Articles
Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika Selama Pembelajaran Daring
Rahayu, Aninda Aulia;
Putri, Roisatul Layyin Ragil;
Lestari, Devinta Fajar;
Putranto, Sumbaji;
Unsabila, Tasya Rizkia
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/polynom.2022.022-01
Pandemi Covid-19 yang mewabah di dunia menyebabkan banyak tatanan kehidupan yang berubah, tidak terkecuali di bidang pendidikan. Pendidikan yang biasanya dilakukan dengan cara tatap muka secara langsung atau luar jaringan (luring), kini harus berpindah menjadi secara virtual atau dalam jaringan (daring). Hal ini tentu saja mempengaruhi kemandirian belajar para peserta didik baik di jenjang sekolah maupun di jenjang perguruan tinggi. Maka dari itu, peneliti melakukan penelitian yang berjudul Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika Selama Pembelajaran Daring. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian mahasiswa dalam belajar selama pembelajaran daring ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan purposive sampling dengan cara menyebarkan kuesioner berwujud google form yang diberikan kepada 62 mahasiswa pendidikan matematika di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kemudian peneliti melakukan wawancara kepada tiga mahasiswa sebagai perwakilan dari semester 1, 3, dan 5. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara garis besar mahasiswa pendidikan matematika memiliki kemandirian belajar yang baik selama pembelajaran daring. Pembelajaran daring ini menciptakan lingkungan yang lebih fleksibel sehingga mahasiswa lebih mudah dalam menciptakan kemandirian belajar. Pembelajaran daring juga mendorong mahasiswa untuk selalu berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran sehingga kemandirian belajar semakin terpupuk.
Analisis Kesiapan Guru Matematika Bersertifikasi dan Non Sertifikasi dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Andani, Lusiana Novi;
Aulia Farida;
Rindi Muktiana;
Sumbaji Putranto
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/polynom.2022.022-03
Pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini, berdampak pada sistem pembelajaran di sekolah yang mulanya dilakukan secara luring berubah menjadi pembelajaran daring. Hal tersebut menimbulkan problem ketidaksiapan guru dalam pembelajaran daring. Selain itu, tenaga kependidikan dituntut untuk mengadakan pembelajaran tatap muka terbatas yang pastinya memerlukan persiapan dan kesiapan secara matang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru matematika dalam pembelajaran tatap muka terbatas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini merupakan guru matematika sertifikasi dan non sertifikasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket/kuesioner dan wawancara terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 responden hampir seluruh responden sudah mempersiapkan PTM terbatas pada pembelajaran matematika selama masa pandemi. Sebelum pelaksanaan PTM terbatas, responden mempersiapkan rencana pembelajaran yang meliputi RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), silabus, modul, LKS (Lembar Kerja Siswa), buku pelajaran, dan lain – lain.
Dapatkah Hasil Belajar dan Sikap Tanggung Jawab Siswa Meningkat Menggunakan Media Video dalam Pembelajaran Matematika Daring?
Mardiyah, Etik;
Putranto, Sumbaji;
Suparni
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 3 (2023): August 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i3.43792
Selama kondisi pembelajaran daring menunjukkan rendahnya sikap tanggung jawab siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan media video dalam pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media video dalam pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika dan sikap tanggung jawab siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan pelaksanaan tindakan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes tertulis untuk mengetahui hasil belajar siswa dan angket tanggung jawab siswa untuk mengetahui sikap tanggung jawab siswa dalam pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan pembelajaran daring menggunakan media video, didapatkan hasil persentase ketuntasan siswa di awal siklus pertama sebesar 60,6 % dan turun menjadi 57,6 % diakhir siklus pertama. Setelah ada proses refleksi dan perbaikan pembelajaran maka di siklus kedua didapat persentase ketuntasan siswa di awal siklus kedua sebesar 75,7 % dan meningkat menjadi 82,7 %. Hasil angket sikap tanggung jawab siswa menunjukkan bahwa dari kondisi awal 68,7 % meningkat menjadi 75,7 % di siklus pertama, dan semakin meningkat diakhir siklus kedua menjadi 81,82 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sikap tanggung jawab siswa dalam pembelajaran matematika meningkat menggunakan media video dalam pembelajaran daring.
Peer Tutoring with Realistic Mathematics Education in Inclusive Class to Improve Problem-Solving Skills
Putranto, Sumbaji;
Marsigit, Marsigit;
Ratnasari, Gamarina Isti
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 6 No 2 (2022): May
Publisher : LPPM Undiksha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (350.341 KB)
|
DOI: 10.23887/jere.v6i2.43651
Many teachers are unprepared to teach special-needs students in inclusive classes. In addition, methods and approaches related to the effectiveness of learning mathematics in inclusive classes have not been explored, especially those related to problem-solving skills. This study aims to analyze the effectiveness of the peer tutoring method with the Realistic Mathematics Education approach to the problem-solving skills of slow learners and inclusive class students. This type of research is a quasi-experimental design with a Group Pretest-Posttest design. The sample of this study was selected by saturated sampling consisting of 31 slow learners and 62 regular students spread over three inclusive classes. Determination of slow learners is based on the results of intelligence tests and student learning outcomes. The instrument used to measure problem-solving skills is an essay in the form of a pretest and posttest. The data analysis technique is descriptive qualitative, quantitative, and inferential analysis. The results showed that the average post-test score was higher than the average pretest score based on problem-solving skills, more than 75% of all students. Get a score higher than the minimum achievement criteria. It shows that the peer tutoring method with the Realistic Mathematics Education approach is effectively applied in inclusive classes for slow learners and general students regarding problem-solving skills.
Pembelajaran Matematika Ideal Pada Kelas Inklusi MAN 2 Sleman: Perspektif Siswa Dengan Hambatan Penglihatan dan Guru
Ragil Muhammad Husein;
A’maali, Waffiq Lanaa Zakya;
Atsari, Isnaini Hasan;
Putranto, Sumbaji
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/jrpms.091.02
Penelitian ini dilaksanakan untuk menggambarkan keadaan siswa dengan hambatan penglihatan dan guru yang merasakan kesulitan dalam pembelajaran matematika di ruang kelas inklusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan berbagai masalah yang dihadapi kedua pihak tersebut saat belajar matematika di kelas inklusi. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Observasi, wawancara dan dokumentasi menjadi instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini. Dua siswa dengan hambatan penglihatan dan dua guru matematika yang mengajar di kelas inklusi MAN 2 Sleman terlibat dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran matematika di kelas inklusi terdapat kendala yang berasal dari faktor internal, dalam pelaksanaan pembelajaran, dan faktor sosial. Kurangnya dorongan dan minat siswa dengan hambatan penglihatan untuk belajar matematika menjadi kendala utama bagi siswa dan guru. Sementara itu, beberapa tantangan yang dihadapi siswa antara lain kompetensi guru matematika di kelas inklusi yang kurang mumpuni, kurangnya ketersediaan media pembelajaran dan fasilitas yang disediakan oleh sekolah, dan kurangnya asisten guru khusus di sekolah. Penelitian ini berimplikasi pada Penggunaan metode pembelajaran berdiferensiasi (Differentiated Instruction) dalam kelas inklusi yang dinilai dapat membantu memastikan setiap siswa dapat belajar sesuai dengan kebutuhan dan potensi mereka, sehingga meningkatkan pemahaman dalam belajar matematika, keterlibatan aktif, serta rasa percaya diri dalam menghadapi hambatan dan tantangan pembelajaran
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP SWASTA PEDESAAN
Kumening, Ayu Sulistya;
Ramadhani, Luthfiasari;
Putranto, Sumbaji
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 4 No 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56667/dejournal.v4i1.825
Problems in learning mathematics are found at every level of education, for this reason special attention is needed and solutions are provided so that they cannot interfere with mathematics learning activities. The purpose of this study was to analyze the problems that occur in learning mathematics in rural private junior high schools. The focus in this research is to analyze the problems that come from teachers and students during the mathematics learning process. This research use descriptive qualitative approach. Data collection techniques were carried out by interviews, observation, and documentation. The data analysis used is to describe the results of observations and interviews with mathematics teachers at schools. The results showed that the problems of learning mathematics in rural private junior high schools included the lack of interest and motivation of students towards learning mathematics, students not focusing on participating in mathematics learning activities, the low ability of teachers in class management, and the lack of ability of teachers to increase student motivation.
Training of development recycle-based mathematics learning media for visual impairment students
Sumbaji Putranto;
Gading Julio Perkasa;
Cut Intan Maulidia;
Diah Putri Sulistyowati;
Fatikha Zulfatul Aulia;
Dwi Lestari Endang Pratitis;
Afiah Nurrizky
Community Empowerment Vol 9 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/ce.11514
Visually impaired (VI) students in inclusive classrooms often struggle with understanding mathematical concepts. A limited availability of suitable and user-friendly learning materials exacerbates this challenge. This community service program aimed to enhance the capacity of junior high school mathematics teachers in Sleman Regency to develop effective, recycled-material-based learning media for VI students. A two-day training was conducted for 36 mathematics teachers, encompassing lectures, discussions, and media development workshops. Training outcomes demonstrated a significant improvement in teacher understanding, as evidenced by the post-test average rising from 54.7 to 77.2. Moreover, teachers successfully created 18 innovative learning media for immediate classroom application.
Perspektif Siswa Terhadap Pembelajaran Matematika Secara Blended Learning Selama Masa Transisi
Riham Fahira Rantayu;
Dian Ayu Andini;
Dewi Maisaroh;
Sumbaji Putranto
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2023): RANGE Januari 2023
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32938/jpm.v4i2.3250
Dalam penelitian ini peneliti akan menunjukkan bagaimana pelaksanaan pembelajaran matematika secara blended learning serta bagaimana perspektif 18 siswa SMP/MTs atau sederajat terhadap blended learning. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitiannya menggunakan kuesioner semi terbuka melalui google formulir. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner tersebut melalui media sosial WhatsApp. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dengan wawancara tertulis melalui media sosial WhatsApp. Analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Adanya kemudahan dalam mempelajari materi pembelajaran, meskipun terdapat kendala dalam pelaksanaannya, 2) Protokol kesehatan telah dilaksanakan dengan baik saat pembelajaran matematika tatap muka terbatas berlangsung, 3) Guru cenderung mengulang materi sebelunya saat tatap muka 4) Banyak siswa merasa senang terhadap blended learning dimasa transisi ini. Oleh karena itu, dengan pemberlakuan Blended Learning diharapkan dapat mengurangi problematika pembelajaran matematika di masa pandemi ini.
Is it Effective using Peer Tutoring with Realistic Mathematics Education Approach to Improve Slow Learners’ Mathematics Attitudes?
Putranto, Sumbaji;
Marsigit, Marsigit
International Journal on Emerging Mathematics Education IJEME, Vol. 2 No. 2, September 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/ijeme.v2i2.10487
This study was aimed to describe the effectiveness of peer tutoring method with Realistic Mathematics Education approach applied in inclusive classes to improve slow learners' mathematics attitudes. Type of this research was quasi experiment with one-group pretest-posttest design. The sample was chosen by using convenience sampling from slow learners of VII Grade Junior High School which consisted of 31 students scattered into 3 inclusive classes. The instrument used in this study was a non-test instrument in form of questionnaires. The effectiveness criteria in this study was based on 1) the average score of final questionnaire was higher than the initial questionnaire score, 2) the final questionnaire score shows that more than 75% of the whole students gained the minimum “good†criteria. The result shows that applying peer tutoring learning method with Realistic Mathematics Education approach in inclusive classes was effective to improve slow learners' mathematics attitudes.
Self-Efficacy of Preservice Mathematics Teachers toward Teaching in Inclusive Classrooms
Putranto, Sumbaji
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.ijds.2025.12.1.12
Teacher self-efficacy is a crucial factor for successful learning in inclusive classrooms. This study explores the self-efficacy of preservice mathematics teachers to teach in inclusive classes. The study used an exploratory sequential design through a survey and continued with interviews. The survey stage involved seventy-seven participants. The survey data were analyzed descriptively followed by semi-structured interviews with ten participants selected using purposive sampling. Qualitative data were analyzed using the Bogdan & Biklen technique. The results showed that aspects of self-efficacy in using mathematics-inclusive instruction and managing behavior were in the moderate category. Experience with inclusive education lectures, training, and interactions with students with disabilities (SWD) influence these aspects. However, self-efficacy in collaborations is in the low category. The majority of participants express worry about collaborating with external parties such as parents, doctors, and psychologists. This is due to limited experience in conducting collaboration. This finding is expected to be a recommendation for universities and related parties to organize education and training that facilitates preservice mathematics teachers to develop teaching skills in inclusive classroom.