Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Kepatuhan Remaja Putri Dalam Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah Juniati, Ni Putu Mita; Ni Luh Putu Sri Erawati; I Nyoman Wirata; Ni Nyoman Suindri; Listina Ade Widya Ningtyas
Journal of Health Education and Literacy Vol 8 No 1 (2025): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v8i1.5402

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan serius yang disebabkan oleh kadar hemoglobin rendah (<12 g/dL), dipengaruhi oleh faktor seperti menstruasi, kurangnya asupan zat besi, dan pola hidup tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Metode penelitian menggunakan desain analitik cross sectional dengan sampel yang diperoleh sebanyak 56 responden yang dipilih melalui proportionate stratified simple random sampling. Instrumen pengambilan sampel menggunakan kuisioner. Penelitian i dilakukan pada tanggal 8 Mei 2025. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (53,6%) dan telah patuh (51,8%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan (p = 0,000). Oleh karena itu, peran sekolah, tenaga kesehatan, dan orang tua sangat penting dalam meningkatkan edukasi dan dukungan terhadap remaja. Peneliti selanjutnya disarankan menggunakan metode mixed method dan cakupan yang lebih operasional untuk memahami lebih dalam faktor yang memengaruhi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah.
HUBUNGAN JENIS PERSALINAN DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF Wiratni, Ni Wayan Luh; Ni Nyoman Budiani; Listina Ade Widya Ningtyas; Ni Gusti Kompiang Sriasih; Gusti Ayu Eka Utarini
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i2.181

Abstract

Menyusui berperan penting dalam tahap tumbuh dan berkembangnya perkembangan bayi, Dimana jika hanya ASI saja yang diberikan dalam usia enam bulan pertama bayi terbukti meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, hanya sebesar 30,4%. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis persalinan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di UPTD Puskesmas Nusa Penida I. Penelitian dilakukan pada Mei 2025 dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 101 ibu yang memiliki bayi usia 7–12 bulan, dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan sebagian besar ibu melahirkan secara per abdominal (68,3%) dan tingkat keberhasilan ASI eksklusif sebesar 53,5%. Uji Chi-Square menunjukkan jenis persalinan dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif memiliki hubungan signifikan (p = 0,000), dimana ibu yang melahirkan per vaginam lebih banyak berhasil memberikan ASI eksklusif. Disimpulkan bahwa jenis persalinan berpengaruh terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Disarankan agar petugas kesehatan memberikan dukungan dan konseling menyusui kepada ibu pasca persalinan per abdominal. Ibu juga disarankan menggunakan pompa ASI dan memahami teknik penyimpanan yang benar. Kata kunci : ASI eksklusif, konseling menyusui, persalinan
Perbedaan Pengetahuan Remaja Tentang Aktivitas Seksual Sebelum Dan Sesudah Diberikan Edukasi Kepada Kelompok Remaja Pusat Informasi Dan Konseling Remaja Kamiladhini Putri Hartsani; Ni Komang Yuni Rahyani; Listina Ade Widya Ningtyas
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 3 No 3 (2026): JKRI - Februari 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan, termasuk hal aktivitas seksual pranikah. Akibat rendahnya pengetahuan tentang masalah yang dihadapi remaja berupa perilaku berisiko termasuk aktivitas seksual yang tidak aman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan edukasi kepada kelompok yang mengikuti ekstrakurikuler PIK-R. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan pre-post test without control group. Populasi pada penelitian ini adalah 30 remaja yang mengikuti ekstrakurikuler PIK-R di SMA negeri 8 Denpasar, dan besar sampel 21 orang dengan teknik pengambilan sampling menggunakan purposive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen pengampilan sampel menggunakan kuisioner pengetahuan tentang aktivitas seksual dengan 20 pertanyaan yang sudah dilakukan uji validasi dan reliabel. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2025. Analisis data yang digunakan yaitu paired sample test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan sebelum 73,33 dan setelah 87,14 diberikan edukasi. Hasil uji statistik paired sample test diperoleh hasil nilai p = 0,001. Hal ini menunjukkan nilai p<0,05 terdapat perbedaan pengetahuan remaja tentang aktivitas seksual sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Peran orang tua, peran sekolah, dan tenaga kesehatan sangat penting dalam meningkatkan pengetahuan dan dukungan terhadap remaja.