Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemodelan Anomali Aliran Sungai Bawah Tanah Menggunakan Data Self-Potential Yanti Boimau; Wenti Marlensi Maubana; Kadek Ayu Cintya Adelia
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v11i1.3080

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai identifikasi sungai bawah tanah  di desa Sumber Bening dengan menggunakan metode geolistrik  self-potential. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola arah aliran dan pemodelan aliran sungai bawah tanah pada daerah penelitian. Berdasarkan hasil pengolahan data self-potential diperoleh rentang  nilai potensial 0-15 mV, dengan asumsi bahwa nilai self-potential rendah yaitu 0-2 mV merupakan indikasi aliran sungai bawah tanah. Peta Isopotensial menunjukkan bahwa nilai  potensial menurun pada arah timur laut-barat daya, sehingga indikasi aliran sungai bawah tanah dari timur laut menuju ke barat daya lokasi penelitian. Interpretasi kuantitatif untuk menentukan penyebab anomali benda yang dapat digunakan untuk membuat model Self-Potential pada lokasi penelitian. Berdasarkan model pada empat lintasan data potensial, didapatkan kedalaman benda penyebab anomali semakin dalam menuju ke arah barat daya, sehingga arah aliran sungai bawah tanah  diduga berarah dari timur laut menuju ke barat daya.
Identifikasi Reservoir Panas Bumi Berdasarkan Pemodelan 2D Anomali Magnetik Wenti Marlensi Maubana; Yanti Boimau
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.372

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi reservoar panas bumi telah dilakukan di kompleks gunung Pandan Jawa Timur menggunakan metode magnetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan kedalaman reservoir panas bumi berdasarkan nilai anomali magnetik. Akuisisi data magnetik dilakukan sebanyak 80 titik dengan luasan daerah penelitian 9 x 10 km². Pengolahan data meliputi koreksi diurnal, koreksi IGRF (International Geomagnetik Reference Field), dan kontinuasi ke atas. Berdasarkan hasil pengolahan data magnetik, diperoleh rentang nilai anomali magnetik -446,7 nT sampai 526,3 nT. Interpretasi kualitatif data magnetik dilakukan pada hasil anomali magnetik yang telah di koreksi meliputi koreksi harian, koreksi IGRF, dan kontinuasi ke atas. Interpretasi kuantitatif data magnetik dilakukan dengan membuat model 2D menggunakan peta anomali magnetik residual. Hasil pemodelan 2D menunjukkan bahwa terdapat beberapa struktur sekunder berupa rekahan/crack yang menjadi jalan keluarnya fluida panas menuju ke permukaan. Reservoar hidrotermal manifestasi Jari (Selo Gajah) diduga berada pada batupasir tufaan dengan kedalaman 500 m – 1500 m, sedangkan manifestasi Banyukuning diperkirakan berada pada breksi vulkanik dengan kedalaman 1000 m – 1500 m.
Analisis Daya Dukung Lingkungan Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) terhadap Jasa Ekosistem Pengaturan Pencegahan dan Perlindungan dari Bencana di Kabupaten Timor Tengah Utara Anastasia Lestari; Regolinda Maneno; Yanti Boimau
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.377

Abstract

Ekosistem memberikan manfaat yang dapat mendukung aktivitas kehidupan manusia. Pengelolaan ekosistem yang tepat dapat memaikan peranan penting dalam mitigasi dan adaptasi terhadap bencana alam. Analisis dan evaluasi daya dukung lingkungan berbasis jasa ekosistem dalam sektor pengaturan pencegahan dan perlindungan dari bencana di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dapat menjadi masukan dalam pertimbangan pengembangan daerah terutama dalam upaya mitigasi bencana. Metode analisis yang digunaan yaitu pairwise comparation dengan nilai Indeks Komposit Jasa Ekosistem (IKJE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas daya dukung dalam pengaturan pencegahan dan perlindungan dari bencana di Kabupaten TTU secara umum tinggi yaitu 71% dimana Kecamatan Insana memiliki luas kelas jasa ekosistem tertinggi dan Kabupaten Biboki Anleu dengan jasa ekosistem rendah.
Analisis Debit, Ph dan Suhu Air Studi Kasus Desa Fatumonas Yanti Boimau; Angelikus Olla; Hilary Fridolin Lipikuni
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.402

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui debit, pH dan suhu air di Desa Fatumonas. Pengukuran debit air berguna untuk mengetahui kecukupan air sehari-hari warga desa dan antisipasi dalam kekeringan air di musim kemarau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei deskriptif untuk memperoleh gambaran terhadap kualitas air pada sumber mata air (in-situ). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan kebutuhan masyarakat akan air di Desa Fatumonas sangat tercukupi, ditinjau juga pada pengukuran suhu dan pH-nya memberikan indikasi bahwa sumber air tersebut layak digunakan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat Desa Fatumonas
Pemetaan Lapisan Batuan Bawah Permukaan dengan Metode Geolistrik Resistivitas di Desa Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang Ratna Sumby; Hery Leo Sianturi; Yanti Boimau
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 1 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i1.433

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemetaan perlapisan batuan di bawah permukaan dengan metode geolistrik resistivitas di Desa Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang. Penelitian bertujuan untuk memetakan pola perlapisan batuan berdasarkan nilai resistivitas, mengidentifikasi jenis batuan di bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas dan menentukan ketebalan lapisan-lapisan batuan di daerah penelitian pada semua lintasan. Pengolahan data menggunakan software Res2dinv. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik konfigurasi schlumberger. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa pola perlapisan batuan  untuk 4 lintasan dengan panjang lintasan 400 meter dengan variasi nilai resistivitas berkisar antara 0,474 Wm–11,436 Wm, 0,777 Wm–21,231 Wm, 2,96 Wm–3.634 Wm  dan 0,637 Wm–3.085 Wm, batuan yang teridentifikasi yaitu batuan lempung, batuan aluvium dan batuan gamping yang berada pada ketebalan masing-masing yaitu lapisan batuan lempung berkisar antar 7,5-47,5 m, ketebalan lapisan batuan aluvium 5-60 m dan ketebalan lapisan batuan gamping 5 m–52,8 m.
Application of the Self-Potential Method to Know the Distribution and Direction of Leachate Flow in the Alak Final Processing Site (TPA) Area, Kupang City Yanti Boimau; Wenti Marlensi Maubana
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 20, No 3 (2023): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v20i3.14893

Abstract

The research using the Self-potential method has been carried out at the Final Processing Site (TPA) area of Alak District, Kupang City, East Nusa Tenggara. The purpose of this study is to determine the direction of leachate waste flow and distribution. Data acquisition in this study used a closed-loop system in the process of collecting potential data. This closed-loop system means that potential data collection starts at one point and will end at that point. There are 3 loop paths with a distance of 10m between the porous spot electrodes. Based on the potential distribution value of the isopotential map, the lowest potential value is -35 mV, and the highest value is 40 mV, therefore, this study area can be assumed that the leachate flow direction is from the southeast to the southwest. This case is supported by the influence of the topographical effects where the subsurface fluid flows from a high place to a low place. Based on the results of this study, the leachate flow direction and distribution can provide information for mapping high-risk areas of contamination at the Final Processing Site (TPA) in Alak, Kupang City, East Nusa Tenggara.