Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

IDENTIFIKASI LINGKUNGAN PENGENDAPAN BATUAN KARBONAT CEKUNGAN JAWA TIMUR UTARA MENGGUNAKAN ANALISIS ELEKTROFASIES DATA LOG GAMMA-RAY Wibowo, Rahmat Catur; Yandi, Varenza Novita; Dewanto, Ordas; Rasimeng, Syamsurijal
Jurnal Geosaintek Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengembangkan lapangan produksi minyak dan gas, perlu dilakukan studi lingkungan pengendapan untuk dapat meningkatkan kualitas hasil produksi. Cekungan Jawa Timur Utara sebagian besar merupakan cekungan lepas pantai yang menghasilkan minyak dan gas dengan shale Formasi Ngimbang sebagai batuan induk yang menggenerasikan hidrokarbon ke reservoir berupa batuan karbonat (Formasi Kujung). Identifikasi lingkungan pengendapan yang dilakukan dengan menganalisa pola kurva log Gamma-Ray (GR) disebut sebagai analisis elektrofasies. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa lingkungan pengendapan batuan reservoir karbonat berdasarkan pola yang terbentuk pada log GR. Pola log GR memiliki karakter khusus yang berhubungan dengan pola pengendapan batuan karbonat dan kemudian dihubungkan dengan data biostratigrafi sebagai justifikasi. Dengan menggunakan 3 sumur, didapati adanya pola elektrofasies berupa cylindrical dan funnel yang mengindikasikan tubuh karbonat yang terbentuk berupa keep-up carbonate dan catch-up carbonate yang terendapkan pada lingkungan laut dangkal. Adanya indikator organisme lingkungan laut dangkal seperti microgastropods, byrozoa, dan fragmen cangkang pada data biostratigrafi, mendukung interpretasi elektrofasies berupa lingkungan pengendapan karbonat daerah penelitian terendapkan di lingkungan laut dangkal.
Landslide Potential Zone Identification Using Electrical Resistivity Tomography Modeling Alghifarry, Muhammad Budzar; Dewanto, Ordas; Wibowo, Rahmat Catur
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v5i2.149

Abstract

The Pidada area, Panjang sub-district, Bandar Lampung City, is located on the physiography of Bukit Barisan and is also influenced by the movement of the Sumatran fault and the Lampung-Panjang fault, so the morphological condition is hilly with steep slopes which cause natural disasters such as landslides. In this study, the knowledge of subsurface rock lithology and slip-slide-prone zones was carried out using the Wenner-Schlumberger geoelectric method. Based on the Wenner-Schlumberger configuration, the top layer consists of weathered rock associated with clay tuff and sandy tuff with a resistivity of 7.2 ?m - 135 ?m. Coarse-grained tuff and fine-grained tuff with resistivity values ??of 135 ?m - 437 ?m, and the third layer combines breccia and igneous rock from the Tarahan Formation with resistivity values ??of more than 437 ?m. The clay sand layer acts as a slip plane. The type of landslide developed in the research area is a crawling soil landslide.
BETERNAK DENGAN SUMBER AIR TERDEKAT UNTUK MENINGKATKAN USAHA DI DESA BERNUNG KECAMATAN GEDONG TATAAN PESAWARAN LAMPUNG Dewanto, Ordas; Irawan, Bambang; Wibowo, Rahmat Catur
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 2 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i2.13

Abstract

Sebelah timur Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran terletak Desa Bernung. Ada masalah mitra yang timbul pada proses berternak, yaitu masalah kebutuhan air. Belum adanya air yang cukup menyebabkan kolam ikan airnya berkurang dan jarang diganti. Masalah berikutnya yaitu saat musim kemarau panjang, menyebabkan berkurangnya air, sehingga kolam ikan mengalami kekeringan. Metode yang digunakan adalah melalui penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi serta evaluasi untuk melihat efektivitas program sehingga program akan tersosialisasi dengan baik serta efisien. Metode lainnya meliputi desain pembuatan alat saluran air dan tempat usaha, demonstrasi dan pelatihan. Mata air terdekat Desa Bernung dapat dimanfaatkan untuk peningkatan usaha peternak dengan cara membuat desain saluran air terdekat. Selanjutnya untuk menghadapi musim kemarau perlu membuat sumur dengan cara menentukan kedalaman air tanah menggunakan metode Geolistrik. Hasil akhir yang diperoleh adalah: Terimplementasinya desain pemanfaatan air dari sumber air terdekat menuju tempat mitra, termasuk desain saluran air di tempat ternak dan rumah tangga; telah dilaksanakan penentuan kedalaman air tanah menggunakan metode Geolistrik; Pembuatan kolam ikan sebagai usaha kelompok peternak agar panen peternakan meningkat. Kemudian menyebarkan bibit ikan dan ternak lain dengan tujuan meningkatkan usaha.
Air Pegunungan Untuk Ternak Ikan Dengan Tujuan Meningkatkan Penghasilan Masyarakat Desa Bernung, Gedong Tataan Dewanto, Ordas; Mulyatno, Bagus Sapto; Wibowo, Rahmat Catur; Dani, Ilham; Kumalasari, Isti Nur
Nemui Nyimah Vol. 3 No. 2 (2023): Nemui Nyimah Vol.3 No.2 2023
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v3i2.102

Abstract

Desa Bernung terletak di sebelah timur Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Belum adanya air yang cukup menyebabkan kesulitan untuk ternak ikan. Masalah berikutnya yaitu saat musim kemarau panjang, menyebabkan berkurangnya air, sehingga kolam ikan mengalami kekeringan. Berdasarkan hasil survei, kami menawarkan solusi untuk mengatasi masalah pada proses ternak ikan, yaitu: menafaatkan sumber air pegunungan di sekitar kolam ikan. Metode yang digunakan adalah metode Participatory Rural Approisal yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan secara keseluruhan. Pelaksanaan kegiatan ini melalui penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi serta evaluasi untuk melihat efektivitas program sehingga program akan tersosialisasi dengan baik serta efisien. Metode lainnya meliputi desain pembuatan saluran air dan tempat usaha, demonstrasi dan pelatihan. Sasaran demonstrasi, penyuluhan dan pelatihan ditujukan pada mitra dan masyarakat Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Propinsi Lampung. Hasil target luaran yang dicapai pada akhir kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah: (1) Terimplementasinya desain pemanfaatan air dari sumber air pegunungan menuju tempat usaha mitra, termasuk desain saluran air di tempat ternak, dan penampungan air; (2) Tersedianya model pembinaan dan pemberdayaan kelompok peternak terutama pada tahap proses beternak; (3) Satu artikel ilmiah yang ber ISSN atau prosiding ber ISBN.
PEMANFAATAN AIR DATARAN TINGGI DI DESA BATU KERAMAT KECAMATAN KOTA AGUNG TIMUR, TANGGAMUS LAMPUNG: PEMANFAATAN AIR DATARAN TINGGI Dewanto, Ordas
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i1.153

Abstract

Desa Batu Keramat Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus Propinsi Lampung, terletak pada daerah dataran tinggi. Masyarakatnya memiliki mata pencaharian 60% bertani dan berternak. Jenis usaha yang mereka lakukan ini sangat prospek untuk ditingkatkan, karena potensi air dari dataran tinggi sangat bagus. Hasil pengolahan data resistiviti menunjukkan bahwa titik pengukuran terdiri dari 5 lapisan tanah dan batuan. Dari identifikasi kelima lapisan dapat dikatakan bahwa pada titik pengukuran tersebut tidak ditemukan keberadaan akuifer air tanah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedalaman air tanah di Desa Batu Keramat sebelah barat berada pada kedalaman yang sangat dalam, yang di atasnya terdapat batuan yang keras sehingga tidak mungkin untuk dibuat sumur gali. Solusinya membuat sumur bor dengan biaya yang sangat mahal dan sangat sulit untuk dilakukan. Jalan satu-satunya untuk mendapatkan air yaitu dari dataran tinggi air pegunungan. Oleh karena itu tim Pengabdian Unila mengajak masyarakat Batu Keramat khususnya Mitra (H. Eko Yulianto) untuk memanfaatkan air dari dataran tinggi menuju tempat ternak, tanaman dan rumah tangga. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode participatory rural approisal yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan secara keseluruhan. Pelaksanaan kegiatan ini melalui penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi serta evaluasi untuk melihat efektivitas program sehingga program akan tersosialisasi dengan baik serta efisien. Metode lainnya meliputi desain pembuatan alat saluran air dan tempat usaha, demonstrasi dan pelatihan. Hasil yang diperoleh saat ini yang telah dikerjakan oleh Mitra dan Tim Pengabdian Unila adalah saluran air dari bak penampung menuju bak air mitra, kolam ikan dan tanaman. Peningkatan usaha sedikit demi sedikit mengalami kenaikan, yaitu dari tanaman dan ternak.
Pembuatan Ternak Ikan Dan Perkebunan Dengan Memanfaatkan Sumber Air Pegunungan Untuk Meningkatkan Penghasilan Penduduk Desa Batu Keramat Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus Lampung Dewanto, Ordas; Irawan, Bambang; Wibowo, Rahmat Catur
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i1.428

Abstract

Desa Batu Keramat Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus Propinsi Lampung, terletak pada daerah dataran tinggi. Jenis usaha yang mereka lakukan ini sangat prospek untuk ditingkatkan, karena potensi air dari dataran tinggi sangat bagus, maka akan digunakan untuk membuat jenis usaha baru dalam bidang peternakan dan perkebunan. Ada 2 kelompok tani dan ternak sebagai mitra yaitu Eko Makmur Sejahtera dan Yamin Batu Keramat. Kedua mitra tersebut sudah memiliki usaha berkebun seperti padi, sayuran dan buah-buahan. Sedangkan usaha berternaknya adalah ikan. Ada masalah mitra yang timbul pada proses berkebun dan beternak, yaitu masalah pengetahuan dan kebutuhan air. Dari hasil survei, kami menawarkan solusi yaitu dengan memanfaatkan air dari dataran tinggi untuk membuat ternak ikan dan perkebunan. Mata air di dataran tinggi Desa Batu Keramat dapat dimanfaatkan untuk peningkatan usaha petani dan peternak. Selanjutnya untuk menghadapi musim kemarau perlu membuat sumur dengan cara menentukan kedalaman air tanah menggunakan metode Geolistrik. Desain tempat berkebun dan berternak pun perlu disesuaikan dengan saluran air dari dataran tinggi yang menuju ke rumah, tempat berternak dan tempat berkebun. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Participatory Rural Approisal yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan secara keseluruhan. Pelaksanaan kegiatan ini melalui penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi serta evaluasi untuk melihat efektivitas program sehingga program akan tersosialisasi dengan baik serta efisien. Sasaran demonstrasi, penyuluhan dan pelatihan ditujukan pada petani dan peternak di Desa Batu Keramat, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, Lampung yang menjadi sasaran. Hasil yang dicapai pada kegiatan Pengabdian ini adalah: (1) Terimplementasinya desain pemanfaatan air dari dataran tinggi menuju tempat usaha mitra; (2) Hasil usaha kelompok petani dan peternak bertambah maju terwujud; (3) Diharapkan masyarakat kelompok petani dan peternak membuat sumur satu persatu; (4) Tersedianya model pembinaan dan pemberdayaan kelompok petani dan peternak terutama pada tahap proses berkebun dan beternak serta pembuatan sumur; (5) Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui Jurnal ber ISSN; (6) Video kegiatan.