Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP SIRUP AIR KELAPA Andi Windi Indarawati; Azhar Bafadal; Sitti Aida Adha Taridala
Jurnal Sosio Agribisnis Vol 1, No 1 (2016): JSA Maret
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.422 KB) | DOI: 10.33772/jsa.v1i1.1845

Abstract

Product syrup varies make consumers have different perceptions in choosing syrup products as they wish. Product attributes include marketing stimuli that can affect consumer perception. The purpose of this study was to determine the composition of coconut water taste syrup according to consumer perceptions. The design of this study is the experimental method and descriptive with the stage of product testing laboratory scale and descriptive analysis. A test to determine the composition of flavors preference by consumers conducted by 25 panelists with two replications. Parameters measured were the taste, color, aroma and texture. The results show that the composition according to the taste of the consumer perception is coconut flavors syrup cocopandan water and adding sugar to 65% with an average value of 3.56. The average value of each attribute is a sense of 3.54, 3.72 color, aroma 3,58 and texture 3.56.Keywords: taste, coconut water syrup, Perception.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENGOLAH PANGAN LOKAL SAGU MELALUI PENINGKATAN PRODUKSI, HIGIENITAS DAN PEMASARAN DI KELURAHAN WOITOMBO KECAMATAN MOWEWE KABUPATEN KOLAKA TIMUR Nursalam; Helviani; Agusriyadin; Ansharullah; Azhar Bafadal; Tamrin; Annisah Amaliah; Taswin; Aminah Sagista; Fikram; Sain
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.291

Abstract

Potensi tanaman sagu yang belum dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat, karena keterbatasan pengetahuan, keterampilan, dan teknologi. Permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Sumaku Ndabeta terletak pada bidang produksi dan bidang pemasaran, sedangkan permasalahan yang dialami oleh Kelompok Dasawisma terletak pada bidang manajemen dan pendidikan terkait ilmu pengetahun untuk memanfaatkan potensi pangan lokasl sagu yang memiliki peluang usaha. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menerapkan hasil-hasil riset dari tim pendamping dan tim pelaksana, yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan pemanfaatan potensi sumberdaya alam sagu tersebut. Hasil riset yang akan diterapkan kepada mitra sasaran pertama adalah hasil rekayasa teknologi berupa rumah produksi sagu skala kecil, mesin penggiling dan pemeras sagu, pembuatan sumur bor dan penyediaan wadah sebagai sumber air yang digunakan dalam proses pengolahan sagu secara higienis, dan ilmpu pengetahuan terkait pemasaran. Hasil riset yang akan diterapkan kepada mitra sasaran kedua adalah teknologi inovasi diversifikasi produk yaitu pembuatan biskuit sagu, dan ilmu pengetahuan terkait strategi pemasaran. Solusi terhadap permasalahan mitra yang diberikan dengan pendekatan holistik berbasis riset multidisplin yaitu dengan melakukan pelatihan dan bimbingan teknis. Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadinya peningkatan produktivitas dan pendapatan kelompok masyarakat yang telah produktif dan menjadikan kelompok masyarakat yang non produktif menjadi produktif, khususnya dari sisi ekonomi.
Perubahan model pertukaran dalam sistem bagi hasil nelayan dan upaya peningkatan pemahaman bagi nelayan Awaluddin Hamzah; Weka Widayati; Bahtiar Bahtiar; Azhar Bafadal; Muhaimin Hamzah; Muh. Aswar Limi
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 3 (2021): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020211445

Abstract

Kajian tetang fenomena perbedaan sumber dan pertukaran nilai antara punggawa-sawi penting dilakukan agar tidak terjadi pemahaman berbeda tentang kelembagaan tersebut, utamanya keseimbangan bagi hasil. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisa sumber pertukaran yang dimiliki masing-masing kelompok nelayan (punggawa atau sawi) serta implikasinya pada sistem bagi hasil pada kelembagaan patron-klien nelayan di Desa Lagasa, Muna. Selain itu penelitian ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep bagi nelayan mengenai perubahan model pertukaran dalam sistem bagi hasil. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Analisis data dimulai dengan mereduksi data, dengan merangkum data yang berkaitan erat dengan kegiatan patronase nelayan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumberdaya yang dipertukarkan oleh seorang punggawa Desa Lagasa adalah kapal/perahu dalam berbagai jenis sesuai masa penggunaannya, alat tangkap ikan, dan uang. Kapal yang dipergunakan sebagai sarana pendukung penangkapan untuk melakukan penangkapan pada area penangkapan (fishing ground). Semakin jauh fishing ground semakin besar pula kapasitas kapal yang dibutuhkan. Sedangkan satu-satunya sumber yang dapat dipertukarkan oleh seorang sawi adalah tenaga (fisik maupun keahlian menangkap yang dimilikinya). Sawi pada umumnya bekerja di sektor penangkapan ikan karena tidak memiliki keterampilan lain.
ANALISIS EFISIENSI ALOKATIF PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHA PERKEBUNAN CENGKEH KABUPATEN KOLAKA Anriani Belo Kananlua; Azhar Bafadal; Yusna Indarsyih
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 9 No 1 (2024): Februari
Publisher : Jurusan Akuntansi FEB UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jak.v9i1.81

Abstract

Mengkaji  karakteristik  produksi  dan  tingkat  efisiensi  yang  berdampak  pada  usaha perkebunan cengkeh di Kecamatan Baula Kabupaten Kolaka menjadi tujuan utama penelitian ini. Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi pada usaha perkebunan cengkeh, penelitian kuantitatif ini menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas yang dipadukan dengan metode pengujian regresi linier berganda. Untuk mengetahui seberapa efisien alokatif faktor-faktor tersebut, peneliti juga menggunakan rumus  efisiensi  alokatif.  Dari  total  populasi  131  petani,  56  orang  dipilih  sebagai responden melalui prosedur seleksi acak sederhana berdasarkan rumus Slovin. Menurut penelitian, usaha perkebunan cengkeh dipengaruhi oleh unsur produksi luas lahan dan tenaga kerja. Terdapat inefisiensi dalam alokasi variabel produksi seperti luas lahan dan tenaga kerja.