Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Feasibility of E-Module based Local Culture “Makan Bajamba” to Enhance Student Scientific Literacy in Science Learning Nurullina Fajri; Siti Sriyati; Diana Rochintaniawati
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i2.8337

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas e-modul berbasis kebudayaan lokal “makan bajamba” dalam melatihkan literasi sains peserta didik pada materi makanan dan sistem pencernaan manusia. Penelitian dan Pengembangan dengan model pengembangan ADDIE digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Model penelitian tersebut terdiri atas lima langkah, yaitu Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Namun, penelitian ini hanya dibatasi sampai pada tahap pengembangan karena peneliti ingin melihat validitas e-modul berbasis kebudayaan lokal “makan bajamba”. Instrumen yang digunakan dalam uji validitas yaitu angket dengan skala likert. Kelayakan e-modul dinilai dari validitas isi dan konstruk yang mencakup beberapa aspek, diantaranya yaitu aspek materi, penyajian, media dan bahasa. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan yang dikaji oleh dua orang dosen program studi pendidikan IPA dan dua orang guru IPA, menunjukkan bahwa e-modul makan bajamba berbasis budaya lokal memperoleh persentase sebesar 93% untuk validitas isi termasuk kategori sangat valid dan validitas konstruk memperoleh persentase sebesar 96% termasuk kategori sangat valid, sehingga dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk melatih literasi sains siswa.
Pemanfaatan Noken Papua dalam Kajian Etnobotani: Aplikasi Kearifan Lokal sebagai Sumber Belajar dalam Materi Biologi Agustina Wilhelmina Bowaire; Siti Sriyati
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 2 (2025): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v10i2.35185

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan Noken Papua dalam kajian etnobotani sebagai sumber pembelajaran dalam materi biologi. Noken, tas tradisional khas Papua yang terbuat dari serat pohon melinjo (Gnetum gnemon). Meskipun Noken memiliki nilai budaya dan ekologis yang besar, pemanfaatannya dalam pendidikan, khususnya dalam pembelajaran biologi, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Noken sebagai sumber belajar dalam pembelajaran biologi, khususnya dalam kajian etnobotani. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana Noken dapat diintegrasikan dalam kurikulum biologi untuk mengajarkan konsep-konsep seperti keanekaragaman hayati, ekologi, dan keberlanjutan. Hasil wawancara dengan guru biologi dan masyarakat adat menunjukkan bahwa meskipun Noken belum dimanfaatkan secara luas dalam pendidikan formal, terdapat potensi besar untuk menggunakannya sebagai alat bantu pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan tradisional dengan sains. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Noken dalam pembelajaran biologi dapat memperkaya kurikulum, memperkenalkan siswa pada kearifan lokal, dan mendorong kesadaran terhadap pelestarian budaya dan lingkungan. Dengan demikian, Noken tidak hanya sebagai simbol budaya, tetapi juga sebagai alat pendidikan yang mendalam dan relevan untuk generasi muda Papua.