Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Strategi Pemberdayaan Perempuan Tani Padi Di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik Kurniasari, Dwiyana Anela; Krisnadianto, Andri
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 14, No 1 (2021): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i1.8842

Abstract

Tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s) yang ke-5 yaitu tentang isu gender, meliputi peran perempuan terhadap isu politik dan ekonomi. Pada sektor ekonomi, perempuan memiliki peran dalam bidang pertanian, namun masih banyak dijumpai ketidaksetaraan dan keadilan pemberdayaan gender. Sehingga diperlukan program pemberdayaan perempuan berwawasan gender yang dapat mempersempit kesenjangan dan ketidakadilan gender dalam bidang pertanian subsektor tanaman pangan padi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi sosial ekonomi perempuan tani padi, menanalisis peran perempuan tani padi berdasarkan Model Harvard, dan merumuskan strategi pemberdayaan perempuan tani padi. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive yaitu di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Responden yang digunakan adalah 30 sampel dari populasi perempuan tani padi di Desa Karangcangkring sebanyak 64 orang dengan metode simple random sampling. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara mendalam dan kuisioner. Metode analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan pertama adalah deskriptif kualitatif, tujuan kedua adalah analisis gender Model Harvard, dan tujuan ketiga adalah analsis SWOT
Pengembangan Sentra Kerupuk Bawang Desa Karangcamgkring Berbasis Kelompok PKK Di Kabupaten Gresik Dwiyana Anela Kurniasari; Siti Alimah; Acmad Zaki Fadhil; Randitya Galih Permana; Khilya Al Majida
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.356

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas usaha kerupuk bawang yang dikelola oleh Kelompok PKK di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Permasalahan utama mitra meliputi kualitas produk yang tidak konsisten, serta keterbatasan dalam pengemasan dan pemasaran. Solusi yang diberikan berupa pelatihan teknis, pendampingan manajemen usaha, serta strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan Kemasan baru dengan identitas merek lokal berhasil meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk. Selain itu, penggunaan media sosial dalam promosi mampu meningkatkan penjualan hingga 30%. Program ini berhasil mendorong kemandirian usaha kelompok PKK dan memperkuat potensi desa sebagai sentra kerupuk bawang berbasis BUM Desa. Intervensi berbasis kebutuhan dan solusi terbukti efektif dalam mempercepat transformasi usaha mikro menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.
Penguatan Ketahanan Pangan Kelompok PKK Desa Mertani Melalui Budidaya Hidroponik Di Desa Mertani, Kabupaten Lamongan Aminatuzzuhro Aminatuzzuhro; Dwiyana Anela Kurniasari; Acmad Zaki Fadhil; Andika Andika
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.368

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang semakin penting di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan terbatasnya lahan pertanian produktif, khususnya di wilayah pedesaan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga melalui budidaya hidroponik yang melibatkan kelompok PKK di Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis budidaya hidroponik sederhana, pendampingan lapangan, serta evaluasi ketercapaian program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, terbukti dari keberhasilan instalasi hidroponik dan panen sayuran seperti kangkung, bayam, dan selada. Selain itu, kegiatan ini mendorong kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan, serta membuka peluang ekonomi baru melalui usaha mikro berbasis pertanian rumah tangga. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan keluarga, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan membuka peluang ekonomi rumah tangga. Budidaya hidroponik terbukti menjadi solusi tepat guna dalam mendukung ketahanan pangan lokal yang ramah lingkungan, hemat lahan, dan mudah diterapkan oleh masyarakat desa, khususnya ibu-ibu PKK.Dengan demikian, budidaya hidroponik terbukti menjadi alternatif yang aplikatif, efisien, dan ramah lingkungan dalam mendukung ketahanan pangan berbasis keluarga dan komunitas desa.
PENGEMBANGAN SENTRA KERUPUK BAWANG BUM DESA KARANGCANGKRING BERBASIS KELOMPOK PKK DI KABUPATEN GRESIK Dwiyana Anela Kurniasari; Siti Alimah; Achmad Zaki Fadhil
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2720

Abstract

This Community Service (PKM) activity aims to increase the production capacity and quality of the onion cracker business managed by the Family Welfare Movement (PKK) Group in Karangcangkring Village, Dukun District, Gresik Regency. The partners' main problems included inconsistent product quality, as well as limitations in packaging and marketing. The solutions provided included technical training, business management assistance, and digital marketing strategies. The activity results showed that new packaging with a local brand identity successfully increased the product's appeal and selling value. In addition, the use of social media in promotions was able to increase sales by up to 30%. This program successfully encouraged the independence of the PKK group's business and strengthened the village's potential as a Village-Owned Enterprise (BUM Desa)-based onion cracker center. Needs-based interventions and solutions have proven effective in accelerating the transformation of micro-enterprises into more productive and competitive businesses.