Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Program Penguatan Disiplin dan Motivasi Santri dalam Pembelajaran Tahfidz di Pondok Pesantren Darul Hikam Puri Mojokerto Rohmad, Muhammad Ali; Nurkhafiza, Aisyah Jihan; Putri, Ravina Anggie Esna; Sholihah, Nisa’atus
Philosophiamundi Vol. 3 No. 5 (2025): Philosophiamundi October 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan motivasi santri dalam mengikuti pembelajaran tahfidz di Pondok Pesantren Darul Hikam Puri. Berdasarkan temuan awal, sejumlah santri mengalami keterlambatan hadir akibat kurangnya motivasi, manajemen waktu yang tidak teratur, serta rasa takut untuk menyetorkan hafalan yang belum siap. Program pengabdian ini dilakukan melalui tiga pendekatan utama: penguatan motivasi belajar, pelatihan manajemen waktu, serta pendampingan guru tahfidz dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih variatif dan komunikatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya penurunan signifikan terhadap keterlambatan santri, peningkatan kualitas hafalan, serta perubahan perilaku santri dalam menyusun jadwal belajar dan mempersiapkan setoran hafalan. Guru tahfidz juga merasakan peningkatan efektivitas pembelajaran melalui teknik komunikasi yang lebih suportif dan pendekatan reward yang mendorong santri lebih percaya diri. Program ini turut membentuk budaya disiplin di lingkungan pesantren melalui pembiasaan dan penguatan karakter. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan solusi praktis dan berkelanjutan dalam memperbaiki pola kedisiplinan santri serta meningkatkan kualitas pembelajaran tahfidz.
Penerapan Deep Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri Muchammad Nurhasyim Hasanuddin; Muhammad Ali Rohmad; Hajar Nurma Wachidah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2130

Abstract

: Penelitian ini mengkaji penerapan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 1 Krembung Sidoarjo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi deep learning dalam meningkatkan interaksi dan pengalaman belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi deep learning dalam PAI, yang berlandaskan pada mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning, berhasil meningkatkan pemahaman mendalam, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, pendekatan ini juga berkontribusi pada pembentukan karakter religius dan penguatan nilai-nilai melalui proyek inovatif, sehingga relevan untuk menghadapi tantangan global.
Integrasi Pembelajaran Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dengan Mata Pelajaran Umum Melalui Program Tahfidz Di Madrasah Antoni, Putri Alfianah; Syaikhu Rozi; Muhammad Ali Rohmad
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i3.14996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk integrasi antara Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan mata pelajaran umum melalui program tahfidz di MTs Roudlotun Nasyiin serta menganalisis dampaknya terhadap capaian akademik dan religius siswa. Berbeda dari studi sebelumnya yang bersifat filosofis-teoritis, penelitian ini menekankan aspek empiris implementasi integrasi di madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui proses kondensasi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dilakukan dengan mengganti mata pelajaran PAI secara operasional, namun nilai-nilai keislaman tetap diajarkan melalui pengaitan materi umum dengan ayat-ayat Al-Qur’an serta melalui penilaian akademik-tahfidz yang terpadu. Dampak integrasi ini terlihat pada meningkatnya kedisiplinan, pemahaman nilai Islam yang lebih mendalam, serta perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model integrasi yang sistematis dan longitudinal guna memastikan efektivitas keberlanjutan integrasi PAI dalam pembelajaran umum.
VALUES OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN RELIGION-BASED VIDEO CONTENT ON TIKTOK Imaniyah, Fina; Saifuddin; Rohmad, Muhammad Ali
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 5 No. 4 (2025): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/w778cz14

Abstract

Education is not only aimed at improving students’ intelligence but also at building their character and morality. Thus, education is essential in producing individuals who are not only intelligent but also virtuous, capable of self control, and able to contribute beneficially to society. This study focuses on the religious values contained in the content of @kadamsidik00 as well as the methods of delivering religious messages through his video content. This research employs a qualitative approach with Library Research, obtained by comparing the information found with other relevant sources. The TikTok content of @kadamsidik00 contains values of Islamic Religious Education, including muamalah (social interactions), aqidah (faith), ibadah (worship), and akhlaq (morality). @kadamsidik00 utilizes communicative and reflective methods, with simple and contextual language.
Microlearning Instructional Design with Process Approach for Improving Early Reading Skills of Prospective Elementary School Teachers Bagus Cahyanto; Titis Angga Rini; Evi Rizqi Salamah; Muhammad Ali Rohmad
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 11 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v11i2.17073

Abstract

AbstractTeaching early reading is a crucial skill for prospective elementary school teachers. However, in practice, there is a persistent observation of a low mastery of teaching methods in this area which is a mandatory pedagogical competency for teachers. This study aimed to describe the improvement of college students' proficiency in teaching early reading through microlearning-based instructional design with a process approach. The process approach refers to the implementation of the stages of reading instruction, namely in the pre-reading, during reading and post-reading stages. This study uses quantitative and qualitative data through tests, field notes, and documentation. The N-Gain test was utilized to analyze the quantitative data, employing one-group pretest and posttest design. Concurrently, the qualitative data from field notes and documentation underwent analysis through display, reduction, and verification data. The results of this study indicate that the implementation of microlearning-based instructional design with a process approach significantly enhances the early reading teaching skills of prospective elementary school teachers. Notably, improvements are observed across in the pre-reading, during-reading, and post-reading stages. The impact is particularly pronounced in the during-reading stage, where collage students exhibit enhanced mastery of teaching methods and adept use of appropriate media. The conclusion of this study shows the efficacy of an instructional design tailored to and focused on the specific needs of learning segments, which provides a better learning experience in teaching early reading.Keywords: early reading, instructional design, microlearning, process approach.                                                         AbstrakPengajaran membaca permulaan menjadi salah satu kompetensi yang harus dikuasi mahasiswa calon guru sekolah dasar meskipun dalam praktiknya, ada pengamatan terus-menerus tentang penguasaan metode pengajaran yang rendah di area ini yang merupakan kompetensi pedagogik wajib bagi guru. Penelitian ditujukan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan mahasiswa dalam pengajaran membaca permulaan melalui desain instruksional berbasis microlearning dengan pendekatan proses. Pendekatan proses ini mengacu pada penerapan tahapan pengajaran membaca yakni dalam tahap pra, saat, dan pasca membaca. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif dengan pengumpulan datanya melalui tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil datanya dianalisis dengan statistik deskriptif melalui uji N-Gain berdasarkan hasil tes dari one group pretest and postest design. Analisis juga dilakukan melalui data display, reduksi, dan verifikasi untuk hasil catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain instruksional berbasis microlearning dengan pendekatan proses dapat meningkatkan keterampilan pengajaran membaca permulaan mahasiswa calon guru sekolah dasar dalam kategori cukup signifikan. Peningkatan ini meliputi pengajaran pada tahap pra, saat, dan pasca membaca permulaan khususnya pada tahap saat membaca dalam penguasaan metode dan penggunaan media yang tepat. Kesimpulannya menunjukkan bahwa desain intruksional yang didesain secara khusus dan terfokus dalam segmen-segmen pembelajaran memberikan pengalaman belajar yang lebih baik pada mahasiswa dalam pengajaran membaca permulaan.Kata kunci: desain intruksional, membaca permulaan, microlearning, pendekatan proses.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI METODE MIND MAPPING PADA MATERI KEEMASAN ISLAM ERA DAULAH ABBASIYAH Bella Ferlyna; Muhammad Bagus Kurniawan; Muhammad Ali Rohmad
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.10610

Abstract

ABSTRACT The mind mapping method is a learning method that makes it easier for students to understand lesson material imaginatively through the presentation of ideas or concepts that are simple, structured, and easy to understand. The application of this method in learning Islamic Cultural History, particularly material about the Islamic Golden Age during the Abbasid Caliphate, is estimated to enhance students' understanding of the lesson material. The purpose of this study is to determine whether the mind mapping technique improves students' understanding of Islamic Cultural History. The aim of this research is to find out how well the mind mapping technique improves students' understanding of Islamic Cultural History. Purposive sampling and quantitative methodology are used in this study. As research instruments, pre-tests and post-tests are used to measure students' understanding both before and after the learning strategy is applied. The research data is examined to observing how the mind mapping approach affects student learning outcomes. According to the analysis findings, students' understanding of the Golden Age of Islam during the Abbasid Era increased by 46.66 points when the mind mapping technique was applied. In addition, learning became more dynamic and supported students in understanding the relationships between ideas more systematically. Thus, it has been proven that the mind mapping approach significantly improves students' understanding of Islamic Cultural History. ABSTRAK Metode mind mapping merupakan metode pembelajaran yang memudahkan siswa memahami materi pelajaran secara imajinatif melalui penyajian ide maupun konsep yang sederhana, terstruktur, dan mudah dipahami. Penerapan metode ini dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, khususnya materi tentang Masa Kejayaan Islam pada masa Kekhalifahan Abbasiyah, Diperkirakan bahwa hal ini akan meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah teknik mind mapping meningkatkan pemahaman siswa terhadap Sejarah Kebudayaan Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik teknik mind mapping meningkatkan pemahaman siswa terhadap Sejarah Kebudayaan Islam. Pengambilan sampel purposif dan metodologi kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Sebagai instrumen penelitian, pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur pemahaman siswa baik sebelum maupun sesudah strategi pembelajaran diterapkan. Data penelitian diperiksa untuk melihat bagaimana pendekatan mind mapping memengaruhi hasil belajar siswa. Menurut temuan analisis, pemahaman siswa tentang Masa Keemasan Islam pada Era Abbasiyah meningkat sebesar 46,66 poin ketika teknik mind mapping diterapkan. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih dinamis dan mendukung siswa dalam mengetahui hubungan antar ide dengan lebih sistematis. Dengan demikian, telah dibuktikan bahwa pendekatan mind mapping secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang Sejarah Kebudayaan Islam.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE ASOSIASI KATA TERHADAP PENINGKATAN HAFALAN MAKNA MATERI ASMAUL HUSNA PAI KELAS VII Rohmatul Ummah; Muhammad Adi Prastyo; Muhammad Ali Rohmad
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.10613

Abstract

ABSTRACT The low ability of students to memorize the meaning of the vocabulary of Asmaul Husna indicates that the ongoing learning process has not been optimal in increasing the activeness and level of confidence in students when answering questions during the learning process. This study aims to analyze the improvement of the ability to memorize the meaning of Asmaul Husna in grade VII students through the application of the word association method. Two cycles were implemented in the Classroom Action Research (CAR) approach, which includes the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were grade VII D students selected using a purposive sampling technique. Data collection was carried out through pre-test, post-test, observation, and documentation. It was shown that the results of the study using the word association method were effective in improving students' memorization abilities. This can be seen from the increase in students' average score, namely from 52.40 when the pre-test was carried out to 96.80 when the post-test was carried out, with a significance value of 0.000 (<0.05). In addition to improving learning outcomes, this method also makes students more active, enthusiastic, and confident during learning. The word association method is an effective, interesting, and meaningful learning strategy to improve the ability to memorize the meaning of Asmaul Husana in grade VII students. ABSTRAK Rendahnya kemampuan siswa dalam menghafal makna kosakata Asmaul Husna menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang berlangsung belum optimal dalam meningkatkan keaktifan serta tingkat percaya diri dalam siswa ketika menjawab pertanyaan selama proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan menghafal makna Asmaul Husna pada siswa kelas VII melalui penerapan metode asosiasi kata. Dilaksanakannya dua siklus dalam pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini merupakan siswa kelas VII D yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, serta dokumentasi. Ditunjukkan bahwa hasil penelitian dengan menggunakan metode asosiasi kata efektif dalam meningkatkan kemampuan hafalan siswa. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata siswa yang meningkat, yaitu dari 52,40 ketika pre-test menjadi 96,80 dilakukannya post-test, nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Selain meningkatkan hasil belajar, metode ini juga membuat siswa untuk lebih aktif, antusias, dan percaya diri selama dilakukannya pembelajaran. Metode asosiasi kata merupakan strategi pembelajaran efektif, menarik, dan bermakna untuk meningkatkan kemampuan menghafal makna Asmaul Husna pada siswa kelas VII.
The Authority of Teacher in Madrasah Based of Islamic Boarding School Rohmad, Muhammad Ali
EDUKASIA Vol 15, No 2 (2020): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v15i2.7787

Abstract

Teachers are obliged to possess authority to increase pedagogical interaction effectivity. However, there has been a shift in the meaning of authority so that an in-depth study is carried out on the dimensions of teacher authority, factors that influence the teacher authority, and the dynamics of teacher authority in Madrasah based of Islamic boarding school (pesantren). This research is a qualitative research by using interview, observation and documentation methods to collect the data. The data analysis includes data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results show: 1) Authority is defined as strength to be admired accompanied by respect so as to bring obedience. The dimensions of teacher authority include spiritual, cognitive, affective, skills, social and physical: 2) There are at least 3 (three) factors that can increase the teacher authority, namely assertiveness, responsibility and patience; 3) The teachers authority from inside the pesantren (ndalem) is in the form of traditional authority, while teachers from outside the pesantren must strive to gain authority in the form of charismatic authority or even legal rational authority.