
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i2.65491

Abstract

Per Maret 2021, pandemi COVID-19 telah menyebabkan 118 juta korban. Sektor pariwisata global merupakan salah satu sektor yang paling terdampak dari pandemi COVID-19. Situasi serupa terjadi di Indonesia. Wisatawan asing dan wisatawan domestik memiliki kontribusi terhadap sektor pariwisata, namun dalam situasi pandemi COVID-19 ini, wisatawan domestik memainkan peran penting untuk memulihkan ekonomi dan lapangan kerja. Manfaat penelitian ini untuk memberikan rekomendasi strategi marketing bagi para pemangku kepentingan sektor pariwisata berupaya memulihkan industri pariwisata secara aman dan berkelanjutan serta rekomendasi bagi konsumen dalam bepergian di masa pandemi COVID-19. Kuesioner disebarkan secara online dan dengan jumlah responden sebanyak 316. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas wisatawan mahasiswa atau pelajar berwisata dengan frekuensi tiga kali pada libur pendek atau cuti, berwisata dengan alasan ingin relaksasi, menggunakan kendaraan pribadi, berwisata bersama keluarga, menyediakan anggaran, dan sering mengunjungi wisata alam selama masa pandemi COVID-19.
Pengaruh Perceived Value dan Team Identification terhadap Purchase Intention Licensed Merchandise Klub Persebaya Muhammad Fahmi Nugroho; Janti Gunawan; Mushonnifun Faiz Sugihartanto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i2.65498

Abstract

Sepakbola adalah olahraga yang paling digemari di Indonesia. Survei yang dilakukan oleh Nielsen Sports menunjukan bahwa sepakbola menempati peringkat kedua sebagai olahraga terpopuler di Indonesia. Industri sepakbola semakin berkembang dan membuat sebuah klub sepakbola melakukan segala cara untuk terus bertahan, salah satunya dengan mengatur pendapatan klub itu sendiri. Terdapat beberapa pos pemasukan sebuah klub, menurut Annual Review of Football Finance yang dilakukan oleh Deloitte menunjukan bahwa sponsorship/commercial (licensed merchandise, hak atas stadion, iklan dan promosi) menempati posisi kedua dalam besaran pemasukan klub dengan besaran persentase 27%. Namun, di Indonesia masih minim sekali studi yang meneliti tentang pengaruh perceived value dan team identification terhadap purchase intention licensed merchandise. Hal ini mungkin dikarenakan masih terbatasnya pemahaman tentang perceived value, team identification, purchase intention dan licensed merchandise. Penelitian ini menggunakan kuesioner online dan dianalisis menggunakan PLS-SEM. Penelitian ini menggunakan kuesioner online dengan jumlah reponden 1.029. Hasil menunjukan bahwa perceived value dan team identification berpengaruh positif terhadap purchase intention, serta symbolic dan peer influence berpengaruh positif terhadap perceived value. Implikasi manajerial dapat diterapkan pihak Persebaya adalah memanfaatkan fitur ads pada media sosial dengan fokusan wilayah Jawa Timur, hingga membuat beberapa konten marketing yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk licensed merchandise Persebaya.
Karakteristik, Motivasi, dan Segmentasi Wisatawan Lokal Ekowisata Bendungan di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus: Jatiluhur Valley & Resort) Syarifatul Aisah; Janti Gunawan; Nabila Silmina Hakim
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i2.67582

Abstract

Pariwisata mempunyai dampak besar terhadap perekonomian Indonesia. Namun, adanya pandemi Covid-19, memaksa banyak industri wisata terancam bangkrut. Jatiluhur Valley & Resort merupakan salah satu unit usaha pariwisata di area bendungan Jatiluhur, bendungan terbesar dan bersejarah serta berpotensi menjadi daya tarik wisata unggulan di Jawa Barat. Adanya peraturan khusus dari pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang membatasi mobilitas masyarakat, memaksa perusahaan harus mampu beradaptasi. Dalam upaya tersebut, perusahaan perlu memahami karakteristik, motivasi dan segmentasi wisatawannya saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat eksploratif dengan data yang dikumpulkan melalui survei dan responden sejumlah 268. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, analisis faktor eksploratif dan segmentasi non-hierarki k-means. Sebagian besar wisatawan berumur 17-25 tahun yang berasal dari Purwakarta, Bandung, dan Jakarta. Dihasilkan dua dimensi utama motivasi berwisata pada ekowisata bendungan yaitu motivasi pengembangan diri dan motivasi rekreasi. Wisatawan juga dikelompokkan berdasarkan motivasinya menjadi empat segmen, yaitu segmen yang tidak memiliki motivasi berwisata khusus, segmen bermotivasi pengembangan diri, segmen bermotivasi rekreasi, dan segmen dengan motivasi ganda yaitu pengembangan diri dan rekreasi. Hasil dari penelitian ini memungkinkan perusahaan untuk dapat mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien.
Pengaruh Pemasaran Media Sosial TikTok terhadap Kesadaran Merek Dan Minat Beli Produk Kosmetik di Indonesia Lukita Azizah; Janti Gunawan; Puti Sinansari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i2.76691

Abstract

Peran media sosial berubah dengan sangat pesat. Media sosial tidak hanya sebagai media komunikasi dan hiburan, namun kini media sosial mempunyai peluang besar dalam kegiatan bisnis khususnya pemasaran. Pada tahun 2020 terdapat 160 juta orang yang aktif bermedia sosial di Indonesia. Salah satu media sosial yang paling banyak dikunjungi oleh pengguna internet di Indonesia adalah TikTok. Indonesia menjadi negara dengan pengguna aktif tertinggi kedua di dunia yaitu lebih dari 22 juta pengguna aktif bulanan. Salah satu kategori konten video yang paling banyak ditonton pada aplikasi TikTok adalah beauty/skincare. Hal tersebut dimanfaatkan oleh perusahaan atau pelaku usaha industri di bidang kosmetik untuk melakukan pemasaran melalui aplikasi TikTok, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran merek dan minat beli konsumennya. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasaran media sosial TikTok terhadap kesadaran merek dan minat beli produk kosmetik di Indonesia. Data diperoleh melalui kuesioner serta diolah dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan jumlah responden sebanyak 252. Hasil menunjukkan bahwa pemasaran media sosial TikTok memiliki pengaruh positif terhadap kesadaran merek dan minat beli produk kosmetik. Implikasi manajerial diberikan agar perusahaan atau pelaku usaha di bidang kosmetik dapat menentukan langkah yang efektif dalam menggunakan TikTok sebagai media pemasaran untuk meningkatkan kesadaran merek dan minat beli konsumen terhadap produk kosmetik.
Analisis Daya Saing Produk Emas Indonesia di Pasar Global Ema Adina Florentina; Janti Gunawan; Nabila Silmina Hakim
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.89183

Abstract

Indonesia adalah salah satu produsen produk emas di dunia. Hal ini membuktikan bahwa emas adalah salah satu produk ekspor andalan Indonesia. Pertumbuhan ekspor emas Indonesia dari tahun 2011–2020 menunjukkan trend positif selama sepuluh tahun terakhir dan pada tahun 2020 emas merupakan produk ke dua sebagai penyumbang terbesar total nilai ekspor di Indonesia. Namun hingga saat ini, belum banyak diketahui bagaimana daya saing produk emas Indonesia di pasar global, posisi negara Indonesia sebagai eksportir dan faktor – faktor apa saja yang memengaruhi daya saing tersebut. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya saing, posisi ekspor emas Indonesia serta menganalisis faktor – faktor yang memengaruhi ekspor tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamic (EPD), dan Gravity Model dengan regresi data panel untuk memperoleh hasil faktor – faktor apa saja yang memengaruhi ekspor emas Indonesia di negara tujuan. Berdasarkan hasil analisis RCA diperoleh hasil bahwa produk emas Indonesia di negara Singapura, Hong Kong, dan Australia memiliki daya saing komparatif karena nilai hasil RCA melebihi nilai satu. Hal ini berbanding terbalik di negara Jepang di mana emas Indonesia tidak memiliki daya saing komparatif di negara tersebut. Selanjutnya dilakukan analisis EPD dengan hasil yang menyatakan bahwa posisi emas Indonesia di negara Singapura dan Hong Kong berada pada posisi falling star dan untuk negara Australia dan Jepang berada pada pasar retreat. Sementara, faktor yang memengaruhi permintaan emas Indonesia di negara tujuan tersebut adalah GDP per kapita negara tujuan ekspor.
Perancangan Content Marketing untuk Sosialisasi Program Studi Baru : Studi Kasus Magister Sains Manajemen ITS Athalla Naufal Yudithio; Janti Gunawan; Ninditya Nareswari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.89432

Abstract

Dalam menanggapi fenomena transisi demografi, yaitu era bonus demografi pada tahun 2020-2035 di Indonesia, Departemen Manajemen Bisnis ITS merencanakan untuk membuka program studi baru, yaitu Magister Sains Manajemen (MSM) ITS. Pembentukan program studi MSM-ITS disusun dengan banyak aspek pertimbangan baik dari animo yang ada di masyarakat, kondisi internal dan eksternal yang cukup menjanjikan, dan kebutuhan pendidikan yang terus berkembang. Dengan adanya hal tersebut, diperlukan sebuah strategi pemasaran yang efektif untuk melakukan sosialisasi program studi baru yang dapat menarik calon mahasiswa baru terhadap dibukanya program studi baru Magister Sains Manajemen (MSM) ITS nantinya. Dari semua permasalahan yang ada, maka penelitian ini akan memberikan luaran berupa panduan penyusunan content marketing untuk program sosialisasi program studi baru Magister Sains Manajemen ITS. Proses perancangan yang melibatkan berbagai perspektif, mulai dari pemangku kepentingan program studi tersebut serta potential users yang terdiri dari fresh graduate, pihak pemerintahan, serta pihak perusahaan yang akan menghasilkan dua luaran utama dengan menggunakan metode design thinking. Luaran pertama yaitu brand blueprint yang memuat background, brand persona serta foundation strategies. Luaran kedua yaitu content guidelines yang memuat content approach, potential market, serta content marketing.
Proses Partisipatif dalam Pemetaan Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan di Kawasan Sekawan Sejati Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat Agnes Tuti Rumiati; Janti Gunawan; Lantip Trisunarno
Sewagati Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.328 KB)

Abstract

Kawasan Sekawan Sejati merupakan kawasan yang terdiri dari 3 desa, yaitu desa Sesaot, Pakuan dan Buwun Sejati di Kabupaten Lombok Barat. Berada di bawah kaki gunung Rinjani bagian barat, meliputi kawasan hutan lindung. Kawasan Sekawas Sejati ini diharapkan menjadi percontohan destinasi wisata edukasi lingkungan nasional terutama bagaimana pengelolaan sumber daya alam, manusia dan ekonomi dapat berjalan seiring dan berkelanjutan. Pusat kajian pembangunan berkelanjutan (SDG Center)- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan Pengabdian Masyarakat (Abmas) untuk membantu tiga desa di kawasan Sekawan sejati membuat pemetaan sumber daya desa terutama yang terkait dengan pengembangan wisata edukasi lingkungan. Pemetaan potensi desa dilakukan melalui pendekatan partisipatif dimana hasil peta potensi desa akan dituangkan dalam website Sekawan Sejati agar mudah diakses oleh masyarakat luas. Metodologi pengabdian yang bersifat partisipatoris dengan menghimpun harapan dari pemangku kepentingan telah menumbuhkan kepercayaan dan rasa kebersamaan pengelola desa untuk dapat bekerjasama antar lembaga dalam pembangunan Kawasan Sekawan Sejati berkelanjutan. Pemetaan desa di ini didukung oleh program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik melalui daring dan luring.
Model Kemitraan Perguruan Tinggi dan Desa untuk Meningkatkan Kemampuan Start-Up Produk Susu Sapi Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur Melania Suweni Muntini; Agnes Tuti Rumiati; Janti Gunawan; Lucky Putri Rahayu; Iim Fatimah; Faridawati
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.574

Abstract

Desa Pesanggrahan terletak di Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Susu sapi yang dihasilkan lebih dari dua juta liter per tahun dan menjadikannya desa dengan produksi susu tertinggi di Kota Batu. Pada tahun 2015, produksi susu Kota Batu mencapai 22.430.928 L, terdiri atas susu kambing 33.620 L, dan susu sapi mencapai 22.397.655 L. Dalam pengolahan hasil susunya, masyarakat Batu lebih banyak menggantungkan diri dengan Industri Pengolah Susu (IPS), yaitu 90%, dengan harga yang terbilang rendah untuk ukuran susu kualitas super, dan hanya sekitar 10% yang dijual sendiri oleh KUD Kota Batu untuk konsumsi masyarakat sekitar. Penelitian yang dilakukan ini sekaligus juga sebagai partisipasi perguruan tinggi dalam menaikkan metrik Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya pada capaian ke delapan tentang Decent work and economic growth. Dalam kegiatan ini terdapat partisipasi masyarakat untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dan partisipasi yang produktif masyarakat Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Fokus utama pada pengabdian ini adalah melakukan kegiatan pelatihan tentang produk olahan susu sapi dan mengenalkan proses bisnis berbasis IT. Inovasi dalam melakukan kemitraan ini diharapkan dapat menghidupkan bisnis produk olahan susu sapi Desa Pesanggrahan, Kota Batu dan meningkatkan partisipasi pemuda yang tidak bekerja di daerah tersebut dalam mengolah produk susu beserta menjalankan bisnisnya sendiri dengan memanfaatkan teknologi agar dapat meningkatkan produktivitasnya.