Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pelatihan Strategi Problem Solving Siswa sebagai Proses Sistematis Layanan BK bagi Guru MGBK SMA/SMK Kab. Sidrap Muhammad Anas; Suciani Latif; Akhmad Harum; Sahril Buchori
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Faktanya saat ini banyak guru BK di Sulawesi selatan terkhusus guru BK yang tergabung pada MGBK SMA/SMK Kab. Sidrap belum memahami proses dan sistematika problem solving dalam membantu siswa menyelesaikan masalah yang dialaminya. Guru BK selama ini hanya sekedar mengetahui masalah yang diperoleh dari berbagai narasumber tanpa melakukan proses identifikasi yang lebih detail dan melakukan diagnosis yang mendalam, penanganan masalah yang dialami oleh konseli selama ini hanya berfokus pada masalah yang tampak secara permukaan dari yang dialami siswa tanpa mengobservasi secara mendalam masalah yang sebenarya dialami oleh konseli/siswa. Masalah utama yang dialami oleh guru BK saat ini adalah guru BK kurang terampil dalam strategi penanganan masalah siswa terutama dalam proses identifikasi kasus, masalah dan proses diagnosisPelaksanaan pelatihan Bimbingan dan Konseling pada MGBK SMA/SMK Kab. Sidrap terlaksana sesuai dengan rencana. Pelaksanaan kegiatan pelatihan berjalan selama satu hari yaitu pada tanggal 25 Mei 2022. Kegiatan dilaksanakan melalui luring di SMKN 1 Sidrap dimana peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan guru BK di kabupaten Sidrap yang tergabung pada MGBK SMA/SMK dengan jumlah peserta 27 orang. Pelatihan keterampilan problem solving menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan kemampuan guru BK menyelesaikan permasalahan siswa di sekolah sebagai bentuk altenatif solusi mencapai tujuan BK di sekolah. Dari lembar kerja yang dibagikan melalui google form kepada peserta tergambarkan bahwa hampir secara keseluruhan guru BK  35% memiliki kemampuan memahami konsep problem solving dan setelah pelatihan menjadi 75% kemudian 45% menjadi 90% guru BK memahami cara melaksanakan tahapan problem solving mulai dari identikasi kasus, masalah, diagnosis, prognosis, treatmen dan tindak lanjut serta 85% guru sudah mampu memahami berbagai strategi pelaksanaan problem solving atau pemecahan masalah yang dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan layanan Bimbingan dan konselingKata Kunci: Problem Solving, Layanan BK, MGBK Sidrap
Dynamics of Academic Emotions of Pre-service Teacher Professional Education Students Akhmad Harum; Muhammad Anas; Suciani Latif
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 6, No 1 (2023): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/egcdj.v6i1.21990

Abstract

Academic emotion is a psychological condition experienced by students before, during, and after carrying out academically demanding activities. The academic emotions experienced by PPG students are divided into positive and negative. This study aims to determine the academic emotions of Pre-service PPG students in terms of gender, origin from PT, and regional origin and find out the dynamics of academic emotions seen from the causes and effects of the emotions that occur. This research uses descriptive quantitative using the Achievement Emotions Questionnaire (AEQ) instrument developed by Pekrun, which is modified into 62-item statements that measure groups of academic emotions (positive-activation, negative-activation, and negative-deactivation) and observation. The instrument was validated using confirmatory factor analysis and reliability tests on JASP. The research sample was Pre-service PPG Students in the Guidance and Counseling study field, totaling 36 people. Data analysis used descriptive analysis and ANOVA. The study results show that students' academic emotions are high. PPG students have types of positive emotions and negative emotions. In the gender aspect, female students show negative emotions more quickly than men and positive ones. However, in the aspect of regional origin and PT, there is no significant difference. The positive and negative emotions experienced by students are caused by many internal and external factors that affect academic success in undergoing Pre-service PPG
Pelatihan Bimbingan Dan Konseling Komprehensif Bagi Guru MTs Akhmad Harum; Muhammad Anas; Suciani Latif; Nur Wafia Nur; Agrianur Rahman
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i4.2391

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman Guru BK dalam melaksanakan layanan BK di sekolah sebagai bentuk profesional dengan mempelajari dan mempraktikan layanan dasar, responsive, perencanaan individual dan dukungan sistem. Metode yang digunakan adalah: ceramah, praktek, tanya jawab, dan pendampingan langsung pelaksanaan bimbingan dan konseling. Materi yang diberikan adalah Konsep Bimbingan dan Konseling MTs, Program Bimbingan dan Konseling MTs, Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling MTs, Layanan peminatan dan perencanaan Individual, Penilaian Bimbingan dan Konseling MTs, Pelaporan Kegiatan Bimbingan dan Konseling MTs dan Penelitian Bimbingan dan Konseling. Hasil Pengabdian yaitu (1) hasil pelatihan 96% peserta menyatakan pelatihan ini memberikan manfaat yang sangat besar dalam  peningkatan pemahamana dan kemampuan pelayanan bimbingan dan konseling guru BK di MTs. (2) Setelah dilakukan pelatihan terdapat peningkatan kemampuan guru BK di MTs dalam pelaksanaan layanan BK di sekolah. Terdapat 60 orang atau 91% peserta sudah sangat mampu memahami konsep BK dan mampu melaksanakan layanan BK berupa implementasi Teknik-teknik konseling yang sesuai dengan permasalahan yang dialami siswa. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan pengaruh yang sangat besar dalam membuat meningkatkan kemampuan guru BK dalam pelaksanaan layanan BK di sekolah
Pelatihan Pengembangan Perangkat Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) BK Berbasis Hots Bagi Guru Abdul Saman; akhmad harum; Muhammad Anas; Suciani Latif; Muhammad Ilham Bakhtiar
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i4.2426

Abstract

Pengembangan perangkat Rencana Pelaksanaan layanan (RPL) dasar diyakini sebagai panduan dalam melaksanaakan rencana layanan BK.  Rencana pelaksanaan layanan BK merupakan uraian detail dari program yang menggambarkan struktur isi program, baik kegiatan di sekolah maupun luar sekolah, dan untuk memfasilitasi siswa mencapai tugas perkembangan atau kompetensi. Pelatihan ini diikuti oleh peserta sebanyak 27 orang. Pelatihan pengembangan perangkat RPL berbasis HOTS bagi guru MGBK di Kabupaten Majene. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemberian informasi mengenai konsep pengembangan perangkat RPL, membuat Tujuan berdasarkan SKKPD dan kata kata operasional yang menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, selanjutnya Menyusun langkah-langkah kegiatan yang dilakukan berdasarkan topik dan Teknik/metode yang dikembangkan. Pelatihan pengembangan perangkat RPL berbasis HOTS dalam meningkatkan kemampuan guru BK Menyusun program BK dan menjadi dasar melaksanakan berbagai layanan BK di sekolah. Hal ini tergambarkan dari hasil analisis angket dan lembar kerja yang dibagikan peserta melalui google form, dimana secara keseluruhan. Keberhasilan ini terlihat dari sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan pelatihan. Dari lembar evaluasi yang dibagikan secara online menunjukkan 74% peserta telah sangat memahami materi pelatihan yang diberikan dan 26% peserta cukup memahami materi yang diberikan
Factors Influencing Students’ Creative Thinking Skills Muhammad Anas; Akhmad Harum; Rusmayadi Rusmayadi
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 9 Number 1 April 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v9i1.38752

Abstract

The study aims to get the description of creative thinking skills, self-perception, and motives of personal actualization of students at the PPB FIP program and to examine the influence of self-perception and self-actualization motives (either independent or mutual ) on the student's creative thinking skills. This is a quantitative study with an ex post facto design. We involved 143 students selected using a randomized proportional method. Data were collected using a scale and were analyzed descriptively and inferentially using regression analysis. The findings are: (1) the student's creative thinking skills are generally rather low, while their personal perceptions are less positive, and students' self-actualization motivations are rather low. (2) self-perception positively influences students' creative thinking skills, (3) self-actualization positively influences students' creative thinking skills, and (4) self-perception and self-actualization (simultaneously) influence the creative thinking skills of PPB FIP students.
Analysis of Counseling Service Model in Covid 19 Pandemic Era: An Innovation and Implementation of Studying From Home Service Abdul Saman; Akhmad Harum; Muhammad Ilham Bakhtiar; Muhammad Anas
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 8 Number 2 August 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v8i2.24079

Abstract

The study aims to (1) get the description of Guidance and Counseling Services in the covid 19 pandemic era during the Studying From Home implemented by schools in South Sulawesi; (2) to identify the types of activities related to guidance and counseling services in the Covid-19 Pandemic era; and (3) to identify types of counseling service in the covid-19 pandemic era during Study From Home implemented by schools in South Sulawesi. The research method is a survey heart distributed and filled in online by 224 Guidance and Counseling Teachers in South Sulawesi teaching at the levels of Junior High School, Senior High School, and Vocational High School. Based on the discussion, it is concluded that: (1) the Guidance and counseling service during the Covid-19 pandemic in South Sulawesi was carried out online and offline, and an online Guidance and counseling service plan was provided for the Covid- 19 pandemic; (2). The  Guidance and counseling service in Covid-19 pandemic era used applications including WhatsApp and Google meet, and it was generally carried out from school rather than from home. The most frequently used applications were Zoom meetings and Google Classroom. Innovation service like school LMS was also available for guidance and counseling service. Another media was the android-based Cybercounseling because it was more practical and saved the internet data, allowed teachers and students to make short videos in TikTok as Guidance and Counseling media, and offered Guidance and Counseling room application; (3) The counseling services were generally carried out by the Guidance and Counseling teachers by making a media that an operator can control, visiting students’ homes, and giving classical and individual guidance and counseling online and offline. The home visit was the most appropriate method because it allowed teachers to identify problems faced by students and consult their parents about the learning progress of their children during learning from home during the Covid 19 pandemic.
Cognitive Counseling Intervention to Overcome Students’ Internet Addiction in Indonesian Vocational High Schools Abdul Saman; Muhammad Arifin Ahmad; Muhammad Ilham Bakhtiar; Hadi Pranoto; Muhammad Anas
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 7 Number 2 August 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v7i2.23424

Abstract

This research aims at identifying cognitive counseling intervention models to overcome students’ internet addiction at the Vocational High School Makassar. Besides, this study aims at determining the effectiveness of cognitive counseling to overcome students’ internet addiction at the Vocational High School Makassar. The research method was an experiment using the pretest-posttest control group design. The samples were 60 students divided into two groups, namely 30 experimental groups and 30 control groups. The data were collected data using the questionnaire. The data were then analyzed using descriptive analysis to obtain an overview of the level of students’ internet dependence before and after giving cognitive counseling interventions. The hypotheses were tested using t-test. There are some results in this study. First, the description of internet use behavior shows that there are indications that students are addicted to using the internet. It can be seen based on the time in accessing the internet, the objects used, and the types accessed when they use the internet. The level of internet addiction of students is in the high category. Second, the implementation of cognitive counseling interventions has a significant effect on decreasing the level of internet addiction. It is evident from the results of the posttest in the experimental group, which is lower than the control group. Third, the cognitive counseling intervention is effective to reduce students’ internet addiction of the Vocational High School Makassar.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebahagiaan Siswa Muhammad Anas; Nur Fadhilah Umar
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.97 KB)

Abstract

Abstrak. Kebahagiaan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan individu, demikian halnya siswa di sekolah. Sehubungan dengan hal tersebut maka penting untuk mengetahui; gambaran tentang kebahagiaan siswa di sekolah; gambaran sumber kebahagiaan siswa dan seberapa sering siswa mengalaminya, serta mengetahui ada tidaknya hubungan antara factor-faktor kebahagiaan dengan perasaan kebahagiaan siswa di sekolah. Dengan pemahaman tentang hal-hal tersebut dapat dilakukan berbagai upaya atau menciptakan kondisi-kondisi tertentu yang memungkinkan perasaan bahagia siswa dapat berkembang. Dengan kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong berkembangnya semua potensi yang ada pada siswa/peserta didik. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa beberapa SMP di kota Makassar (SMPN 8, 13, 19) yang terdaftar pada tahun akademik 2020/2021 yang berada pada tingkatan kelas 8. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang dibuat secara online via google form. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis data deksriptif dan inferensial. Hasil penelitain ini menunjukkan bahwa pada umumnya (62,33%) peserta didik merasa cukup bahagia dalam lingkungan sekolah, mereka memiliki emosi positif, merasa bermakna, memiliki hubungan social yang positif, dan merasa sukses atau berprestasi; Terdapat lima factor atau kondisi atau keadaan yang ada pada lingkungan sekolah yang dapat memunculkan perasaan kebahagiaan peserta didik adalah perlakuan guru baik di luar kelas maupun dalam kelas (dalam pembelajaran), hubungan dengan teman sebaya, aktiviotas belajar, dan kepemilikan materi (uang, pakaian, peralatan belajar; Terdapat hubungan positif yang berarti kondisi atau keadaan tertentu (secara keseluruhan) dengan perasaan kebahagiaan peserta didik. Semakin sering peserta didik mengalami keadaan positif di sekolah maka akan semakin menyebabkan siswaw mengalami perasaan kebahagiaan; Terdapat hubungan positif yang berarti dari masing-masing aspek dalam sumber kebahagiaan tersebut (perlakuan guru baik di luar kelas maupun dalam kelas (dalam pembelajaran), hubungan dengan teman sebaya, aktivitas belajar, dan kepemilikan materi (uang, pakaian, peralatan belajar) Kata Kunci: Kebahagiaan Siswa,
Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Latihan Asertif Untuk Meningkatkan Asertivitas Siswa Kelas VIII SMP YPS SINGKOLE Asriani Asriani; Muhammad Anas; Putra Jaya
Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development Volume 1 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.988 KB) | DOI: 10.26858/ijosc.v2i1.26864

Abstract

The aim of this research is to enhance the assertiveness of grade 8 students of SMP YPS Singkole (YPS Singkole Junior High School) through applying a group counselling service and assertive technique exercise. The research which is run two cycles also uses quantitative research as a method which designed in guidance action research. The subjects of the research are the students with low assertiveness level. In collecting data, the writer uses questionnaire, observation, and interview. The data is then analyzed through an evaluation questionnaire to see the success of the research or the percentage of the reinforcement should have been given to the subjects. The result shows that the assertive technique exercise applied in both cycles has improved the subjects’ assertiveness level, from low to medium and high.
Development of Career Cards Counseling Guidance Media to Improve Student's Career Planning Akhmad Harum Harum; Nur Wahyuni; Abdullah Sinring; Muhammad Anas
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 6 No. 1 (2023): September
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v6i1.2109

Abstract

This research aims to develop career card media based on career information services and produce valid, practical, effective, and responsive media. The existence of the media is expected to help the career guidance process at school. The method used is the research and development method of the Borg and Gall model with steps: 1) potential problems, 2) data collection, 3) product design, 4) design validation, 5) design revision, 6) product trial, and 7) final product. The subjects in this study were seventh-grade students of SMP Negeri 51 Makassar. The data collection instrument used is a questionnaire given to material experts, media experts, practitioners, and respondents (students) to see the feasibility of the developed media. The data analysis technique used is qualitative data analysis and quantitative descriptive analysis. The results of this study indicate that 1) an overview of the needs of career card game media to improve students' understanding of career planning. 2) description of the prototype of career cards game media in increasing students' understanding of career planning. 3) description of the validity and practicality of career cards media in increasing the understanding of student career planning career cards media developed by researchers have been valid and practical to use in providing counseling guidance services specifically on career guidance at the junior high school level at SMP Negeri 51 Makassar