Articles
Efektivitas Iklan Televisi Clean and Clear Natural Bright Face Wash Terhadap Perempuan di Surabaya
Faustine Dilecia;
Felicia Goenawan;
Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): VOL 6, NO 2 AUGUST 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.624 KB)
Iklan adalah salah satu sarana bagi perusahaan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terhadap suatu produk atau jasa. Marketing Public Relations berperan untuk memberikan pengetahuan dan informasi akan sebuah merek. Iklan yang dikeluarkan oleh perusahaan dinamakan advertising. Informasi yang disampaikan bisa mengenai sebuah produk baru yang dikeluarkan oleh perusahaan. Perusahaaan umumnya menggunakan media televisi untuk beriklan. Televisi dianggap oleh perusahaan sebagai media yang efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui efektivitas iklan televisi dari produk Clean and Clear Natural Bright Face Wash terhadap perempuan di Surabaya. Perempuan berusia 12-22 tahun adalah target dari perusahaan. Efektivitas iklan diukur dengan metode Customer Response Index (CRI) yang meliputi tingkatan-tingkatan yakni Awareness, Comprehend, Interest, Intentions, Action. Penelitian ini memakai metode survei. Iklan Clean and Clear Natural Bright Face Wash dalam penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa iklan ini adalah efektif.
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Surabaya terhadap Brand Identity TikTok
Felicia Budi;
Felicia Goenawan;
Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 1 (2020): VOL 8, NO 1 FEBRUARY 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk meneliti Tingkat pengetahuan masyarakat Surabaya terhadap brand identity TikTok, yang meliputi nama, logo, slogan, dan kisah perusahaan. TikTok telah mengalami pergantian identitas brand setelah pembaruan aplikasi. Peneliti melakukan penelitian kuantitatif deskriptif, dengan cara membagikan kuisioner kepada 100 responden pada masyarakat Surabaya, dengan menggunakan purposive sampling. Kemudian diolah dengan menggunakan tabel frekuensi dan tabulasi silang. Adapun teori yang digunakan adalah tingkat pengetahuan dan brand identity. Hasil akhir penelitian ini secara keseluruhan adalah masyarakat Surabaya memiliki tingkat pengetahuan sedang. Hasil tingkat pengetahuan sedang diperoleh melalui pengetahuan responden yang baik terhadap nama, logo dan kisah perusahaan TikTok, akan tetapi tidak pada indikator slogan TikTok.
Isi Pesan The Nine Block Conversation Planner Dan Crisis Response Di Postingan Instagram @Traveloka Selama Masa Pandemi COVID-19
Stefanny Soesanto;
Amelia Sidik;
Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan ini dilakukan untuk mengetahui gambaran umum isi pesan the the nine block conversation planner dan crisis response postingan Instagram @Traveloka selama masa pandemi COVID-19. Dimana media sosial digunakan oleh PR atau MPR Traveloka untuk melakukan komunikasi pemasaran dan follow up communication secara konten selama masa krisis. Penggambaran isi pesan dilihat menggunakan metode analisis isi pada posting dalam media sosial Instagram. Hasil penelitian ini menunjukkan selama 5 bulan yaitu dari 24 April hingga 21 Agustus 2020 (selama masa COVID-19 memiliki frekuensi tertinggi postingan pada awal bulan hari Kamis. Tema pesan yang paling banyak ditemukan adalah avalanche about to roll, sedangkan krisis response yang paling banyak muncul adalah self-enhancement. Dimana tema dan strategi David vs Goliath dan Anti-social or Defensive tidak terlihat pada postingan Instagram. Kemudian pesan disajikan melalui single photo menyertakan caption dan hastag. Dari hal tersebut terciptalah respon dari audien paling banyak netral. Komentar yang ditulis audien kebanyak tidak dibalas Traveloka. Dalam melakukan reply tersebut Traveloka paling banyak melakukan format kode dan tidak menggunakan template.
Efektivitas Penggunaan NCT 127 sebagai Celebrity Endorser dalam Social Media Campaign Nu Green Tea #FixEnak di Instagram @nuteaid
Monica Angelina;
Felicia Goenawan;
Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 2 (2021): VOL 9, NO 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Seorang celebrity endorser merupakan sosok yang dipercaya oleh perusahaan untuk mewakili sebuah produk. Maraknya penggunaan media sosial menciptakan aktivitas komunikasi pemasaran baru, yaitu social media campaign (kampanye media sosial). Dimana media sosial dimanfaatkan sebagai media penyebaran. NCT 127 merupakan salah satu boyband dari Korea Selatan yang telah dikenal di dunia internasional. PT ABC President Indonesia memilih NCT 127 sebagai celebrity endorser dalam social media campaign Nu Green Tea #FixEnak yang diunggah pada media sosial Instagram @nuteaid. Penelitian ini dilakukan untuk melihat efektivitas penggunaan NCT 127 dalam social media campaign menggunakan model TEARS. Teori dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang celebrity endorser dan keterkaitannya dengan Model TEARS, yang terdiri dari trustworthiness, expertise, attractiveness, respect, dan similarity. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling, dimana penulis memiliki beberapa kriteria yang digunakan untuk memilih responden dalam mengisi kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan NCT 127 sebagai celebrity endorser dalam social media campaign Nu Green Tea #FixEnak di Instagram @nuteaid adalah efektif. Faktor attractiveness atau daya tarik merupakan faktor paling tinggi yang menarik perhatian responden.
Evaluasi Strategi Program Customer Relationship Management Kayu Bihi Farm Bali dalam Mempertahankan Loyalitas Pelanggan
Yohana Suwanto;
Felicia Goenawan;
Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi strategi program Customer Relationship Management yang dijalankan oleh Kayu Bihi Farm Bali dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Evaluasi merupakan suatu tindakan yang penting untuk dilakukan perusahaan untuk mengetahui tindak lanjut dari program yang telah dijalankan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus serta menggunakan teknik pengumpulan data wawancara mendalam (in-depth interview), observasi dan dokumentasi. Program Customer Relationship Management ini memiliki beberapa bentuk program di dalamnya yaitu Customer Gathering Community Sharing, Seminar dan Birthday Treatment. Evaluasi dilakukan berdasarkan sudut pandang pelanggan karena dalam hal ini, pelanggan adalah sasaran utama dari diadakannya program ini. Berdasarkan hasil evaluasi, dapat diketahui bahwa Customer Gathering telah mencapai tujuannya, meskipun terdapat beberapa kendala seperti partisipasi pelanggan dan minimnya keterlibatan staff Kayu Bihi Farm selama pelaksanaan program. Sedangkan permasalahan pada program Community Sharing terletak pada penggunaan bahasa dalam menyampaikan materi, pemberian reward untuk games dan waktu pelaksanaan program. Pada program Seminar ditemukan bahwa program ini tidak mencapai tujuannya dikarenakan ketidakpuasan pelanggan terhadap waktu pelaksanaan program yang dirasa kurang efektif. Kemudian pada program Birthday Treatment permasalahan yang ada ditemukan pada waktu klaim diskon yang kurang serta waktu penyerahan kue yang tidak tepat sehingga hal ini menjadi faktor ketidakberhasilan pada program secara keseluruhan.
Sikap Suami di Surabaya pada Pesan Iklan Televisi Kecap ABC versi “Suami Sejati Mau Masak”
Hans Christian;
Felicia Goenawan;
Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 2 (2019): VOL 7, NO 2 AUGUST 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecap ABC memperkenalkan program “Suami Sejati Mau Masak, Terima Kasih Perasan Pertama” yang mengajak suami-suami Indonesia untuk setara dengan istri. Kampanye ini diawali dengan iklan TV yang bercerita tentang anak kecil yang mengingatkan ayahnya akan semua pekerjaan yang dilakukan ibu dari membersihkan rumah, menjaga anak hingga memasak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap suami di Surabaya pada pesan iklan televisi kecap ABC versi “Suami Sejati Mau Masak”. Sikap terdiri dari tiga komponen yaitu komponen kognitif, afektif, dan konatif. Penelitian ini memilih responden suami bekerja yang memiliki istri bekerja, pernah menonton iklan televisi ini sebanyak 2-3x, dan tinggal di Surabaya. Peneliti menggunakan metode survei dalam mengumpulkan data dan menyebarkan 100 kuesioner. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa sikap suami di Surabaya pada pesan iklan televisi kecap ABC versi “Suami Sejati Mau Masak” untuk komponen kognitif dan afektif berada pada kategori positif. Sedangkan untuk komponen konatif berada pada kategori netral. Namun setelah dirata- rata, suami di Surabaya memunculkan sikap positif secara keseluruhan pada pesan iklan televisi kecap ABC versi “Suami Sejati Mau Masak”
Strategi Komunikasi Marketing Public Relations Honda Surabaya Center Dalam Menjadi Official Partner Klub Persebaya Pada Kompetisi Liga 2
Nico Indrasukmana Biantoro;
Amelia Sidik;
Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): VOL 6, NO 2 AUGUST 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.983 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi komunikasi marketing public relations yang dilakukan oleh Honda Surabaya Center sebagai salah satu Official Partner Klub Persebaya selama Kompetisi Liga 2 berlangsung. Strategi komunikasi marketing public relations memiliki tujuan untuk peningkatan awareness dari Honda Surabaya Center termasuk dari produk-produk dari mobil Honda. Selain itu juga digunakan untuk memperluas pasar dari Honda Surabaya Center sendiri. Demi mencapai tujuan tersebut, Honda Surabaya Center menggunakan marketing public relations tools yang dikombinasikan dengan strategi komunikasi marketing public relations yaitu pull strategy, push strategy dan profile strategy. Marketing public relations tools yang digunakan yaitu advertising, sales promotion, public relations, personal selling, dan direct marketing. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan yaitu studi kasus. Adanya perbedaan segmentasi market dari Honda Surabaya Center dan Persebaya dapat menimbulkan permasalahan perbedaan perilaku strategi komunikasi marketing public relations yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas marketing public relation Honda Surabaya Center dalam menjalankan strategi komunikasi marketing public relation melalui marketing public relation tools.
Efektivitas Penggunaan Brand Ambassador Laneige Dalam Model VisCAP
Nancy Nancy;
Felicia Goenawan;
Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses komunikasi yaitu bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Proses komunikasi ini bertujuan untuk dapat menciptakan komunikasi yang lebih efekMf. Iklan yang baik dapat berperan sebagai pengingat di benak konsumen keMka mereka telah melihat iklan tersebut dan bisa menjadi top of mind. Iklan harus dikemas dengan baik agar menghasilkan iklan yang efekMf. Salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan produknya, perusahaan menggunakan brand ambassador untuk menyampaikan pesan di dalam iklan. Brand Ambassador akan membantu membuat hubungan emosional yang lebih kuat antara sebuah brand /perusahaan dengan konsumen. Dalam peneliMan ini, peneliM bertujuan menjelaskan Mngkat efekMvitas penggunaan brand ambassador Laneige dengan menggunakan model VisCAP. Hasil PeneliMan ini membukMkan bahwa penggunaan brand ambassador efekMf untuk menyampaikan pesan di dalam iklan ke konsumen.
Efektivitas Media Sosial Instagram Kedai Rhythm Surabaya
Leci Illona Telaumbanua;
Felicia Goenawan;
Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 8, No 2 (2020): VOL 8, NO 2 AUGUST 2020
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efektivitas iklan di instagram Kedai Rhythm Surabaya. Media sosial instagram menjadi salah satu komunikasi pemasaran yang digunakan untuk menyampaikan informasi produk dan menjangkau customer dengan cakupan yang lebih luas. Efektivitas iklan diukur menggunakan metode pengukuran Customer Response Index (CRI). Metode CRI mengukur respon followers instagram Kedai Rhythm mulai dari tahap awareness, comprehend, interest, intention, hingga tahap action. Dalam penelitian ini, efektivitas digambarkan dalam teori Hierarchy of Effects juga didukung dengan teori komunikasi pemasaran serta teori mengenai iklan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik yang digunakan adalah non-probability sampling dan purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian ini bahwa iklan instagram Kedai Rhythm efektif dan berhasil memenuhi tujuan yang ingin dicapai Kedai Rhythm yaitu pada awareness 85%, comprehend 83%, interest 100%, intention 100%, dan action 82%.
Respon Viewers YouTube Suhay Salim Terhadap Produk Avoskin
Yolanda Atikasari Soetikno;
Felicia Goenawan;
Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 9, No 1 (2021): VOL 9, NO 1 FEBRUARY 2021
Publisher : Jurnal e-Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk melihat respon audiens setelah menonton video dari YouTube Channel Suhay Salim yang berjudul “Skincare Routine Simple & Affordable Pake 100% Produk Lokal Jerawat dan Bekasnya” terhadap produk Avoskin. Untuk mengukur respon audiens, maka digunakan Model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode survey dengan cara menyebarkan kuesioner menggunakan teknik Non-Probability Sampling yang diberikan kepada penonton video tersebut melalui online survey. Temuan penelitian ini adalah setelah menonton video review dari Suhay Salim, viewers mencapai tahap desire dimana mereka ingin mencoba produk Avoskin yang ditawarkan dalam video tersebut. Alasan terkuat untuk sampai ke tahap desire ini dikarenakan oleh perkataan Suhay Salim yang bersifat emosional yakni saat ia benar-benar merekomendasikan produk tersebut kepada responden.