Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sosialisasi Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Pengawasan Penggunaan Media Sosial Pada Anak Usia Dini Baso, Budiman; G. Manek, Patricia; Risald, Risald; Maneno, Regolinda; Kadek Dety Lestari, Anastasia
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v2i1.74

Abstract

Globalisasi dan modernisasi membawa perubahan yang sangat besar terutama dalam bidang teknologi. Perkembangan teknologi memunculkan berbagai kemudahan dalam mengakses berbagai media sosial seperti, Facebook, Tiktok, dan Instagram, pengguna media sosial ini terus meningkat, tidak hanya dari kalangan dewasa namun juga pada anak-anak. Pilihan fitur yang beragam dan kemudahan dalam mengakses menjadi daya tarik bagi anak-anak dalam membuat akun media sosialnya sendiri. Penggunaan yang terlalu dini dapat berimbas pada berbagai persoalan mulai cyberbulling hingga munculnya postingan-postingan anak usia dini yang memuat unsur cyberporn. Hal ini tentu membawa keprihatinan tersendiri bagi orang tua yang memiliki anak yang sudah menggunakan internet dan memiliki akun media sosial diusia dini. Akses media sosial oleh anak tanpa pendampingan orang tua, lebih besar dampak negatif yang ditimbulkan dibandingkan efek positif. Melalui penyuluhan peran orang tua dalam pengawasan penggunaan media sosial pada anak usia dini akan membantu meminimalisir dampak negatif dari penggunaan media sosial yang berlebihan. Orang tua dapat memposisikan diri sebagai pengawas dan pengendali anak-anaknya dengan beberapa cara, yaitu: penerapan aturan penggunaan yang ketat, berteman dengan anaknya di media sosial, pembatasan kuota, pendekatan personal, membiasakan anak untuk tidak memegang ataua menggunakan medsos selama hari aktif sekolah, membiasakan anak untuk membaca buku, menjalin komunikasi yang efektif, dan menggunakan unsur KeTuhanan. PKM sosialisasi peran orang tua dalam pengawasan penggunaan media sosial pada anak usia dini dilakukan di RT 007 RW 036, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kelurahan Kefa selatan, Kabupaten TTU.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sumber Air Berbasis Web Di Kabupaten Timor Tengah Utara Eko, Margaretha Amilia Miranti; Kelen, Yoseph Pius Kurniawan; Lestari, Anastasia Kadek Dety
Media Jurnal Informatika Vol 16, No 1 (2024): Media Jurnal Informatika
Publisher : Teknik Informatika Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/mji.v16i1.4145

Abstract

Di  kabupaten  Timor  Tengah  Utara  (TTU)  kebutuhan  air  sangat  penting  dan  sangat  dibutuhkan.  Pada  saat  musim  kemarau  masyarakat  mengalami  kesulitan  dalam  mendapatkan  air  bersih.  Dari  hasil  pengumpulan  data  yang  dilakukan  sumber  air  di  kabupaten  TTU  terbilang  cukup  banyak  namun  hingga  saat  ini  belum  semua  sumber  air  diketahui  oleh  semua  masyarakat.  Dinas  Lingkungan  Hidup  mempunyai  tugas  dan  fungsi  untuk  mengawasi  sumber  daya  alam  salah  satunya  adalah  air.  Dinas  Lingkungan  Hidup  mendata  sumber  air  dan  mengelompokannya  ke  berbagai  jenis  sumber  air.  Namun  sampai  saat  ini  kantor  Dinas  Lingkungan  Hidup  di  kabupaten  TTU  belum  memiliki  sistem  untuk  mengelola  data  sumber  air. Untuk  mengatasi  masalah  tersebut  maka  penulis  bermaksud  untuk  membuat  sebuah  sistem  informasi  geografis  yang  berfungsi sebagai  informasi  dan  keperluan  pada  kantor  dinas  Lingkungan  Hidup  Kabupaten  TTU. Dan sistem tersebut juga bermanfaat bagi masyarakat agar masyarakat dapat mengetahui lokasi sumber air yang ada di kabupaten TTU.  Sistem  ini  dibuat  dengan  metode  Waterfall yang memiliki Langkah-langkah yaitu Analisa kebutuhan, desain sistem, penulisan kode program, pengujian program, dan penerapan program. Hasil dari penelitian ini yakni menghasilkan suatu Sistem Informasi Geografis pemetaan sumber air berbasis web di Kabupaten TTU.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Berbasis Web di Wilayah Polres Timor Tengah Utara Meha, Dhelestin Eflin; Nababan, Darsono; Lestari, Anastasia Kadek Dety; Bobu, Fertonela Rambu
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i5.8074

Abstract

Abstrak - Sistem informasi geografis merupakan salah satu jenis sistem informasi yang data – datanya ditampilkan dalam bentuk geografis. Banyak bidang telah menerapkan SIG untuk mengetahui lokasi rawan banjir, rawan kekeringan dan sebagainya. Terkait lokasi rawan, rawan kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama yang sering terjadi di daerah kabupaten TTU yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas sering terjadi. Namun, di daerah kab. TTU belum memiliki SIG rawan kecelakaan lalu lintas yang dimana masyarakat tidak akan mengetahui lokasi – lokasi rawan kecelakaan. penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi geografis pemetaan lokasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas agar masyarakat dapat mengetahui informasi titik lokasi rawan kecelakaan untuk menghindari kecelakaan. metode yang digunakan ialah metode waterfall dan menggunakan framework laravel dalam membangun SIG rawan kecelakaan serta menerapkan leaflet untuk sebagai alat pendukung guna menampilkan titik-titik lokasi kecelakaan. Hasilnya sistem SIG rawan kecelakaan ini memudahkan masyarakat dalam mengetahui lokasi-lokasi rawan kecelakaan yang ada dan masyarakat dapat melakukan laporan kecelakaan kepada kepolisian jika terjadi kecelakaan lalulintas melalui sistem yang dibuat ini. Kata kunci: Sistem Informasi Geografis, Kecelakaan Lalu Lintas, Kabupaten TTU, Leaflet, Waterfall Abstract - A geographic information system is a type of information system whose data is displayed in geographic form. Many fields have implemented GIS to identify locations prone to flooding, prone to drought and so on. Regarding vulnerable locations, traffic accident proneness is one of the main factors that often occur in the TTU district area which causes traffic accidents to occur frequently. However, in the district area. TTU does not yet have a traffic accident-prone GIS where the public will not know the accident-prone locations. This research aims to build a geographic information system mapping the locations of areas prone to traffic accidents so that the public can find out information on accident-prone locations to avoid accidents. The method used is the waterfall method and uses the Laravel framework to build an accident-prone GIS and applies leaflets as a supporting tool to display accident location points. As a result, this accident-prone GIS system makes it easier for the public to find out existing accident-prone locations and the public can also make reports and contact the police if a traffic accident occurs through this system.Keywords: Geographic information system, traffic accidents, TTU district, Leaflet, waterfall
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAERAH RAWAN BENCANA DENGAN FITUR PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PEMBANGUNAN RUMAH DI KOTA KEFAMENANU Budiman Baso; Leonard Peter Gelu; Anastasia Kadek Dety Lestari
Jurnal Tekinkom (Teknik Informasi dan Komputer) Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37600/tekinkom.v7i1.1052

Abstract

Kefamenanu City is located in East Nusa Tenggara (NTT) Province, precisely in North Central Timor Regency, this city borders land directly with the State of Timor Leste. The population density level in Kefamenanu city is relatively lower when compared to other regions in NTT, but by looking at the fact that most of the area is dominated by dry land and the increase in population growth rate that always increases every year, then in terms of providing land for housing locations will be a challenge for the TTU Regency Government. Determining the location of houses requires consideration of various aspects such as water availability, disaster vulnerability, public facilities, distance from trade centers, road conditions, transportation facilities, and land prices. This research aims to develop a Geographic Information System (GIS) that provides information related to disaster-prone areas and is equipped with a Decision Support System (SPK) using the Simple Additive Weighting (SAW) method. SAW method is used to help people in choosing housing locations based on the criteria they have. The results show that this system is effective in providing information and supporting decision making on housing locations that are safer and more comfortable, and can minimize potential disasters. In conclusion, the proposed system can be a valuable tool for local governments and communities in planning housing development in disaster-prone areas.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN LOKASI RAWAN KRIMINALITAS DI WILAYAH HUKUM POLRES MALAKA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) Dionisius Oktavianus Klau; Yoseph Pius Kurniawan Kelen; Anastasia Kadek Dety Lestari
Jurnal RESTIKOM : Riset Teknik Informatika dan Komputer Vol 5 No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/restikom.v5i3.167

Abstract

Kriminalitas adalah segala sesuatu yang melanggar hukum atau kejahatan. Pelaku kejahatan disebut penjahat. Pidana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berlaku di Indonesia. Kejahatan adalah segala macam perbuatan dan tindakan yang merugikan secara ekonomi dan psikis serta melanggar hukum yang berlaku dan norma sosial dan agama (Jazman, 2018). Tindak pidana yang sering terjadi di wilayah hukum Polres Malaka adalah penganiayaan dan pemukulan, perundungan, pencurian, penipuan dan sebagainya. Berdasarkan data Polres Malaka, jumlah kasus yang terjadi selama 3 tahun terakhir yaitu dari tahun 2020 hingga 2022 tercatat sebanyak 406 kasus kejahatan. sistem informasi geografis yang dapat memetakan lokasi rawan kriminalitas di Polres Malaka dengan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), dimana Rapid application development (RAD) merupakan metode pengembangan aplikasi yang menekankan pada siklus pengembangan dalam waktu singkat. Dan merupakan metode iteratif. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem berbasis website yang dapat memudahkan pihak kepolisian dalam mendata lokasi rawan kejahatan dan membantu masyarakat mendapatkan informasi lokasi rawan kejahatan di Polres Malaka.