Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sewagati

Penentuan Daya Dukung dan Daya Tampung Pengembangan Kawasan Eduwisata Herbal Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu Hertiari Idajati; Ema Umilia; Ferry Dwi Cahya
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1540.479 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.89

Abstract

Dalam perencanaan kawasan eduwisata, daya dukung dan daya tampung kawasan merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui, agar nantinya output rencana bisa sesuai dengan kondisi eksisting wilayah perencanaan potensi dan masalah yang nantinya dapat memberikan rumusan konsep pariwisata berdasarkan kemampuan lahan di areal lahan Desa Oro-Oro Ombo. Desa ini sendiri memiliki potensi yang besar terkait dengan pengembangan kawasan pertanian, kehutanan, dan peternakan. Sehingga, sangat cocok untuk pengembangan kawasan eduwisata herbal. Dalam penyusunan daya dukung lahan untuk pembangunan kawasan eduwisata herbal perlu berbagai proses perencanaan yang turut dipertimbangkan. Dari luaran proses-proses tersebut bertujuan untuk dapat melakukan pengembangan Kawasan yang tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungannya dan tentunya juga memiliki kesesuaian lahan yang tepat guna. Hasil dari proses-proses tersebut berupa peta daya dukung dan daya tampung lahan (Satuan Kemampuan Lahan dan Analisis Kemampuan Lahan), serta kesesuaian lahan pertanian dan pariwisata
Eksplorasi Desain Logo Kawasan Edu Wisata Herbal Batu Ema Umilia; Hertiari Idajati; Cahyono Susetyo; Eko Budi Santoso; Rabendra Yudistira Alami; Naufan Noordyanto; Hermanto; Lusi Zafriana
Sewagati Vol 6 No 5 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1526.339 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i5.104

Abstract

Eduwisata merupakan salah satu potensi pariwisata di Kota Batu yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan nilai edukasi dan perekonomian di sekitarnya. Pengembangan eduwisata herbal di Kecamatan Batu masih sebatas pengembangan agrowisata perkebunan buah-buahan, sedangkan terdapat potensi lain berupa tanaman herbal/biofarmaka yang juga dapat dikembangkan menjadi agrowisata. Dalam perencanaan kawasan Eduwisata Herbal di Kota Batu ini perlu adanya eksplorasi terhadap desain logo menggunakan elemen grafis yang nantinya dapat digunakan untuk branding Kawasan Eduwisata Kota Batu. Sehingga Tujuan dari penelitian ini adalah eksplorasi desain logo Eduwisata herbal di Kota Batu untuk branding Kawasan Eduwisata Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan komparasi terhadap beberapa desain logo untuk mendapatkan hasil berupa desain logo yang sesuai dengan keinginan dan melambangkan identitas diri Kawasan Eduwisata Herbal Batu. Adapun elemen grafis yang dikembangkan berupa logo yang dibuat dengan beberapa langkah yang disesuaikan dengan kebutuhan eduwisata herbal oro-oro ombo, menghasilkan logo yang memiliki makna disetiap elemennya yaitu daun yang berarti herbal, tiga huruf “o” yang berarti oro oro ombo, serta bentuk menyambung yang bermaksud sustainable terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi, serta bentuk huruf “o” yang berbasis lingkaran melambangkan eduwisata herbal yang lengkap.
Penguatan Kapasitas dan Strategi Adaptasi Sektor Pariwisata Gili Ketapang dalam mendukung Pengembangan Wisata Berbasis Ketahanan Iklim Jatayu, Anoraga; Idajati, Hertiari; Umilia, Ema; Abdurrakhman, Arief; Nurif, Muchammad; Abadi, Imam; Soeprijanto, Adi; Aparamarta, Hakun Wirawasista; Mulyadi, Yeyes
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.920

Abstract

Gili Ketapang merupakan salah satu destinasi pariwisata bahari unggulan di Jawa Timur yang memiliki potensi baik dari sisi bentang alam, ekosistem alami, maupun berbagai sumber daya di dalamnya. Namun, keberlanjutan kawasan wisata Gili Ketapang saat ini mengalami ancaman yang cukup besar akibat perubahan iklim. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk merumuskan penguatan kapasitas dan strategi adaptasi untuk sektor pariwisata Gili Ketapang, baik dari sisi masyarakat, pelaku wisata, pemerintah daerah setempat, dan dari sisi infrastruktur yang ada. Kondisi eksisting kawasan wisata Gili Ketapang saat ini telah mengalami transformasi yang cukup signifikan dengan berorientasikan pada aktivitas sektor pariwisata dan perikanan sebagai sektor utamanya. Ketersediaan destinasi wisata juga telah banyak didukung oleh infrastruktur pendukung serta SDM dan organisasi pengelola parwisiata yang cukup memadai. Namun, di sisi lain juga terdapat kekurangwaspadaan terhadap isu perubahan iklim yang cukup mengancam pada kawasan wisata ini. Oleh karena itu, beberapa strategi dalam hal perbaikan infrastruktur dalam mengantisipasi berbagai perubahan lingkungan, sosialisasi terhadap masyarakat, pelaku wisata, dan pemerintah daerah terhadap perubahan iklim serta berbagai aktivitas adaptif yang dapat dilakukan perlu diterapkan secara kontinyu untuk keberlanjutan kawasan wisata ini.