Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Inovator

Modifikasi permukaan elektroda karbon menggunakan CuS@rGO-Nafion dan uji kinerja elektroda pada aplikasi sensor hidrazina dian kharismadewi; Sri Martini
Jurnal Inovator Vol 5 No 1 (2022): Teknologi proses Manufaktur
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v5i1.216

Abstract

Hidrazina merupakan senyawa kimia berbahaya yang banyak digunakan pada berbagai industri. Keberadaan senyawa ini pada perairan hasil buangan limbah industri haruslah dimonitor dan dikontrol keberadaannya. Untuk itu diperlukan suatu sensor yang dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan senyawa ini didalam perairan. Elektroda karbon komersil merupakan material yang ramah lingkungan dan harganya relatif murah untuk dijadikan material sensor yang potensial, akan tetapi material ini memiliki aktivitas elektrokimia yang rendah dan bersifat hidrofobik. Untuk meningkatkan aktivitas elektrokimia elektroda karbon, maka modifikasi dilakukan dengan menggunakan material CuS-Nafion dan CuS@rGO-Nafion yang disintesa melalui reaksi solvotermal dan di drop-casting pada permukaan elektroda karbon. Modifikasi berhasil dilakukan yang ditunjukkan oleh hasil scanning electron microscopy dimana memiliki respon yang tinggi terhadap senyawa hidrazina yang ditunjukkan dari hasil analisa cyclic voltammetry (CV). Hasil terbaik ditunjukkan oleh elektroda karbon yang dimodifikasi dengan menggunakan material CuS@rGO-Nafion. Hasil electrochemical impedance spectroscopy (EIS)nya menunjukkan hasil yang sangat baik dimana nilai Rctnya adalah sebesar 2178 Ω yang dapat memfasilitasi perpindahan elektron yang tinggi pada permukaan elektroda yang dimodifikasi.
Pengaruh Aditif Limbah Kerang Darah (Anadara Granosa) Terhadap Kualitas Beton K-225 Dian Kharismadewi; Muhammad Afrizal Pelantika; Marhaini Marhaini
Jurnal Inovator Vol 5 No 2 (2022): Optimalisasi Proses Manufaktur
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v5i2.225

Abstract

Pesatnya perkembangan bidang konstruksi beton mengakibatkan peningkatan kebutuhan bahan baku pembuatan beton yang didapatkan langsung dari alam. Kebutuhan akan material yang ramah lingkungan juga meningkat seiring dengan perkembangan teknologi bidang konstruksi, sehingga berbagai penelitian dilakukan untuk mencari alternatif bahan baku tambahan atau campuran pembuatan beton. Pemanfaatan limbah kerang darah (Anadara granosa) menjadi salah satu alternatif bahan yang dapat digunakan untuk dalam campuran beton yaitu sebagai salah satu material pengganti agregat kasar. Pada penelitian ini, cangkang kerang darah sebanyak 10% dan 13% ditambahkan pada campuran beton normal dan diaging hingga 28 hari, dan kemudian dianalisa karakteristik dan kuat tekannya. Dari hasil analisa didapatkan terjadi peningkatan kuat tekan beton hingga 103,67% atau 233,47 Kg/cm2 dengan penambahan 10% cangkang kerang darah pada campuran beton normal, sedangkan penambahan lebih dari 10% dapat menurunkan kuat tekan beton. Hasil karakterisasi Scanning Electron Microscopy menunjukkan struktur permukaan beton yang memiliki banyak pori dengan permukaan yang relatif kasar dengan adanya penambahan cangkang kerang darah. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa cangkang kerang darah dapat digunakan sebagai bahan tambahan beton dengan jumlah penambahan maksimum 10% dari berat keseluruhan beton normal.
Modifikasi Permukaan Elektroda Karbon Menggunakan CuS@rGO-Nafion dan Uji Kinerja Elektroda pada Aplikasi Sensor Hidrazina Dian Kharismadewi; Sri Martini
Jurnal INOVATOR Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v5i1.150

Abstract

Hydrazine is a dangerous chemical compound that is widely used in various industries. The presence of this compound in the waters resulting from the disposal of industrial waste must be monitored and controlled for its presence. For this reason, a sensor is needed that can be used to detect the presence of this compound in the waters. Commercial carbon electrodes are environmentally friendly materials and are relatively cheap to be used as potential sensor materials, but these materials have low electrochemical activity and are hydrophobic. To increase the electrochemical activity of the carbon electrode, modifications were carried out using CuS-Nafion and CuS@rGO-Nafion materials which were synthesized through solvothermal reactions and dropped-casting on the surface of the carbon electrodes. The modification was successfully carried out which was shown by the results of scanning electron microscopy which had a high response to the hydrazine compound shown from the results of cyclic voltammetry (CV) analysis. The best result is shown by carbon electrode modified using CuS@rGO-Nafion materials. The electrochemical impedance spectroscopy (EIS) results showed excellent results where the Rct value was 2178 Ω which could facilitate high electron transfer on the modified electrode surface.
Pengaruh Aditif Limbah Kerang Darah (Anadara Granosa) Terhadap Kualitas Beton K-225 Dian Kharismadewi; Muhammad Afrizal Pelantika; Marhaini
Jurnal INOVATOR Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v5i2.155

Abstract

A rapid development of the concrete construction sector has resulted in an increase in the need for concrete raw materials that are obtained directly from nature. The need for environmentally friendly materials is also increasing along with the development of construction engineering technology, so several studies have been conducted to search for an alternative to raw materials additives or concrete mixtures. Anadara granosa clam shell can be utilized as one of the alternative materials to substitute material for coarse aggregates. In this research, Anadara granosa clam shells of 10% and 13% were added to normal concrete mixtures, aged for 28 days, and then analyzed for characteristics and compressive strength. From the analysis of the results, it was found that an increase in the concrete compressive strength up to 103.67% or 233.47 Kg/cm2 with the addition of clam shells 10% to normal concrete mixtures, while the addition of more than 10% can reduce the concrete compressive strength. Scanning Electron Microscopy results showed a relatively rough surface and many pores on the surface of the concrete due to the addition of a clam shell. Finally, it can be concluded that Anadara granosa clam shells can be used as concrete additives with a maximum addition of 10% of the total weight of normal concrete.