Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peningkatan Produktifitas Budidaya Jamur Janggel Dengan Penggunaan Teknologi IoT Di Desa Mrawan Mayang Anang Andrianto; Tio Dharmawan; Maliatul Fitriyasari; Harry Soepandi; Katarina Leba
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 1 No. 1 (2025): DIGIMAS: Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/digimas.v1i1.4496

Abstract

Budidaya jamur janggel pada bonggol jagung umumnya dilakukan di dalam rumah jamur atau kumbung. Struktur ini dirancang khusus untuk mengontrol kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan sirkulasi udara agar optimal untuk pertumbuhan jamur. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini fokus pada permasalahan yang dihadapi petani jamur janggel di Desa Mrawan, terutama terkait dengan pengelolaan suhu, kelembapan, dan penyiraman yang masih dilakukan secara manual. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya jamur janggel melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT). Dengan menggunakan sensor suhu, kelembapan, dan modul WiFi, diharapkan dapat melakukan pemantauan dan pengendalian kondisi lingkungan secara otomatis. Selain itu, dilakukan edukasi kepada petani untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang teknologi IoT. Hasil pengambangan sistem ini mampu menjaga kondisi lingkungan budidaya sesuai dengan kebutuhan jamur janggel, sehingga dapat mendukung pertumbuhan yang optimal. Secara umum PKM ini menghasilkan peningkatan efisiensi tenaga kerja, peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen, serta peningkatan kesadaran petani akan pentingnya teknologi dalam bidang pertanian.
Analysis of Service Quality of Mitra Mart Online Vegetable Store Using E-Servqual & Importance Performance Analysis (IPA) Method Fahroby Adnan; Katarina Leba; Beny Prasetyo
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i11.7063

Abstract

The implementation of online learning necessitates the provision of adequate IT infrastructure support and the dissemination of awareness among all relevant parties, including lecturers, students, and parents. The prevailing pandemic situation has underscored the necessity for such measures encourages the adoption of online learning. Learning Management System (LMS), often referred to as e-learning, plays an important role in facilitating this transition. Another critical aspect to consider is user readiness and acceptance. The Technology Readiness and Acceptance Model (TRAM) is a method that can be used to analyze these factors. This study utilizes TRAM to evaluate the readiness and acceptance of LMS, focusing specifically on lecturer users in the East Java Province area, encompassing both public and private universities. The purpose of this article is to assess the level of readiness and acceptance of LMS among lecturers in East Java and to identify factors influencing their adoption. The findings reveal that the level of readiness among lecturers in adopting LMS tends to be low. Furthermore, several hypotheses related to the use of LMS by lecturers are explored, providing insights into the factors influencing technology adoption in higher education.
Peningkatan Produktifitas Budidaya Jamur Janggel Dengan Penggunaan Teknologi IoT Di Desa Mrawan Mayang Anang Andrianto; Tio Dharmawan; Maliatul Fitriyah Sari; Harry Soepandi; Katarina Leba
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 1 No. 1 (2025): DIGIMAS: Jurnal Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya jamur janggel pada bonggol jagung umumnya dilakukan di dalam rumah jamur atau kumbung. Struktur ini dirancang khusus untuk mengontrol kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan sirkulasi udara agar optimal untuk pertumbuhan jamur. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini fokus pada permasalahan yang dihadapi petani jamur janggel di Desa Mrawan, terutama terkait dengan pengelolaan suhu, kelembapan, dan penyiraman yang masih dilakukan secara manual. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya jamur janggel melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT). Dengan menggunakan sensor suhu, kelembapan, dan modul WiFi, diharapkan dapat melakukan pemantauan dan pengendalian kondisi lingkungan secara otomatis. Selain itu, dilakukan edukasi kepada petani untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang teknologi IoT. Hasil pengambangan sistem ini mampu menjaga kondisi lingkungan budidaya sesuai dengan kebutuhan jamur janggel, sehingga dapat mendukung pertumbuhan yang optimal. Secara umum PKM ini menghasilkan peningkatan efisiensi tenaga kerja, peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen, serta peningkatan kesadaran petani akan pentingnya teknologi dalam bidang pertanian.
Implementasi Teoritis Permintaan dan Penawaran terhadap Lonjakan Harga dan Gagal Panen Petani Cabe di Kabupaten Lumajang Amin Silalahi; Karnadi; Balthasar Watunglawar; Katarina Leba
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 1 No. 2 (2025): DIGIMAS: Jurnal Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman teori permintaan dan penawaran sebaiknya diketahui oleh para petani sebagai produsen komoditas cabai. Fakta membutktikan bahwa para petani cabai belum mengerti akan teori permintaan dan penawaran karena petani cabai masih menanam cabai hanya pada musim kemarau dibandingkan dengan menanam pada musim hujan dengan alasan gagal panen. Fakta ini menunjukkan bahwa harga cabai cnderung naik di musim penghujan dan di musim kemarau harga cabai cenderung menurun. Hal ini mengurangi motivasi memperluas lahan penanaman cabai dan pendapatan mereka pada angka minus atau nol. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyaraat ini adalah metode sosialisasi permintaan dan penawaran dan metode pendampingan penggunaan pupuk A3N 766HI untuk mengurangi biaya budidaya cabai dan menambah durasi masa panen lebih lama. Hasil dari implementasi kedua metode tersebut diperoleh hasil pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut: Ada dampak positif setelah mendapatkan sosialisasi teori penawaran dan permintaan dan pendampingan petani cabai dengan metode penggunaan pupuk A3N 766HI yang berkontribusi pada efisiensi biaya budidaya cabai dengan mendapatkan selisih harga Rp 5100 pada saat harga jual terendah sampai dengan Rp. 12500 per kilogram pada saat posisi harga tertinggi pada setiap hasil panen cabai pada musim hujan dibandingkan dengan musim kemarau di Kabupaten Lumajang.
Optimalisasi Limbah Kulit Semangka sebagai Produk Manisan untuk Meningkatkan Nilai Tambah dan Kemandirian Ekonomi Keluarga Amalia, Karina Nine; Ferdiansyah Putra Manggala; Abdurohman; Ahmad Muzaki; Ahmad Rofiki; Brian Rizqi Paradisiaca Darnoto; Dony Bahtera Firmawan; Tri Agustina Nugrahani; Katarina Leba; Muhammad Andryan Wahyu Saputra
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 (2026): DIGIMAS: Jurnal Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/digimas.v2i1.60033

Abstract

Semangka merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat karena rasanya yang manis, menyegarkan, serta memiliki kandungan air yang tinggi. Namun, pemanfaatan buah semangka umumnya hanya berfokus pada bagian daging buah, sedangkan kulit semangka masih dianggap sebagai limbah rumah tangga yang belum memiliki nilai ekonomi optimal. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengolahan limbah kulit semangka menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah kulit semangka menjadi produk manisan, sekaligus memberikan edukasi mengenai strategi pemasaran produk secara daring maupun luring. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi pembuatan manisan kulit semangka, serta pendampingan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai potensi pemanfaatan limbah kulit semangka dan kemampuan peserta dalam menghasilkan produk olahan yang layak konsumsi dan memiliki nilai jual. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan terkait pengemasan dan pemasaran digital sebagai upaya pengembangan usaha berbasis pangan lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pengurangan limbah pangan melalui pemanfaatan produk hortikultura secara berkelanjutan.
Transformasi Pendekatan Katekese Moral Seksualitas di Era Digital: Analisis Kebutuhan dan Tantangan dalam Pembinaan Mahasiswa Katolik Katarina Leba; Balthasar Watunglawar
Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik Edisi November 2025
Publisher : Perkumpulan Perguruan Tinggi Agama Katolik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52110/jppak.v5i4.264

Abstract

This research examines the transformation of sexuality moral catechesis approaches in the digital era, particularly in the context of Catholic student formation. The primary focus is analyzing the needs and challenges in this transformation process. The methodology employed is a literature study with a qualitative approach, where researchers analyze various credible sources related to moral catechesis, digital education, and Catholic student formation. The research findings reveal that the success of transforming sexuality moral catechesis models is primarily determined by their ability to integrate Catholic moral values with contemporary digital realities. This includes developing adaptive learning methods and cultivating deep moral awareness among students. In the pastoral dimension, this transformation presents complex implications that necessitate the development of digital competencies for pastoral ministers. Additionally, a holistic approach is required to nurture the sexual morality of Catholic students.This research recommends program development based on systematic planning considering three essential aspects: content, methodology, and digital infrastructure. Such programs need to be equipped with effective evaluation systems and the development of supportive learning communities. The main contribution of this research is deepening the understanding of the importance of transforming catechesis approaches that can adapt to the digital era without sacrificing the integrity of Catholic moral teachings in the student formation process
Prioritisasi Kebutuhan Perancangan Sistem Informasi Pangan Terintegrasi Menggunakan Fahp Dan Zachman Framework soepandi, harry; Calissta Alodia Marella; Katarina Leba; Anang Andrianto
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v6i3.1984

Abstract

Fragmentasi sistem informasi di Kabupaten Jember, khususnya di Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP), menimbulkan tantangan bagi pengambilan keputusan berbasis data yang efektif. Data produksi komoditas, luas lahan tanam, hasil panen, serta informasi distribusi dan harga pangan masih dikelola secara terpisah menggunakan Microsoft Excel dan komunikasi informal melalui WhatsApp tanpa integrasi antar unit kerja atau lembaga. Kondisi ini menyebabkan redundansi data, aliran informasi yang tidak konsisten, dan keterbatasan pengembangan sistem karena tidak adanya Arsitektur Perusahaan (Enterprise Architecture/EA) yang terintegrasi. Studi ini bertujuan untuk merancang Arsitektur Perusahaan untuk Sistem Informasi Pangan Terpadu di Kabupaten Jember menggunakan Kerangka Kerja Zachman dan untuk menentukan prioritas kebutuhan sistem menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP). Penelitian ini menerapkan pendekatan metode campuran, dimulai dengan tahap kualitatif melalui Diskusi Kelompok Fokus (Focus Group Discussions/FGD) dan observasi untuk membangun matriks Kerangka Kerja Zachman, diikuti oleh tahap kuantitatif melalui survei perbandingan berpasangan berdasarkan penilaian ahli. Hasil penelitian menghasilkan cetak biru arsitektur yang terdiri dari arsitektur data dengan lima domain utama, arsitektur aplikasi dengan sembilan modul terintegrasi, dan arsitektur teknologi berbasis arsitektur tiga tingkat menggunakan ReactJS, Laravel, MySQL/PostgreSQL, dan hosting on-premise. Berdasarkan hasil FAHP menggunakan tiga kriteria utama—kebutuhan pengguna, manfaat pengguna, dan kemudahan penggunaan—fitur Pemeriksaan Kelengkapan dan Validitas Dokumen memperoleh prioritas tertinggi dengan bobot global 0,2035 (20,35%). Hasil ini memberikan rekomendasi prioritas implementasi untuk pengembangan sistem informasi pangan terintegrasi di Kabupaten Jember.