Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Emotional Exhaustion of Public Employees: Dominant Effect Between Job Insecurity and Justice Boni Saputra; Hidayatul Fajri; Deni Triyanto; Dedi Kusuma Habibie
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 18, No 1 (2021): Jurnal Ilmu Admnistrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v18i1.630

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of job insecurity and organizational justice on employees' emotional exhaustion. This conceptual research wants to prove the presence or absence of significant influence caused by the independent variable on the dependent variable either partially or simultaneously. The study was conducted at the Government Bureau of the Regional Secretariat of West Sumatra Province. The research method uses an associative quantitative approach with employee research subjects. This study involved 37 respondents with a Nonprobability Sampling technique. The type of data used is primary data and secondary data. Data collection uses a Likert scale questionnaire. Previous questionnaires have been tested for validity and reliability. Data were analyzed using multiple linear regression analysis (multiple regression) which was tested for its classic assumptions. Hypothesis test results provide evidence of a significant influence between the independent variables on the dependent variable either partially or simultaneously. The results showed that there was a significant influence of the variable job insecurity on emotional exhaustion by 49.4%; there is a significant influence of organizational justice variables on emotional exhaustion of 56.2%, in addition, this study also proves that there is a significant simultaneous effect on job insecurity and organizational justice variables  on emotional exhaustion with a contribution of 62.8%.
PENINGKATAN PENDIDIKAN RAMAH ANAK BERBASIS LITERASI DIGITAL Nila Wahyuni; Roni Ekha Putera; Wewen Kusumi Rahayu; Hidayatul Fajri
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i2.37090

Abstract

Masifnya penggunaan internet sebagai media pembelajaran masa pandemi tidak serta merta menjadikan pelajar pandai, sebab internet banyak mengandung berita tanpa melalui proses edit dan saringan. Perlu keterampilan untuk menerima, menyaring, dan menggunakan informasi dari internet yang disebut dengan literasi digital. Mitra dari kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Padang. Pemilihan mitra dilakukan karena sekolah tersebut merupakan Sekolah Ramah Anak yang nantinya bisa dijadikan pilot project bagi sekolah lain. Metode pendekatan yang digunakan yaitu metode pendekatan pelatihan partisipatif dan kolaboratif yang didasarkan pada prinsip-prinsip parsipatori dengan menekankan kepada asas peran serta seluruh peserta kegiatan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditentukan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum kegiatan dimulai, selanjutnya diberikan perlakuan melalui pemaparan materi dan diskusi. Terakhir memberikan post-test setelah kegiatan berakhir untuk melihat tingkat pemahaman mitra setelah diberikan perlakuan. Hasil rata-rata pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan yakni dari 13.23 poin menjadi 16.63 poin dengan rata-rata peningkatan 3.4 poin. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan PKM dengan judul “Peningkatan Pendidikan Ramah Anak Berbasis Literasi Digital” memberikan manfaat yang signifikan bagi mitra
Peningkatan Capacity Building Aparatur Nagari: Pendampingan Pembentukan Badan Usaha Milik Nagari Boni Saputra; Hidayatul Fajri; Pratiwi Nurhabibie; Dwi Finna Syolendra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v4i2.313

Abstract

This community service partner is the Preparation Nagari Government Lingkuang Aua Bandarejo and Preparation Nagari Government Mahakarya, which are two of the seventy-two Nagari resulting from the division in West Pasaman Regency in 2018 based on the Minister of Home Affairs Regulation Number 01 of 2017 concerning Village Arrangements. It is known that the Nagari resulting from this division does not yet have a Nagari-Owned Enterprise (BUM-Nag). So the purpose of this service activity is to provide assistance and counseling about the formation of BUM-Nag, contribute ideas and describe the importance of the existence of BUM-Nag. BUM-Nag is an alternative business entity that needs to be developed to encourage the Nagari economy, with the hope of creating new economic resources for Nagari to use and for the welfare of the Nagari community. Methods and approaches used: education, socialization, training, and mentoring “participatory rural appraisal”. This training phase begins with a survey and the establishment of goals and objectives to be achieved. This service program has a significant impact in increasing the knowledge, abilities, and skills of partners in the preparation of Nagari regulations regarding the formation of BUM-Nag, and partners can understand well about strengthening BUM-Nag institutions.
Opini Masyarakat Twitter terhadap Kandidat Bakal Calon Presiden Republik Indonesia Tahun 2024 Artha Dini Akmal; Iip Permana; Hidayatul Fajri; Yuliarti Yuliarti
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmiap.v4i4.160

Abstract

Registration for the 2024 presidential candidates began at the end of 2023, but the euphoria of the supporters of the 2024 presidential candidates began to be felt from the beginning of 2022. Several survey institutions released public opinions regarding several prospective 2024 presidential candidates. One of the approaches taken in the survey was by conducting direct interviews with the public. However, political dynamics can change the results of political surveys at great expense. Public opinion about the 2024 presidential candidates cannot only be acquired through direct interviews. Public opinion acquisition can also be done through social media such as Twitter. This article aims to find out public opinion on the candidates for the 2024 presidential candidate on Twitter social media. This article uses a Twitter dataset and data analysis tools using orange data mining. The crawling dataset was carried out using the hashtags #capres2024 and #presiden2024 and the keywords anies baswedan, prabowo subianto and ganjar pranowo with 10,000 tweet data in content written in Indonesian. Text preprocessing includes transformation, tokenization, filtering and normalization applied to data before analysis is carried out with topic modeling and sentiment towards the presidential candidates. The results of the word cloud analysis show a very high level of popularity for candidate Ganjar Pranowo, but the results of the sentiment analysis show that Ganjar Pranowo has a negative sentiment.
STRATEGI NON-STATE ACTOR DALAM MEMBANGUN OPINI PUBLIK Nila Wahyuni; Historis Soterman Halawa; Hidayatul Fajri; Geovani Meiwanda
Jurnal Kebijakan Publik Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v14i1.8152

Abstract

Bukit Kili - Gunung Talang merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi panas bumi yang akan dikembangkan oleh pemerintah dengan potensi lebih kurang 20 MW. Kebijakan pengembangan tersebut mendapat penolakan dari masyarakat setempat dan masyarakat sipil. Gerakan penolakan yang awalnya hanya dilakukan oleh masyarakat sekitar kemudian mendapatkan dukungan dari salah satu organisasi non-state yaitu LBH-YLBHI. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat strategi dari LBH YLBHI di dalam membangun opini publik untuk menolak rencana pembangunan PLTP WKP Bukit Kili - Gunung Talang serta melihat dampak dari strategi tersebut terhadap keberlanjutan rencana pembangunan. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun sumber data yang kami kumpulkan yaitu data wawancara, hasil observasi, naskah dinas atau kebijakan, dan juga artikel jurnal, website di internet, surat kabar, media sosial, dan youtube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LBH YLBHI Padang memiliki beberapa strategi di dalam membangun opini publik untuk menolak rencana pembangunan PLTP WKP Bukit Kili – Gunung Talang. Beberapa strategi tersebut antara lain: mengeluarkan press release sebagai strategi di dalam membangun opini publik, mengajukan sengketa informasi publik, dan membuka ruang dialog. Adapun dampak dari upaya tersebut mengakibatkan ditundanya kegiatan eksplorasi dan pembangunan PLTP WKP Bukit Kili - Gunung Talang dan belum adanya solusi dari Pemerintah dalam eksplorasi dan pembangunannya.
TRANSFORMASI PUBLIC SERVICE DELIVERY DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PADANG Muhammad Raafiq Namora; Iip Permana; Rahmadani Yusran; Hidayatul Fajri
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 7 No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v7i1.4531

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna mengkaji bagaimana proses serta dampak dari tansformasi penyampaian pelayanan publik yang terjadi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang. Tipe riset ini adalah riset Kualitatif. Studi ini memperoleh beberapa temuan yakni 1) Sasaran pada proses terjadinya perubahan layanan ini yaitu masyarakat Kota Padang yang memiliki keterbatasan waktu untuk langsung datang ke kantor yang dapat memakan waktu yang cukup lama dapat menghambat aktivitas pemohon kini dapat terbantu semenjak adanya transformasi layanan digital tersebut. Kehadiran layanan digital (Si Rancak) dapat dikatakan efektif terlihat sekali perbedaanya dari sisi konsultasi, standar layanan, akses, kesopanan, informasi, keterbukaan dan transparansi, ganti rugi, nilai untuk uang ; 2) perubahan mulai terlihat dan sudah banyak menikmati layanan digital ini. Mereka yang sudah mengetahuinya senang melihat efesiensi dan transparansi dari digital elektronik program (Si Rancak) ini. Namun pembiasaan harus terus berlajut dan dukungan di atas pemerintah Kota harus mendukung rencana transformasi layanan digital yang digagas pemerintah Kota Padang ini untuk menularkan layanan digital (Si Rancak) serupa lainnya di Indonesia.
CAPACITY OF THE CHILD FORUM IN ADVOCATING CHILD INTERESTS IN THE CHILD-FRIENDLY CITY PROGRAM IN PADANG CITY Fadhillah Dzulfiqri; Hidayatul Fajri
Musamus Journal of Public Administration Vol 5 No 2 (2023): Musamus Journal of Public Administration: Volume 5, Nomor 2
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v5i2.5072

Abstract

This research was conducted with the aim of knowing the capacity of the children's forum in advocating for children's interests in the child-friendly city program in Padang City, as well as the obstacles and constraints experienced by the children's forum in advocating for children's interests in the child-friendly city program in Padang City. This research was conducted using a descriptive qualitative research method. The results showed that the advocacy activities carried out by FORANDANG were socialization of child rights and protection, child rights and protection campaigns, FGDs about fulfilling children's rights and protection, as well as hearings about fulfilling children's rights and protection. The results showed that, FORANDANG did not yet have the capacity to advocate the interests of children in the KLA program, because there are still several categories that have not been fulfilled, such as human resource capacity, financial capacity, and network and relationship capacity. Meanwhile, in terms of carrying out advocacy activities, several obstacles were found, such as a lack of human resources, insufficient funds and difficulty obtaining permits to carry out activities.
Peran Pokja PKP Dalam Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kota Bukittinggi Fauzana Fitria Mukhief; Hidayatul Fajri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.116 KB)

Abstract

Permasalahan terkait permukiman kumuh di Indonesia saat ini masih banyak tersebar di seluruh Indonesia, salah satu area permukiman kumuh terletak di Kota Bukittinggi. Jumlah kawasan kumuh untuk kota Bukittinggi mengalami peningkatan dari yang sebelumnya terdiri hanya dari dua kelurahan menjadi tiga kelurahan yang tersebar di lima lokasi dengan pertambahan luas sebesar lebih dari 50%. Penanganan permasalahan permukiman kumuh di Kota Bukittinggi melibatkan tim Pokja PKP (Kelompok Kerja Pengembangan Kawasan dan Permukiman). Selanjutnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pokja PKP dalam rangka meningkatkan kualitas permukiman kumuh di kota Bukittinggi yang terletak pada tiga kelurahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, data yang digunakan bersumber dari wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Selain itu teknik yang digunakan untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pokja PKP berperan besar dalam peningkatan kualitas permukiman kumuh dengan melakukan tugas dalam pelaksanaaan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan dalam perencanaan, pembangunan, pemanfaatan, pengendalian pengembangan perumahan dan kawasan permukiman. Serta melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan dengan memfasilitasi pembentukan dan penyelenggaraan forum pengembangan perumahan dan kawasan permukiman kota Bukittinggi. Namun terdapat kendala dalam proses komunikasi yang dilakukan serta masih ada tumpang tindih dalam pelaksanaan kegiatan yang menyebabkan adanya perselisihan antar aktor yang melaksanakan kegiatan dan tidak adanya penjelasan secara terperinci mengenai tugas masing-masing aktor.
Tinjauan Literatur Sistematis dan Kajian Bibliometrik Peran Stakholder dalam Perkembangan Pariwisata Menggunakan Analisis Jaringan Sosial Redha Maulana Yusra; Hidayatul Fajri
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol 6, No 1: Juni 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v6i1.3138

Abstract

This study aims to determine the role of stakeholders in tourism management using social network analysis. The research was carried out through systematic literature reviews and bibliometric studies, to identify trends and patterns in research related to tourism management by involving stakeholders. This research was conducted from 06/May/2023 to 06/April/2023. To describe the issues mentioned above about the role of stakeholders in the development of Tourism Using Social Network Analysis. It therefore extracts data from Google Scholar as the leading indexing service for peer-reviewed publications. Of the more than 94 titles on Google Schooler using the Publish of Perish application related to the keywords "Social Network Analysis" and "Tourism", there are only 13 article titles related to Social Network Analysis" and "Tourism. From the bibliometric analysis of data extracted from Google Scholar using the Publish of Perish and Mendeley applications, after the filtering stage was carried out, the Vosviewer Alication was used, it was seen that there were 2 clusters of concern, namely (1) Tourism, Coastal and social network analysis. 2) antraction, institutional. It can be concluded that research using the keywords social networks and tourism is still rarely published in Google Scholar searches.
Emotional Exhaustion of Public Employees: Dominant Effect Between Job Insecurity and Justice Boni Saputra; Hidayatul Fajri; Deni Triyanto; Dedi Kusuma Habibie
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 18 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Admnistrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v18i1.630

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of job insecurity and organizational justice on employees' emotional exhaustion. This conceptual research wants to prove the presence or absence of significant influence caused by the independent variable on the dependent variable either partially or simultaneously. The study was conducted at the Government Bureau of the Regional Secretariat of West Sumatra Province. The research method uses an associative quantitative approach with employee research subjects. This study involved 37 respondents with a Nonprobability Sampling technique. The type of data used is primary data and secondary data. Data collection uses a Likert scale questionnaire. Previous questionnaires have been tested for validity and reliability. Data were analyzed using multiple linear regression analysis (multiple regression) which was tested for its classic assumptions. Hypothesis test results provide evidence of a significant influence between the independent variables on the dependent variable either partially or simultaneously. The results showed that there was a significant influence of the variable job insecurity on emotional exhaustion by 49.4%; there is a significant influence of organizational justice variables on emotional exhaustion of 56.2%, in addition, this study also proves that there is a significant simultaneous effect on job insecurity and organizational justice variables  on emotional exhaustion with a contribution of 62.8%.