Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

NAHDLATUL ULAMA SEBAGAI KEKUATAN SOSIAL POLITIK PADA MASA PERGERAKAN NASIONAL Imanita, Myristica; Perdana, Yusuf; Pratama, Rinaldo Adi
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 2 (2025): Sejarah Indonesia dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i2.48502

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Nahdlatul Ulama (NU) sebagai kekuatan sosial-politik pada masa pergerakan nasional di bawah kolonialisme Belanda. Didirikan pada 31 Januari 1926 di Surabaya, NU lahir sebagai respons ulama tradisional terhadap dominasi kolonial, arus modernisasi Islam, dan penetrasi ideologi global. Berbeda dengan organisasi lain yang menempuh jalur konfrontatif, NU mengembangkan strategi kultural dan non-konfrontatif melalui konsolidasi pesantren, dakwah massal, pendidikan non-formal, serta kegiatan sosial-kultural. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Sumber primer mencakup arsip surat kabar kolonial, dokumen organisasi, serta koleksi digital, sedangkan sumber sekunder berupa buku, artikel, dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NU tidak hanya menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, tetapi juga berperan aktif dalam politik dengan mengajukan mosi, melakukan advokasi regulatif, serta bergabung dalam MIAI dan GAPI. Di daerah kolonisasi seperti Lampung, NU memanfaatkan migrasi Jawa untuk memperluas dakwah dan pendidikan. Dengan demikian, strategi kultural NU terbukti efektif memperkuat solidaritas umat, membangun kesadaran nasional, dan mempersiapkan masyarakat menuju kemerdekaan.