Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Didactical design to overcome learning obstacles in cuboid volume Jamilah, Jamilah; Priskila, Priskila; Oktaviana, Dwi
Jurnal Elemen Vol 10 No 2 (2024): May
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v10i2.25244

Abstract

This study aims to produce an empirical didactic design designed to overcome didactic barriers experienced by students on beam volume material. Didactical design research is a design in this study that contains three stages of analysis, namely prospective analysis, metapedadidactic analysis, and retrospective analysis. 25 9th-grade junior high school students and one mathematics teacher were selected using purposive sampling techniques to become subjects. Observation, tests using diagnostic tests, and interviews are techniques in data collection. The collected data is analysed and interpreted qualitatively using interpretive and critical paradigms. The results of this study show that through three stages of analysis, an empirical didactic design was obtained that contains four didactic situations: action situations, formulation situations, validation situations, and institutionalisation situations. However, the limitations of presenting problems in institutionalisation situations have an impact on the occurrence of other learning barriers, namely epistemological concepts. Thus, this limitation becomes an improvement material in empirical didactic design.
Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan kecerdasan logis matematis Hutagaol, Artha Taruji Borneo; Jamilah, Jamilah; Muchtadi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.7734

Abstract

Studi ini mengkaji hubungan di dalam spektrum kecerdasan logis-matematis dengan kapabilitas dalam menangani masalah matematika pada siswa kelas X di SMA Negeri 3 Sungai Kakap. Kajian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dan mengikutsertakan enam siswa kelas X B yang dipilih secara purposif, mewakili tiga level kecerdasan logis-matematis. Temuan dikumpulkan melalui tes kecerdasan logis-matematis dan kecakapan menyelesaikan kesulitan matematika serta wawancara. Evaluasi informasi mengungkapkan adanya korelasi yang baik di dalam kecerdasan logis-matematis dengan keterampilan selama proses menangani permasalahan. Individu kecerdasan logis-matematis tinggi menunjukkan penguasaan penuh berkaitan dengan seluruh indikator kecakapan mengatasi kendala, sementara itu, individu dengan tingkat kecerdasan moderat memenuhi tiga indikator, dan siswa berdasarkan kategori kecerdasan rendah hanya memenuhi dua indikator. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kecerdasan logis-matematis untuk meningkatkan keterampilan menyelesaikan masalah matematika siswa. Implikasi praktis dari temuan ini ialah referensi bagi tenaga pendidik dalam mengetahui cara siswa dalam memecahkan masalah berdasarkan kecerdasan yang dimiliki.
Analisis Learning Obstacle Konsep Volume Tabung dan Kerucut Siswa Kelas VIII Suryani, Titin; Jamilah; Astuti, Reni
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.091.09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan belajar yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan permasalahan pada volume tabung dan kerucut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Proses pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP AL-Mumtaz Pontianak yang berjumlah 26 orang. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes diagnostik, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui proses menganalisis data yang telah dikumpulkan, kemudian menarik kesimpulan. Tahapan dalam penelitian ini adalah 1) melakukan tes diagnostik, 2) menganalisis jawaban siswa untuk mengidentifikasi hambatan belajar, 3) wawancara dengan siswa, 4) wawancara dengan guru. Hasil penelitian ini ditemukan: penyelesaian soal tanpa menyebut informasi yang tersedia dan diminta bisa disebabkan oleh ontogenic psychological, ketidaktahuan siswa terhadap rumus yang diperlukan bisa disebabkan oleh ontogenic concept, mampu mengidentifikasi informasi soal tetapi salah menerapkan langkah-langkah bisa disebabkan oleh epistemological concept, kesalahan dalam memasukkan angka, perhitungan, dan penyelesaian soal bisa disebabkan oleh epistemological procedure, kesalahan akibat keterbatasan siswa dalam perhitungan bisa disebabkan oleh epistemological operational technique, pendekatan guru yang terlalu prosedural tanpa menyesuaikan kendala siswa dapat menyebabkan didactical obstacle. Hasil wawancara terhadap 26 siswa mengungkapkan bahwa: 1) soal-soal yang disampaikan peneliti tidak pernah diberikan oleh guru, 2) siswa belum memahami sepenuhnya konsep volume silinder dan kerucut, 3) kesalahan konseptual dalam memilih prosedur penyelesaian soal. masalah.
Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Khairunnisa, Khairunnisa; Jamilah, Jamilah; Risalah, Dewi
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i1.3200

Abstract

Abstrak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model penelitian adalah bentuk ADDIE meliputi tahap Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP Negeri Ketapang dengan subjek penelitian terdiri dari ahli atau validator, guru, dan siswa kelas VIII berjumlah 20 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa modul ajar materi SPLDV berbasis model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan hasil pengembangan, penelitian, dan pembahasan terhadap modul ajar materi SPLDV berbasis model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah kelas VIII SMP Negeri Ketapang layak digunakan sebagai bahan ajar. Pengembangan modul ajar mencapai Tingkat kevalidan dengan kategori sangat valid dengan kevalidan media 85,13% dan materi 87,69%, Tingkat kepraktisan dengan kriteria sangat praktis ditunjukkan dengan angket respon siswa yang mencapai nilai 82 % dan angket respon guru 86%, serta Tingkat keefektifan dengan kriteria efektif berdasarkan nilai ketuntasan yang ditentukan sekolah. Hasil tes menunjukkan rata-rata siswa mendapatkan nilai 79,87. Kata Kunci: Modul Ajar, Model Pembelajaran PBL, Kemampuan Pemecahan Masalah
Eksplorasi Konsep Geometri Pada Ikan Keturi Piring Dalam Tradisi Masyarakat Melayu Jangkang Abang Thamren; Sandie; Jamilah
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Derivat (April 2025)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/j.derivat.v12i1.7579

Abstract

This study aims to determine and examine the geometric ideas contained in the keturi piring fish motif in the heritage of the Jangkang Malay community. Keturi piring fish was chosen as the subject of the study because of its unique physical form. This tradition contains local values ​​related to mathematical concepts, especially geometry, which are reflected both explicitly and implicitly in the patterns and forms of the motif. This study uses an exploratory research design with qualitative methodology. This study uses observation, interview, and documentation study methods to investigate the philosophy and geometry structure of the keturi piring fish motif. The data obtained were then analyzed qualitatively in accordance with the Miles and Huberman methodology, specifically including reduction, presentation, and conclusion/verification. Furthermore, to assess the validity of the data, the researcher used the data triangulation method. The results of the study indicate that the presentation motif of keturi piring fish not only reflects the aesthetics of local culture but also reflects various geometric concepts such as the concepts of algebra, arithmetic, circle, congruence, symmetry, translation, rotation, transformation, and dilation. In addition, this finding reveals that applying geometry concepts to traditional motifs has great potential as a contextual and innovative learning medium in mathematics education, especially to introduce geometry through local wisdom. Keywords: Exploration, geometry, keturi piring fish, jangkang malay community
ANALISIS KEMAMPUAN TRANSLASI REPRESENTASI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KOVARIASIONAL PADA MATERI STATISTIKA Faradita, Radina; Sandie; Jamilah
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.409

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji penguasaan siswa terhadap mengalihkan bentuk representasi guna menyelesaikan masalah kovariasional pada materi statistika. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami soal matematika yang disajikan dalam berbagai bentuk representasi seperti tabel, grafik, verbal, dan simbol. Penelitian ini dikonstruksi menggunakan paradigma deskriptif-kualitatif dengan strategi studi kasus sebagai landasan eksplorasi data. Subjek penelitian terdiri dari sembilan siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Sungai Kakap yang dipilih berdasarkan hasil tes kemampuan translasi representasi. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara semi terstruktur. Data dianalisis berdasarkan empat indikator kemampuan translasi representasi, yaitu membongkar sumber, koordinasi awal, mengonstruksi target, dan menentukan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi mampu melakukan seluruh proses translasi representasi dengan baik dan akurat. Siswa dengan kemampuan sedang mampu menyelesaikan proses translasi dengan beberapa kesalahan pada tahap koordinasi atau kesetaraan. Sedangkan siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan hampir di semua indikator, terutama pada tahap mengonstruksi target dan menentukan kesetaraan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai bentuk representasi dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.