Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PANDANGAN HIDUP WANITA JAWA DALAM NOVEL MIDAH SI MANIS BERGIGI EMAS KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Arif Setiawan
SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Vol. 13 No. 2 (2021): SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1075.892 KB) | DOI: 10.36733/sphota.v13i2.2305

Abstract

This study aims to describe a Javanese woman's view of life which consists of (1) human relationship with God, (2) relationship with fellow human beings, and (3) relationship with oneself. This study uses a qualitative descriptive method, the approach used in this study is the sociology of literature. The source of the research data is the novel ‘Midah si Manis Bergigi Emas’ by Pramoedya Ananta Toer. The data in this study are in the form of story units and quotes in the novel that show the Javanese women's view of life. Data collection techniques are (a) read carefully and repeatedly, (b) identify, (c) record or code, (d) check or select, and (e) enter data. According to Miles and Huberman, the data analysis used in this study includes (a) data reduction, (b) data presentation, (c) conclusion drawing. The results of the study show (1) human relationships with God include eling (remember), pracaya (believe), mituhu (obedient or obedient to Him), (2) human relationships with fellow humans include wedi (fear), isin (shame), and shy (polite respect for superiors or strangers), and (3) human relations with oneself such as nerimo (accepting). Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pandangan hidup wanita Jawa yang terdiri dari (1) hubungan manusia dengan Tuhan, (2) hubungan dengan sesama manusia, dan (3) hubungan dengan diri sendiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiologi sastra. Sumber data penelitian berupa novel Midah si Manis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer. Data dalam penelitian berupa satuan cerita dan kutipan-kutipan dalam novel yang menunjukkan pandangan hidup wanita Jawa. Teknik pengumpulan data, yaitu (a) membaca secara cermat dan berulang-ulang, (b) mengidentifikasi, (c) mencatat atau memberi kode, (d) memeriksa atau menyeleksi, dan (e) memasukan data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menurut Miles dan Huberman yang meliputi (a) reduksi data, (b) penyajian data, (c) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan (1) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi eling (ingat), pracaya (percaya), mituhu (patuh atau taat kepada-Nya), (2) hubungan manusia dengan sesama manusia meliputi wedi (takut), isin (malu), dan sungkan (rasa hormat yang sopan terhadap atasan atau sesama yang belum dikenal), dan (3) hubungan manusia dengan diri sendiri seperti nerimo (menerima).
Nafsu Manusia dalam Perspektif Imam Al-Ghazali Pada Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf Fendi Fujianto; Purwati Anggraini; Arif Setiawan
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i2.47335

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini membahas nafsu manusia dalam perspektif imam al-Ghazali pada novel Layangan Putus karya Mommy ASF. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu mengumpulkan data dan menganalisis data yang ada di dalam novel. Dalam penelitian ini yang menjadi fokus penelitian adalah nafsu manusia yang digambarkan masingmasing karakter tokoh dalam novel Layangan Putus yang kemudian dianalisis dalam prespektif Imam al-Ghazali. Bermacam-macam nafsu perspektif Imam al-Ghazali yang ada dalam novel tersebut menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan rumah tangga yang diceritakan dalam novel tersebut. Dalam penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa katakata tertulis dari orang dan perilaku yang diamati. Semua data dalam penelitian bersumber dari data primer, yaitu karakterkarakter yang digambarkan dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF, dan data sekunder berupa buku maupun bacaan yang berkaitan dengan nafsu menurut Imam al-Ghazali. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa tokoh di dalam novel Layangan putus terdapat nafsu (1)Al-amarah yaitu nafsu khendak syahwat dan menuruti kehendak setan. Dan (2)nafsu Lawwamah yaitu nafsu yang labil, seringkali berbolak-balik dan berubah, terkadang menginggat Allah dan tidak lama akan kembali lalai.
PROFIL ARTIKEL GURU SMP MUHAMMADIYAH 10 TUREN DALAM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH Arif Setiawan; Gigit Mujianto; Ajang Budiman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17574

Abstract

Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru adalah kompetensi profesional. Kompetensi profesional meliputi (1) kompetensi dalam menyelenggarakan pembelajaran dan (2) kompetensi dalam menulis artikel ilmiah, baik dari hasil kegiatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan laporan kegiatan Lesson Study (LS). Namun realitanya masih banyak guru yang masih mengalami kesulitan dalam menulis, utamanya dalam menulis karya ilmiah. Salah satunya dialami oleh guru Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 10 Turan di Kabupaten Malang. Sebagian besar guru di SMP Muhammadiyah 10 Turen masih belum mampu melakukan penulisan artikel ilmiah. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan yang meliputi enam kegiatan, (1) berbagi permasalahan dengan Pimpinan Sekolah/Kepala Sekolah dan guru, (2) ekspositori konsep dari permasalahan, (3) pelatihan penulisan artikel ilmiah, (4) pendampingan proses penulisan artikel ilmiah, (5) evaluasi kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah, dan (6) kegiatan publikasi artikel ilmiah di jurnal SAINTIFIK milik Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah adalah sebanyak 15 artikel ilmiah. Dari 15 artikel ilmiah, 4 artikel ilmiah telah menggambarkan artikel ilmiah hasil penelitian, sedangkan 11 artikel ilmiah lainnya masih belum menggambarkan artikel ilmiah hasil penelitian, namun lebih mirip dengan artikel hasil pemikiran. Berdasarkan penilaian Tim pengabdian, kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah yang dilakukan di SMP Muhammadiyah 10 Turen telah memberikan manfaat. Hal ini didasarkan pada respon yang disampaikan oleh 15 orang guru yang menjadi peserta kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah.
Critical reading research and its implications for critical reading skills for Indonesian language teachers: A systematic literature review Arif Setiawan; Nguyen Thi Thu Hang; Fauzan Fauzan; Ganes Tegar Derana
BAHASTRA Vol. 43 No. 2 (2023): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v43i2.500

Abstract

The abundance of information sources is the result of rapid technological advances. Rapid technological advances must be balanced with reading skills, one of which is critical reading skills used to filter information sources. This systematic literature review aims to compare the findings of research articles published by the Science and Technology Index (SINTA). The keyword used to find articles in the SINTA database is "critical reading." The search results found 78 articles, then 23 articles were selected that met the criteria for analysis. The reporting items selected for the systematic literature review and meta-analysis were the inclusion and exclusion models. In the last ten years, the number of publications dominated in 2016 with six articles. The types of research used by researchers in reviewing critical reading skills are R & D, quantitative, qualitative, and CAR. The research subjects used by the researchers consisted of class X high school students, class VII junior high school students, class VIII junior high school students, fifth-grade elementary school students, and junior high school teachers. The publication and citation structure reveals that, out of 23 articles, they have been cited 114 times, with the 2016 publication having the most citations, a total of 46 times. Writers who have a track record of publications covering critical reading skills are (1) Nuria Reny Hariyati, (2) Hespi Septiana, and (3) Endah Tri Priyatni, all three of whom have a publication track record of 10 articles. The writing institutions are divided into two institutions, namely schools (13%) and colleges (87%), and the collaboration of writers shows a number that is quite far apart, where 14 authors collaborate and nine single authors. There are eight ideas for reflection by Indonesian teachers in teaching critical reading skills.
Analisis Linguistik Forensik terhadap Penggunaan Bahasa dalam Kelas Bahasa Indonesia: Dampak Kekuasaan dan Hierarki pada Interaksi Guru dan Siswa Gigit Mujianto; Daroe Iswatiningsih; Arif Setiawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5541

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi mengidentifikasi bagaimana bahasa digunakan untuk mempertahankan atau mengubah hierarki sosial yang ada dalam pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis dan analisis percakapan, penelitian ini mengkaji bagaimana kekuasaan dan hierarki memengaruhi interaksi antara guru dan siswa, yang merupakan aspek penting dalam dinamika pendidikan tetapi sering diabaikan dalam penelitian linguistik forensik yang lebih fokus pada konteks hukum atau kejahatan verbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan dan hierarki antara guru dan siswa di kelas nampak sebagai kontrol yang dimiliki guru dalam proses pembelajaran di kelas tercermin dari cara interaksi guru melalui struktur kalimat dan tindak tutur yang digunakan guru, serta pola giliran berbicara sesuai konteks sebagai indikator dominasi guru atau partisipasi siswa. Hal ini membawa dampak pada keterlibatan siswa dalam pembelajaran, yang mendorong keterlibatan aktif dan refleksi mendalam.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Kertas Teka-Teki dalam Pembelajaran Menulis Teks Eksplanasi Meyvani Chintyandini; Arif Setiawan; Candra Rahmah Wijaya Putra
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1354

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu melihat adanya pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan kertas teka-teki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni quasi-eksperimen. Penelitian ini berlangsung selama enam bulan yaitu Agustus 2022 sampai Januari 2023 di SMA Negeri 1 Purwosari. Data dikumpulkan dari 40 siswa, dengan 20 siswa pada IPA 2 sebagai kelompok kontrol dan 20 siswa pada IPA 4 sebagai kelompok eksperimen. Dalam penelitian ini uji yang digunakan yakni uji-t menggunakan SPSS statistic 27. Hasil analisis data dari uji independent sampel t-test menunjukkan nilai thitung dan signifikansi 2-tailed pada variabel post-test adalah 9.731 dan 0.000. Nilai thitung dari kedua variabel tersebut lebih besar dari nilai ttabel (3.510 > 2.024 dan 9.731 > 2.024), sehingga H0 ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran yang digunakan memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa.
COMPENSATION STRATEGIES FOR VOCABULARY LIMITATIONS IN BIPA LEARNING: A CASE STUDY OF VIETNAMESE LEARNERS Nila Agustin Prianti; Muhammad Isnaini; Arif Setiawan; Nguyen Thi Thu Hang
Curricula: Journal of Teaching and Learning Vol. 10 No. 2 (2025): Curricula : Journal of Teaching and Learning
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the context of learning Indonesian as a foreign language, limited vocabulary often becomes one of the main obstacles that hinder learners from communicating effectively. To overcome this limitation, learners frequently employ various communication strategies that allow them to maintain interaction despite gaps in linguistic competence. Understanding how these strategies are used is essential for improving the effectiveness of Indonesian language teaching for foreign learners (BIPA). This study aims to identify and analyze the compensation strategies employed by BIPA learners in Vietnam when dealing with limitations in Indonesian vocabulary during classroom interactions. This research employed a qualitative descriptive approach. The study was conducted at Ho Chi Minh City Open University, Vietnam, involving Vietnamese students enrolled in an Indonesian language class. Data were collected through classroom observation, semi-structured interviews, and documentation of learners’ utterances during learning activities. A total of 20 instances of learner utterances and communicative behaviors indicating the use of compensation strategies were identified and analyzed. Data analysis followed the qualitative analysis model of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that BIPA learners employ several types of compensation strategies to maintain communication. These strategies include code-switching, lexical borrowing, lexical approximation, circumlocution, and gestural strategies. Among these strategies, lexical borrowing from English was found to be the most frequently used, indicating the role of English as a linguistic support in communication. Nonverbal strategies such as gestures were also commonly used to clarify meanings when learners lacked appropriate vocabulary. The study suggests that compensation strategies play an important role in sustaining communication and supporting the development of learners’ communicative competence. Therefore, BIPA instruction should adopt communicative and contextual approaches that allow learners to utilize such strategies while gradually expanding their vocabulary repertoire.
ANALISIS PRAGMATISME KEKUASAAN INTERAKSI GURU-SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Gigit Mujianto; Arif Setiawan; Elen Inderasari
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/7550jz51

Abstract

Penelitian ini mengkaji pragmatisme kekuasaan dalam interaksi guru-siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pokok masalah yang diangkat adalah bagaimana kekuasaan yang diterapkan dalam interaksi ini memengaruhi proses belajar mengajar, serta bagaimana aspek-aspek pragmatisme berperan dalam membentuk dinamika kekuasaan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kekuasaan yang muncul dalam interaksi guru-siswa dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen dari beberapa kelas Bahasa Indonesia di sekolah menengah. Data yang terkumpul dianalisis dengan pendekatan pragmatik untuk mengungkap peran kekuasaan dalam interaksi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan dalam interaksi guru-siswa sangat mempengaruhi atmosfer pembelajaran, baik secara positif maupun negatif, tergantung pada cara guru menggunakan kekuasaannya dalam proses pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya kesadaran terhadap dinamika kekuasaan yang terjadi dalam pembelajaran untuk menciptakan iklim pendidikan yang lebih inklusif dan efektif.
Motivational Factor Analysis in Indonesian Language Course Selection: PCA Study of Southeast Asian Studies Students at the Open University of Ho Chi Minh City Erika Firdayanti; Arif Setiawan; Nguyen Thi Thu Hang
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 01 (2026)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v7i01.14508

Abstract

The selection of Indonesian language courses in non-language study programs is often treated as a curricular obligation, resulting in limited understanding of the underlying motivational structure. This lack of empirical mapping may lead to ineffective curriculum design and learning strategies. Therefore, this study aims to identify and analyze the motivational factors influencing the selection of Indonesian language courses among Southeast Asian Studies students at the Open University of Ho Chi Minh City using Principal Component Analysis (PCA). This study employed a quantitative approach with an exploratory factor analysis design. Data were collected through a closed-ended questionnaire administered to 33 B1-level BIPA students. Data analysis involved testing sampling adequacy (KMO), Bartlett’s Test of Sphericity, extraction of principal components, and factor rotation to identify latent motivational structures. The findings reveal that students’ motivation is multidimensional and relatively balanced across intrinsic, academic, career-oriented, and cross-cultural factors, with no single dominant factor. This indicates that course selection decisions are shaped by integrated motivational dimensions rather than isolated variables. This study contributes to educational research by providing an empirical and structured model of student motivation using PCA, offering a data-driven foundation for designing more responsive and contextually relevant Indonesian language curricula.   Pemilihan mata kuliah Bahasa Indonesia dalam program studi non-bahasa seringkali dianggap sebagai kewajiban kurikuler, sehingga pemahaman tentang struktur motivasi yang mendasarinya menjadi terbatas. Kurangnya pemetaan empiris ini dapat menyebabkan desain kurikulum dan strategi pembelajaran yang tidak efektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor motivasi yang memengaruhi pemilihan mata kuliah Bahasa Indonesia di kalangan mahasiswa Studi Asia Tenggara di Universitas Terbuka Ho Chi Minh City menggunakan Analisis Komponen Utama (PCA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analisis faktor eksploratori. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang diberikan kepada 33 mahasiswa BIPA tingkat B1. Analisis data melibatkan pengujian kecukupan sampel (KMO), Uji Sferisitas Bartlett, ekstraksi komponen utama, dan rotasi faktor untuk mengidentifikasi struktur motivasi laten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa bersifat multidimensional dan relatif seimbang di seluruh faktor intrinsik, akademik, berorientasi karir, dan lintas budaya, tanpa satu faktor dominan pun. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan pemilihan mata kuliah dibentuk oleh dimensi motivasi yang terintegrasi, bukan variabel yang terisolasi. Studi ini berkontribusi pada penelitian pendidikan dengan menyediakan model empiris dan terstruktur tentang motivasi siswa menggunakan PCA, menawarkan landasan berbasis data untuk merancang kurikulum bahasa Indonesia yang lebih responsif dan relevan secara kontekstual.
COMPENSATION STRATEGIES FOR VOCABULARY LIMITATIONS IN BIPA LEARNING: A CASE STUDY OF VIETNAMESE LEARNERS Nila Agustin Prianti; Muhammad Isnaini; Arif Setiawan; Nguyen Thi Thu Hang
Curricula: Journal of Teaching and Learning Vol. 10 No. 2 (2025): Curricula : Journal of Teaching and Learning
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the context of learning Indonesian as a foreign language, limited vocabulary often becomes one of the main obstacles that hinder learners from communicating effectively. To overcome this limitation, learners frequently employ various communication strategies that allow them to maintain interaction despite gaps in linguistic competence. Understanding how these strategies are used is essential for improving the effectiveness of Indonesian language teaching for foreign learners (BIPA). This study aims to identify and analyze the compensation strategies employed by BIPA learners in Vietnam when dealing with limitations in Indonesian vocabulary during classroom interactions. This research employed a qualitative descriptive approach. The study was conducted at Ho Chi Minh City Open University, Vietnam, involving Vietnamese students enrolled in an Indonesian language class. Data were collected through classroom observation, semi-structured interviews, and documentation of learners’ utterances during learning activities. A total of 20 instances of learner utterances and communicative behaviors indicating the use of compensation strategies were identified and analyzed. Data analysis followed the qualitative analysis model of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that BIPA learners employ several types of compensation strategies to maintain communication. These strategies include code-switching, lexical borrowing, lexical approximation, circumlocution, and gestural strategies. Among these strategies, lexical borrowing from English was found to be the most frequently used, indicating the role of English as a linguistic support in communication. Nonverbal strategies such as gestures were also commonly used to clarify meanings when learners lacked appropriate vocabulary. The study suggests that compensation strategies play an important role in sustaining communication and supporting the development of learners’ communicative competence. Therefore, BIPA instruction should adopt communicative and contextual approaches that allow learners to utilize such strategies while gradually expanding their vocabulary repertoire.