Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Asimetri Informasi, Strategi Bisnis, serta Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba (Studi Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023) Fitria Indrianti; Tri Utami Lestari
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana asimetri informasi, strategi bisnis, dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2023. Manajemen laba menjadi isu krusial dalam bidang akuntansi karena berpotensi merusak kualitas laporan keuangan dan menyesatkan para pemangku kepentingan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Manajemen laba diukur dengan pendekatan Modified Jones Model, asimetri informasi diproksi melalui bid-ask spread, strategi bisnis dikategorikan ke dalam tipe prospector dan defender, sedangkan ukuran perusahaan diproksi menggunakan logaritma natural dari total aset. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil analisis menunjukkan bahwa asimetri informasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap praktik manajemen laba. Sementara itu, strategi bisnis terbukti berpengaruh positif dan signifikan, demikian pula dengan ukuran perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan serta besaran skala perusahaan memiliki peran dalam mendorong manajemen untuk melakukan pengelolaan laba, sedangkan ketimpangan informasi belum cukup menjadi faktor pendorong utama. Penelitian ini memberikan masukan penting bagi perusahaan untuk meningkatkan keterbukaan informasi dan bagi investor agar lebih cermat dalam mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan secara holistik. Kata Kunci : Manajemen Laba, Asimetri Informasi, Strategi Bisnis, Ukuran Perusahaan, Sektor Infrastruktur, Bursa Efek Indonesia.
Pengaruh Environmental Impact, Pertumbuhan Perusahaan, Kepemilikan Institusional, dan Rasio Aktivitas Terhadap Internet Financial Reporting (IFR) (Studi pada perusahaan Sektor Energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023) Ananda Maura Putri Faizal; Tri Utami Lestari
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui environmental impact, pertumbuhan perusahaan, kepemilikaninstitusional, rasio aktivitas, dan Internet Financial Reporting (IFR). Penelitian ini juga menganalisis secarasimultan dan parsial pengaruh environmental impact, pertumbuhan perusahaan, kepemilikan institusional, danrasio aktivitas terhadap Internet Financial Reporting (IFR) pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di BursaEfek Indonesia periode 2020–2023. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif denganpendekatan deskriptif. Sampel yang digunakan berjumlah 51 perusahaan sektor energi yang dipilih berdasarkanteknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel yang diproses melaluisoftware Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa environmental impact, pertumbuhan perusahaan,kepemilikan institusional, dan rasio aktivitas berpengaruh secara simultan terhadap Internet Financial Reporting(IFR). Secara parsial, rasio aktivitas berpengaruh positif terhadap Internet Financial Reporting (IFR), sedangkanenvironmental impact, pertumbuhan perusahaan, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadapInternet Financial Reporting (IFR). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan,khususnya sektor energi, untuk meningkatkan kualitas pengungkapan informasi keuangan melalui internet. Selainitu, penelitian ini diharapkan dapat membantu investor dalam menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhitransparansi perusahaan.Kata Kunci: Environmental Impact, Internet Financial Reporting, Kepemilikan Institusional, PertumbuhanPerusahaan, Rasio Aktivitas.
Pengaruh Environmental Impact, Role Duality, Firm Size, Firm Age Terhadap Kelengkapan Informasi Internet Financial Reporting (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023) Rian Fadhila Kuswono; Tri Utami Lestari
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet Financial Reporting (IFR) adalah media yang paling efektif dan cepat untuk melaporkan berbagai aktivitasperusahaan, baik itu terkait informasi keuangan, bisnis, maupun informasi non-keuangan lainnya. Studi ini bertujuanuntuk mengevaluasi pengaruh environmental impact, role duality, firm size, dan firm age terhadap kelengkapaninformasi internet financial reporting. Pengambilan sampel purposif digunakan dalam penelitian ini, dan 128 observasidari 32 perusahaan infrastruktur yang terdaftar di BEI saat masa 2020-2023 diperoleh. Dengan memakai perangkat lunak EViews 12, analisis yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi regresi data panel dan analisis deskriptif. Temuan studimemperlihatkan jika secara simultan environmental impact, role duality, firm size, dan firm age berpengaruh signifikanterhadap kelengkapan informasi internet financial reporting. Secara parsial environmental impact dan firm ageberpengaruh signifikan terhadap kelengkapan informasi internet financial reporting. Sedangkan role duality dan firmsize tidak berpengaruh signifikan terhadap kelengkapan informasi internet financial reporting.Kata Kunci- internet financial reporting, environmental impact, role duality, firm size dan firm age.
PENGARUH MARKET ACTIVITY, GROWTH, ROLE DUALITY DAN FREKUENSI RAPAT KOMITE AUDIT TERHADAP KELENGKAPAN INFORMASI INTERNET FINANCIAL REPORTING (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023) Shafa Ananta Sabila; Tri Utami Lestari
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet Financial Reporting (IFR) adalah penggunaan teknologi internet sebagai media untuk mengungkapkan danmenyebarkan informasi keuangan dan non-keuangan perusahaan. IFR berfungsi sebagai pendekatan alternatif daripelaporan tradisional dengan memanfaatkan situs web perusahaan untuk meningkatkan transparansi, aksesibilitas, danketepatan waktu dalam komunikasi keuangan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh market activity, growth,role duality, dan frekuensi rapat komite audit terhadap kelengkapan informasi internet financial reporting. Pengambilansampel purposif digunakan dalam penelitian ini, dan 120 observasi dari 30 perusahaan infrastruktur yang terdaftar di BEIsaat masa 2020-2023 diperoleh. Dengan memakai perangkat lunak EViews 12, analisis yang dilakukan dalam penelitianini meliputi regresi data panel dan analisis deskriptif. Hasil studi ini memperlihatkan jika secara simultan market activity,growth, role duality dan frekuensi rapat komite audit berpengaruh terhadap kelengkapan informasi internet financialreporting. Secara parsial growth berpengaruh signifikan terhadap kelengkapan informasi internet financial reporting,sedangkan market activity, role duality dan frekuensi rapat komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadapkelengkapan informasi internet financial reporting. Kata Kunci- Internet Financial Reporting, Market activity, Growth, Role Duality, Frekuensi Rapat Komite Audit.
Fraudulent Financial Statement: Implementation of XBRL and Perspective Fraud Hexagon In 5.0 Era Tri Utami Lestari; Ruri Octari Dinata
AFRE (Accounting and Financial Review) Vol. 7 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Postgraduate Program Merdeka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/afr.v7i2.11912

Abstract

This study aims to examine implementation of XBRL and fraud hexagon on the fraudulent financial statement. The purpose of this paper is to determine the influence of implementation of XBRL, stimulus, ego, capability, rationalization, collusion, and opportunity on the fraudulent financial statement. This study employs a quantitative approach to explain the relationship among the variables. The samples in this study is limited to non-financial state-owned companies in Indonesia. The data from non-financial stated-owned enterprises In Indonesia were collected and the analysed through the panel data. Results show that the implementation of XBRL and the fraud hexagon perspective have a simultaneous effect on fraudulent financial statements. This study expands on previous works by investigating the Influence of XBRL Adoption on Financial Reporting Timeliness: Evidence from Indonesian Banking Industry. Such empirical evidence is expected to be used by companies, regulators and researchers in understanding factors that influence financial reporting fraud in non-financial state-owned companies. The samples in this study is limited to non-financial state-owned companies in Indonesia.DOI: https://doi.org/10.26905/afr.v7i2.11912
Reframing Perilaku Penyalahgunaan Aset dalam Kacamata Fraud Triangle: Sebuah Studi Fenomenologis Ruri Octari Dinata; Tri Utami Lestari; Hilda Salman Said
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2026): Artikel Research April 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v10i2.3180

Abstract

This study examines a case of asset misappropriation that occurred in a subsidiary of a state-owned enterprise in West Java by exploring behavioral factors as the basis of motives, the perpetrators’ modus operandi, and the resulting losses. A qualitative method with a phenomenological approach is employed to understand the phenomenon of asset misappropriation from the perspective of organizational actors’ lived experiences. This study was conducted in a subsidiary of a state-owned enterprise, referred to as PT Aman Sejahtera (pseudonym), employing interviews and observations within a phenomenological approach. This study contributes by extending fraud theory through a phenomenological lens that emphasizes behavioral memory and motivation as central mechanisms of asset misappropriation. The findings indicate that asset misappropriation at PT. Aman Sejahtera cannot be understood merely as a consequence of procedural weaknesses or deficiencies in internal control, but rather as a behavioral phenomenon shaped by cognitive processes, individual experiences, and motivations within the organization. Employees’ perceptions of deviant behavior are influenced by organizational culture, prior experiences, and social interactions, which subsequently shape judgment and decision-making processes involving ethical considerations, personal risk, and structural relations. Internalized experiences and knowledge form behavioral memories that may either normalize or prevent asset misappropriation, while individual motivation serves as a key link between knowledge and action. These findings emphasize that preventing asset misappropriation requires not only the strengthening of systems and procedures, but also the development of ethical awareness, a healthy organizational culture, and a more humanistic, behavior-oriented accounting approach.
PENGELOLAAN BANK SAMPAH DALAM RANGKA KEMANDIRIAN EKONOMI PONDOK PESANTREN MODERN ASSURUUR KABUPATEN BANDUNG Hilda Hilda; Ruri Octari Dinata; Tri Utami Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v1i4.1773

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan dan sosialisasi kepada Pondok Pesantren Assuruur, yang bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah melalui konsep bank sampah sebagai upaya pemberdayaan santri untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Tahapan kegiatan meliputi: (a) identifikasi kebutuhan terkait pengenalan bank sampah, (b) penyampaian edukasi berdasarkan keberhasilan Universitas Telkom sebagai kampus ramah lingkungan (green campus), (c) evaluasi dan tindak lanjut melalui penilaian proses dan hasil, serta (d) pembangunan kesadaran bagi pengelola pesantren dan santri untuk mengintegrasikan bank sampah dalam aktivitas sehari-hari. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesadaran santri terhadap pengelolaan sampah, munculnya ide-ide kreatif untuk memanfaatkan sampah sebagai peluang ekonomi, dan pendampingan dalam pengelolaan bank sampah di lingkungan pesantren. Kegiatan ini disambut positif oleh peserta, dengan 72% menyatakan "sangat setuju" bahwa materi dan pelaksanaan kegiatan relevan dengan kebutuhan mereka. Simpulan, bank sampah dapat menjadi solusi efektif dalam pengelolaan sampah di pesantren sekaligus menciptakan nilai ekonomis jika dikelola dengan baik. Kegiatan ini diharapkan berlanjut sebagai program pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren melalui pengelolaan sampah berbasis 3R (reduce, reuse, recycle). Kata Kunci: Bank Sampah, Pengelolaan Sampah, Pesantren, Pemberdayaan Ekonomi, Pengabdian Masyarakat
PENDAMPINGAN OPTIMALISASI STRATEGI MONETISASI MELALUI PERSPEKTIF AKUNTANSI MANAJERIAL UNTUK PERTUMBUHAN KEUANGAN PADA STARTUP MINUMAN KOPI KESEHATAN Tri Utami Lestari; Ruri Octari Dinata; Hilda Hilda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i3.2658

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada startup Handai Coffee dalam mengatasi tantangan keuangan dan monetisasi melalui penerapan akuntansi manajerial berbasis Activity-Based Costing (ABC). Metode kegiatan yang digunakan adalah sesi diskusi interaktif dan studi kasus praktis di Bandung Techno Park pada 13 Juni 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan metode ABC membantu identifikasi struktur biaya yang lebih akurat, mengungkapkan produk dengan margin laba rendah, serta memberikan dasar untuk strategi harga dan segmentasi produk yang lebih tepat. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa integrasi akuntansi manajerial dan strategi monetisasi berbasis data dapat meningkatkan efisiensi biaya, memperkuat posisi pasar, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi startup di industri kopi kesehatan. Kata Kunci: Activity-Based Costing, Akuntansi Manajerial, Startup, Kopi Kesehatan, Strategi Monetisasi
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN KARYAWAN KLINIK KESEHATAN MELALUI PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT DI ERA DIGITAL Rr. Sri Saraswati; Hilda Hilda; Tri Utami Lestari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32316

Abstract

Abstrak: Tingkat konsumtif masyarakat dan maraknya pinjaman online ilegal menjadi tantangan serius dalam pengelolaan keuangan pribadi, terutama bagi karyawan sektor kesehatan yang memiliki pendapatan tetap namun literasi keuangannya masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan literasi keuangan untuk mendukung kesejahteraan finansial karyawan. Tujuan program ini adalah meningkatkan softskill dan hardskill peserta dalam pengelolaan keuangan pribadi, seperti kemampuan menyusun anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengenal aplikasi investasi yang aman. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi kelompok terarah (FGD), dan praktik penyusunan anggaran sederhana. Mitra kegiatan adalah Klinik Utama Perisai Husada di Kota Bandung dengan jumlah peserta sebanyak 27 orang karyawan berusia 25–55 tahun. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang diisi setelah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 96,28% peserta menyatakan puas dan sangat puas, serta menyebutkan bahwa materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif ini efektif dalam mendorong peningkatan kesadaran dan keterampilan pengelolaan keuangan pribadi.Abstract: The community's high level of consumerism and the widespread presence of illegal online loans present serious challenges in personal financial management, especially for healthcare sector employees who have fixed incomes but still possess low financial literacy. This community service activity was carried out as an effort to improve financial literacy to support the financial well-being of employees. The objective of the program is to enhance participants' soft skills and hard skills in managing personal finances, such as budgeting, distinguishing between needs and wants, and recognizing safe investment applications. The implementation methods included lectures, focus group discussions (FGDs), and practical exercises in preparing simple budgets. The program's partner was Klinik Utama Perisai Husada, Kota Bandung, with a total of 27 employees aged 25–55 participating. Activity evaluation was conducted through questionnaires distributed after the program. The results showed that 96.28% of participants stated they were satisfied or very satisfied, and noted that the materials delivered met their needs. These findings indicate that this educational approach was effective in promoting increased awareness and skills in personal financial management.
The effect of managerial ownership, institutional ownership, and market activity on firm value Beatrice Mora Ulidya Silalahi; Tri Utami Lestari
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 2 (2023): gema wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i2.485

Abstract

This study aims to determine the effect of managerial ownership, institutional ownership, and market activity on firm value. The research method used in this research is causal quantitative. The population in this study are property & real estate sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2021 period. The sampling technique used in this study was a purposive sampling technique, and a total of 49 company samples were obtained. The data analysis method used in this research is using panel data regression analysis method. The research data was obtained from the website www.idx.co.id. The results of the partial test show that managerial ownership and institutional ownership do not affect firm value. Meanwhile, market activity has a negative effect on firm value. Keywords: Managerial Ownership, Institutional Ownership, Market Activity, Firm Value