Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Industial Engineering and Technology

KERANGKA KERJA SUSTAINABLE SUPPLY CHAIN RISK MANAGEMENT INDUSTRI KELAPA SAWIT DI INDONESIA Rangga Primadasa
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.846 KB) | DOI: 10.24176/jointtech.v1i1.5622

Abstract

Abstract This paper combines three main concept including supply chain management, sustainability and risk management which is put palm oil Industry in Indonesia as an object. It explores sustainability-related supply chain risk from principle and criteria of roundtable sustainable palm oil (RSPO) and Indonesian sustainable palm oil (ISPO), distinguishes them from common supply chain risks and develop framework for their management. 45 risks across the three main pillars of sustainability (environmental, social, economic/financial) are identified from extensive review from principle and criteria of RSPO and ISPO. The fuzzy failure mode and effect analysis (fuzzy FMEA) approach is utilized to assess the relative importance of 45 risks. Based on the findings of the study, risks response and treatments are proposed for each sustainability-related supply chain risks. The findings show generally three most important risks are low OER (oil extraction rate), FFB (fresh fruit bunch) looting, un-fulfill palm oil mill capacity, respectively. Finally, integrated sustainable supply chain risk management approaches need to implement by the management of palm oil industry.                                                                                          
PERBANDINGAN SERVICE QUALITY MUSEUM KRETEK DENGAN MUSEUM JENANG KUDUS Asyharudin Hanif; Ihfadz Lucky Alfa Saputra Lucky Alfa Saputra; Dewi Putri Mardiana Putri Mardiana; Rangga Primadasa
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.002 KB) | DOI: 10.24176/jointtech.v1i1.5619

Abstract

In Kudus district, has two museums which Museum Kretek and Museum Jenang Kudus. In 2018 the number of visitors to the Museum Kretek reached 102,998 visitors, while the total visitors to the Musuem Jenang Kudus reached 397,625. The difference reaching  294,627 raises the question of how the service quality between the two museums. This study used the SERVQUAL Model method to determine the service quality of the two Musuem as well as a comparison of the service quality of the Museum Kretek and the Museum Jenang Kudus. The results of the study revealed that of the 100 reapondents who had visited the Museum Kretek and the Museum Jenang Kudus, the Museum Jenang Kudus had a better perception of service quality according to respondents. Based on the results of this study, we suggest that both museums improve service quality, especially in service quality items that get a low perception of respondents
MEASURING THE QUALITY OF HIGHER EDUCATION SERVICES DURING THE COVID-19 PANDEMIC: A CASE STUDY OF UNIVERSITAS MURIA KUDUS Muhkhammat Sahrul Gunawan, Dian Erliana Febriyanti, Rangga Primadasa
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.692 KB) | DOI: 10.24176/jointtech.v1i2.6494

Abstract

The spread of Covid-19 led to changes in Higher Education services at Universitas Muria Kudus, where the learning system was carried out online. Servperf is a method for measuring the performance of performance-based service quality. This method is used in this study, where five dimensions of service quality, namely tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy are used as the basis. The literature review was conducted to obtain 15 indicators. From the results of distributing questionnaires based on these 15 indicators, 118 respondents were students of Universitas Muria Kudus. From the tangible dimensions, the average score is 3, the average reliability dimension score is 3.358757, the Responsiveness dimension has an average score of 3.180791, The Assurance dimension has an average score of 3.217514, and the Empathy dimension has an average score of 2.988701. Whereas the highest score indicator was obtained namely the lecturer workforce was able to communicate and present the material well in online learning with an average score of 3.51. Meanwhile, the lowest indicators are indicators namely Ease of access and internet connection during online learning and the learning process that is easy to understand by students during online learning with the same average score of 2.67.
Analisis Hubungan Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko menggunakan metode HAZOP Pada Proses Pembuatan Produk Nodiarmchair di PT. Duwa Atmimuda Khoirun Nissa Hidayah, Akh. Sokhibi, Rangga Primadasa
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 3, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointtech.v3i1.8476

Abstract

Keselamatan dan kesehatan disuatu perusahaan serta di lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman merupakan aset utama yang harus dimilik oleh pekerja, masyarakat dan negara. PT. Duwa Atmimuda merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi pembuatan kerangka furniture. Proses produksi pada perusahaan menggunakan mesin canggij diantaranya mesin drilling, mesin bending, mesin las dan mesin laser cutting. Pada setiap proses memiliki tingkat kecelakaan yang dapat membahayakan setiap pekerja, maka PT. Duwa Atmimuda perlu menerapkan kesehatan keselamatan kerja pada proses produksinya. Penelitian ini menggunakan metode HAZOP sebagai identifikasi bahaya dengan penilaian risiko untuk menentukan potensi bahaya yang timbul pada proses produksi, untuk meningkatkan tingkat hubungan pada identifikasi bahaya dengan penilaian risiko, maka dilakukan pengujian uji korelasi kontingensi dari hasil kuesioner yang telah dibagikan kepada 40 karyawan. Hasil uji korelasi kontingensi didapatkan menggunakan software SPSS dengan hasil nilai R hitung 34,129 > R tabel 11, 070 dengan nilai contingensi 0,330 maka H0 ditolak H1 diterima sehingga dapat disimpulkan hasil dari identifikasi bahaya menggunakan metode HAZOP dengan penilaian risiko memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat hubungan rendah
ANALISIS POSTUR KERJA DENGAN METODE RULA DAN REBA PADA OPERATOR PENGIRIMAN PT. DJARUM GLT KALIWUNGU Amrina Rosada, Akh. Sokhibi, Rangga Primadasa
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 3, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointtech.v3i1.8540

Abstract

Postur tubuh pekerja yang kurang baik saat bekerja dapat menimbulkan terjadinya gangguan pada rangka tubuh atau Musculoskeletal disorders (MSDs). Pada PT. Djarum GLT Kaliwungu terdapat proses pengiriman tembakau yang melibatkan seorang operator untuk melakukan pendataan dan pencatatan. Namun, aktivitas yang dilakukan oleh operator pengiriman tersebut belum menerapkan prinsip ergonomis dan memerlukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui tingkat resiko yang dialami oleh operator pengiriman. Penelitian ini dilakukan dengan menggabungkan metode RULA dan REBA. Dimana hasil penelitian menggunakan metode RULA pada saat duduk memiliki skor 7 yang artinya Diperlukan investigasi lebih lanjut serta dilakukan perubahan segera, sedangkan pada pisi berdiri memiliki skor 7 yang artinya Diperlukan investigasi lebih lanjut serta dilakukan perubahan segera Serta nilai REBA yang dihasilkan pada posisi duduk memiliki skor 5 yang artinya Resiko sedang, investigasi lebih lanjut, melakukan perbaikan secepatnya, sedangkan pada posisi berdiri hasil penelitian metode REBA memiliki skor 9 yang artinya Resiko cidera sangat tinggi serta perubahan sangat diperlukan sesegera mungkin.
ANALISIS PENCAHAYAAN DAN AUDIT ENERGI DI RUANG PERSPUTAKAAN UNIVERSITAS MURIA KUDUS Akh. Sokhibi, Ade Surya Kusuma, Rangga Primadasa, Mia Ajeng Alifiana
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 3, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointtech.v3i1.9106

Abstract

Pencahayaan merupakan salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memberikan kenyamanan mata. Tidak terkecuali pencahayaan pada ruang perpustakaan yang digunakan bagi pembacanya. Kenyamanan mata pembaca dapat dipengaruhi oleh seberapa baik pencahayaan yang menyinari objek atau ruang. Perpustakaan Universitas Muria Kudus, dari hasil pengamatan awal mempunyai kualitas pencahayaan yang tidak sesuai dengan SNI 03-6575-2001. Penelitian terkait Pencahayaan di Perputakaan Universitas Kudus ini menggunakan Metode kuantitatif dengan objek penelitian menganalisa pencahayaan. Subjek penelitian ini adalah pembaca di ruang perpustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pencahayaan pada ruang Perputakaan Universitas Muria Kudus tidak memenuhi standar SNI 03-6575-2001 dan kebutuhan energi yang dibutuhkan oleh ruang Perputakaan Universitas Muria Kudus sebesar 72,1 Kwh/bulan Kwh/bulan dengan nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) sebesar 0,2 Kwh/m2 /bulan serta totabl biaya yang digunakan untuk membayar sebesar Rp 97.479
PENENTUAN RUTE PENGIRIMAN ES BATU MENGGUNAKAN NEAREST NEIGHBOR DAN EXCEL SOLVER Christata, Bellachintya Reira; Primadasa, Rangga
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 3, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v3i2.10111

Abstract

Permasalahan yang sering dijumpai dalam optimasi pengiriman sebuah produk adalah Travelling Salesman Problem (TSP). TSP merupakan masalah pencarian rute terpendek dari sejumlah node, di dalam satu kali perjalanan. Perusahaan Es Batu dalam melakukan pengiriman menginginkan rute pengiriman yang terpendek, untuk mengurangi keterlambatan pengiriman. Dampak keterlambatan dalam pengiriman Es Batu terhadap kualitas es batu dapat menurunkan kepuasan pelanggan. Rute pengiriman yang tidak diatur akan berpengaruh terhadap tingginya biaya transportasi yang dikeluarkan oleh perusahaan. Perusahaan saat ini belum menggunakan metode tertentu dalam menentukan rute pengiriman. Penelitian ini melakukan penentuan rute terpendek dengan membandingkan penentuan rute menggunakan algoritma nearest neighbor dan menggunakan bantuan Excel Solver. Penentuan rute dengan algoritma nearest neighbor, dipatkan hasil yaitu 40.72 km sedangan dengan menggunakan bantuan software Excel Solver mendapatkan hasil 36.52 km. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa penentuan rute menggunakan Excel Solver dapat mempersingkat rute perjalanan sebesar 22% dari rute sebelumnya