Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI PROSES

STUDI PENJERAPAN AMMONIA MENGGUNAKAN ZEOLIT ALAM BAYAH TANPA AKTIVASI PADA TAMBAK IKAN Nuryoto Nuryoto; Ghani Naufal; Raffli Nurmuhammad; Teguh Kurniawan
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 9 NOMOR 2 DESEMBER 2020
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v9i2.9172

Abstract

Ammonia merupakan zat beracun yang sangat berbahaya. Di dalam perairan, khusunya air tambak kadar ammonia tidak boleh melebih 0,05 mg/l, jika melebihi konsentrasi tersebut maka ikan kecil  yang ada di dalam air tersebut akan mati.  Penelitian ini mencoba  melakukan penurunan kadar  ammonia  minimal mencapai ambang batas aman. Tujuan penelitian ini adalah  mengetahui kemampuan kinerja  zeolit alam bayah tanpa aktivasi sebagai adsorben dalam menurunkan kadar ammonia yang terkandung di dalam air. Observasi dilakukan pada ukuran adsorben  60 -100 mesh, suhu penjerapan 30 , massa zeolit 600 gram/20 liter larutan, dan waktu penjerapan  30 - 120  menit.  Hasil percobaan menunjukan bahwa persentase  ammonia yang terjerap oleh zeolite alam Bayah tertinggi diperoleh pada ukuran zeolite 100 mesh dan  waktu penjerapan  75 menit yaitu sebesar 68 %. 
Pengaruh Kadar Air Dan Konsentrasi Metana Terhadap Unjuk Kerja Reaktor Bolak Balik Dengan Umpan Emisi Gas Tambang Batubara Novan Prihasa; Teguh Kurniawan; Anton Irawan
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 10 NOMOR 1 JUNI 2021
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v10i1.10834

Abstract

Proses ekstraksi batubara dalam setiap penambangan batubara melepaskan sejumlah emisi gas buang ke udara berupa gas metana sebesar 0,1 – 1%. Emisi gas metana pada tambang batubara merupakan salah satu kontributor efek rumah kaca dalam pemanasan global. Ketahanan gas metana berada di atmosfer rata-rata sekitar 12 tahun. Gas metana mampu menangkap panas dengan kemampuan 20 kali lipat lebih besar dari karbondioksida. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengoksidasi gas metana menjadi karbondioksida dengan konsentrasi rendah di bawah 1% adalah menggunakan Reverse Flow Reactor (RFR). Dalam penelitian ini akan dipaparkan mengenai pengaruh konsentrasi gas umpan metana, kandungan kadar air pada aliran gas umpan metana, dan pemilihan nilai switching time terhadap unjuk kerja reaktor terkait sifat auto-thermal dan kestabilan panas RFR, dengan metode simulasi pengamatan kelakuan dinamik berupa profil temperatur reaktor dan konversi metana menggunakan software FlexPDE versi 7. Nilai konsentrasi gas umpan metana berbanding lurus terhadap nilai temperatur yang dihasilkan reaktor. Sementara nilai komposisi air pada gas umpan metana dan nilai switching time berbanding terbalik terhadap nilai temperatur yang dihasilkan reaktor. Nilai konversi metana sangat dipengaruhi oleh kondisi operasi auto-thermal dan kestabilan panas dari RFR. Jika kondisi operasi auto-thermal dapat terjadi atau dengan kata lain reaktor tidak padam, maka nilai konversi metana mampu mencapai 100%.
KAJIAN LITERATUR MENGENAI SIMULASI DINAMIK UNTUK QUANTITAVE RISK ANALISIS (QRA) DI TERMAL OKSIDATOR (TOX) Achmad Rifai; Anton Irawan; Teguh Kurniawan
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 10 NOMOR 2 DESEMBER 2021
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v10i2.11332

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan bagian yang penting untuk mengendalikan setiap resiko dalam melakukan kegiatan di perusahaan. Salah satu industri yang memiliki resiko tinggi adalah komplek industri kimia. Guna menganalisis risiko dalam kerja perlu adanya penggunaan metode yang tepat yaitu menggunakan metode Quantitative Risk Analysis (QRA, untuk mengurangi risiko akut di pabrik di mana bahan berbahaya berada ditangani. Salah satu alat yang perlu dilakukan QRA adalah Themal Oksidator (TOX) karena alat ini bisa menimbulkan dispersi kelingkungan dari kandungan Acid gas yang di serap dari gas alam. Material yang terkandung di dalam Acid gas adalam Volatile Organic Compounds (VOC) dimana yang paling berbahaya adalah Hidrogen sulfide (H2S). Tujuan dari kajian literatur ini menunjukkan bahwa Integrasi penilaian risiko awal parsial akan juga mungkin jika pendekatan dinamis mulai dari identifikasi bahaya hingga evaluasi risiko digunakan gabungan DRA (Analisa Resiko dinamis) dan DyPAS (Dynamic Process Application Server). Melalui penggunaan teknik seperti DRA dan Risk Barometer, analis dapat secara relatif meningkatkan kesadaran mereka tentang ketidakpastian yang terkait dengan hasil. Penilaian risiko dinamis dapat diterapkan tidak hanya dalam tahap desain suatu proses, tetapi juga sepanjang masa hidupnya, memungkinkan operasi yang lebih aman dan pemeliharaan yang lebih mudah, serta mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih tepat, berdasarkan risiko, dan kuat.
KONVERSI HIDROKARBON MENJADI OLEFIN MELALUI PERENGKAHAN TERMAL DAN KATALITIK Septian Arief Nur Rahman; Anton Irawan; Teguh Kurniawan
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 9 NOMOR 1 JUNI 2020
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v9i1.8132

Abstract

Proses produksi olefin (CnH2n) dengan proses perengkahan hidrokarbon dapat dibagi menjadi empat bagian utama yaitu perengkahan, pendinginan, kompresi dan pemisahan. Dua jenis produk utama olefin yang sangat dikenal, yaitu etilena dan propilena. Pada bagian awal proses produksi yaitu perengkahan yang terjadi di dalam tungku pembakaran yang merupakan tempat terjadinya pembakaran untuk mengkonversi bahan baku hidrokarbon menjadi olefin dengan bantuan uap air panas. Tungku pembakaran dibagi lagi menjadi dua bagian yaitu area radiasi dan area konveksi. Reaksi utama terjadi di area radiasi. Bahan baku yang utama, yaitu etana, propana dan nafta. Masing-masing bahan baku mempunyai rendemen produk olefin yang berbeda-beda. Disisi lain dari perengkahan hidrokarbon ini terbentuknya residu karbon. Beberapa cara untuk mengontrol pembentukan residu karbon yaitu dengan pemilihan material pipa, seperti campuran Cr-Si dengan komposisi tinggi, atau dengan pelapisan Al, Cr, Si, kemudian dengan penambahan sulfur di umpan hidrokarbon, peningkatan rasio uap panas terhadap hidrokarbon dan dengan penambahan additif. Perengkahan secara katalitik berpotensi dikembangkan lebih lanjut karena mempunyai konsumsi energi yang lebih rendah dan selektivitas olefin yang lebih fleksibel, meskipun demikian penelitian lebih jauh perludilakukan untuk memperoleh katalis yang sesuai dengan kebutuhan.  Kata kunci :
MODIFIKASI ZEOLIT ALAM BAYAH DENGAN BASA UNTUK APLIKASI ELIMINASI AMONIUM DI DALAM KOLAM BANDENG Anita Diyanah; Saiful Bahri; Nuryoto Nuryoto; Teguh Kurniawan
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 8 NOMOR 2 DESEMBER 2019
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v8i2.5834

Abstract

Lingkungan perairan pada kolam ikan bandeng biasanya tercemar oleh amonia yang terlarut sebagai hasil penguraian sisa-sisa makanan ikan. Salah satu cara mengurangi pencemaran amonia adalah memanfaatkan sifat daya serap yang tinggi dari bahan zeolit, sehingga amonia dapat diserap di pori-pori zeolit. Maka dilakukan penelitian tentang pentingnya penggunaan zeolit untuk menghilangkan amonium (NH4+) pada kolam ikan bandeng. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perlakuan basa pada proses aktivasi zeolit dan pengaruh karakteristik zeolit terhadap proses adsorpsi amonium. Penelitian ini dimulai dengan melakukan aktivasi zeolit menggunakan KOH variasi konsentrasi 0,5 M; 1 M; 1,5 M; 2 M dan 2,5 M. Kemudian membilas dengan aquades lalu mengeringkannya pada suhu ruang serta pemanasan menggunakan oven. Kemudian melakukan analisis XRD dan BET dan uji adsorpsi amonium menggunakan zeolit teraktivasi. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa zeolit alam Bayah dalam penelitian ini memiliki fasa mordenit, klinoptilolit, dan quartz. Zeolit teraktivasi KOH 1 M menghasilkan luas area lebih besar yaitu 15 m2/g dibandingkan zeolit teraktivasi KOH 0,5 M. Zeolit alam Bayah berhasil mengurangi kadar amonium dalam larutan. Perlakuan aktivasi basa memengaruhi persentase penyisihan amonium dengan nilai persentase sampel 0,5 M; 1 M; 1,5 M; 2 M; dan 2,5 M berturut-turut adalah 41,30%; 47,83%; 58,70%; 60,87%; 73,91%; dan 56,52%.
MODIFIKASI ZEOLIT ALAM BAYAH MENGGUNAKAN ASAM DAN PENGAPLIKASIANNYA DALAM PENGURANGAN AMONIUM PADA KOLAM IKAN BANDENG Muchamad Ismettulloh; Fajar Gumelar; Nuryoto Nuryoto; Teguh Kurniawan
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 8 NOMOR 1 JUNI 2019
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v8i1.5506

Abstract

Amonia merupakan bahan pencemar utama di dalam kultur perairan seperti kolam dan tambak ikan bandeng. Jika konsentrasi amonia lebih dari 0,02 ppm, maka ikan tersebut akan mengalami kematian. Zeolit dapat digunakan untuk mengurangi amonia dalam kultur perairan. Pada percobaan ini zeolit diaktivasi dengan menggunkan asam klorida dengan variasi konsentrasi 0,2-1 M pada temperatur 70 ℃ dengan rasio massa zeolit dan volume asam sebesar 0,05 g/mL selama 30 menit. Karakterisasi zeolit dilakukan dengan Difraksi Sinar–X (XRD) untuk menentukan fasa kristalin zeolit dan analisis adsorpsi nitrogen untuk menentukan luas area permukaan zeolit dengan model Brunauer–Emmett–Teller (BET). Zeolit alam Bayah selanjutnya digunakan sebagai adsorben untuk menghilangkan kandungan amonium pada air kolam sintesis. Proses adsorpsi amonium dilakukan pada temperatur 25 ℃ dengan menggunakan zeolit teraktivasi asam sebanyak 1,0 gram dalam 100 mL larutan amonium hidroksida yang memiliki konsentrasi 250 mg⁄L dan didiamkan selama 24 jam. Setelah itu, adorben dipisahkan dan konsentrasi larutan amonium hidroksida dianalisis kadar atau konsentrasinya menggunakan titrasi asam basa. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini zeolit alam Bayah memiliki fasa mordenit, klinoptilolit, heulandit, dan quartz. Pengaruh perlakuan aktivasi asam pada kristalinitas zeolit tidak berpengaruh secara signifikan. Perlakuan asam juga pada saat aktivasi zeolit alam bayah mempengaruhi peningkatan luas area spesifik sehingga meningkatkan kemampuan zeolit untuk menjerap amonium. Presentase penghilangan amonium pada sampel Z-0,2 M; Z-0,4 M; Z-0,8 M; Z-1 M, adalah 45,8%; 60,3%; 73,4%; 93,0.  
SINTESIS, KARAKTERISASI DAN APLIKASI TIMAH TETRAKLORIDA PENTAHIDRAT Marta Pramudita; Alia Badra Pitaloka; Rahmayetti Rahmayetti; Jayanudin Jayanudin; Saepurahman Saepurahman; Teguh Kurniawan; Selfira Arum Andadari
JURNAL INTEGRASI PROSES Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v12i2.22830

Abstract

Indonesia is one of the world's largest tin-producing countries, but its downstream industry is not well developed. One of the chemical products derived from tin is SnCl4.5H2O. Several commercial production routes are reviewed in this paper. In addition, SnCl4.5H2O characterization techniques from advanced analytical instruments to titration analysis are also discussed. Commercial applications of SnCl4.5H2O products include catalysts, polyvinyl chloride (PVC) stabilizers, and dyes. The latest developments regarding the potential of SnCl4.5H2O as a catalyst are also reviewed in this paper.
Co-Authors Abdul Hadi Abdusattar, Thareqa ACHMAD RIFAI Adian Yoga Pradana Adiwibowo, Muhammad Triyogo Aisyah, Ratna Sari siti Alia Badra Pitaloka Andre Wibowo Anggara Diaz Ramadhan Anita Diyanah Anton Irawan Asep Bayu Dani Nandiyanto Bindar, Yazid Damar Abi Ramadani Darisman Darisman Dhimas Satria Dina Pujianti Endang Suhendi, Endang Erny Listijorini Fajar Gumelar Fauzan, Eka R. Fiandini, Meli Firdaus, Mochamad Adha Frans Romario Panjaitan Ghani Naufal Hafid Alwan Hafid Alwan Hairus Abdullah Handry Shantos Hanif Nur Purnamasari Hesti Prihastuti Ilham, Willy Aulia Imron Rosyadi Indar Kustingsih Indar Kustiningsih Jayanudin Jayanudin Juniafit Bima Saputra Kustiningsih, Indar Makiyi, Muhammad Marta Pramudita Mentari Putri Aprilia Muchamad Ismettulloh Muhammad Roil Bilad Muhammad Saifullah Abu Bakar Murni, Dewi Naibaho, Pipiet P.U. Nik Abdul Hadi Md Nordin Nindya Carolina C.S Nisa Aina Fauziah Novan Prihasa Nurwijayanti Nuryoto Nuryoto, Nuryoto Oki Muraza Putri, Berliana Tristati Putri, Martina Reza Raffli Nurmuhammad Ragadhita, Risti Rahmayetti Rahmayetti Rahmayetty Rahmayetty Ranggaweny Al-Ghani Ranggaweny Al-Ghani Ratna Sari Siti Aisyah Rina Lusiani Rosid Rosid Saepurahman Saepurahman Saepurahman Saepurahman Saepurahman, Saepurahman Saiful Bahri Salman, Nidya Jullanar Sari, Denni Kartika Selfira Arum Andadari Septian Arief Nur Rahman Sjaifuddin Sjaifuddin Slamet, Slamet Sri Agustina Tia Lestari Vicky Zayan Giffari Wahyudi Eko Pratomo Willy Aulia Ilham Yazid Bindar Yazid Bindar Yazid Bindar Yogi Wibisono Budhi Yuhelsa Putra