Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tematik

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA UNTUK PROMOSI PRODUK DI KELOMPOK USAHA KELURAHAN TAMBAKREJO SEMARANG Hendrawan, Aria; Winarti, Titin; Indriyawati, Henny
TEMATIK Vol. 1 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v1i2.2627

Abstract

Media sosial merupakan bagian dari internet yang memiliki fungsi salah satunya sebagai media yang digunakan untuk mempromosikan produk olahan makanan yang digunakan oleh pelaku usaha. Media sosial digunakan sebagai alat promosi karena memiliki respon secara langsung dengan penggunanya. Dewasa ini sudah mulai banyak bermunculan akun di media sosial yang digunakan untuk memasarkan produk olahan makanan secara lebih luas. Kelurahan Tambakrejo adalah wilayah yang masyarakatnya banyak melakukan bisnis, dari usaha kecil, menengah sampai usaha besar. Produk khan kelurahan Tambakrejo adalah bandeng presto. Penghasilan utama masyarakat adalah dengan berjualan bandeng presto. Dalam kenyataannya pendapatan yang dihasilkan masih sangat kecil, dikarenakan masyarakat luas belum mengetahui produk yang mereka hasilkan. Pelatihan model ceramah dan praktik langsung mempunyai tujuan dari pengabdian ini adalah masyarakat bisa memanfaatkan sosmed (facebook dan Instagram) dalam memasarkan produknya.
PKM Peningkatan Produktivitas Usaha Jenang Pada UMKM Al Husna di Desa Singocandi Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Winarti, Titin; Setiawan, Wawan; Widodo, Edi
TEMATIK Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i1.8396

Abstract

Jenang Al Husna memiliki 12 karyawan, beroperasi dari pukul 08.00 sampai 16.00 menggunakan sistem borongan. Memiliki kapasitas produksi 300 Kg perhari, gabungan dari beras ketan, santan, dan gula aren. Proses pembuatan jenang, bahan direbus bersamaan dan diaduk selama 4 jam sampai mengental, jenang yang sudah matang, didinginkan selama 24 jam, selanjutnya dilakukan pemotongan dan pengemasan. Permasalahan mitra dalam produksi adalah, 1) Pemotongan jenang dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dan tidak akurat dalam ukuran tiap potong jenang, 2) Kapasitas produksi tidak memenuhi permintaan pasar, 3) Tidak memiliki standard operating procedure. Solusi yang diberikan kepada mitra pada PKM ini adalah 1) Membuat mesin pemotong jenang untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi produksi, 2) Membuat kemasan produk untuk meningkatkan nilai barang. 3) Membuat Standard Operational Procedure melalui Forum Group Discussion. Luaran dari PKM ini adalah kapasitas produksi meningkat sebesar 65%, kualitas produk lebih baik dan peningkatan pengelolaan manajemen operasional.