Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

TINGKAT KEPATUHAN DAN PENERIMAAN PAJAK DI KP2KP SELONG DI ERA PANDEMI COVID19 Abdul Manan; Endah Izzatul Amni
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Aplikasi Perpajakan, Mei 2021
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v2i1.13

Abstract

Pembahasan tingkat kepatuhan wajib pajak di KP2KP selong baik WP OP dan badan termasuk dalam kategori sangat patuh (efektif). Tingkat kepatuhan WP OP mencapai 70% sedangkan WP badan rata rata mencapai 54%. Hubungan antara tingkat kepatuhan dengan penerimaan pajak ini yaitu semakin meningkatnya tingkat kepatuhan maka semakin meningktnya pendapatan penerimaan pajak. Untuk terus meningkatkan kepatuhan wajib pajak diperlukan upaya-upaya seperti mengintensifkan penyuluhan tentang kepatuhan membayar pajak dan melaporkan pajak.Dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak, disamping meningkatkan penyuluhan juga diperlukan update data WP dari tahun ketahun sehingga potensi pajak dapat diketahui lebih baik sehingga penerimaan bisa dimaksimalkan. Dan salah satunya juga Diperlukan kebijakan yang lebih menyentuh wajib pajak terkait dengan wabah pandemi covid 19 seperti intensif pajak terutama pada WP badan dan kemudahan lainnya.
ANALISIS VARIABEL DETERMINAN TINGKAT KORUPSI DI INDONESIA Siti Fatimah; Muaidy Yasin; Abdul Manan; Emi Salmah; Siti Sriningsih
Journal of Economics and Business Vol 9 No 2 (2023): Ekonobis, September 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v9i2.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Desentralisasi Fiskal, Tingkat ekonomi, Rasio Transfer, dan Opini Audit (Dummy) terhadap Tingkat Korupsi di Indonesia. Penelitian ini dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia selam kurun waktu 3 tahun terakhir yaitu dari tahun 2020 hingga 2022. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Indonesia, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan RI, Badan Pemeriksaan Keuangan RI dan Indonesia Corruption Watch. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel. Dalam penelitian ini dilakukan pemilihan model terbaik data panel melalui Uji Chow, Uji Hausman dan Uji Lagrange Multiplier dengan model yang terpilh Random Effect Model. Untuk memperoleh hasil penelitian dilakukan pengujian hipotesis melalui Uji t-statistik dan Uji F-statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Desentralisasi fiskal dan Tingkat Ekonomi berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Korupsi di 34 provinsi Indonesia, sementara itu Rasio Transfer dan Opini Audit tidak berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Korupsi di 34 provinsi Indonesia. Hasil dari penelitian ini nantinya akan menjadi temuan baru mengenai faktor-faktor determinan yang mempengaruhi Tingkat Korupsi di setiap Provinsi di Indonesia dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini.
PEMBERDAYAAN WANITA NELAYAN MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH NON-ORGANIK SEBAGAI UPAYA MENAMBAH PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA KURANJI DALANG KECAMATAN LABUAPI KABUPATEN LOMBOK BARAT Baiq Ismiwati; Taufiq Chaidir; Ida Ayu Putri; Abdul Manan
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Abdimas Independen, November 2020
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v1i2.11

Abstract

Peran wanita nelayan sangat dibutuhkan dalam mengelola hasil tangkapan nelayan sampai menghasilkan uang. Namun sebagian besar memiliki kemampuan dan keterampilan yang terbatas. Umumnya para wanita nelayan menganggur dan tidak tahu berbuat apa untuk membantu perekonomian keluarga. Disisi lain lingkungan pantai tempat tinggal mereka masih kotor oleh sampah, termasuk sampah non-organik. Sampah non–organik belum dimanfaatkan secara ekonomis oleh kaum perempuan nelayan untuk menambah pendapatan keluarga. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan kaum wanita nelayan yang ada di desa Kuranji dalang agar dapat memanfaatkan sampah non organik disekitar mereka sebagai produk yang bernilai tinggi yang nantinya dapat membantu mereka untuk memperoleh tambahan pendapatan sehingga dapat membantu mengembangkan ekonomi keluarga. Sekaligus dapat membantu untuk menjaga lingkungan sekitar daerah pantai agar terhindar dari pencemaran sampah non-organik sehingga akan tercipta lingkungan pantai yang bersih. Metode pemecahan masalah meliputi: melatih pengolahan sampah non-organik menjadi produk bernilai ekonomi, seperti: Inke, bunga, tas; melatih pengelolaan usaha sederhana; penyuluhan tentang kebersihan lingkungan. Pemberdayaan yang dilakukan dipandang berhasil, dilihat dari adanya perubahan pada beberapa wanita nelayan yang sudah mulai membuat kerajinan dari sampah non-organik berupa inke, meski pada awalnya mereka hanya menghasilkan untuk dipakai sendiri. Dan terlihat lingkungan pantai sudah mulai bersih dari sampah non-organik. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemberdayaan pada wanita nelayan berhasil dilihat dari antusiasme para peserta pada saat pelatihan, Keseriusan para peserta untuk memperdalam penguasan tentang sampah plastik. Terlihat bahwa outcome dari pelatihan ini mengarah pada proses perubahan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomis mengarah pada peningkatan pendapatan.
PELATIHAN PENGGUNAAN E-FILING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN RELAWAN PAJAK DALAM ASISTENSI WAJIB PAJAK D. Tialurra Della Nabila; I Dewa Ketut Yudha S; Abdul Manan
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Abdimas Independen, November 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v3i2.276

Abstract

Relawan Pajak merupakan salah satu program edukasi di bidang perpajakan yang diusung oleh Direktorat Jenderal Pajak yang dalam pelaksanaannya melibatkan pihak ketiga. Mahasiswa yang ditetapkan menjadi Relawan Pajak harus melalui beberapa tahapan, yaitu Tahap Perekrutan, Tahap Pelatihan, Tahap Penugasan, dan Tahap Evaluasi. Pada tahun 2019, Tax Center Universitas Mataram bekerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Nusa Tenggara telah melaksanakan program Relawan Pajak untuk pertama kalinya. Pada saat dilakukan evaluasi, diperoleh masukan agar durasi pelatihan diberikan lebih lama. Sehingga diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan tambahan bagi para Calon Relawan Pajak periode tahun 2020. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Calon Relawan Pajak dalam menggunakan e-Filing. Dalam pelaksanaannya, pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu Tahap Persiapan, Tahap Pelatihan, dan Tahap Evaluasi dan Pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan Calon Relawan Pajak dalam menggunakan e-Filing untuk SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dengan formulir 1770 SS dan 1770 S. Kata Kunci: e-Filing, Relawan Pajak
Pembinaan Pengusaha Kecil/Mikro Melalui Pelatihan Kewirausahaan Di Desa Kebun Talu Labuhan Tereng Lembar Abdul Manan; Masrun Masrun; Wahyunadi Wahyunadi; Eka Agustiani
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v4i1.502

Abstract

Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang salah satunya berupa pengabdian pada masyarakat, untuk mengimplementasikannya dilaksanakan pelatihan dengan tema “Pembinaan Pengusaha Kecil/Mikro Melalui Pelatihan Kewirausahaan Di Desa Kebun Talu Labuhan Tereng Kecamatan Lembar”. Adapun tujuan kegiatan pembinaan dan pelatihan adalah membantu mengembangkan kemampuan pengusaha kecil/mikro yang meliputi: membangun motivasi untuk berusaha, meningkatkan akses pasar dan menyiapkan masyarakat usaha kecil/mikro untuk menyesuikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan yang cepat dan tidak pasti. Dalam pelatihan ini metode yang digunakan adalah melalui: ceramah untuk menyampaikan materi yang telah ditentukan, tanya jawa/diskusi dan setelah pelatihan kewirausahaan peserta akan dibina oleh tim pelaksana pengabdian. Hasil pengamatan selama pelatihan berlangsung, bahwa peserta yang hadir hampir seluruh memberikan tanggapan positif (baik) pada materi pelatihan. Dampak dengan melalui pelatihan dan pembinaan, peserta telah membawa perubahan yang meningkat, walaupun tidak signifikan dari kondisi sebelum dengan sesudahnya. Dari kondisi hasil tersebut, maka dapat direkomendasikan hal penting yaitu peserta pelatihan ini diharapkan ditindak lanjuti dengan kegiatan pendampingan, pemagangan dan studi banding ditempat pengusaha/perusahaan yang sukses.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota NTB Tahun 2018-2022 M. Hafizal Insani; Abdul Manan; Eka Agustiani
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 2 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i2.1281

Abstract

This research aims to determine the influence of local original income (regional taxes and regional levies), and balancing funds (profit sharing funds, general allocation funds, and special allocation funds), on the Regency/City Human Development Index in NTB Province for 2018-2022. Data analysis uses panel data regression with the fixed effect model method. The results of this research show that: (1) Regional taxes do not have a significant effect on the Regency/City Human Development Index in NTB Province. (2) Regional levies do not have a significant effect on the Regency/City Human Development Index in NTB Province. (3) Profit Sharing Funds do not have a significant effect on the District/City Human Development Index in NTB Province. (4) General Allocation Funds do not have a significant effect on the Regency/City Human Development Index in NTB Province. (5) Special Allocation Funds have a positive and significant effect on the District/City Human Development Index in NTB Province. Keywords: Original Regional Income, Balancing Funds, Human Development Index, NTB Province.
The Role of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Increasing Village Original Income (PADes) and Community Welfare of South Montong Baan Village, East Lombok Regency Rizka Amalia; Hailuddin Hailuddin; Abdul Manan; Iwan Harsono
West Science Journal Economic and Entrepreneurship Vol. 2 No. 03 (2024): West Science Journal Economic and Entrepreneurship
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsjee.v2i03.1065

Abstract

This research aims to (1) determine the role of BUMDes in increasing PADes (2) to determine the role of BUMDes in improving community welfare. The research approach used in this research is quantitative descriptive with data sources originating from primary and secondary data. Data analysis techniques (1) the role of BUMDes towards PADes using contribution analysis (2) the role of BUMDes towards community welfare using standard indicators of community welfare according to the 2005 Central Statistics Agency.The results of the research show that the role of BUMDes in improving PADes and the welfare of the South Montong Baan Village community has been quite successful in improving community welfare. 77% of the community (customers) belong to families with a high level of welfare after joining BUMDes, while the results of the contribution analysis show that the contribution BUMDes towards PADes is included in the very poor contribution criteria, namely <10%. To increase the role of BUMDes, the step that the village government must take is to be more active in providing outreach regarding BUMDes and related SHU distribution regulations that need to be updated.
Determinants of Economic Growth in Nusa Tenggara Barat: Analyzing the Impact of Education, Health, Economic and Social Infrastructure, and Employment Eka Agustiani; Abdul Manan; Endang Astuti; Laila Wardani; Isfiya Febriani
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 2 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i2.5800

Abstract

This study aims to find empirical evidence of the determinants of education level, health level, economic infrastructure, social infrastructure, and employment on the economic growth rate of West Nusa Tenggara Province (NTB) from 2019 to 2022. Data sources were obtained from secondary data, consisting of macroeconomic variable data for NTB accessed through the BPS website. The data analysis method used was quantitative analysis, employing statistical tests using EViews. The results of the study indicate that education level and employment level have a positive and significant effect on the economic growth of NTB Province, with probabilities of 0.000 (less than 0.05) and 0.0009 (also less than 0.05) for the employment variable. Meanwhile, the health level, economic infrastructure, and social infrastructure have a positive but not significant effect.