Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Dampak Cyberbullying pada Kesehatan Choi Jin-Ri (Sulli) Artis Korea dan Film Dokumenter Terakhirnya Dwi Kurniawati; Khadijah Khadijah; Yasinta Citra Dewi Kurniasari; Doan Widhiandono
Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Harmoni : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/harmoni-widyakarya.v2i1.2456

Abstract

The purpose of this research is to find out the impact of cyberbullying on the health of Korean artist Choi Jinri (Sulli). In this research method, we use a qualitative method or descriptive method using the note-taking technique, where we as researchers carry out an analysis by watching via the Netflix channel. Netflix released a documentary film in memory of the idol entitled "Persona Sulli." This film consists of two parts, namely the first entitled "4: Clean Island" and the second entitled "Dear Jinri". This film will be the late Sulli's final work that fans can watch. From the results of this analysis, we conclude that the impact of cyberbullying not only disrupts the victim's daily activities but can also have a big impact on the victim's health and mental health.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK SEKOLAH DASAR DENGAN PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA DENTO BOARD GAME : Improvement of Dental and Oral Health Knowledge on Elementary School Children With Counseling Using Dento Board Game Media Alifunisa, Alifunisa Hasnah; Dwi Kurniawati; Riolina, Ana; Sari, Nendika Dyah Ayu Murika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 3. No. 1, Maret 2023
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v3i1.1124

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan data Puskesmas Pajang, ditemukan karies gigi pada anak usia 7-9 tahun SD Tunggulsari I Pajang, Kec. Laweyan, Surakarta sebanyak 53% dari 73 siswa yang terdiagnosis karies gigi. Karies gigi dapat mengganggu konsentrasi anak saat belajar bahkan menurunkan kualitas hidup anak. Permasalahan karies gigi dapat diatasi dengan meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut anak, sehingga diharapkan dapat terjadi perubahan sikap dan perilaku dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dilakukan dengan cara penyuluhan, salah satunya dengan media dento board game. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa. Metode pelaksanaan kegiatan penyuluhan dengan memberikan lembar kuesioner pretest sebelum penyuluhan dan lembar kuesioner posttest setelah diberikan penyuluhan. Hasilnya dari 22 siswa terdapat 19 siswa yang mengalami peningkatan pengetahuan, sedangkan 3 siswa mengalami penurunan. Penyuluhan dengan media dento board game dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak sekolah dasar. ABSTRACT Based on data from the Pajang Health Center, dental caries was found in children aged 7-9 years at Tunggulsari I Pajang Elementary School, Kec. Laweyan, Surakarta as many as 53% of the 73 students diagnosed with dental caries. Dental caries can interfere with children's concentration while studying and even reduce their quality of life. The problem of dental caries can be overcome by increasing knowledge about children's dental and oral health, so it is hoped that there will be changes in attitudes and behavior in maintaining dental and oral health. Increased knowledge of dental and oral health is carried out by means of counseling, one of which is the dento board game media. The aim is to increase the knowledge of students' dental and oral health. The method of implementing extension activities is by giving pretest questionnaire sheets before counseling and posttest questionnaire sheets after being given counseling. The result is that from 22 students there are 19 students who experience an increase in knowledge, while 3 students experience a decrease.
Pengelolaan Limbah Sampah Rumah Tangga Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup Dwi Kurniawati; Fachriyatul Kholidah; Ratu Girindra Marhaeni Negarawati; Velistya Devina Febriyanti; Denny Oktavina Radianto
JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58169/jwikal.v3i1.367

Abstract

Background: Household waste management is an important effort in preserving the environment. Household waste, which includes various types of materials such as organic and inorganic waste, has the potential to pollute the environment if not managed properly. The purpose of this writing is to provide a better understanding of the importance of managing household waste in environmental conservation efforts.Method: The research method used is a literature review which involves collecting and analyzing various sources of information relevant to the topic of household waste management. Results: Household waste management is very important to maintain environmental cleanliness and public health. Household waste, which includes organic, inorganic and hazardous waste such as batteries, can pollute the environment if not managed properly. Management methods such as waste separation, recycling and composting can help reduce the negative impact. Despite facing challenges such as minimal public awareness and limited resources, collaboration between the government, community and the private sector can improve household waste management. With good management, apart from protecting the environment and health, it can also provide economic benefits, such as additional income from recycling. Therefore, awareness of the importance of good and sustainable waste management needs to be increased.
Analisis Penerapan Project Based Learning Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Dwi Kurniawati
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergantian kurikulum di Indonesia memberikan penekanan yang kuat untuk membantu siswa agar lebih bermakna. Ketika memberikan materi, pendidik harus memilih model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa untuk menarik minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Model Pembelajaran Berbasis Proyek adalah pendekatan pembelajaran yang tepat untuk pembelajaran bermakna karena mengajarkan siswa keterampilan pemecahan masalah dan memfasilitasi penerimaan materi melalui kegiatan kompleks di mana siswa menemukan konsep sendiri dan menerapkan prinsip-prinsip yang dipelajari ke produk dunia nyata di akhir kursus. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui penerapan pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan di sekolah dasar. Metodologi kualitatif digunakan dalam penelitian ini yang bersifat studi kasus, dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam penerapan pembelajaran berbasis proyek di fase A pada pembelajaran bahasa Indonesia. Temuan penelitian ini meliputi kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek, seperti identifikasi masalah (pertanyaan), perencanaan dan desain proyek, penjadwalan proyek, pelaksanaan dan pemantauan proyek, pengujian hasil, penilaian, dan refleksi. Guru menerapkan fase-fase pembelajaran berbasis proyek sesuai dengan sintaks pembelajaran berbasis proyek. Dapat disimpulkan bahwa guru mampu menerapkan pembelajaran berbasis proyek dengan baik.
POJOK BACA “CERIA”: UPAYA PENGEMBANGAN LITERASI PEREMPUAN PESISIR DESA SEKOTONG BARAT Maya Atri Komalasari; Rosiady Husaenie Sayuti; Azhari Evendi; Lalu Hendra Wirawan; Muhammad Zaroqi Rabbani; Khairul Nur Hazami; Lalu Gigih Izzul Islam; Khaeratun Hisan; Dwi Kurniawati
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 02 (2024): APRIL 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusa Tenggara Barat (NTB)  masuk dalam 10 daerah buta aksara, dan  memiliki jumlah penduduk buta huruf terbanyak posisi kedua untuk usia 15 – 59 tahun. Tantangan ekstra dihadapi perempuan di  pesisir karena masih menghadapi rendahnya akses perempuan terhadap informasi. Pembentukan dan sosialisasi rintisan pojok baca dalam pengembangan literasi perempuan pesisir di Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat menjadi kegiatan pengabdian masyarakat sekaligus solusi mengatasi permasalahan tersebut. Metode kegiatan ialah sosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat telah terlaksana dengan peresmian Pojok Baca “Ceria” serta sosialisasi terkait pojok baca tersebut. Respon positif perempuan terhadap sosialisasi pojok baca terlihat dari partisipasi yang tinggi pada acara sosialisasi serta aktivitas membaca dan meminjam buku  yang meningkat.
PERBEDAAN PENGARUH MYOFASCIAL RELEASE DENGAN STRETCHING TERHADAP NYERI PADA NYERI LEHER NON SPESIFIK Nitaya Putri Nur Hidayati; Dwi Kurniawati
Jurnal Nasional Fisioterapi Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64974/jnf.v2i3.47

Abstract

Latar belakang: Tuntutan pekerjaan yang semakin berat dengan kebiasaan postur tidak ergonomis dan seringkali menghabiskan sebagian besar waktu dalam bekerja dengan posisi yang monoton dapat menimbulkan gejala fisik berupa ketegangan otot dan nyeri terutama di leher atau dikenal sebagai nyeri leher non spesifik. Nyeri seringkali dapat membatasi kemampuan fungsional keseharian sehingga menjadikan individu mencari pengobatan untuk menangani nyeri leher. Intervensi fisioterapi yang dapat digunakan dalam kasus ini di ataranya myofascial release dan stretching. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian myofascial release dengan stretching terhadap nyeri pada nyeri leher non spesifik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan two group with pre and post test. Subjek pada penelitian ini merupakan pekerja pabrik garmen yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 30 orang kemudian dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing kelompok mendapat perlakuan sebanyak 6 kali selama 2 minggu. Hasil: Pengukuran nyeri pada penelitian ini menggunakan quadruple visual analogue scale (QVAS). Pada uji beda pre-test dan post-test kelompok I dan kelompok II menggunakan uji t berpasangan didapatkan hasil p=0,000 pada masing-masing kelompok. Sedangkan pada uji beda post-test kelompok I dengan kelompok II menggunakan uji t tidak berpasangan didapatkan hasil p=0,009. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian myofascial release dan stretching efektif terhadap penurunan nyeri pada nyeri leher non spesifik. Namun pemberian myofascial release lebih efektif dibandingkan stretching terhadap penurunan nyeri pada nyeri leher non spesifik.