Claim Missing Document
Check
Articles

Didactical design to overcome learning obstacles in cuboid volume Jamilah, Jamilah; Priskila, Priskila; Oktaviana, Dwi
Jurnal Elemen Vol 10 No 2 (2024): May
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v10i2.25244

Abstract

This study aims to produce an empirical didactic design designed to overcome didactic barriers experienced by students on beam volume material. Didactical design research is a design in this study that contains three stages of analysis, namely prospective analysis, metapedadidactic analysis, and retrospective analysis. 25 9th-grade junior high school students and one mathematics teacher were selected using purposive sampling techniques to become subjects. Observation, tests using diagnostic tests, and interviews are techniques in data collection. The collected data is analysed and interpreted qualitatively using interpretive and critical paradigms. The results of this study show that through three stages of analysis, an empirical didactic design was obtained that contains four didactic situations: action situations, formulation situations, validation situations, and institutionalisation situations. However, the limitations of presenting problems in institutionalisation situations have an impact on the occurrence of other learning barriers, namely epistemological concepts. Thus, this limitation becomes an improvement material in empirical didactic design.
Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan kecerdasan logis matematis Hutagaol, Artha Taruji Borneo; Jamilah, Jamilah; Muchtadi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.7734

Abstract

Studi ini mengkaji hubungan di dalam spektrum kecerdasan logis-matematis dengan kapabilitas dalam menangani masalah matematika pada siswa kelas X di SMA Negeri 3 Sungai Kakap. Kajian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dan mengikutsertakan enam siswa kelas X B yang dipilih secara purposif, mewakili tiga level kecerdasan logis-matematis. Temuan dikumpulkan melalui tes kecerdasan logis-matematis dan kecakapan menyelesaikan kesulitan matematika serta wawancara. Evaluasi informasi mengungkapkan adanya korelasi yang baik di dalam kecerdasan logis-matematis dengan keterampilan selama proses menangani permasalahan. Individu kecerdasan logis-matematis tinggi menunjukkan penguasaan penuh berkaitan dengan seluruh indikator kecakapan mengatasi kendala, sementara itu, individu dengan tingkat kecerdasan moderat memenuhi tiga indikator, dan siswa berdasarkan kategori kecerdasan rendah hanya memenuhi dua indikator. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kecerdasan logis-matematis untuk meningkatkan keterampilan menyelesaikan masalah matematika siswa. Implikasi praktis dari temuan ini ialah referensi bagi tenaga pendidik dalam mengetahui cara siswa dalam memecahkan masalah berdasarkan kecerdasan yang dimiliki.
Analisis Learning Obstacle Konsep Volume Tabung dan Kerucut Siswa Kelas VIII Suryani, Titin; Jamilah; Astuti, Reni
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.091.09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan belajar yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan permasalahan pada volume tabung dan kerucut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Proses pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP AL-Mumtaz Pontianak yang berjumlah 26 orang. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes diagnostik, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui proses menganalisis data yang telah dikumpulkan, kemudian menarik kesimpulan. Tahapan dalam penelitian ini adalah 1) melakukan tes diagnostik, 2) menganalisis jawaban siswa untuk mengidentifikasi hambatan belajar, 3) wawancara dengan siswa, 4) wawancara dengan guru. Hasil penelitian ini ditemukan: penyelesaian soal tanpa menyebut informasi yang tersedia dan diminta bisa disebabkan oleh ontogenic psychological, ketidaktahuan siswa terhadap rumus yang diperlukan bisa disebabkan oleh ontogenic concept, mampu mengidentifikasi informasi soal tetapi salah menerapkan langkah-langkah bisa disebabkan oleh epistemological concept, kesalahan dalam memasukkan angka, perhitungan, dan penyelesaian soal bisa disebabkan oleh epistemological procedure, kesalahan akibat keterbatasan siswa dalam perhitungan bisa disebabkan oleh epistemological operational technique, pendekatan guru yang terlalu prosedural tanpa menyesuaikan kendala siswa dapat menyebabkan didactical obstacle. Hasil wawancara terhadap 26 siswa mengungkapkan bahwa: 1) soal-soal yang disampaikan peneliti tidak pernah diberikan oleh guru, 2) siswa belum memahami sepenuhnya konsep volume silinder dan kerucut, 3) kesalahan konseptual dalam memilih prosedur penyelesaian soal. masalah.
Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Khairunnisa, Khairunnisa; Jamilah, Jamilah; Risalah, Dewi
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i1.3200

Abstract

Abstrak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model penelitian adalah bentuk ADDIE meliputi tahap Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP Negeri Ketapang dengan subjek penelitian terdiri dari ahli atau validator, guru, dan siswa kelas VIII berjumlah 20 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa modul ajar materi SPLDV berbasis model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan hasil pengembangan, penelitian, dan pembahasan terhadap modul ajar materi SPLDV berbasis model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah kelas VIII SMP Negeri Ketapang layak digunakan sebagai bahan ajar. Pengembangan modul ajar mencapai Tingkat kevalidan dengan kategori sangat valid dengan kevalidan media 85,13% dan materi 87,69%, Tingkat kepraktisan dengan kriteria sangat praktis ditunjukkan dengan angket respon siswa yang mencapai nilai 82 % dan angket respon guru 86%, serta Tingkat keefektifan dengan kriteria efektif berdasarkan nilai ketuntasan yang ditentukan sekolah. Hasil tes menunjukkan rata-rata siswa mendapatkan nilai 79,87. Kata Kunci: Modul Ajar, Model Pembelajaran PBL, Kemampuan Pemecahan Masalah
Eksplorasi Konsep Geometri Pada Ikan Keturi Piring Dalam Tradisi Masyarakat Melayu Jangkang Abang Thamren; Sandie; Jamilah
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Derivat (April 2025)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/j.derivat.v12i1.7579

Abstract

This study aims to determine and examine the geometric ideas contained in the keturi piring fish motif in the heritage of the Jangkang Malay community. Keturi piring fish was chosen as the subject of the study because of its unique physical form. This tradition contains local values ​​related to mathematical concepts, especially geometry, which are reflected both explicitly and implicitly in the patterns and forms of the motif. This study uses an exploratory research design with qualitative methodology. This study uses observation, interview, and documentation study methods to investigate the philosophy and geometry structure of the keturi piring fish motif. The data obtained were then analyzed qualitatively in accordance with the Miles and Huberman methodology, specifically including reduction, presentation, and conclusion/verification. Furthermore, to assess the validity of the data, the researcher used the data triangulation method. The results of the study indicate that the presentation motif of keturi piring fish not only reflects the aesthetics of local culture but also reflects various geometric concepts such as the concepts of algebra, arithmetic, circle, congruence, symmetry, translation, rotation, transformation, and dilation. In addition, this finding reveals that applying geometry concepts to traditional motifs has great potential as a contextual and innovative learning medium in mathematics education, especially to introduce geometry through local wisdom. Keywords: Exploration, geometry, keturi piring fish, jangkang malay community
Analisis Learning Obstacle Siswa Smp Pada Materi Volume Kubus Dan Balok Priskila, Priskila; Jamilah, Jamilah; Oktaviana, Dwi
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 6 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i6.390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui learning obstacle siswa SMP pada materi volume kubus dan balok. partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPS Santo Fransiskus Asisi Pontianak dan satu orang guru mata pelajaran matematika. metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang merupakan bagian dari didactical desuign research (DDR) dengan paradigma interpretif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan diagnostic test dan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu ditemukannya ontogenic psychological, epistemological consept, epistemological procedure, epistemological operational technique, dan didactical obstacle
Analisis Learning Obstacle Siswa pada Materi Pembelajaran Himpunan Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Sungai Ambawang Purnama, Septiana Dian; Fadillah , Syarifah; Jamilah, Jamilah
Juwara: Jurnal Wawasan dan Aksara Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/juwara.v3i1.46

Abstract

Abstrak Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan bentuk studi kasus, dimana peneliti ingin mendeskripsikan terkait hambatan belajar siswa kelas VII SMP Negeri 4 Sungai Ambawang pada materi himpunan. Untuk data pada penelitian ini seperti hasil telaah buku teks, hasil observasi, hasil wawancara siswa, dan hasil tes diagnostik. Dan sumber data pada penelitian ini yaitu guru bidang studi matematika dan siswa kelas VII A di SMP Negeri 4 Sungai Ambawang sebanyak 22 siswa. Selanjutnya untuk teknik pengumpulan datanya peneliti menggunakan studi dokumentasi, teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik pengukuran. Adapun alat yang digunakan dalam mengumpulkan data seperti pedoman observasi, pedoman wawancara, tes, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah guru masih belum memberikan konteks soal yang variatif kepada siswa, masih terdapat kekurangan pada situasi formulasi dan institusionalisasi dalam situasi didaktis. Selain itu siswa masih mengalami kesulitan dalam penulisan himpunan dan menyatakan notasi suatu himpunan. Selain siswa mengalami hambatan didaktis siswa juga mengalami hambatan epistemologi. Abstract This research is a qualitative research in the form of a case study, where the researcher wants to describe the learning barriers of class VII students of SMP Negeri 4 Sungai Ambawang on the set material. For the data in this study, such as the results of the study of textbooks, the results of observations, the results of student interviews, and the results of diagnostic tests. And the source of the data in this study were the teachers of mathematics studies and the students of class VII A at SMP Negeri 4 Sungai Ambawang as many as 22 students. Furthermore, for data collection techniques, researchers used documentation studies, observation techniques, interview techniques, and measurement techniques. The tools used in collecting data such as observation guidelines, interview guidelines, tests, and documentation. The conclusion of this study is that the teacher still does not provide varied contexts to students, there are still shortcomings in the formulation and institutionalization situation in a didactic situation. In addition, students still have difficulty in writing sets and stating the notation of a set. In addition to students experiencing didactic barriers, students also experience epistemological barriers.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN KURIKULUM MERDEKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Agustiaman; Jamilah; Abdillah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33043

Abstract

This study aims to analyze the critical thinking skills of students in class VIII A at SMP Sungai Kehidupan Pinoh Selatan in terms of their learning styles. This research is qualitative and uses a descriptive approach. The subjects of this study are the students of class VIII A at SMP Sungai Kehidupan Pinoh Selatan. The subjects analyzed and interviewed consist of 6 students based on their learning styles, namely visual, auditory, and kinesthetic. The subjects were selected using purposive sampling techniques. The instruments used for data collection include tests to measure students' critical thinking skills and questionnaires to determine students' learning styles. Based on the findings obtained in this study, it can be concluded that the learning styles of students—visual, auditory, and kinesthetic—affect their learning outcomes, particularly in critical thinking skills. Students with high critical thinking skills are able to meet the indicators, while students with low critical thinking skills have not yet met the indicators.
Praxeological analysis of junior secondary students’ epistemological obstacles in algebraic operations Jatisunda, Mohamad Gilar; Hoon, Teoh Sian; Jamilah, Jamilah; Rohimatunissa, Dela
JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Volume 10, Issue 4, October 2025
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jramathedu.v10i4.13374

Abstract

This study investigates junior secondary students’ epistemological obstacles to learning algebraic operations through a praxeological framework grounded in the Anthropological Theory of the Didactic (ATD), with Didactical Design Research (DDR) as the conceptual orientation. Diagnostic algebra tasks and semi-structured interviews were administered to six seventh-grade students in Indonesia to examine their algebraic techniques and justifications. Students’ written and verbal responses were analysed by reconstructing tasks (T), techniques (τ), technologies (θ), and theories (Θ). The findings reveal that students generally exhibit procedural fluency in routine tasks, such as simplification and distributive expansion. However, substantial epistemological obstacles arise in tasks that require justification, relational interpretations of equality, variable generalisation, and contextual transfer. These obstacles are characterised by a misalignment between students’ correct techniques and weak or absent justificatory discourse, indicating that procedural correctness does not consistently reflect conceptual understanding. This study contributes to mathematics education by offering a fine-grained praxeological analysis that makes epistemological obstacles often overlooked in error-based analyses visible. By distinguishing students’ actions from their justifications, the study clarifies the structural nature of algebraic difficulties and identifies instructional directions that emphasise relational equality, explicit justification, and stable conceptions of variables to support deeper structural and theoretical understanding of algebra.
SMART TEACHING DENGAN AI: PEMBERDAYAAN GURU SMA NEGERI 1 TEKARANG MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT AJAR Sandie Sandie; Muchtadi Muchtadi; Jamilah Jamilah; Dewi Risalah; Reni Astuti; Syarifah Fadillah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai respons terhadap tantangan implementasi Kurikulum Merdeka dan transformasi digital pendidikan. Kegiatan ini ditujukan kepada 25 guru di SMA Negeri 1 Tekarang, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, dan dilaksanakan dari Juli hingga Desember 2025. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan aplikatif, meliputi tahap persiapan, pelatihan, pendampingan (coaching clinic), evaluasi, dan tindak lanjut. Pelatihan inti dilaksanakan pada 21–22 Agustus 2025 mencakup konsep AI dalam pendidikan dan praktik penggunaan tools seperti ChatGPT dan Canva AI. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 99,24% peserta menyatakan puas terhadap pelaksanaan program. Guru berhasil menghasilkan perangkat ajar berbasis AI berupa RPP, LKPD, dan media pembelajaran digital. Selain itu, terbentuk komunitas belajar guru berbasis AI sebagai bentuk keberlanjutan program..