Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MANAJEMEN PROGRAM PELATIHAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) BAGI GURU DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Heri Purnomo; Sofwan Adiputra; Siswoyo, Siswoyo; M. Badrun
Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Jurnal Ilmiah Multi Science Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen program pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi guru dalam mendukung implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen pelatihan. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik model Saldaña (2021) yang meliputi first cycle coding, second cycle coding, dan thematic synthesis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelatihan TIK dirancang secara komprehensif berdasarkan pemetaan profil, kebutuhan, dan minat guru, sehingga pelaksanaan program bersifat adaptif dan responsif. Materi pelatihan disusun secara berjenjang dan fleksibel dengan berbagai format untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan awal peserta. Proses pelatihan menerapkan prinsip pembelajaran kolaboratif dan mandiri, serta diferensiasi proses melalui pilihan aktivitas, proyek digital, dan pengaturan ritme belajar sesuai preferensi guru. Pendampingan personal dan umpan balik real-time berperan penting dalam meningkatkan kompetensi guru. Evaluasi pelatihan dilakukan secara autentik melalui penugasan produk digital dan laporan implementasi pembelajaran. Secara keseluruhan, manajemen pelatihan TIK terbukti memperkuat kesiapan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif dan berkelanjutan.
Penerapan Algoritma C4.5 untuk Prediksi Risiko Turnover (Pergantian Karyawan) Menggunakan Data Kinerja dan Kepuasan Kerja Khairunisa, Ginta; Farah Fauziyyah Hasyim; Andi Aprilia Sidiuzdah; Heri Purnomo; Adia Nanda; Annida Purnamawati
(JRSIKOM) Jurnal Riset Sistem Informasi dan Aplikasi Komputer Vol. 1 No. 4 (2025): Volume 1 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : PT Siantar Codes Academy Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.180997/jrsikom.v1i4.109

Abstract

Tingkat pergantian karyawan yang tinggi menyebabkan kerugian yang besar dari segi finansial dan operasional bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model prediktif yang efisien dalam mengidentifikasi pegawai yang berisiko tinggi mengalami Turnover dengan memanfaatkan algoritma klasifikasi C4.5 yang berbasis pada pohon keputusan. Data yang digunakan berasal dari dataset publik HR-Employee-Attrition yang diambil dari platform Kaggle, yang berisi 1.470 entri serta 35 atribut, mencakup faktor demografis, kinerja, dan tingkat kepuasan. Proses pemodelan dilaksanakan dengan menggunakan perangkat lunak RapidMiner, yang mencakup langkah-langkah persiapan data dan validasi silang. Hasil dari pengujian model menunjukkan rata-rata akurasi sebesar 83,67%. Analisis kinerja kelas mengindikasikan adanya masalah ketidakseimbangan kelas; model memiliki Recall yang sangat baik untuk kelas “Tidak Resign” dengan persentase 95,78%. Namun sangat rendah untuk kelas “Resign” yaitu 20,68%. Model berbasis keputusan menunjukkan bahwa variabel umur merupakan atribut penyaring utama, diikuti oleh Pendapatan Bulanan dan Lama Sejak Promosi Terakhir. Kesimpulan dari studi ini adalah meskipun C4.5 memberikan akurasi yang tinggi secara keseluruhan, masih diperlukan penanganan atas ketidakseimbangan kelas untuk meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi kejadian Turnover yang sebenarnya. Kata kunci: C4.5, Prediksi Turnover, Penambangan Data, Pohon Keputusan, Manajemen SDM, RapidMiner
Penyalahgunaan Hak (Abuse Of Rights) Sebagai Bentuk Perbuatan Melawan Hukum Dalam Praktik Peradilan Indonesia: Abuse of Rights as a Form of Unlawful Act in Indonesian Judicial Practice Agnes Maria Janni Widyawati; Heri Purnomo; Mig Irianto Legowo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 4: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.10408

Abstract

Penyalahgunaan hak (abuse of rights) merupakan konsep yang berkembang dalam doktrin hukum perdata modern, yang menegaskan bahwa setiap hak tidak dapat digunakan secara absolut tanpa mempertimbangkan batasan kepatutan, itikad baik, serta fungsi sosialnya. Dalam praktik peradilan di Indonesia, konsep ini kerap dihubungkan dengan perbuatan melawan hukum (PMH), khususnya ketika penggunaan hak secara formal sah justru menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi yuridis penyalahgunaan hak sebagai bagian dari PMH serta menganalisis penerapannya dalam praktik peradilan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang didukung oleh analisis terhadap putusan pengadilan sebagai bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun konsep penyalahgunaan hak belum diatur secara eksplisit dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), eksistensinya telah diakui melalui perkembangan yurisprudensi dan doktrin hukum. Hakim dalam berbagai putusan cenderung menggunakan pendekatan substantif dengan mempertimbangkan unsur itikad baik, kepatutan, dan tujuan penggunaan hak dalam menilai ada atau tidaknya perbuatan melawan hukum. Dengan demikian, penggunaan hak yang melampaui batas kewajaran atau dilakukan dengan maksud merugikan pihak lain dapat dikualifikasikan sebagai PMH. Implikasi dari pengakuan ini adalah terbukanya ruang perlindungan hukum yang lebih luas bagi pihak yang dirugikan, serta adanya pergeseran paradigma dari kepastian hukum formal menuju keadilan substantif. Oleh karena itu, penyalahgunaan hak memiliki relevansi penting dalam memperkuat perlindungan terhadap hak subjektif dalam sistem hukum perdata Indonesia.