Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pelatihan Literasi Digital Guru Sekolah Dasar Negeri Teganing Sumbaji Putranto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8719

Abstract

Literasi digital menjadi kebutuhan utama di abad ke-21. Seluruh anggota masyarakat membutuhkan literasi digital yang baik, utamanya guru. Dengan memiliki literasi digital yang baik guru diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam penguatan dan peningkatan kualitas pendidikan. Program pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital guru Sekolah Dasar Negeri Teganing, Kulon Progo. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dengan melibatkan subjek sebanyak 11 guru. Materi yang diberikan dalam pelatihan ini yaitu: 1) Urgensi literasi digital di sekolah dasar; 2) Pencarian dan pengelolaan sumber belajar di internet; 3) Media pembelajaran menggunakan media sosial; dan 4) pelanggaran hak intelektual. Metode kegiatan yang dilaksanakan dalam pelatihan adalah ceramah, diskusi, dan workshop. Pelaksanaan pelatihan literasi digital bagi guru ini dapat disimpulkan berhasil, ditunjukkan dengan respon positif dari peserta dan peningkatan pemahaman literasi digital yang dimiliki peserta pelatihan. Pelatihan ini diharapkan dapat dilaksanakan berkelanjutan termasuk untuk orang tua dan siswa sekolah dasar, sehingga mereka memiliki kesadaran akan pentingnya literasi digital.
Evaluation of Inclusive Education in University: Gaps in Program Implementation Putranto, Sumbaji
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 5, No 2 (2024): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v5i2.18942

Abstract

Inclusive education is the implementation of equality in education. To support the implementation of inclusive education, the Mathematics Education Study Program at UIN Sunan Kalijaga makes inclusive one of its core values. This is a discrepancy model evaluation developed by Provus. Data was carried out through questionnaires, interviews, documentation, and observation. Based on the results, it can be concluded that the implementation of inclusive education is in the moderate category. This can be seen from the results of the questionnaire which shows the percentage reaching an average of 68.77%. In detail, the results for each indicator are 1) Vision, mission, goals, and strategy standards reached the very good category; 2) Graduate competency standards reached the moderate category; 3) Learning process standards reached the moderate category; 4) Learning assessment standards reached the moderate category; 5) Student Standards reached the moderate category; 6) Standards for lecturers and education personnel reached the moderate category; 7) Learning infrastructure standards reach the moderate category; 8) Learning financing standards reach the moderate category; and 9) Learning management standards reach the moderate category. Based on the existing findings, some of the main recommendations for the implementation of inclusive education in the Mathematics Education Study Program are to develop individualized learning programs that appropriate the needs of students with special needs, training for lecturers and student volunteers for the implementation of learning in inclusive classes, and the appointment of a coordinator in the implementation of inclusive education in the mathematics education study program.
Revitalizing the Management of Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Towards an International Reputable Journal Permatasari, Dian; Latif, Burhannudin; Putranto, Sumbaji
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12093

Abstract

Pada tahun 2020, JPPM mengajukan akreditasi dan memperoleh akreditasi Sinta 3. Setelah jurnal terakreditasi nasional, langkah selanjutnya adalah menjadi jurnal bereputasi internasional. Untuk memperoleh predikat jurnal terakreditasi dan bereputasi internasional, diperlukan beberapa strategi yang tepat dan inovatif dari pengelola jurnal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) kondisi dan permasalahan Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) dan 2) strategi peningkatan kualitas jurnal menuju jurnal bereputasi internasional. Pendekatan penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan cara menganalisis dokumen tertulis dan tidak tertulis. Studi literatur ini dilakukan dengan cara studi lapangan yaitu dengan mengikuti workshop pengelolaan jurnal. Terdapat 3 tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu 1) analisis kondisi jurnal, 2) pelatihan tata kelola jurnal, dan 3) evaluasi jurnal. Data disajikan dalam bentuk deskripsi dengan menganalisis penelitian terdahulu, teori, dan ulasan pengelolaan dan penerbitan jurnal elektronik yang sudah ada sebelumnya. Analisis data yang digunakan adalah analisis dengan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga langkah yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil akreditasi dan analisis kondisi jurnal yang dilakukan oleh pengelola jurnal berdasarkan masukan asesor pada saat akreditasi dan berdasarkan workshop pengelolaan jurnal, terdapat beberapa permasalahan dalam pengelolaan JPPM, yaitu 1) Penamaan Jurnal Ilmiah, 2) Lembaga Penerbit, 3) Penyuntingan dan Pengelolaan Jurnal, 4) Tampilan website dan artikel, 5) Periodisitas, 6) Penyebaran, 7) Substansi Artikel, dan 8) Gaya Penulisan. JPPM selalu berupaya meningkatkan kualitas dengan berbagai strategi, yaitu 1) menambah informasi kebijakan penerbitan jurnal di situs jurnal, 2) meningkatkan kualitas artikel, 3) pengelola jurnal harus fokus pada kualitas artikel, 4) menyelenggarakan call for paper, call for editor , dan memanggil reviewer secara konsisten dan berkesinambungan, 5) mengundang penulis artikel berkualifikasi internasional, 6) mengindeks jurnal untuk mengindeks database yang bereputasi nasional dan internasional, dan 7) menjalin kerja sama dengan asosiasi profesi di bidang pendidikan matematika. Berdasarkan temuan tersebut, pengelola Jurnal perlu memperhatikan ketentuan akreditasi internasional agar publikasinya dapat menyandang predikat jurnal bereputasi nasional dan internasional. Selain itu, pengelola jurnal perlu melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan kualitas jurnal agar bisa sejajar dengan jurnal lain yang bereputasi nasional dan internasional.
Eksplorasi Motif Geblek Renteng: Aplikasi Grup Kristalografi dengan Graphical User Interface (GUI) Putranto, Sumbaji; Ratnasari, Gamarina Isti; Purnama, Pratama Wahyu
Quadratic: Journal of Innovation and Technology in Mathematics and Mathematics Education Vol. 3 No. 02 (2023): October 2023
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika Sekolah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta 55281

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/quadratic.2023.032-02

Abstract

Geblek is one of Kulon Progo's specialty foods made from cassava flour with a shape resembling a figure eight. Geblek is the main pattern used in the batik typical of Kulon Progo. The batik motif uses repetitive and symmetrical patterns. The application of mathematics, especially cryptography, can be used to find repetitive patterns that can inspire batik motifs. This research aims to describe how a basic geblek pattern from Kulon Progo can be transformed into various other patterns using the concept of plane crystallography. The geblek pattern is applied to 17 crystallographic groups, resulting in 17 batik motifs. The use of Graphical User Interface (GUI) in MATLAB will make it easier to form batik motifs. Based on the exploration results, 17 patterns were derived from the basic pattern of Kuln Progo geblek. Uniquely, from these 17 patterns, there are the same and similar patterns. In other words, the patterns found from the basic geblek pattern do not reach 17 patterns. The development pattern of Kulon Progo geblek is further described in this article.
Hambatan Belajar Matematika Di Kelas Inklusi: Perspektif Siswa Tunarungu Dan Guru Afra Fadhila, Yoan; Izzatika, Anna Fi; Putranto, Sumbaji
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v7n1.p49-58

Abstract

This study describe teachers and students with deafblindness perceive the difficulties of learningmathematics in the inclusive classroom. The purpose of this study was to find the problems facedby both of them when learning mathematics in the inclusive classroom. This study used adescriptive qualitative approach with data collection through observation, interviews, anddocumentation. Two deaf students and two maths teachers who teach in the inclusive class wereinvolved in this study. The results of the study, it can be concluded that in the learning process inthe inclusion class there are obstacles that come from internal factors, in the implementation oflearning, and social factors. The lack of encouragement and interest of deaf students to learnmathematics is the main obstacle for students and teachers. Meanwhile, some of the challengesfaced by students include the teacher's difficulty in choosing various learning approaches,processing materials for deaf students, each of whom has a different level of ability, the lack ofavailability of learning media and facilities provided by the school, and the lack of specialassistant teachers at school.Keywords: Learning Disabilities, Math, Inclusive Class, Deaf Student, Teacher
Is there a relationship between emotional Intelligence and students' mathematics learning outcomes? Ramadhani, Diana Intan; Putranto, Sumbaji
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 4 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2022.42.144-155

Abstract

Students with good emotional Intelligence have adaptability and can develop social relationships with teachers and other students more easily. It is predicted to have an impact on student academic achievement. The study aims to determine whether there is a positive influence of emotional Intelligence on the mathematics learning outcomes of students at one of MAN in Yogyakarta on geometric lines and series. This study uses a quantitative approach to the type of correlational research. This research was conducted at one of MAN in Yogyakarta. The population in this study was class XI Agama 1 and XI Agama 2. The sampling technique used simple random sampling with a sample of 42 students. The instrument used in this study is a questionnaire of emotional Intelligence and a written test of learning outcomes, both of which had passed the content validity and reliability tests. The data analysis technique in this study uses simple regression analysis that has gone through classical assumption tests such as the normality test, heteroscedasticity test, and linearity test, followed by hypothesis testing such as t-test, coefficient of determination, and model interpretation. Data analysis was carried out with the help of the SPSS 25 software application. The results of this study indicate a positive influence of Emotional Intelligence on students' mathematics learning outcomes, with the magnitude of emotional Intelligence on learning outcomes of 12.8%, while other factors outside of this research influence the remaining 87.8%.
Guru Matematika Hebat: Perspektif Siswa dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi Putranto, Sumbaji
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v10i2.22320

Abstract

After the Covid-19 pandemic, the impact of life on the economic, social, health, and education sectors is still being felt. One of the changes in education is the increasing number of technology-based learning. This research aims to find out students' perspectives on online learning, the technology used by teachers in learning, and online learning strategies based on students' perspectives. Researchers use phenomenological research. Researchers began collecting data using a questionnaire followed by semi-structured interviews. Data analysis was carried out using the Bogdan & Biklen approach including data reduction, categorization of data into sub-themes and themes, deduce. The research shows that students have difficulty understanding mathematics when learning online. The use of technology that is not optimal causes impacts. Teachers do not take advantage of virtual meetings which can be a medium for meetings between students and teachers, so that both can build communication and closeness between teachers and students which will help students understand mathematics material.
Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika Selama Pembelajaran Daring Rahayu, Aninda Aulia; Putri, Roisatul Layyin Ragil; Lestari, Devinta Fajar; Putranto, Sumbaji; Unsabila, Tasya Rizkia
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2022.022-01

Abstract

Pandemi Covid-19 yang mewabah di dunia menyebabkan banyak tatanan kehidupan yang berubah, tidak terkecuali di bidang pendidikan. Pendidikan yang biasanya dilakukan dengan cara tatap muka secara langsung atau luar jaringan (luring), kini harus berpindah menjadi secara virtual atau dalam jaringan (daring). Hal ini tentu saja mempengaruhi kemandirian belajar para peserta didik baik di jenjang sekolah maupun di jenjang perguruan tinggi. Maka dari itu, peneliti melakukan penelitian yang berjudul Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika Selama Pembelajaran Daring. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian mahasiswa dalam belajar selama pembelajaran daring ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan purposive sampling dengan cara menyebarkan kuesioner berwujud google form yang diberikan kepada 62 mahasiswa pendidikan matematika di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kemudian peneliti melakukan wawancara kepada tiga mahasiswa sebagai perwakilan dari semester 1, 3, dan 5. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara garis besar mahasiswa pendidikan matematika memiliki kemandirian belajar yang baik selama pembelajaran daring. Pembelajaran daring ini menciptakan lingkungan yang lebih fleksibel sehingga mahasiswa lebih mudah dalam menciptakan kemandirian belajar. Pembelajaran daring juga mendorong mahasiswa untuk selalu berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran sehingga kemandirian belajar semakin terpupuk.
Analisis Kesiapan Guru Matematika Bersertifikasi dan Non Sertifikasi dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Andani, Lusiana Novi; Aulia Farida; Rindi Muktiana; Sumbaji Putranto
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2022.022-03

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini, berdampak pada sistem pembelajaran di sekolah yang mulanya dilakukan secara luring berubah menjadi pembelajaran daring. Hal tersebut menimbulkan problem ketidaksiapan guru dalam pembelajaran daring. Selain itu, tenaga kependidikan dituntut untuk mengadakan pembelajaran tatap muka terbatas yang pastinya memerlukan persiapan dan kesiapan secara matang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru matematika dalam pembelajaran tatap muka terbatas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini merupakan guru matematika sertifikasi dan non sertifikasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket/kuesioner dan wawancara terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 responden hampir seluruh responden sudah mempersiapkan PTM terbatas pada pembelajaran matematika selama masa pandemi. Sebelum pelaksanaan PTM terbatas, responden mempersiapkan rencana pembelajaran yang meliputi RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), silabus, modul, LKS (Lembar Kerja Siswa), buku pelajaran, dan lain – lain.
Dapatkah Hasil Belajar dan Sikap Tanggung Jawab Siswa Meningkat Menggunakan Media Video dalam Pembelajaran Matematika Daring? Mardiyah, Etik; Putranto, Sumbaji; Suparni
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 3 (2023): August 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i3.43792

Abstract

Selama kondisi pembelajaran daring menunjukkan rendahnya sikap tanggung jawab siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan media video dalam pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media video dalam pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika dan sikap tanggung jawab siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan pelaksanaan tindakan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes tertulis untuk mengetahui hasil belajar siswa dan angket tanggung jawab siswa untuk mengetahui sikap tanggung jawab siswa dalam pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan pembelajaran daring menggunakan media video, didapatkan hasil persentase ketuntasan siswa di awal siklus pertama sebesar 60,6 % dan turun menjadi 57,6 % diakhir siklus pertama. Setelah ada proses refleksi dan perbaikan pembelajaran maka di siklus kedua didapat persentase ketuntasan siswa di awal siklus kedua sebesar 75,7 % dan meningkat menjadi 82,7 %. Hasil angket sikap tanggung jawab siswa menunjukkan bahwa dari kondisi awal 68,7 % meningkat menjadi 75,7 % di siklus pertama, dan semakin meningkat diakhir siklus kedua menjadi 81,82 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sikap tanggung jawab siswa dalam pembelajaran matematika meningkat menggunakan media video dalam pembelajaran daring.