Nizwardi Azkha
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PEMBANGUNAN PARIWISATA BERWAWASAN KESEHATAN DI SUMATERA BARAT Nizwardi Azkha
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 2 No 1 (2007): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v2i1.22

Abstract

Faktor lingkungan dan perilaku merupakan faktor yang sangat berhubungan terhadap derajat kesehatan masyarakat, karenanya perlu memperoleh perhatian secara sungguh-sungguh terutama di daerah tujuan wisata. Perilaku sehat yang diharapkan adalah perilaku proaktif untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah penyakit, melindungi diri dari ancaman penyakit serta berpartisipasi aktif dalam gerakan kesehatan.
PERANAN PETUGAS KESEHATAN DALAM PENANGGULANGAN BENCANA Nizwardi Azkha
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4 No 1 (2009): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v4i1.35

Abstract

Segala upaya atau kegiatan petugas kesehatan yang dilaksanakan dalam rangka pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat dan pemulihan berkaiian dengan bencana yang dilakukan pada sebeium, pada saat dan setelah bencana yang dirancang untuk memberikan kerangka kerja "bagi orang-perorangan atau komunitas yang berisiko terkena bencana untuk menghindari, mengendalikan risiko, mengurangi, menanggulangi maupun memulihkan diri dari dampak bencana.
REGULASI DAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) RUMAH SAKIT DI PROPINSI SUMATERA BARAT Bambang Ristiono; Nizwardi Azkha
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4 No 1 (2009): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v4i1.44

Abstract

The study is related to the implementation of regulation’s policy on hospital safety and occupational health in West Sumatera. Hospital will implement regulation that local government established if there is effective mechanism. Regulation is an authoritative ride regarding to detail procedures that declare on local government policy.  The study aims to describe regulation policy of health department on behalf of Local Government for the implementation of hospital safety and occupational health in order to see effective regulation factors to make hospital obedient and will to implement regulation policy that established. Methods: The method of the study was case study with explorative descriptive. Dependent variable in the study was hospital safety and occupational health in West Sumatera, while the Independent variable was regulation policy of local government in implementing hospital safety and occupational health with factors in it, that cover sanction and reward, watch, regulation focus, human resource, financial, commitment, public control, and transparency. Objective: The study was obtained in Health Department and district hospital in West Sumatera that covers 6 district hospitals, ie. 2 hospitals with 12 accredited statuses, 2 hospitals with 5 accredited statuses, 2 hospitals with unaccredited status, and private hospital. Subject of the study was hospital manager and hospital manager in health Department of West Sumatera Province and district/city. Data were collected by dept. interview and spreading questionnaire that was obtained because of the difficulty of location and the busy of respondents. The result of the study shows that regulation of hospital safety and occupational health is weak, low commitment of hospital management toward hospital safely and occupational health, in order to make effective regulation of hospital safety and occupational health, it need the support of human resource, financial, sanction and reward, transparency, and public control. In order to make hospital safety and occupational health implemented well, health department of West Sumatera Province has to: complete the existing rule and socialized it to all hospitals, presence government and hospitals’ presence, increasing hospital's commitment and support to make effective regulation. The result of study wished to be used local government as a reference in implementing and maintaining regulation policy of hospital safety and occupational health, especially in West Sumatera in the future.
PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH PADA PENJUAL MAKANAN JAJANAN DAN PENGUNJUNG WISATA DI PANTAI PADANG Yuniar Lestari; Nizwardi Azkha
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4 No 2 (2010): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v4i2.75

Abstract

Pantai Padang sebagai objek wisata merupakan wisata andalan Kota Padang sudah seharusnya memperhatikan daya tarik potensi pasar, kondisi lingkungan, tingkat pengelolaan makanan dan minuman, ketersediaan sarana dan prasarana, kemudahan air bersih serta toilet. Namun lokasi pantai ini telah dikotori oleh sampah-sampah yang berasal dari pedagang makanan dan minuman, serta sampah yang dibuang oleh pengunjung. Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan potong lintang, dilaksanakan di Kawasan Pariwisata Pantai Kota Padang tahun 2009, dengan populasi adalah pedagang makanan ajanan dan pengunjung wisata denganjumlah sampel sebanyak 200 orang. Data dikumpulkan melalui data sekunder dan data primer dengan menggunakan kuisioner, kemudian dilakukan analisis chi square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkanbahwa 49,9% responden memilikitingkat pengetahuan rendah, 49% bersikap negatif dan 46% memiliki tindakan pengelolaan sampah yang kurang baik. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan responden dengan tindakan pengelolaan sampah dan terdapat hubungan yang bermakna antara sikap dengan tindakan responden. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa perilaku penjual makanan jajanan dan pengunjung wisata masih perlu ditingkatkan, untuk itu diharapkan pada pemerintah daerah dapat meningkatkanpenyuluhan yang berhubungan dengan pengelolaan sampah di kawasan Pantai Padang dan memberikan sanksi kepada penjual maupun pengunjung yang tidak mau mematuhi peraturan yang berlaku.
Sosialisasi Penerapan Manajemen Puskesmas dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pelayanan di Puskesmas Kota Padang Tahun 2024 Asyari, Dian Paramitha; Azkha, Nizwardi; Anshari, Luthfil Hadi
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIK) Vol. 4 No. 1 (2025): JPIK - Juni 2025 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Alifah Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jpik.v4i1.93

Abstract

Community Health Centers (Puskesmas) are primary healthcare institutions at the forefront of providing healthcare services to the community. In Padang City, Puskesmas play a crucial role in public health services. The purpose of this community outreach activity is to provide information on the implementation of Puskesmas management, which is expected to provide solutions to various existing problems and bring positive changes in improving the quality of healthcare services at Puskesmas. The activity was conducted at two Puskesmas in Padang City in January 2025. The results of the outreach and evaluation showed that after the outreach, 85% of participants had a better understanding of Puskesmas governance, compared to 40% before the activity. The implementation of service quality standards also improved, particularly in service efficiency, patient satisfaction, and digital medical record management. Services that previously faced administrative constraints and limited human resources began to improve, with increased queuing system effectiveness and accelerated patient service times. In addition, the use of technology in digital medical record recording began to be implemented at several Puskesmas involved in this program. This facilitates patient data recording and increases efficiency in storing medical information.
Analisis Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit Umum Daerah Sijunjung Nengcy, Silvia; Lestari, Yuniar; Azkha, Nizwardi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.580

Abstract

Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) menyatakan bahwa 2,78 juta pekerja di dunia meninggal setiap tahun karena kecelakaan saat bekerja dan penyakit akibat kerja. Merujuk pada data BPJS Ketenagakerjaan, Sumatera Barat tahun 2019 terdapat 114.000 kasus kecelakaan kerja, tahun 2020 terjadi peningkatan pada rentang Januari hingga Oktober 2020 mencatat terdapat 177.000 kasus kecelakaan kerja. Laporan kecelakaan kerja di RSUD Sijunjung Tahun 2017-2020 mengalami peningkatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan program K3RS di RSUD Sijunjung. Jenis penelitian adalah mixed method concurrent embedded dengan pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif fenomenologi yang menggambarkan cara pandang dan pendapat informan berdasarkan situasi yang ada, adapun pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan kuesioner. Data dikumpulkan secara primer dan dilakukan analisis data secara triangulasi dan analisis statistik menggunakan software SPSS. Rumah sakit telah memiliki kebijakan K3RS namun dalam pelaksanaannya belum sesuai dengan PMK 66 Tahun 2016 tentang K3RS, SDM K3 yang ada belum bisa mencakup kegiatan K3RS, belum melaksanakan manajemen resiko dengan baik, belum pernah dilakukan identifikasi bahaya resiko untuk meminimkan kejadian/kecelakaan kerja, masih minimnya simbol K3 serta pintu emergency dan tanda jalur evakuasi. Secara statistik, diketahui bahwa sebanyak 80% menyatakan minimnya pelaksanaan program kesehatan kerja.
Manajemen Puskesmas Terhadap Mutu Pelayanan Puskesmas di Kota Padang Asyari, Dian Paramitha; Azkha, Nizwardi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2024): JIK-Oktober Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i2.1180

Abstract

Mutu pelayanan merupakan faktor penting yang dapat membentuk kepercayaan pasien kepada Puskesmas sehingga tercipta loyalitas mereka sebagai konsumen jasa pelayanan kesehatan. Tercatat sepanjang tahun 2023 mutu pelayanan Puskesmas di Kota Padang masih bermasalah terutama pada bagian sarana prasarana dan kualitas layanan yang diberikan. Tentunya hal ini dapat teratasi jika pelaksanaan manajemen di Puskesmas juga baik dan terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara manajemen puskesmas terhadap mutu pelayanan di  23 puskesmas dengan jumlah sampel 46 orang di Kota Padang. Metode yang digunakan adalah pendekatan Kuantitatif dengan teknik penentuan sampel secara total sampling di 23 Puskesmas Kota Padang. Analisis data menggunakan analisis Bivariate dan uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian  menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara manajemen Puskesmas dan mutu pelayanan, dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0,68 (p < 0,01).
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Dalam Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang HIV/AIDS Gusrianti, Gusrianti; Ulva, Fadillah; Azkha, Nizwardi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 2 (2023): JIK-Oktober Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i2.959

Abstract

Peningkatan kasus HIV/AIDS di Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Sejak sebelas tahun terakhir, jumlah kasus HIV di Indonesia mencapai puncaknya pada tahun 2019 sebanyak 50.282 kasus dan AIDS sebanyak 7.036 kasus. Provinsi Sumatera Barat berada pada urutan ke 20 dari 33 provinsi di Indonesia yang memiliki kasus HIV sebanyak 474 kasus dan AIDS berada pada urutan ke 7 sebanyak 258 kasus. Kota Padang juga menjadi peringkat tertinggi dengan angka 145 kasus. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dengan metode video dan leaflet terhadap tingkat pengetahuan komprehensif HIVD/AIDS pada Remaja di Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas X di Kota Padang. Penelitian dilakukan pada bulan Juli – Agustus tahun 2023. Sampel pada penelitian ini berjumlah 58 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner. Data di analisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui rata-rata tingkat pengetahuan siswa sebelum diberikan penyuluhan kesehatan menggunakan video sebesar 52,59 dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan yaitu 95,69. Rata-rata tingkat pengetahuan siswa sebelum diberikan penyuluhan kesehatan dengan media leaflet sebesar 47,93 dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan yaitu 84,14. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media video dan leaflet dengan nilai p value 0,0001.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Sanitasi Kapal di Pelabuhan Teluk Bayur Padang Elfirayanti, Febby Dwi; Azkha, Nizwardi; Handiny, Febry
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.2.159-166.2025

Abstract

Sanitasi kapal merupakan aspek penting untuk mencegah penyebaran penyakit. Mengingat tingginya lalu lintas kapal di Pelabuhan Teluk Bayur Padang diperlukan penerapan standar sanitasi yang baik. Menurut Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Padang (2023), beberapa kapal masih belum memenuhi standar karena ditemukan vektor penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan sanitasi kapal di Pelabuhan Teluk Bayur Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 96 ABK diambil dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 22,9% ABK dengan kondisi sanitasi kapal kurang baik, 40,6% memiliki pengetahuan rendah, 60,4% memiliki sikap negatif, dan 54,2% menyatakan pengawasan kurang baik. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,001) dan sikap (p = 0,010) dengan sanitasi kapal, tetapi tidak ada hubungan signifikan antara pengawasan dengan sanitasi kapal (p = 1,000). Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ABK berperan penting dalam sanitasi kapal, sementara pengawasan tidak menunjukkan hubungan signifikan. Diperlukan peningkatan edukasi dan pelatihan bagi ABK mengenai pentingnya sanitasi kapal untuk mendukung kesehatan lingkungan pelabuhan.
Hubungan Unsafe Action dan Unsafe Condition dengan Kecelakaan Kerja di PT X Padang Anshari, Luthfil Hadi; Azkha, Nizwardi; Ernawati, Tuty
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2328

Abstract

Unsafe actions are behaviors that can endanger workers or others and have the potential to cause workplace accidents. In addition, unsafe conditions in the work environment are also important factors that increase the risk of accidents. This study aims to determine the relationship between unsafe actions and unsafe conditions with the incidence of occupational accidents among workers at PT X in 2024. This research employed a quantitative method with a cross-sectional design. The sampling technique used was proportional random sampling. From a total population of 129 workers, 55 were selected as research samples. The study was conducted from March to September 2024 at PT X Padang. The results showed that 52.7% of respondents experienced workplace accidents, 52.7% performed unsafe actions, and 56.4% worked under unsafe conditions. The chi-square analysis indicated a significant relationship between unsafe actions and workplace accidents (p=0.001), as well as between unsafe conditions and workplace accidents (p=0.002). These findings confirm that unsafe behaviors and unsafe working conditions contribute to the occurrence of workplace accidents. Therefore, companies need to strengthen the implementation of Standard Operating Procedures (SOPs), enhance supervision and safety training, and encourage workers to consistently use Personal Protective Equipment (PPE) to prevent occupational accidents. Moreover, effective occupational safety management is essential to minimize the risk of workplace accidents.