Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Patogenitas Kombinasi Jenis Cendawan Entomopatogen dan Kerapatan Konidia terhadap Mortalitas Larva Ulat Grayak Durroh Humairoh; M. Thamrin Hidayat; Isnawati Isnawati; Yusmani Prayogo
Biomedika Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.999 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v9i1.254

Abstract

Ulat grayak bersifat polifag atau dapat menyerang berbagai jenis tanaman pangan, sayuran, dan buah-buahan. Kerugian-kerugian yang ditimbulkan oleh insektisida sintetik dapat mencemari lingkungan. Oleh sebab itu, penggunaan cendawan entomopatogen dapat digunakan sebagai agen hayati untuk pengendalian hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan jenis cendawan entomo patogen serta kerapatan konidia terhadap mortalitas larva ulat grayak.Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dua faktor. Terdapat 12 perlakuan dengan 3 jenis cendawan meliputi Metarhizium anisopliae, Beauveria bassiana dan Lecanicillium lecanii menggunakan 4 macam kerapatan konidia yakni 106, 107, 108 dan 109 konidia/ml. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data berupa persentase mortalitas larva pada 7 hari setelah aplikasi dianalisis menggunakan analisis varian dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi cendawan Metarhizium anisopliae dengan kerapatan konidia 108 efektif dalam mengendalikan mortalitas larva ulat grayak hingga 61,85%.
EFEKTIVITAS PAKAN “FERMEGE FORMULA 3” FERMENTASI CAMPURAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes), AMPAS TAHU, DAN KANGKUNG (Ipomea aquatica) DENGAN PROBIOTIK RAGI TEMPE PADA PERTUMBUHAN KAMBING USIA PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS KAMBING USIA REPRODUKSI Evie Ratnasari; Herlina Fitrihidajati; Isnawati Isnawati
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 17, No 1 (2019): BIOTIKA JUNI 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v17i1.21975

Abstract

ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK KAMAR HOTEL MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING I Gede Kusmayana Surya Aditya; Animah Animah; Isnawati Isnawati
Akbis: Media Riset Akuntansi dan Bisnis JURNAL AKBIS VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/akbis.v4i2.2785

Abstract

Persaingan yang ketat dalam industri pariwiata menuntut setiap hotel dapat memberikan layanan dan fasilitas terbaik dengan harga jual yang rendah. Metode Activity Based Costing (ABC) sangat efektif dalam penentuan harga jual, dikarenakan ABC merupakan sebuah metode pembebanan biaya yang menelurusi jumlah konsumsi biaya secara keseluruhan dengan mengeliminasi biaya yang tidak bernilai tambah, sehingga metode ABC menghasilkan harga pokok kamar yang akurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan harga pokok kamar yang digunakan oleh pihak hotel dengan metode ABC pada hotel X. Penelitian ini juga bertujuan melihat apakah harga jual kamar mampu menutupi harga pokok kamar menggunakan metode ABC. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Perhitungan harga pokok kamar menggunakan ABC menghasilkan harga pokok kamar yang lebih rendah, hal ini disebabkan oleh pembagian biaya tingkat fasilitas secara harian. Melalui perhitungan ABC, harga jual kamar dapat menutupi harga pokok kamar berdasarkan ABC.
PERANAN IPTEK NUKLIR DALAM EKSPLORASI HIDROKARBON Eko Budi Lelono; Isnawati Isnawati
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 1 No 2 November 2007
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1854.619 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2007.1.2.3274

Abstract

Perkembangan iptek nuklir berpengaruh terhadap teknik eksplorasi hidrokarbon, antara lain terbukti dengan adanya penggunaan isotop radioaktif untuk menentukan umur absolute batuan. Penentuan umur batuan yang pada awalnya menggunakan fosil penunjuk umur (baik mikro  maupun  makro-fosil)  yang  menghasilkan  umur  relatif  batuan,  belakangan  ini diperkaya dengan metode perhitungan peluruhan mineral radioaktif untuk menentukan umur absolute batuan, sehingga posisi stratigrafi suatu lapisan batuan (batuan induk dan reservoir) dapat ditentukan dengan pasti. Sementara itu, aplikasi teknologi nuklir juga dipergunakan dalam survey sumur pemboran eksplorasi yang antara lain dikenal dengan Nuclear Magnetic Resonance   (NMR)   yang   membantu   ahli   geologi   dalam   mengukur   porositas   dan permiabilitas secara langsung di lapangan, sehingga dapat memprediksi keberadaan hidrokarbon. Dari sisi sedimentologi, iptek nuklir juga diaplikasikan dalam laboratorium X Ray Diffraction (XRD Laboratory) untuk menentukan jenis mineral penyusun batuan dan laboratorium Scanning Electron Microscope (SEM Laboratory) untuk mengetahui porositas batuan. Kedua hal tersebut membantu ahli eksplorasi dalam menyusun manajemen reservoir.
DOCKING MOLEKULER SENYAWA METABOLIT SEKUNDER Lantana camara SEBAGAI ANTIINFLAMASI TERHADAP ENZIM COX-1 Atim Febry Masula; Dian Puspitasari; Eili Supriatin S.W; Khoirul Ummah; Dinik Rokhmatin; M. Musthofa Mubarrok; Ajheng Triyuni Hariza; Isnawati Isnawati; Erlix Rakhmad Purnama
Biota Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Biota 2018
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/Biota.v4i2.2172

Abstract

Lantana camara contains several types of flavonoids such as Umuhengerin, Lantadene A, Lantadene B, Icterogenin.One of the mechanisms of action of flavonoids as antiinflammatoryis by inhibiting cyclooxygenase receptor (COX). This study aims to determine the affinity of flavonoid compounds contained in L. camara with COX-1 receptors as antiinflammatory and to know the hydrogen bonds that can be formed by using molecular docking method. Testing in silico is done based on computer-aided drug design method. The tools used in this study, the PyRx software, PyMol software, Pubchem (database compound), PDB (Protein Data Bank), and PoseView. Based on the results of the docking and discussion above it can be concluded that the Icterogenin compound and Umuhengerin compound is the most effective compound in antiinflamasi process, Icterogenin compound has a value RMSD 41.1 Å and the value of binding afinity -8.8 and the Umuhengerin compound has value RMSD 1, 61 Å and value of binding affinity -8.0. It shows that the Umuhengerin compound has a resemblance percentage with the target protein because it has a smaller RMSD value than the Icterogenin compound. However, Icterogenin compounds have stronger and more efficient hydrogen bonds than the Umuhengerin compound because of the lowest value of binding affinity.
KELAYAKAN BUKU SAKU MATERI FUNGI SEBAGAI SUMBER BELAJAR SISWA SMA BERDASARKAN HASIL VALIDITAS Fajrul Falah; Isnawati Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran biologi adalah pembelajaran yang mempelajari tentang makhluk hidup salah satunya adalah materi Fungi. Fungi memiliki berbagai jenis yang tersebar di lingkungan sehingga memerlukan sumber belajar yang prakti,s mampu dibawa kemana-mana yang dapat membantu siswa untuk belajar mengidentifikasi Fungi tersebut. Sumber belajar sebagai pendukung kegiatan pengamatan lapangan atau belajar di kelas salah satunya adalah buku saku. Buku saku merupakan buku yang berukuran kecil, mudah dibawa kemana saja karena dapat diletakkan di dalam saku kemudian buku saku juga berukuran kecil serta memuat informasi-informasi yang ringkas. Penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas buku saku materi Fungi sebagai media pembelajaran biologi kelas X SMA ditinjau dari kelayakan isi, bahasa, dan tampilan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Validitas buku saku yang dikembangkan dinilai berdasarkan kelayakan isi, bahasa, dan tampilan. Telaah buku saku oleh pakar, pakar yang dimaksud adalah dua orang dosen yang meliputi dosen ahli materi dan dosen ahli media. Teknik analsis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil validasi buku saku materi Fungi yang dikembangkan mendapat skor 90% dengan kategori sangat baik dan layak. Berdasarkan seluruh analisis dari hasil validasi, dapat dinyatakan bahwa buku saku materi fungi memenuhi syarat nilai kelayakan dan sangat valid apabila digunakan sebagai media pembelajaran terutama dalam identifikasi Fungi Basidiomycota. Kata kunci: buku saku, materi Fungi, validitas
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN TEKA-TEKI SILANG (TTS) BERBASIS MACROMEDIA FLASH MATERI SISTEM PERTAHANAN TUBUH Sandra As'ari; Isnawati Isnawati; Raharjo Raharjo
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pertahanan tubuh merupakan materi yang bersifat abstrak serta memiliki banyak konsep dan istilah.Untuk memudahkan siswa dalam memahami konsep dan istilah secara sederhana dan menyenangkan dalam pembelajaran yaitu dengan menggunakan permainan teka-teki silang (TTS) berbasis macromedia flash. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran teka-teki silang berbasis flash materi sistem pertahanan tubuh yang layak. Model pengembangan yang digunakan adalah ASSURE yang terdiri dari enam tahap pengembangan yaitu Analyze learner, State objective, Select methods, media, and materials, Utilize media and materials, Require learner participation dan Evaluate and revise. Uji coba dilakukan terbatas pada 25 siswa di SMA Wachid Hasjim Sidoarjo. Metode pengumpulan data menggunakan metode validasi dan metode angket. Analisis data hasil validasi menggunakan kriteria skor skala likert dan dinyatakan layak jika rata-rata skor penilaiannya ≥75%. Analisis respons siswa diukur dengan skala guttman, media dikatakan layak jika mendapat skor ≥71%. Hasil validasi masuk dalam kategori valid dengan mendapatkan persentase sebesar 83,4%. Sedangkan respons siswa yang masuk dalam kategori layak dengan mendapatkan persentase kelayakan 78,8%. Berdasarkan hasil validasi dan respons siswa media flash materi sistem pertahanan tubuh untuk kelas XI SMA layak digunakan dalam proses pembelajaran. Kata kunci : Media Flash, Teka-Teki Silang, Sistem Pertahanan Tubuh, Pengembangan
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA KELAS XI MIA PADA MATERI JAMUR MENGGUNAKAN THREE-TIER MULTIPLE CHOICE Fadilla Kurniawati; Isnawati Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi adalah perbedaan konsep ilmiah yang dimiliki siswa dengan konsep ilmiah yang dimiliki oleh para ahli. Miskonsepsi terjadi pada beberapa konsep pada pelajaran biologi salah satunya adalah materi jamur. Miskonsepsi memberikan dampak bagi siswa apabila tidak teridentifikasi sehingga akan berpengaruh pada konsep selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis miskonsepsi siswa kelas XI MIA pada materi jamur dan faktor penyebabnya menggunakan tes three-tier multiple choice yang sudah dikembangkan dan layak secara teoritis. Pengembangan tes diagnostik three-tier mutiple choice dilakukan di Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Surabaya. Jenis penelitian ini adalah pengembangan yang mengacu model ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate). Uji coba terbatas dilakukan di MA Negeri 2 Gresik pada 25 siswa. Pengolahan data dilakukan secara analisis deskriptif kuantitatif. Hasil miskonsepsi salah satu kelas kelas XI MIA di MA Negeri 2 Gresik memiliki rata-rata sebesar 41,57%, meliputi 5 topik submateri jamur diantaranya topik reproduksi aseksual jamur 88%, peran dari salah satu spesies anggota dari Basidiomycota yang bermanfaat sebesar 72%, perbedaan fungi dan alga sebesar 64%,struktur tubuh Jamur tiram putih (Pleurotus florida) 68%, dan struktur yang berperan dalam siklus hidup seksual pada Ascomycota sebesar 68%. Faktor penyebab miskonsepsi siswa terdiri dari keterbatasan informasi, siswa belum menguasai konsep, lingkungan siswa, guru dan buku teks. Kata Kunci: miskonsepsi, jamur, tes diagnostik three-tier mutiple choice.
13VALIDITY OF LADDER SNAKE MEDIA TO TRAIN COOPERATION AND ENHANCE LEARNING OUTCOME OF STUDENTS ON DIGESTIVE SYSTEM Nanik Indra Rukmana; Isnawati Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning plays a role in determining students learning mastery. One of the  element in the mastery of learning is cooperation. Cooperation is very closely related to the survival of human life. Learning also make positive contribution to better improvement. One of the improvement that can be measured is learning outcome. The learning outcome is measurement tool to know the accuracy of learning strategy and as the reflection to learning that has been done. Digestive system  is one of the material that has many provision. This material commonly uses powerpoint slide, lecture and discussion. This does not suit with the idea of 2013 Curriculum. In the 2013 Curriculum  changes the learning pattern to be student-centered. The alternative solution of this problem is using variation in learning. One of the variation that can be done is learning media. Learning media that can assess the cooperation, learning outcome and fits the 2013 curriculum is digestive system ladder snake media. The aim of this study was to produce feasible digestive system snake ladder based on its validity. The procedure of this result used ASSURE model (Analyzing learners, State media objectives, Selecting method and media materials, Utilizing materials, Requiring learners perfomance, and Evaluating/Revising). The limited test was carried out to 30 students of Grade XI in SMA Negeri 1 Bojonegoro. Validity of media was determined based on the validation result by the media and material experts. The validity score was 3. 95 in very valid category. Based on that validity score, the developed digestive system ladder snake media was stated as feasible. Keywords : Validity, Ladder Snake Media, Learning Outcome, Cooperation, Digestive System.
VALIDITAS DAN KEEFEKTIFAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS BIO-ENTREPRENEURSHIP PADA MATERI BIOTEKNOLOGI SMA KELAS XII Yolanda Ayu Pratiwi; Isnawati Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioentrepreneurship atau pembelajaran berbasis wirausaha menintegrasikan pengembangan ide baru dalam melihat peluang ataupun masalah  yang dihadapi peserta didik. Agar  dapat memaksimalkan pembelajaran, maka peserta didik memerlukan Lembar Kegiatan Peserta Didik berbasis Bioentrepreneurship untuk memfasilitasi proses pembelajaran berbasis wirausaha. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan  (LKPD) berbasis Bio-entrepreneurship pada materi bioteknologi untuk SMA kelas XII layak secara valid dan efektif. Jenis penelitian ini  menggunakan model pengembangan diadaptasi dari Four-D (4-D) dengan tahapan Define, Design, Develop, tanpa tahap Dessiminate. Lembar Kegiatan peserta didik berbasis berbasis Bio-entrepreneurship diujicobakan pada 20 peserta didik kelas XII SMA Negeri Jogoroto Jombang bulan Februari 2018. Kevalidan LKPD ditinjau dari hasil validasi pakar pendidikan dan pakar materi serta kefektifan LKPD yang ditinjau dari hasil pengamatan minat wirausaha dan hambatan menggunakan LKPD. Hasil validasi LKPD berbasis Bio-entrepreneurship memperoleh presentase 90.6% pada LKPD 1, 91.6 % pada LKPD 2 dan 94.3% pada LKPD 3. Keberhasilan peserta didik dalam minat wirausaha dengan rata-rata presentase minat sebesar 95.5% kriteria sangat layak artinya dari 12 aspek minat 9 diantaranya tuntas dan 3 aspek belum tuntas meliputi kemudahan berwirausaha, pandangan baru memulai wirausaha dan rencana berwirausaha. Sedangkan pada pengamatan hambatan setelah menggunakan LKPD berbasis Bio-entrepreneurship sebesar 86.0%. kriteria layak artinya dari 20 aspek respon hambatan setelah menggunakan LKPD  18 diantaranya tuntas dan 2 aspek belum tuntas meliputi alokasi waktu dan aktivitas dalam LKPD. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis berbasis Bio-entrepreneurship yang dikembangkan pada materi Bioteknologi dapat dinyatakan valid dan efektif. Kata Kunci: LKPD, Bioentrepreneurship, Praktikum Keju Kedelai
Co-Authors Abdullah, Lintang Khairana Abidah Abidah Ahmad Afandi Ajheng Triyuni Hariza Akhmad Gazali Al Misry Alfina Zahwa Animah Animah Annisa Salsabilla Albarad Aoda Rusdanillah Arwin Sanjaya Atim Febry Masula Berliana Oka Kirana Putri Cahyani, Lenny Indah Dalimo, Rahmayolanda Dian Puspitasari Dinik Rokhmatin Durroh Humairoh Eili Supriatin S.W Eka Cahya Prima Eko Budi Lelono Erika Maria Resi Erlix Rakhmad Purnama Erna Rahayu Evie Ratnasari Fadilla Kurniawati Faizin Nawarda Fajrul Falah Faradiba Widiasti Faris Nur Israri Fasya, Ni'ma Farida Febriati Astuti Fithriana, Dina Fitriari Izzatunnisa Muhaimin Fransiska Wulandari Hanum Wahyuningtias Herlina Fitrihidajati I Gede Kusmayana Surya Aditya Imanuel Ruku Iva Khoirus Sa'idah Kardiman Khoirul Ummah Lisa Lisdiana Lolla Amelia Ainun Luqmanulhaqim Luqmanulhaqim M. Musthofa Mubarrok M. Thamrin Hidayat Mahanani Tri Asri Mauliana Mauliana Muhammad Irwan Setiawan Muhammad Sapii Harahap Muhammad Yusuf Muhsinin Muhsinin Mulya, Fajar Adi Nanik Indra Rukmana Nur Aini Anisa Nur Azizah Tohiroh Nur Farida Osi Kusumawati Kusumawati Patria, Sylva Pinkan, Ladyqia Cintana Puspitasari, Yasmine Ragu Harming Kristina Raharjo Raharjo Reni Ambarwati Riandi Riandi Rianti, Noni Rifaldi Rifaldi Rohman, Fatkhur RR. Ella Evrita Hestiandari Safitri, Imilda Saiful Akhyar Lubis Sandra As'ari SARI KUSUMA DEWI Siti Sriyati Sukardin, Sukardin Sulastri Putri Susidamaiyanti Susidamaiyanti Thaibah, Noor Titik Respati Tiy Kusmarabbi Karo Wahyu Utami Wanti Wanti Wediawati, Tuti Widia Widia Yolanda Ayu Pratiwi Yusmani Prayogo Zairin Zairin