Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII Hana Hanifah Khairiyah; Teti Sobari; Mimin Sahmini
Parole : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 5 (2023): VOLUME 6 NOMOR 5, SEPTEMBER 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/parole.v6i5.18229

Abstract

Learning how to write is one of the language skills that students must master. The goal of this research is to provide an insight of the effectiveness of problem based learning models for writing skills in descriptive materials in Grade VII. The methods used in this study are descriptive qualitative. The study subject came from class VII E of SMP Negeri 3 Cimahi. Based on the result, we can conclude that the 36 samples have a total score of 3182, corresponding to an average score of 88 and a percentage of the total score of 88,7% representing a very good category. This indicates that the problem based learning model is effective in improving writing skills in descriptive materials for Grade VII students.
HASIL BELAJAR SISWA DALAM KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN CANVA Siti Rofi'a Darojat; Diena San Fauziya; Mimin Sahmini
Parole : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): VOLUME 6 NOMOR 2, MARET 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/parole.v6i2.19526

Abstract

Student’s weak writing skills in writing activities became the backgroundof this study (Sahmini, etc. 2020, p. 125). One internal factor is lack of motivation for reading and heightened student laziness. The goal in this study is to see the result of students’ learning with canva using the discovery learning model in the skill of textual fantasy stories. Qualitative descriptive is the method employed in this study. Writing a fantasy text test became the key to a data gathering technique. The study was followed by 15 students VII a country junior high school teacher Cikalong 1 teacher’s grade 9’ and an average of90’s scored by three students, 83 marks made by four students, and an average of 75 students. Research revealed that the canva application for the skill of writing a fantasy text using the discovery learning model gets “very well” on the predicate.
IMPLEMENTASI TRIGATRA BAHASA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Haerul, Haerul Haerul; Abasa, Rafik M; Sahmini, Mimin
Jurnal Semantik Vol 14 No 1 (2025): Volume 14 Number 1, February 2025
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v14i1.p59-70

Abstract

Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara harus diutamakan, bahasa daerah harus dilestarikan, dan bahasa asing sangat penting untuk dikuasai. Namun, banyak siswa yang tidak memahami mengapa bahasa Indonesia harus diutamakan, untuk apa bahasa daerah dilestarikan dan bahasa asing dikuasai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefketifan penerapan model pembelajaran trigatra bangun bahasa dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan semangat dan menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas 3 SMA Negeri 3 Kota Ternate, dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang siswa. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik pengamatan dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengamatan dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran trigatra bangun bahasa efektif digunakan untuk meningkatkan semangat dan menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.
Peningkatan kualitas pembelajaran sastra di sekolah menengah pertama melalui pendekatan deep learning (mindful–meaningful–joyful): Pengabdian pada masyarakat di MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Purwakarta Mustika, R. Ika; Nurhayati, Enung; Isnaini, Heri; Yudamahardika, Reka; Sahmini, Mimin; Ratna Sari Dewi, Yayah
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i2.27289

Abstract

Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya keterlibatan dan pemahaman siswa SMP terhadap materi sastra di Kabupaten Purwakarta, yang berdampak pada minimnya kreativitas dan keterampilan berpikir kritis dalam literasi. Untuk itu, tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendampingi guru MGMP Bahasa Indonesia SMP Purwakarta dalam mengimplementasikan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis prinsip Mindful–Meaningful–Joyful (MMJ) Learning dalam pembelajaran sastra. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup workshop intensif selama tiga sesi, yang terdiri atas pemaparan teori MMJ, penyusunan modul ajar berbasis MMJ, dan simulasi pembelajaran, dilanjutkan dengan pendampingan praktik mengajar di kelas serta refleksi melalui diskusi kelompok fokus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pra–pasca pelatihan, observasi penerapan prinsip MMJ dalam RPP, dan dokumentasi hasil diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap pendekatan MMJ, dari aspek self-efficacy merancang modul ajar, rerata nilai meningkat dari 2,85 menjadi 3,81. Aspek self-efficacy melaksanakan modul ajar, dari rerata 2,68 menjadi 3,84. Dan kesiapan implementasi MMJ dari 2,81 menjadi 3,84. Observasi menunjukkan guru telah konsisten mengimplementasikan seluruh tahapan pembelajaran sesuai prinsip MMJ dan pendekatan PjBL. FGD menunjukkan MMJ berhasil diterapkan secara reflektif dan menyenangkan, dengan adaptasi atas kendala teknis dan waktu. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan MMJ Learning efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sastra di SMP dan dapat direplikasi di MGMP daerah lain.
Penilaian Karakter Berdasarkan Kesantunan Berbahasa Pada Mahasiswa Berorientasi Penilaian Sistem Eli Syarifah Aeni; Mimin Sahmini; Via Nugraha
SAWERIGADING Vol 31, No 1 (2025): Sawerigading, Edisi Juni 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i1.1539

Abstract

The purpose of this study is to determine the character and character assessment system of students through politeness in language in universities. The method used in this study is a qualitative approach with a descriptive method because this study aims to describe and explain the contents of the object to be studied. In this study, researchers distributed questionnaires to students. In the questionnaire, researchers obtained an overview of character assessment based on language politeness oriented to system assessment. The results of this study provide a formula for universities in making character assessments based on language politeness oriented to system assessment. The principles of language politeness that are used as guidelines are the principles developed by Leech, which include seven maxims including: maxim of wisdom; maxim of generosity; maxim of praise; maxim of humility; maxim of agreement; maxim of sympathy; maxim of consideration.  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penilaian karakter berdasarkan kesantunan berbahasa mahasiswa berorientasi penilaian sistem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedekatan kualitatif dengan metode deskriptif karena dalam penelitian ini bertujuan menggambarkan dan memaparkan isi dari objek yang akan diteliti. Pada penelitian ini, peneliti menyebarkan angket kepada mahasiswa di IKIP Siliwangi. Dalam angket tersebut, peneliti mendapat gambaran mengenai penilaian karakter berdasarkan kesantunan berbahasa berorientasi penilaian sistem. Teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini melalui empat tahapan, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini memberikan formula bagi perguruan tinggi dalam membuat penilaian karakter berdasarkan kesantunan berbahasa berorientasi penilian sistem yang berpijak pada konsep Leech. Peneliti menggunakan prinsip kesantuan berbahasa Leech yang ditetapkan sebagai penilaian sistem dari komunikasi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa IKIP Siliwangi terkategori santun.