Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sumber Air Berbasis Web Di Kabupaten Timor Tengah Utara Eko, Margaretha Amilia Miranti; Kelen, Yoseph Pius Kurniawan; Lestari, Anastasia Kadek Dety
Media Jurnal Informatika Vol 16, No 1 (2024): Media Jurnal Informatika
Publisher : Teknik Informatika Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/mji.v16i1.4145

Abstract

Di  kabupaten  Timor  Tengah  Utara  (TTU)  kebutuhan  air  sangat  penting  dan  sangat  dibutuhkan.  Pada  saat  musim  kemarau  masyarakat  mengalami  kesulitan  dalam  mendapatkan  air  bersih.  Dari  hasil  pengumpulan  data  yang  dilakukan  sumber  air  di  kabupaten  TTU  terbilang  cukup  banyak  namun  hingga  saat  ini  belum  semua  sumber  air  diketahui  oleh  semua  masyarakat.  Dinas  Lingkungan  Hidup  mempunyai  tugas  dan  fungsi  untuk  mengawasi  sumber  daya  alam  salah  satunya  adalah  air.  Dinas  Lingkungan  Hidup  mendata  sumber  air  dan  mengelompokannya  ke  berbagai  jenis  sumber  air.  Namun  sampai  saat  ini  kantor  Dinas  Lingkungan  Hidup  di  kabupaten  TTU  belum  memiliki  sistem  untuk  mengelola  data  sumber  air. Untuk  mengatasi  masalah  tersebut  maka  penulis  bermaksud  untuk  membuat  sebuah  sistem  informasi  geografis  yang  berfungsi sebagai  informasi  dan  keperluan  pada  kantor  dinas  Lingkungan  Hidup  Kabupaten  TTU. Dan sistem tersebut juga bermanfaat bagi masyarakat agar masyarakat dapat mengetahui lokasi sumber air yang ada di kabupaten TTU.  Sistem  ini  dibuat  dengan  metode  Waterfall yang memiliki Langkah-langkah yaitu Analisa kebutuhan, desain sistem, penulisan kode program, pengujian program, dan penerapan program. Hasil dari penelitian ini yakni menghasilkan suatu Sistem Informasi Geografis pemetaan sumber air berbasis web di Kabupaten TTU.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Berbasis Web di Wilayah Polres Timor Tengah Utara Meha, Dhelestin Eflin; Nababan, Darsono; Lestari, Anastasia Kadek Dety; Bobu, Fertonela Rambu
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i5.8074

Abstract

Abstrak - Sistem informasi geografis merupakan salah satu jenis sistem informasi yang data – datanya ditampilkan dalam bentuk geografis. Banyak bidang telah menerapkan SIG untuk mengetahui lokasi rawan banjir, rawan kekeringan dan sebagainya. Terkait lokasi rawan, rawan kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama yang sering terjadi di daerah kabupaten TTU yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas sering terjadi. Namun, di daerah kab. TTU belum memiliki SIG rawan kecelakaan lalu lintas yang dimana masyarakat tidak akan mengetahui lokasi – lokasi rawan kecelakaan. penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi geografis pemetaan lokasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas agar masyarakat dapat mengetahui informasi titik lokasi rawan kecelakaan untuk menghindari kecelakaan. metode yang digunakan ialah metode waterfall dan menggunakan framework laravel dalam membangun SIG rawan kecelakaan serta menerapkan leaflet untuk sebagai alat pendukung guna menampilkan titik-titik lokasi kecelakaan. Hasilnya sistem SIG rawan kecelakaan ini memudahkan masyarakat dalam mengetahui lokasi-lokasi rawan kecelakaan yang ada dan masyarakat dapat melakukan laporan kecelakaan kepada kepolisian jika terjadi kecelakaan lalulintas melalui sistem yang dibuat ini. Kata kunci: Sistem Informasi Geografis, Kecelakaan Lalu Lintas, Kabupaten TTU, Leaflet, Waterfall Abstract - A geographic information system is a type of information system whose data is displayed in geographic form. Many fields have implemented GIS to identify locations prone to flooding, prone to drought and so on. Regarding vulnerable locations, traffic accident proneness is one of the main factors that often occur in the TTU district area which causes traffic accidents to occur frequently. However, in the district area. TTU does not yet have a traffic accident-prone GIS where the public will not know the accident-prone locations. This research aims to build a geographic information system mapping the locations of areas prone to traffic accidents so that the public can find out information on accident-prone locations to avoid accidents. The method used is the waterfall method and uses the Laravel framework to build an accident-prone GIS and applies leaflets as a supporting tool to display accident location points. As a result, this accident-prone GIS system makes it easier for the public to find out existing accident-prone locations and the public can also make reports and contact the police if a traffic accident occurs through this system.Keywords: Geographic information system, traffic accidents, TTU district, Leaflet, waterfall
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAERAH RAWAN BENCANA DENGAN FITUR PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PEMBANGUNAN RUMAH DI KOTA KEFAMENANU Budiman Baso; Leonard Peter Gelu; Anastasia Kadek Dety Lestari
Jurnal Tekinkom (Teknik Informasi dan Komputer) Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37600/tekinkom.v7i1.1052

Abstract

Kefamenanu City is located in East Nusa Tenggara (NTT) Province, precisely in North Central Timor Regency, this city borders land directly with the State of Timor Leste. The population density level in Kefamenanu city is relatively lower when compared to other regions in NTT, but by looking at the fact that most of the area is dominated by dry land and the increase in population growth rate that always increases every year, then in terms of providing land for housing locations will be a challenge for the TTU Regency Government. Determining the location of houses requires consideration of various aspects such as water availability, disaster vulnerability, public facilities, distance from trade centers, road conditions, transportation facilities, and land prices. This research aims to develop a Geographic Information System (GIS) that provides information related to disaster-prone areas and is equipped with a Decision Support System (SPK) using the Simple Additive Weighting (SAW) method. SAW method is used to help people in choosing housing locations based on the criteria they have. The results show that this system is effective in providing information and supporting decision making on housing locations that are safer and more comfortable, and can minimize potential disasters. In conclusion, the proposed system can be a valuable tool for local governments and communities in planning housing development in disaster-prone areas.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN LOKASI RAWAN KRIMINALITAS DI WILAYAH HUKUM POLRES MALAKA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) Dionisius Oktavianus Klau; Yoseph Pius Kurniawan Kelen; Anastasia Kadek Dety Lestari
Jurnal RESTIKOM : Riset Teknik Informatika dan Komputer Vol 5 No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/restikom.v5i3.167

Abstract

Kriminalitas adalah segala sesuatu yang melanggar hukum atau kejahatan. Pelaku kejahatan disebut penjahat. Pidana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berlaku di Indonesia. Kejahatan adalah segala macam perbuatan dan tindakan yang merugikan secara ekonomi dan psikis serta melanggar hukum yang berlaku dan norma sosial dan agama (Jazman, 2018). Tindak pidana yang sering terjadi di wilayah hukum Polres Malaka adalah penganiayaan dan pemukulan, perundungan, pencurian, penipuan dan sebagainya. Berdasarkan data Polres Malaka, jumlah kasus yang terjadi selama 3 tahun terakhir yaitu dari tahun 2020 hingga 2022 tercatat sebanyak 406 kasus kejahatan. sistem informasi geografis yang dapat memetakan lokasi rawan kriminalitas di Polres Malaka dengan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), dimana Rapid application development (RAD) merupakan metode pengembangan aplikasi yang menekankan pada siklus pengembangan dalam waktu singkat. Dan merupakan metode iteratif. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem berbasis website yang dapat memudahkan pihak kepolisian dalam mendata lokasi rawan kejahatan dan membantu masyarakat mendapatkan informasi lokasi rawan kejahatan di Polres Malaka.
Pemetaan Wilayah Resiko Infeksi Virus African Swine Fever (ASF) Beserta Tindakan Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran di Kecamatan Kota Kefamenanu, TTU Agustina Viktoria Tae; Steffanie M.C. Noach; Anastasia Kadek Dety Lestari
Jurnal Atma Inovasia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v6i3.13357

Abstract

African Swine Fever (ASF) is a highly contagious and fatal viral disease affecting pigs, and it has become a serious threat in East Nusa Tenggara Province, particularly in Timor Tengah Utara (TTU) Regency. The outbreak has resulted in high mortality rates among pigs and has directly affected the livelihoods of traditional farmers. Tubuhue Village in Kota Kefamenanu District is among the areas with the highest mortality rates due to ASF, a situation exacerbated by the high mobility of livestock and the region’s proximity to the Timor-Leste border. The main problems faced by the community include limited knowledge of ASF prevention and control, as well as the minimal implementation of biosecurity measures. The absence of easy-to-understand educational media and clear risk mapping further hinders effective mitigation efforts. These conditions threaten the sustainability of pig farming, which serves as the primary source of income for the local community. This community service program proposes solutions through risk mapping of ASF transmission and the development of an educational minibook containing practical guidelines for disease prevention and control. Continuous training and extension activities will also be conducted to enhance the community’s capacity to apply biosecurity measures consistently. This approach is expected to strengthen farmers’ preparedness and reduce the negative impacts of ASF on livestock populations and the local economy.
Web-Based Geographic Information System For Mapping Non-Metallic Mineral And Rock Mining In North Central Timor Regency Elenora naiobe; Yoseph Pius Kurniwan Kelen; Anastasia Kadek Dety Lestari
J-ENSITEC (Journal of Engineering and Sustainable Technology) Vol. 12 No. 02 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-ensitec.v12i02.18139

Abstract

The monitoring and dissemination of information regarding non-metallic mineral and rock mining locations in North Central Timor (TTU) Regency remain constrained by conventional, non-digital data collection systems. This study aims to develop a web-based Geographic Information System (GIS) capable of accurately and integrally mapping and presenting mining locations in TTU Regency. This applied research employs a Prototype development model, integrating the Google Maps API for interactive spatial visualization and a role-based data entry mechanism to separate admin and user functions. Black-box Testing results confirm that all functions on both admin and user sides operate as specified, enabling the digitization of mining attribute data (e.g., IUP SK numbers, area size, operational status). The main contributions of this study are: (1) improving the efficiency of mining data management at the ESDM Branch Office Region I, and (2) providing more transparent, real-time public access to mining location information, thereby addressing the limitations of conventional systems.
Implementasi Media Pembelajaran Sains dan Teknologi Miniatur Longsor Berbasis IoT di SD Negeri Lulu Anastasia Kadek Dety Lestari; Regolinda Maneno; Emanuel M.Y. Hanoe; Guido Adolfus Suni
Jurnal Atma Inovasia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v6i1.13099

Abstract

North Central Timor Regency has a high level of landslide vulnerability, while students’ understanding of disaster mitigation remains low. This community service program aims to enhance the science and technology literacy of students at SD Negeri Lulu through learning activities using an Internet of Things (IoT)-based landslide miniature as an educational medium. The miniature is designed to simulate landslide processes with IoT sensors that monitor soil moisture, allowing students to directly observe the relationship between environmental conditions and landslide potential. Through this activity, science and technology learning becomes more contextual, interactive, and engaging for elementary school students. The program also supports Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Quality Education), 11 (Sustainable Cities and Communities), and 13 (Climate Action). The integration of technology in science education has proven effective in improving students’ understanding of abstract geophysical and environmental concepts. Through experiments using the IoT-based miniature, students not only gain theoretical knowledge but also understand the practical application of technology in analyzing natural phenomena. This activity is expected to serve as a model for science and technology learning based on disaster mitigation in landslide-prone areas.
Pemetaan Pola Perlapisan Bawah Permukaan Sekitar Pantai Kolbano Kabupaten Timor Tengah Selatan Menggunakan Data Anomali Magnetik Jonas Patti; Yanti Boimau; Anastasia Kadek Dety Lestari
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 1 No. 2 (2021): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v1i2.119

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan metode geomagnet untuk mengetahui struktur batuan bawah permukaan sekitar Pantai Kolbano, Desa Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Daerah penelitian memiliki luas 1000 m2 dengan 99 titik ukur. Proses akusisi data dengan sistem looping menggunakan alat Proton Prosession Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T. Data yang diperoleh di lapangan berupa nilai medan magnet total. Penentuan posisi titik ukur menggunakan Global Positioning Sistem (GPS). Pengolahan data diawali dengan koreksi variasi harian dan koreksi IGRF untuk mendapatkan anomali magnetik. Reduksi kontinuasi ke atas pada ketinggian 10 meter bertujuan untuk memisahkan anomali lokal dan anomali regional. Pemodelan dengan metode forward modeling menggunakan software Mag2DC for windows. Hasil interpretasi kualitatif diperoleh tiga pola anomali, yaitu anomali tinggi dengan rentang nilai 120 nT - 260 nT, anomali sedang dengan rentang nilai 100 nT - 110 nT, dan anomali rendah dengan rentang nilai 40 nT - 90 nT. Interpretasi kuantitatif menunjukan bahwa di lokasi terdapat beberapa jenis batuan, seperti batu pasir dengan suseptibilitas 1 x 10-4, 3,33 x 10-4, dan 1,657 x 10-3; batu lempung dengan suseptibilitas 5,56 x 10-4, 6,71 x 10-4, 8,57 x 10-4, 9,86 x 10-4, 1,012 x 10-3, dan 1,32 x 10-3; batu gamping dengan suseptibilitas 2,07 x 10-4, dan 2,76 x 10-4; batuan metemorf jenis slate dengan suseptibilitas 2,225 x 10-3, 1,257 x 10-2, 1,314 x 10-2, dan 1,477 x 10-2. Batuan-batuan berwarna merupakan jenis batu pasir dan batu lempung yang tergolong dalam formasi aluvium.
Pemetaan Curah Hujan Tahunan Dan Keadaan Hidrogeologi di Kabupaten Timor Tengah Utara Untuk Identifikasi Potensi Kekeringan Regolinda Maneno; Anastasia Kadek Dety Lestari; Kristoforus Fallo
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi sebaran curah hujan tahunan dan kondisi hidrogeologi Kabupaten Timor Tengah Utara. Kajian tentang parameter penentu kekeringan seperti curah hujan dan kondisi hidrogeologi diharapkan dapat menjadi masukan sebagai kerangka acuan dalam mitigasi kekeringan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif melalui beberapa tahapan, yaitu tahap pengumpulan data sekunder berupa data curah hujan dan data hidrogeologi, tahapan pengolahan data dan deskripsi pata hasil. Pembuatan peta curah hujan tahunan menggunakan data CHIRPS berupa data hujan bulanan selama periode 2018-2023. Data tersebut diolah dengan Arcgis melalui local cell staticstics tools untuk mendapatkan data raster rata-rata hujan tahunan. Selanjutnya data raster diubah menjadi data point, interpolasi point dan kemudian reklasifikasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata curah hujan tahunan di Kabupaten Timor Tengah Utara adalah 1155-1893 mm/tahun. Ini mengindikasikan bahwa Kabupaten Timor Tengah Utara didominasi oleh curah hujan rendah. Kajian tentang kondisi hidrogeologi menunjukkan bahwa Kabupaten Timor Tengah Utara memiliki litologi akuifer berupa batuan gamping, endapan lepas, batuan malihan dan beku, batuan padu dan batuan volkanik, dan produktivitas akuifer didominasi oleh akuifer (bercelah atau sarang) produktif kecil dengan air tanah langka. Kedua peta dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi kekeringan.