Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Digital Storytelling sebagai Pra-Pengalaman: Bagaimana Narasi Digital Membentuk Niat Kunjungan dalam Pariwisata Heritage Hellyani, Catharina Aprilia; Fahimah, Mar'atul; Malagina, Agni
Margin Eco : Jurnal Ekonomi dan Perkembangan Bisnis Vol. 10 No. 1 (2026): Margin Eco: Jurnal Ekonomi dan Perkembangan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas KH A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/margineco.v10i1.7001

Abstract

Tourism marketing has increasingly shifted from attribute-based perspectives toward experience- and meaning-oriented approaches, particularly in heritage tourism. However, limited empirical attention has been given to how tourism experiences are pre-constructed through digital narratives at the pre-visit stage. This study examines how digital storytelling operates as a pre-experience mechanism shaping visit intention in heritage tourism, by integrating perspectives of tourism experience, motivation, destination knowledge, and attitude toward destination. Adopting an interpretive qualitative approach, the study was conducted in Lasem, a community-based heritage city in Rembang Regency, Central Java, Indonesia. Data were collected through group deep interviews involving five informants comprising heritage practitioners and community actors in Lasem, and were analyzed using thematic analysis. The findings reveal that visit intention is shaped by the alignment between digital narratives and lived heritage experiences, which subsequently influences tourists' attitudes and intentions to visit or recommend the destination. Theoretically, this study extends understanding of tourism experience construction at the pre-visit stage. Practically, the findings offer strategic implications for destination managers to develop authentic digital storytelling that aligns with actual on-site experiences in community-based heritage destinations.
Daya Tarik Platform Third-Party: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Robux Pada Generasi Z Di Indonesia Standly, Ezra Forester; Adriana, Erica; Asepta, Uki Yonda; Hellyani, Catharina Aprilia
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan konsumen, promosi, dan keamanan transaksi terhadap keputusan pembelian Robux melalui platform third-party (non-resmi) pada pemain Roblox Generasi Z di Indonesia. Fenomena pembelian Robux melalui platform non-resmi menunjukkan adanya perilaku konsumen digital yang cenderung pragmatis, di mana konsumen tetap bersedia melakukan transaksi meskipun terdapat risiko yang relatif tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada 132 responden yang memenuhi kriteria purposive sampling, yaitu pengguna Roblox berusia 17–30 tahun yang pernah melakukan pembelian Robux melalui platform third-party. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kepercayaan konsumen, promosi, dan keamanan transaksi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Robux. Secara parsial, promosi dan keamanan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kepercayaan konsumen tidak berpengaruh signifikan. Variabel keamanan transaksi ditemukan sebagai faktor paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian, diikuti oleh promosi. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,925 menunjukkan bahwa 92,5% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian pada platform third-party lebih dipengaruhi oleh pertimbangan keamanan dan manfaat ekonomis dibandingkan kepercayaan institusional. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami perilaku konsumen digital pada konteks grey market dan transaksi digital berisiko tinggi.